Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Mengurangi Perilaku Menggigit Kuku Menggunakan Teknik Aversi bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan (Single Subject Research Kelas III di SLB Wacana Asih Padang) Finda Afriyen; Johandri Taufan; Zulmiyetri Zulmiyetri; Yosa Yulia Nasri
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5506

Abstract

This study discusses reducing nail-biting behavior using aversion technique for children with mild intellectual disabilities in Class III at SLB Wacana Asih Padang. The purpose of this study is to see whether the aversion technique can reduce nail-biting behavior in children with mild intellectual disabilities at SLB Wacana Asih Padang. This research was applied using a Single Subject (SSR) design type A-B, with the research subjects being children with mild intellectual disabilities in Class III at SLB Wacana Asih Padang. The variable tested in this study is the aversion technique as the independent variable, while nail-biting behavior is the dependent variable. Data were collected through direct observation, and the results were analyzed using visual graphics. The research results proved that the nail-biting behavior of children with mild intellectual disabilities reduced when applying the aversion technique, as seen from the comparison of values between the baseline condition (A) and the condition when the method was applied (B). Thus, the researchers concluded that the aversion technique can reduce nail-biting behavior in children with mild intellectual disabilities. This study has limitations in the limited number of subjects and the relatively short duration of the intervention, so the results cannot yet be generalized widely. Therefore, it is recommended that future research involves more subjects, extends the intervention time, and combines the aversion technique with other approaches to achieve more optimal results.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENGENALKAN HURUF KONSONAN BILABIAL BAGI MURID DISABILITAS INTELEKTUAL Iga Saputri; Johandri Taufan; Damri Damri; Yosa Yulia Nasri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5764

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang memiliki tingkat validitas dan kepraktisan tinggi untuk membantu pengenalan huruf konsonan bilabial b, p, dan m pada Murid disabilitas intelektual ringan. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Borg & Gall yang dibatasi hingga lima tahapan, yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, perancangan produk, validasi produk, serta revisi produk. Penilaian terhadap kelayakan media dilakukan oleh empat orang validator yang meliputi ahli instrumen, ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menggunakan lembar validasi. Sementara itu, aspek kepraktisan dievaluasi melalui uji coba yang melibatkan tiga guru dan satu Murid dengan menggunakan instrumen praktikalitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality memperoleh skor validitas sebesar 92,8% yang termasuk dalam kategori sangat valid, sedangkan hasil uji kepraktisan mencapai 97,75% dengan kategori sangat praktis. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan mudah diterapkan dalam pembelajaran pengenalan huruf konsonan bilabial bagi Murid disabilitas intelektual ringan. Dengan demikian, media berbasis Augmented Reality berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mampu mendukung proses membaca permulaan sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi Murid disabilitas intelektual ringan.
Meningkatan Kemampuan Membaca Suku Kata Melalui Aplikasi Solite Kids pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Ringan Kelas III di SLB C Muzdalifah Medan Khairunisa Hajadahni; Zulmiyetri Zulmiyetri; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Yosa Yulia Nasri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5617

Abstract

This study aimed to describe the process of learning syllable reading using the Solite Kids application and to prove the improvement in students’ syllable reading ability. This research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles, each consisting of two meetings with stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were two students, ARH and LZS. Data were collected through observation and syllable reading tests. The results showed that the learning process using the Solite Kids application was carried out systematically, gradually, and in an enjoyable manner. Students became more focused, active, and interested in participating in the learning activities. In addition, the use of visual and audio features in the application helped students understand letter sounds and syllables. The students’ syllable reading ability improved significantly from the initial condition to the end of cycle II. ARH improved from 34.28% to 85.71%, while LZS improved from 48.57% to 88.57%. Based on these findings, it can be concluded that the Solite Kids application is effective as a learning medium to improve syllable reading ability in students with mild autism spectrum disorder in grade III at SLB C Muzdalifah Medan.
Efektivitas Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan kemampuan Komunikasi verbal pada Anak Berkesulitan Belajar (Single Subject Research Di SDN 17 Jawa Gadut) Silva Murdiyani; Marlina Marlina; Damri Damri; Arisul Mahdi; Yosa Yulia Nasri
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1990

