Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upaya Menurunkan Ansietas pada Penderita Hipertensi melalui Murottal Qur’an Ulfa Suryani; Velga Yazia; Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni; Delvi Hamdayani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1280

Abstract

Pada data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi, dan jumlahnya akan meningkat setiap tahunnya, bahkan diprediksi akan mencapai 1,56 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya, Pada wilayah Asia Tenggara, hipertensi berada diposisi ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% terhadap total penduduk dunia.(Forouzanfar et al., 2017). Hipertensi dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh secara fisiologis dan efek psikologisnya menyebabkan ansietas sampai depresi yang dirasakan pasien setelah didiagnosa. Ansietas yang tidak ditangani dengan baik akan memperburuk kondisi pasien dan akan menimbulkan dampak seperti depresi, gangguan tidur, risiko bunuh diri, dan menurunkan kualitas hidup pasien hipertensi. Secara farmakologi, sebuah penelitian menjelaskan bahwa sebesar 35% wanita (3.611 dari 10.408 pasien) mendapatkan obat anti ansietas dalam waktu satu tahun didiagnosis hipertensi.(Smeltzer, C & Bare, G, 2013). Tujuan dari kegiatan ini adalah resolusi (perubahan) permasalahan dengan segera, seseorang melakukan evaluative situation yaitu menilai penderita hipertensi berdasarkan sikap, pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki Jika stressor dinilai berbahaya maka reaksi kecemasan akan timbul. Peserta dari penyuluhan merupakan dewasa akhir yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini adalah klien mampu mengola kecemasan dengan cara terapi murottal qur’an.
Pelatihan Metode CILUKBA (Cium, Peluk, Asupan) untuk Mencegah Stunting di Keluharan Kubu Marapalam Kecamatan Padang Timur Kota Padang Nila Eza Fitria; Delvi Hamdayani; Armein Syahid; Firdaus Firdaus
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1330

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan utama di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24,4%. Upaya pemerintah Indonesia dalam menurunkan angka stunting dapat dilihat dari dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang dijadikan payung hukum bagi Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Strategi nasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas persiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi anak, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas air minum dan sanitasi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang upaya pencegahan stunting melalui metode CILUKBA (Cium, Peluk dan Asupan). Metode Kegiatan ini dilakukan edukasi tentang pencegahan stunting dan menu makanan bergizi untuk anak kepada ibu-ibu balita oleh tim pengabdi dan kader yang sudah dilatih pada kegiatan pertama serta pola asuh, asih dan asah terhadap anak dalam menstimulasi tumbuh kembang anak.
Pengaruh Hypnobreastfeeding Terhadap Kelancaran Produksi ASI Ibu Post Partum Hamdayani, Delvi; Hasni, Hidayatul; Yazia, Velga
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 1 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i1.4334

Abstract

Beberapa hambatan seorang Ibu dalam memberikan ASI pada bayi adalah pasokan ASI rendah, Ibu dalam masa pengobatan, Ibu Kembali bekerja, kelelahan fisik dan emosi, kurang mendapatkan dukungan,penyakit menular, serta mitos yang berkembang dilingkungan Ibu sehingga akan mempengaruhi kuantitas jumlah ASI yang dihasilkan dan kurangnya rangsangan hormone prolaktin dan oksitoksin. Cakupan ASI di Indonesia masih rendah, termasuk kota Padang khusunya wilayah kerja Puskesmas Ambacang yaitu 58,33% belum mencapai target Nasional yaitu 90%. Untuk mengatasi hambatan ibu dalam pemberian ASI maka dapat diberikan terapi Hypnobreasfeeding, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Hypnobreasfeeding terhadap kelancaran produksi ASI pada Ibu post partum di wilayah kerja Puskesmas Ambacang. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode Quasi-eksperiment dengan rancangan pre-eksperimental design dengan pendekatan One-Group Pre-Posttest Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu post partum sebanyak 12 responden. Penelitian ini dilakukan dalam waktu satu tahun. Hasil penelitian Dan Kesimpulan : Hasil penelitian diolah berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan hasil penelitian ini didapat rerata skor kelancaran produksi ASI pada Ibu postpartum sebelum diberikan intervensi yaitu 31,33 dan sesudah diberikan intervensi yaitu 59,20. Hasil Uji Paired Sampel T-Test didapatkan p value = 0,000 artinya terdapat pengaruh Hypnobreasfeeding terhadap produksi ASI Ibu post partum.
Self Hipnosis untuk Mengatasi Keputusasaan pada Penderita Diabetes Mellitus Suryani, Ulfa; Yolanda, Yola; Ausrianti, Rizka; Yazia, Velga; Hamdayani, Delvi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1706

