Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dengan Menggunakan Media Facebook dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa SMP Miftakhul Maulidiyah; Riskha Arfiyanti; Mudopar Mudopar
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v5i2.1162

Abstract

ABSTRAK Dalam pembelajaran menulis puisi siswa diharapkan mampu menghasilkan sebuah karya yang indah dan bermakna sehingga membuat pendengar atau pembaca merasakan apa yang dirasakan oleh pengarang. Namun, proses penciptaan puisi masih menjadi hambatan bagi siswa. Oleh karena itu, salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi yakni model pembelajaran kontekstual bermediakan facebook. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan penerapan model kontekstual dengan menggunakan media facebook dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen kuasi. Data diperoleh melalui tes tertulis dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan dalam menulis puisi; 2) model kontekstual memudahkan siswa mengembangkan ide untuk menulis puisi sesuai dengan pengalaman mereka; 3) melalui media facebook, interaksi dalam pembelajaran terjalin dengan baik dan materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan fleksibel; 4) karya puisi siswa sudah memuat imaji, diksi, dan majas secara tepat. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran kontekstual dengan menggunakan media facebook secara efektif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Kata kunci: Model pembelajaran kontekstual, media facebook, menulis puisi
Komik Digital Berbasis Keberagaman Budaya Indonesia Sebagai Media Literasi Siswa Sekolah Dasar Ike Nurjanah; Mudopar Mudopar; Ira Rahayu
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i2.8230

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menyusun  komik digital berbasis keberagaman budaya Indonesia sebagai media literasi siswa sekolah dasar. Hal ini dilakukan karena berdasarkan hasil analisis awal membuktikan bahwa media yang digunakan oleh guru masih tradisional. Guru hanya memanfaatkan media pembelajaran seadanya, seperti penggunaan media gambar atau media tradisional lainnya, bahkan tekadang dalam proses pembelajaran guru tidak menggunakan media. Kondisi tersebut menyebabkan siswa merasa jenuh dalam proses pembelajaran. Kejenuhan yang dialami oleh siswa berpengaruh juga terhadap hasil dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, peneliti merancang media pembelajaran berupa komik digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket. Adapun hasil validasi terhadap media komik digital mendapatkan skor rata-rata 93,96% dengan kategori sangat valid, dan hasil kelayakan yang dilakukan oleh validator materi terhadap materi komik digital yang terdiri 2 aspek penilaian yaitu mendapatkan skor rata-rata 98,07%. Validasi yang dilakukan oleh ahli media I mendapatkan skor 93,63%, validasi yang dilakukan oleh ahli media II mendapatkan skor 94,29, validasi yang dilakukan oleh ahli materi  I mendapatkan skor 97,57%, validasi yang dilakukan oleh ahli materi  II mendapatkan skor 98,57% Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas IV sekolah dasar di SDN 1 Jatipiring. Hasil dari uji coba terbatas dengan penyebaran kuesioner mendapatkan tanggapan bahwa siswa menyatakan sangat setuju bahwa komik digital dapat memudahkan siswa memahami materi pembelajaran, meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa. Hasil respon guru terhadap penerapan komik digital berbasis Keberagamaan Budaya Indonesia pada siswa kelas IV SD mendapatkan skor rata-rata 88% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa media komik digital berbasis Keberagaman Budaya Indonesia sebagai media literasi pada siswa kelas IV layak digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Komik Digital, Literasi
The Effectiveness of Wordwall Media in Improving Elementary School Students’ Reading Skills Susilo, Jimat; AshShoffat, Qoulan Sadida; Haryati, Efry; Kristiayuniar, Tami; Mudopar, Mudopar
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i1.11584

Abstract

Reading skills are one of the language skills that are closely related to other language skills. In fact, reading skills have a strong influence on writing skills. The problem that arises is that there are still many elementary school students who cannot read fluently due to a lack of reading ability. This study aims to pilot wordwall media in order to improve the reading ability of elementary school students. Wardwall media is a type of game that is allegedly able to improve the reading ability of elementary school students. This research is a type of classroom action research that is carried out in two learning cycles. The research was carried out on grade VI students of SD Negeri Tunas Karya. An instrument used to measure students' reading ability through a reading test. Some aspects used as guidelines for assessing the reading ability of elementary school students include (1) reading ability, (2) understanding of reading content, and (3) fluency in reading. Based on the results of the study obtained through two cycles, it shows that students' reading ability has improved This can be seen from the observation and work of the student group that has improved, where in the first cycle, the average observation score is 59%. The average test score was 81, while in the second cycle, the average observation score was 89%, and the average test result was 96. Based on these results, it can be said that wordwaal media is effective in improving the reading skills of elementary school students.
Pengembangan Media Digital Articulate Storyline dalam Pembelajaran Cerita Rakyat sebagai Upaya Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar Alvina Giovanni; Dede Endang Mascita; Mudopar Mudopar
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.711