Abstract

Keterampilan komunikasi verbal merupakan aspek penting dalam kehidupan sosial dan pendidikan, komunikasi verbal yang baik memungkinkan anak untuk menyampaikan ide, pendapat, dan informasi secara jelas, efektif , dan logis. Tidak semua anak memiliki komunikasi verbal yang berkembang secara optimal, anak dengan kesulitan belajar sering kali menunujukkan berbagai perilaku positif maupun negatif. Anak berkesulitan belajar menghadapi hambatan menyimak, berbicara, maupun mempresentasikan informasi secara lisan. Berdasarkan hasil asesemen yang dilakukan di sekolah inklusif terdapat satu anak yang menunjukkan kuranya kemampuan dalam berkomunikasi secara verbal. Hasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan komunikasi verbal. Tujuan penelitian ini yaitu menguji keefektifan metode jigsaw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada anak berkesulitan belajar. Pemilihan subjek penelitian menggunakan intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan asemen komuikasi verbal. Penelitian ini menggunakan bentuk Single Subject Research dengan desain A-B-A. subjek penelitian satu orang dengan enam paspek komunikasi verbal. Data dikumpulkan melalui observasi dan alat yang digunakan yaitu intrumen komunikasi verbal dengan frekuensi berapa kali perilaku muncul selama penelitian. Data analisis dibuat dalam bentuk analisis visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi pada anak setalah diberikanya metode jigsaw.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Silaba Berbasis Presentasi Interaktif Pada Murid Dengan Hambatan Intelektual (Single Subject Research Di SLB Autisma YPPA Solok) Synta Kurniawati; Antoni Tsaputra; Marlina Marlina; Gaby Arnez; Yosa Yulia Nasri
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2014

Abstract

Penelitian ini diangkat berdasarkan kondisi seorang murid yang mengalami hambatan dalam kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan kemampuan membaca awal yang dialami murid hambatan intelektual kelas X di SLB Autisma YPPA Solok, khususnya dalam membaca kata berpola KV-KVK. Selain itu kajian ini difokuskan dalam menganalisis peningkatan kemampuan membaca awal menggunakan metode silaba berbasis presentasi interaktif. Pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A digunakan sebagai metode eksperimen dalam penelitian ini. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes membaca, serta analisis data dipaparkan melalui grafik dengan mencakup analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Pada fase baseline (A1) dilaksanakan tiga sesi menunjukkan kondisi data tidak stabil. Pada tahap intervensi (B) yang dilaksanakan selama tujuh sesi, data menunjukkan adanya peningkatan dengan persentase yang bervariasi. Selanjutnya fase baseline (A2) yang dilaksanakan tiga sesi data kembali menunjukkan kondisi stabil. Berdasarkan temuan yang diperoleh bahwa penggunaan metode silaba yang dipadukan dengan presentasi interaktif mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pola KV-KVK pada murid dengan hambatan intelektual.
Pengembangan Media Aided Language Display Berbasis Animasi Interaktif Untuk Meningkatkan Bahasa Ekspresif Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme (Research And Development) Aisyah Aisyah; Arisul Mahdi; Marlina Marlina; Yosa Yulia Nasri
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2173

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan sebuah pengembangan media Aided Language Display berbasis animasi interaktif untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA). Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresi anak, khususnya dalam mengungkapkan kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum, bermain, tidur, Buang Air Kecil, dan Buang Air Kecil, meskipun kemampuan bahasa reseptif sudah cukup baik. Media dikembangkan sebagai sarana pendukung komunikasi berbasis visual dan audio sesuai karakteristik anak GSA yang memiliki kecenderungan mencari preferensial. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pada tahap analisis dilakukan observasi dan kajian teori untuk mengidentifikasi kebutuhan anak. Tahap desain meliputi perencanaan materi bahasa ekspresif dan perancangan media animasi berbasis interaktif. Tahap pengembangan dilakukan dengan menggunakan Canva Pro, Pixverse AI, dan MGX Dev AI, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta direvisi sesuai saran validator. Implementasi dilakukan melalui uji coba terbatas kepada satu terapis dan satu anak dengan GSA. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan media setelah direvisi serta menjabarkan kekurangan dan kelebihan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Aided Language Display berbasis animasi interaktif memperoleh nilai praktikalitas terapis sebesar 76,6% dengan kategori valid dan nilai praktikalitas anak sebesar 85% dengan kategori sangat valid . Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, praktis, dan berpotensi membantu meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme.  
Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Presentation Skills bagi Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi Damri Damri; Gaby Arnez; Jumiati Jumiati; Nenny Mahyuddin; Mardhatillah Zulpiani; Yosa Yulia Nasri; Setia Budi; Rara Ajeng Pratiwi; Fauziah Salsabila Azhar; Gisela Virlinia
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7211

