Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tafsir Maudhu’i Sebagai Model Pembaca Tematik Al-Qur’an: Peluang Dan Tantangan Metodologis Sulfiadi Sulfiadi; Rukaeni Rukaeni; Sandi Sandi; Saat Bin Abi Wakas; M. Ilham Muchtar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir maudhu’i merupakan salah satu pendekatan penafsiran Al-Qur’an yang berkembang pesat dalam kajian Islam kontemporer karena kemampuannya mengaitkan teks wahyu dengan problem sosial tematik. Pendekatan ini berupaya memahami Al-Qur’an melalui pengumpulan dan analisis seluruh ayat yang berkaitan dengan suatu tema tertentu sehingga menghasilkan pemahaman yang sistematis dan komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tafsir maudhu’i sebagai model pembacaan tematik Al-Qur’an dengan menyoroti peluang dan tantangan metodologis yang menyertainya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer tentang tafsir tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir maudhu’i memiliki peluang besar dalam menjawab persoalan umat Islam kontemporer secara relevan, kontekstual, dan aplikatif. Namun demikian, pendekatan ini juga menghadapi tantangan berupa subjektivitas penentuan tema, potensi fragmentasi makna ayat, serta risiko reduksi pesan Al-Qur’an yang holistik apabila tidak dilakukan dengan kehati-hatian metodologis. Oleh karena itu, tafsir maudhu’i memerlukan kerangka epistemologis yang ketat agar tetap menjaga integritas makna Al-Qur’an
Pinsip dan Model Pengembangan Kurikulum Sandi Sandi; Nur Aida; Sultan Haerun; Sumiati Sumiati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum merupakan proses sistematis yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan hakikat pengembangan kurikulum, menguraikan prinsip-prinsip umum yang menjadi landasan dalam penyusunannya, serta menganalisis berbagai model pengembangan kurikulum yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan. Pembahasan dilakukan menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum harus berpedoman pada lima prinsip utama, yaitu relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas agar kurikulum mampu menjawab kebutuhan peserta didik dan tuntutan perkembangan zaman. Selain itu, terdapat beberapa model pengembangan kurikulum yang memiliki karakteristik berbeda, di antaranya model administratif, model grass roots, model Beauchamp, model Taba, model Tyler, dan model hubungan interpersonal. Masing-masing model memiliki kelebihan dan keterbatasan sehingga penerapannya perlu disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik lembaga pendidikan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, prinsip dan model pengembangan kurikulum perlu diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman sehingga tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan spiritual peserta didik. Dengan demikian, pengembangan kurikulum menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.