Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis kelayakan teknis dan ekonomi PLTS off-grid 480 Wp untuk sistem pompa aksial pada tambak udang Rifki Ramadani; Yosi Apriani; Asri Indah Lestari; Wiwin A. Oktaviani; Taufik Barlian
Journal Marine Inside Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v8i1.202

Abstract

Krisis energi dan tingginya ketergantungan terhadap generator set (genset) diesel pada sektor budi daya tambak udang telah mendorong urgensi pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja teknis dan kelayakan ekonomi dari implementasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid berkapasitas 480 Wp guna memenuhi kebutuhan energi pompa aksial di Desa Bumi Dipasena Sentosa, Provinsi Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pemodelan dan simulasi komputasi dengan perangkat lunak HOMER Pro. Parameter simulasi didasarkan pada data radiasi matahari, temperatur lingkungan presisi, serta profil beban harian operasional sebesar 1,6 kWh. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu memproduksi energi sebesar 678 kWh/tahun dengan capacity factor sebesar 16,1% dan fraksi energi terbarukan (renewable fraction) mencapai 100%. Selain itu, simulasi mengonfirmasi ketiadaan beban yang tidak terpenuhi (unmet load) maupun kekurangan kapasitas (capacity shortage). Dari aspek ekonomi, nilai Levelized Cost of Energy (LCOE) tercatat sebesar Rp274/kWh, yang mengindikasikan bahwa sistem ini sangat ekonomis dan kompetitif jika dikomparasikan dengan sumber energi fosil konvensional. Analisis struktur biaya juga mengungkapkan bahwa komponen baterai merupakan penyumbang proporsi terbesar, yakni mencapai 77,15% dari total biaya sistem. Secara keseluruhan, perancangan sistem PLTS off-grid 480 Wp ini dinyatakan sangat layak baik secara teknis maupun ekonomis, serta berpotensi menjadi solusi energi bersih yang andal untuk mendukung keberlanjutan operasional tambak udang di kawasan terpencil.   The energy crisis and the high dependency on diesel generator sets within the shrimp farming sector have driven the urgency of utilizing renewable energy as a sustainable solution. This study aims to evaluate the technical performance and economic feasibility of implementing a 480 Wp off-grid Solar Power Plant (PLTS) system to meet the energy demands of an axial pump in Bumi Dipasena Sentosa Village, Lampung Province. The research methodology employs a quantitative approach through computational modeling and simulation using the HOMER Pro software. The simulation parameters consider solar radiation data, ambient temperature, and a daily operational load profile of 1.6 kWh. The simulation results reveal that the system is capable of generating 678 kWh/year of energy with a capacity factor of 16.1% and a renewable energy fraction reaching 100%. Furthermore, the simulation confirms the absence of both unmet load and capacity shortage. From an economic perspective, the Levelized Cost of Energy (LCOE) is recorded at Rp274/kWh, indicating that the system is highly economical and competitive compared to conventional fossil energy sources. Cost structure analysis also highlights that the battery component constitutes the largest proportion, accounting for 77.15% of the total system cost. Overall, the design of the 480 Wp off-grid solar power system is proven to be highly feasible, both technically and economically, establishing it as a reliable clean energy solution to support the sustainability of shrimp farming operations in remote areas.
Edukasi Keselamatan Pengisian Daya Kendaraan Listrik Sebagai Strategi Pencegahan Risiko Ledakan Bagi Siswa SMP Asri Indah Lestari; Wiwin A. Oktaviani; Taufik Barlian; M. Ridho Prayoga
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabd.v8i1.1516

Abstract

Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur pengisian daya yang aman sehingga kerap terjadi insiden kebakaran maupun ledakan saat proses charging. Berdasarkan fenomena tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMP Negeri 3 Tanjung Raja mengenai charging aman kendaraan listrik serta penanganan awal apabila terjadi ledakan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan prosedur pengisian daya yang aman, simulasi penanganan darurat, penerapan teknologi pendukung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai dari total jawaban benar pre-test sebesar 249 menjadi 300 pada post-test, atau meningkat 20,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang risiko dan prosedur keselamatan saat charging kendaraan listrik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam menumbuhkan budaya keselamatan sejak usia sekolah dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Evaluasi Kinerja Automatic Transfer Switch Berdasarkan Waktu Switching Dan Stabilitas Tegangan Pada Sistem PLTS 24 Volt Rika Noverianty; Erri Prawono; Taufik Taufik; Feby Ardianto
Jurnal Teknologi Elektro Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2026.v17i2.008

Abstract

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 24 volt merupakan salah satu solusi penerapan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, terutama untuk kebutuhan listrik skala rumah tangga maupun beban kecil. Namun pasokan daya dari PLTS sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari dan kondisi cuaca, sehingga sering mengalami gangguan yang dapat mengganggu kontinuitas pasokan listrik. Untuk menjaga ketersediaan energi agar tetap stabil, diperlukan perangkat pengalih daya otomatis yang mampu bekerja secara cepat dan andal. Automatic Transfer Switch (ATS) digunakan dalam sistem ini karena berfungsi memindahkan beban dari sumber utama ke sumber cadangan, atau sebaliknya, secara otomatis tanpa menimbulkan gangguan berarti pada beban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ATS pada PLTS 24 volt dengan meninjau tiga aspek utama, yaitu kecepatan waktu pelestarian, kestabilan tegangan, serta streaming arus selama proses perpindahan sumber. Pengujian dilakukan dengan menggunakan osiloskop dan multimeter digital untuk merekam parameter listrik, meliputi tegangan, arus, serta bentuk gelombang sebelum dan sesudah perpindahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ATS mampu bekerja dengan time switching 8 hingga 15 milidetik, menjaga kestabilan tegangan dan arus, serta mengembalikan bentuk gelombang ke kondisi normal dalam waktu singkat. Temuan ini membuktikan bahwa ATS memiliki tingkat responsivitas dan kecerahan yang tinggi sehingga mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik pada sistem PLTS 24 volt tanpa terjadi gangguan yang signifikan.