Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Dirkantara Indonesia

Pelatihan Menghitung Biaya Pemasaran Untuk Analisis Penjualan Pada Pelaku Usaha Kecil Yaputra, Hermanto; Arsjah , Regina Jansen; Anis , Idrianita
Dirkantara Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): September-Februari
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v3i2.113

Abstract

Pelatihan Menghitung Biaya Pemasaran Untuk Analisis Penjualan Pada Pelaku Usaha Kecil bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha kecil dalam mengelola biaya pemasaran dan menganalisis dampaknya terhadap penjualan. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara menghitung dan mengalokasikan biaya pemasaran secara efektif, memahami berbagai jenis biaya pemasaran, serta menggunakan analisis penjualan untuk mengevaluasi keberhasilan strategi pemasaran yang diterapkan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, studi kasus, dan latihan praktis. Hasil dari pelatihan diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil dalam membuat keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan anggaran pemasaran, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemasaran mereka, serta pada akhirnya meningkatkan penjualan dan pertumbuhan usaha.
Peran Digital Marketing Bagi Perkembangan UMKM Rufata Di Jakarta Yaputra, Hermanto; Kristaung, Robert; Rustam, Rinaldi
Dirkantara Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Maret-Agustus 2025
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v4i1.114

Abstract

This community service aims to assist Rufata SMEs in Jakarta in enhancing their digital marketing skills, which are expected to support business growth and expand market reach. The training involved various methods, including interactive lectures, experiential learning, continuous evaluation, and post-training mentoring. The results showed a 30% increase in sales within the first three months following the implementation of digital marketing, as well as an expansion of market reach to various cities in Indonesia through social media and e-commerce platforms. However, the challenges Rufata SMEs face include limited skilled human resources in digital marketing and relatively high costs of paid advertising. To ensure sustainability and long-term success, further support in the form of ongoing training and financial assistance is needed. With such support, Rufata SMEs can continue to optimize their digital marketing potential and remain competitive in an increasingly dynamic market.
Strategi Positif e-WOM dalam Meningkatkan Purchase Intention Kurniawati; Yaputra, Hermanto; Aryati, Titik
Dirkantara Indonesia Vol. 3 No. 1: Maret-Agustus 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v3i1.117

Abstract

Artikel ini menguraikan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Rufata dalam memanfaatkan Electronic Word of Mouth (e-WOM) dan media sosial untuk promosi usaha. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu UMKM yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan penjualan akibat keterbatasan akses pasar dan sumber daya. Dalam konteks persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, penerapan teknologi digital dan media sosial menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari beberapa tahap. Pertama, observasi dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang dihadapi UMKM Rufata. Selanjutnya, sosialisasi dan koordinasi dilakukan untuk memastikan semua pihak terkait memahami program yang akan dijalankan. Tahap berikutnya adalah pelatihan dan pendampingan, di mana peserta diberikan materi tentang e-WOM dan strategi pemasaran digital, diikuti dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung. Terakhir, dilakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas program melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor rata-rata pre-test meningkat 68.48% setelah pelatihan. Kuesioner kepuasan juga menunjukkan hasil positif, dengan mayoritas peserta merasa puas terhadap materi dan pelaksanaan pelatihan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat tercapai melalui penerapan pengetahuan yang telah diperoleh dalam promosi dan penjualan produk mereka, serta memperluas dampak positif dari pelatihan ini untuk pengembangan UMKM di masa depan.