Abstract

Abstrak: Literasi membaca merupakan kapabilitas mendasar yang menunjang kesuksesan belajar para murid sekolah dasar (SD). Namun, kapabilitas literasi membaca murid di Indonesia masih termasuk rendah akibat dominasi pendekatan konvensional dan belum optimalnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Pembelajaran cerita rakyat di sekolah dasar umumnya masih mengandalkan buku teks tanpa media interaktif, sehingga minat membaca siswa kurang berkembang. Tujuan dari studi ini guna mengembangkan media digital berbasis Articulate Storyline dalam pembelajaran cerita rakyat guna memperkuat literasi membaca siswa kelas V sekolah dasar (SD), sekaligus mengkaji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya. Studi memanfaatkan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, serta evaluasi. Studi dilaksanakan di SDN Bima Kota Cirebon dengan melibatkan 32 murid kelas V yang ditetapkan dengan teknik total sampling. Penghimpunan data dilaksanakan dengan wawancara, angket validasi ahli, angket respons para murid, tes pretest beserta posttest. Perolehan studi memperlihatkan bahwasanya media pembelajaran mendapatkan rerata persentase kelayakan sejumlah 96% yang tergolong dalam kategori sangat layak mengacu pada validasi ahli materi serta ahli media. Taraf kepraktisan mengacu pada angket respons murid yang menyentuh angka 90% yang tergolong sangat praktis. Adapun hasil analisis efektivitas memperlihatkan rerata N-Gain Score sejumlah 0,85 yang tergolong dalam kategori tinggi. Maka dari itu, media pembelajaran cerita rakyat berbasis Articulate Storyline terbukti valid, praktis, serta efektif dalam mendukung penguatan literasi membaca siswa sekolah dasar.
Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Estafet Kata Rizky Pratama; Sutejo Sutejo; Mudopar Mudopar; Rahmad Khodari
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 14 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan (SI)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving Elementary School Students' Literacy Abilities Through Word Relay Games Literacy is a basic skill that elementary school students must master to support the learning process in various fields. However, many students still face difficulties in reading and understanding texts effectively. One contributing factor is learning methods that are less interesting and not interactive. Therefore, innovations in literacy learning are needed, one of which is through the Estafet Kata game. This method is thought to be able to effectively increase students' interest and literacy skills through fun and collaborative activities. This study used an experimental method with a pretest-posttest control group design. The research subjects consisted of two groups of elementary school students: the experimental group who used the Estafet Kata game and the control group who learned using traditional methods. Data were collected through literacy tests before and after treatment, observations during the learning process, and questionnaires to determine student responses. Data analysis was carried out using statistical methods to see differences in learning outcomes between groups. This study is expected to result in a significant increase in students' literacy scores in the experimental group.
The Application of a Multisensory Strategy Using Picture Word Cards to Improve Early Reading Skills in Elementary School Students Ghina Fauziah; Mudopar Mudopar; Elin Rosmaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5009

Abstract

Early reading skills are fundamental abilities that elementary school students must develop, as they provide the foundation for successful learning at subsequent educational levels. However, many students still experience difficulties in recognizing letters and reading syllables, words, and simple sentences. This study aimed to describe the implementation of a multisensory strategy assisted by picture word cards and to examine its effect on elementary school students’ early reading skills. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One-Group Pretest–Posttest Design. The sample consisted of 11 first-grade students from SDN Pelandakan 1, selected through purposive sampling. Data were collected through tests and classroom observations and were analyzed using descriptive statistics, a normality test, a paired-sample t-test, and N-Gain analysis. The findings revealed that the implementation of a multisensory strategy assisted by picture word cards significantly improved students’ early reading skills. The mean score increased from 19.64 on the pretest to 36.36 on the posttest. The paired-sample t-test showed a statistically significant difference between students’ early reading skills before and after the intervention (p < 0.001), while the N-Gain score of 0.8441 was classified as high. In addition, classroom observation results indicated that 81.82% of the students were categorized as very active during the learning process. These findings suggest that the multisensory strategy assisted by picture word cards is effective in improving the early reading skills of first-grade elementary school students. Thus, multisensory strategies assisted by picture word cards can be used as an alternative learning to improve the initial reading ability of elementary school students.