Abstract

Prevalensi Diabetes Mellitus di Provinsi Sumatera Barat terjadi peningkatan dari 0,7% di tahun 2007 menjadi 1,3% di tahun 2013 dan pada tahun 2018 meningkat lagi hingga mencapai 1,7%. Berbagai masalah psikososial dapat terjadi pada penderita Diabetes Mellitus seperti depresi (Badescu et al., 2016). Depresi terjadi karena ketidakpatuhan terhadap pengobatan, control metabolic yang buruk, perawatan yang dijalani dan kehilangan produktivitas serta peningkatan resiko kematian. Faktor-faktor di atas merupakan tanda dan gejala dari perilakuyang menggambarkan masalah keputusasaan (Khan et al, (2019). Untuk mengatasi keputusasaan ini maka dilakukan terapi self hypnosis. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang self hipnosis untuk mengatasi keputusasaan pada penyakit Diabetes Mellitus. Sasaran pada penyuluhan ini adalah dewasa akhir yang berjumlah 23 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan penderita penyakit DM dapat mengatasi keputusasaannya dengan terapi self hypnosis.
Pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III Hamdayani, Delvi; Fitria , Nila Eza
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.900

Abstract

  Background: Back pain during pregnancy is a problem that often occurs during third trimester pregnancy with varying incidences of 50% in the UK, Australia reaches 70% while in Indonesia as many as 60-80% of 180 pregnant women who have been studied who experience spinal pain. From the data obtained 65% of third trimester pregnant women experience low back pain. Prenatal yoga because this sport is a combination of pregnant gymnastics and relaxation movements that can stretch muscles and maintain the flexibility of the spine and joints so that pregnant women become relaxed and facilitate the mother's adaptation to changes in her body during pregnancy Purpose: To determine the Effect of Prenatal Yoga on Back Pain in Trimester III Pregnant Women in the Ambacang Padang Health Center Working Area. Method: Quasi-Experiment research with pre-experimental design with One-Group Pre-Posttest design approach. The sample in this study were third trimester pregnant women. Purposive sampling technique will be used to determine the sample. This research will be conducted within eight months. Results: The results showed that before prenatal yoga was done almost half of pregnant women experienced back pain on a scale of 4-6 (moderate pain) as many as 25 respondents (62.5%) While the results of the study after prenatal yoga were 5.08 with a standard deviation of 1.256 and showed that the average back pain score before prenatal yoga intervention and after prenatal yoga intervention was 9.69 and 5.08. Conclusion: Based on statistical tests using the Paired Sample T-Test test, the p value is 0.000 (p <0.005), meaning that Ho is rejected, so there is a difference in pain scores before and after prenatal yoga in third trimester pregnant women.
The Role of 'Bundo Kanduang' Women's Group in Early Detection of High-Risk Pregnancy in Tanah Datar Syarief, Devi; Afrizal, Afrizal; Hamdayani, Delvi
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v7i2.4100

Abstract

Background: West Sumatra Province is the only region in Indonesia that adheres to the matrilineal system. An influential community leader in West Sumatra is the women's group 'Bundo Kanduang'. A preliminary study found an increase in problematic pregnancies in Tanah Datar District, West Sumatra. This study aims to determine the role of the 'Bundo Kanduang' women's group in efforts to increase knowledge, attitudes, and family roles in the early detection of high-risk pregnancies Method: This study used a quasi experiment pre-post test study design with control group design in Tanah Datar 2024. The population was the husband/family of pregnant women and the total sample was 22 people. Univariate analysis included frequency distribution of knowledge, attitude, and family role. Bivariate analysis used the Mann-Whitney U Test to analyze differences between the control and intervention groups. Results: There was an increase in knowledge scores and family roles in early detection of high-risk pregnancies. Statistical test results showed that there were differences in knowledge (0.001) and family roles (0.004) between the control and intervention groups with a p-value <0.05. Conclusion: The 'Bundo Kanduang' women's group has successfully improved knowledge and family roles. However, there was no significant difference in attitude, so further research is needed.
Gerakan Lima Menit Baca Buku Kia (Genit Membuka) melalui Pendampingan Kader Kesehatan untuk Optimalisasi Pemanfaatan Buku Kia di Kelurahan Air Pacah Kec. Koto Tangah Kota Padang Fitria, Nila Eza; Hamdayani, Delvi; Putra, Rudiyansa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13125