Abstract

Students with disabilities in higher education face serious challenges in public communication skills, which impact academic participation and workplace readiness. Limited access to inclusive public speaking training exacerbates these barriers. This article aims to describe the implementation and impact of an adaptively designed public speaking and presentation skills training program for students with disabilities at Padang State University. This study involving 20 students with various disabilities. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and pretest and posttest instruments. Data were then analyzed using triangulation and the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in participants' presentation skills after the training, with significant contributions in building confidence, structuring message content, and using more effective expressions. These findings contribute to inclusive education practices by providing a training model that can be replicated at other universities. The conclusions emphasize the importance of experiential training programs and assistive technology in empowering students with disabilities and recommend the development of sustainable training with a multimodal approach.
PELATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA MELALUI TAS SIAGA BENCANA BERBASIS IT DI SLBN 1 PADANG PANJANG Mega Iswari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Yosa Yulia Nasri; Syari Yuliana; Zahriyah Simargolang; Setia Budi; Retno Triswandari; Gaby Arnez
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Padang Panjang merupakan wilayah di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki potensi risiko bencana alam karena berada dekat dengan Gunung Marapi yang masih aktif dan kawasan Cincin Api Pasifik. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya penguatan pendidikan kesiapsiagaan bencana, terutama bagi kelompok rentan seperti siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa SLBN 1 Padang Panjang dalam menghadapi bencana melalui pelatihan tas siaga bencana berbasis teknologi informasi dan konvensional. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Agustus 2026 di SLBN 1 Padang Panjang. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi kesiapsiagaan bencana, demonstrasi penggunaan perlengkapan tas siaga bencana, pemanfaatan media berbasis teknologi informasi, serta simulasi penyelamatan diri menghadapi gempa bumi, banjir, dan letusan gunung api. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap pemahaman siswa selama pelatihan serta keterlibatan guru dalam mendampingi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali jenis bencana serta memahami tindakan penyelamatan diri ketika terjadi gempa bumi, banjir, dan letusan gunung api. Siswa menunjukkan antusiasme selama mengikuti pelatihan melalui pendekatan visual dan praktik langsung. Guru juga memperoleh pemahaman mengenai strategi pendampingan siswa berkebutuhan khusus dalam menghadapi situasi darurat bencana. Pelatihan kesiapsiagaan bencana melalui integrasi tas siaga berbasis teknologi informasi dan konvensional dapat menjadi media edukasi adaptif dalam mendukung kesiapan warga sekolah menghadapi risiko bencana.
Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Dalam Mengidentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Workshop Di Nagari Jaho, Kabupaten Tanah Datar   Endang Sri Handayani; Yosa Yulia Nasri; Elsa Efrina; Johandri Taufan; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Arisul Mahdi; Antoni Tsaputra; Safaruddin Safaruddin; Damri Damri; Rilla Muspita; Mardhatillah Zulpiani; Salwa Nur Salsabila; Hafizh Farezi
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/2w81cm22

Abstract

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif sangat ditentukan oleh kompetensi guru dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus (ABK) sejak dini. Namun, masih banyak guru sekolah dasar, khususnya di daerah, yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus melalui workshop di Nagari Jaho, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan diikuti oleh 10 guru dari tiga sekolah dasar, yaitu SDN 25 Tambangan, SDN 04 Jaho, dan SDN 11 Tambangan. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi mengenai jenis dan karakteristik murid disabilitas, konsep pendidikan inklusif, serta praktik identifikasi disabilitas di sekolah inklusif. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan desain pretest-posttest terhadap pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti workshop. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 23,5 pada saat pretest menjadi 27,8 pada saat posttest, dengan rata-rata peningkatan sebesar 4,3 poin. Delapan dari sepuluh peserta mengalami peningkatan skor, sedangkan dua peserta mempertahankan skor maksimal yang telah dicapai pada saat pretest. Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus sebagai langkah awal implementasi pendidikan inklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta mendukung terwujudnya pendidikan inklusif di Nagari Jaho. Ke depan, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas agar dampaknya terhadap implementasi pendidikan inklusif semakin optimal
Penerapan Metode Montessori untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Murid dengan Hambatan Pendengaran Kelas  I di SLB Negeri Aek Kanopan Hayati Irsyah Hikmatul; Marlina Marlina; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Yosa Yulia Nasri; Rila Muspita
Journal of Social and Scientific Education Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social and Scientific Education
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/josse.v3i2.740

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang berperan penting dalam mendukung perkembangan bahasa dan keberhasilan akademik murid. Namun, murid dengan hambatan pendengaran sering mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, membaca suku kata, kata, dan kalimat sederhana karena keterbatasan akses terhadap informasi auditif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan murid dengan hambatan pendengaran melalui penerapan metode Montessori di kelas I SLB Negeri Aek Kanopan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian terdiri atas empat murid berinisial D, K, R, dan A. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca permulaan dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan pada seluruh subjek. Pada Siklus I, persentase capaian kemampuan membaca permulaan D sebesar 50%, K 58%, R 72%, dan A 79%. Metode penelitian dalam abstrak telah dinyatakan menggunakan tiga siklus, tetapi hasil yang dilaporkan hanya mencakup Siklus I dan Siklus II. Kondisi ini menimbulkan ketidakkonsistenan antara desain penelitian dan hasil yang disajikan. Oleh karena itu, abstrak perlu dilengkapi dengan hasil Siklus III atau hasil akhir penelitian, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai pencapaian kemampuan murid setelah seluruh tindakan diberikan serta menunjukkan konsistensi antara metode, pelaksanaan, dan hasil penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode Montessori dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan murid dengan hambatan pendengaran melalui pembelajaran yang konkret, visual, dan multisensori. Dengan demikian, metode Montessori dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada murid dengan hambatan pendengaran.