Abstract

ABSTRAK Kader kesehatan merupakan tim penggerak untuk kesejahteraan keluarga sebagai perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) adalah salah satu dari program pemerintah untuk memberikan edukasi secara langsung kepada ibu yang berisi informasi dan edukasi seputar kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga usia anak 5 tahun. Berdasarkan hasil survey dan wawancara dengan Bidan koordinator wilayah kelurahan aia pacah masih rendahnya persentase ibu hamil yang membaca buku KIA, kurangnya kepedulian ibu hamil tentang isi buku KIA dan tidak ada motivasi dari keluarga tentang pentingnya manfaat buku KIA tersebut untuk ibu hamil sehingga di kelurahan Aia Pacah pada tahun 2023 ini masih terdapat 3 orang Kematian Ibu, 28 orang ibu hamil dengan resiko tinggi dan 38 orang anak dengan stunting. Untuk itu pentingnya pemahaman kader kesehatan tentang buku KIA sehingga dapat memotivasi dan melakukan pendampingan pada ibu hamil dan keluarga tentang manfaat buku KIA tersebut. Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan peran kader kesehatan tim penggerak ibu hamil untuk membaca buku KIA melalui program Gerakan Lima Menit Membaca Buku KIA (GENIT MEMBUKA) sebagai salah satu upaya pencegahan kematian Ibu dan mencegah bayi lahir dengan stunting. Masalah pada mitra diatasi dengan memberikan edukasi dan pelatihan tentang Program Gerakan Lima Menit Membaca Buku KIA agar lebih dipahami pemanfaatan dari buku KIA tersebut serta memberikan edukasi pengisian format rekapitulasi pendataan kerja kader kesehatan. Jumlah Kader kesehatan sesuai dengan Posyandu yang ada di kelurahan Aia Pacah sebanyak 40 orang  dan yang diberikan edukasi adalah 20 orang mewakili masing-masing Posyandu. Kegiatan ini telah terlaksana pada hari jum’at tanggal 13 Okktober 2023 di Aula Puskesmas Air Dingin Kota Padang dan keberlanjutan kegiatan ini di masing-masing Posyandu dilanjutkan oleh ibu2 Kader dan Bidan Koordinator. Kegiatan ini juga dipantau keberlanjutanya melalui Group WhatsApp yang sudah dibentuk saat kegiatan pertama dilakukan. Dari kegiatan pengabdian yang diperoleh 90% Kader kesehatan memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi tentang pemahaman buku KIA dan sudah bisa mengisi format pendataan sesuai data yang dibutuhkan oleh Bidan Koordinator wilayah. Pada mitra sasaran kegiatan edukasi dapat berjalan optimal, terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan sasaran tentang pemahaman dan  pemanfaatan buku KIA melalui program Gerakan Lima Menit Membaca Buku KIA. Hasil pelaksanaaan program pengabdian kepada masyarakat ini dapat dipublikasikan di jurnal Nasional terakreditasi. Kata Kunci: Gerakan Membaca, Buku KIA, Kader, Ibu HamilABSTRACT Health cadres are a driving team for family welfare as an extension of health workers. The Maternal and Child Health Book (KIA) is one of the government's programs to provide education directly to mothers which contains information and education about pregnancy, childbirth, postpartum, newborns up to 5 years of age. Based on the results of surveys and interviews with the regional coordinator midwife of Aia Pacah sub-district, there is still a low percentage of pregnant women who read the MCH book, there is a lack of concern among pregnant women about the contents of the MCH book and there is no motivation from the family about the importance of the benefits of the MCH book for pregnant women so that in Aia Pacah sub-district In 2023, there will still be 3 maternal deaths, 28 pregnant women with high risk and 38 children with stunting. For this reason, it is important for health cadres to understand the MCH book so that they can motivate and provide assistance to pregnant women and their families about the benefits of the MCH book. This activity is to increase the knowledge and role of health cadres in the team mobilizing pregnant women to read the MCH book through the Five Minute Movement program Reading the KIA (GENIT OPENING) book is an effort to prevent maternal death and prevent babies from being born with stunting. Partners' problems were resolved by providing education and training about the Five Minute Movement Program to Read the KIA Book so that they could better understand the use of the KIA book and providing education on filling out the health cadre work data recapitulation format. The number of health cadres according to the Posyandu in the Aia Pacah sub-district is 40 people and those provided with education are 20 people representing each Posyandu. This activity was carried out on Friday 13 October 2023 in the Cold Water Health Center Hall in Padang City and the continuation of this activity at each Posyandu was continued by the Cadre Women and Coordinating Midwives. This activity is also monitored for its sustainability through the WhatsApp Group which was formed when the first activity was carried out. From the service activities obtained, 90% of health cadres have good knowledge after being given education about understanding the KIA book and are able to fill in the data collection format according to the data required by the regional Coordinating Midwife. For target partners, educational activities can run optimally, there is an increase in the target's knowledge and skills regarding understanding and utilization of KIA books through the Five Minute Movement for Reading KIA Books. The results of implementing this community service program can be published in an accredited national journal. Keywords: Reading Movement, KIA Books, Cadres, Pregnant Women