Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI MELALUI SOSIALISASI PARTISIPATIF DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sumanjaya, Erlan; Haerudin, Nandi; Rustamaji, Heri; Djana, Miftahul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i3.653

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan seismik tinggi akibat keberadaan Sesar Semangka serta zona subduksi di lepas pantai barat Sumatera. Desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu kawasan yang terpapar risiko tersebut, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur yang intensif. Namun, proses pembangunan belum sepenuhnya memperhatikan aspek ketahanan seismik, sementara tingkat kesiapsiagaan masyarakat masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan dua tujuan utama, yaitu (1) meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan melalui sosialisasi dan simulasi evakuasi berbasis partisipasi, serta (2) memperkuat kapasitas lokal melalui pemetaan risiko, pembentukan komunitas siaga bencana, dan penyusunan rencana aksi komunitas. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai mitigasi bencana, yang diperkuat dengan partisipasi aktif dan komitmen dalam tindak lanjut. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam mentransfer pengetahuan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap risiko seismik. Dengan implementasi lanjutan berupa pemetaan kerentanan tanah, penyusunan jalur evakuasi, simulasi berkala, serta pembentukan kelompok siaga bencana, Desa Karanganyar memiliki prospek untuk berkembang sebagai desa tangguh bencana yang lebih adaptif dan resilien terhadap ancaman gempa bumi
Analisis Peta Penggunaan Lahan Citra Satelit Sentinel-2 Berbasis Metode Object Based Image Analysis (OBIA) terhadap Orthophoto Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) (Studi Kasus : Desa Tulang Bawang, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung) Herda Rotua, Sisilia; Fajriyanto; Sumanjaya, Erlan
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kegiatan masyarakat di Desa Tulang Bawang Tahun 2024 mengalami perubahan dinamis, seiring dengan peningkatan kebutuhan lahan untuk berbagai tujuan. Peta penggunaan lahan yang akurat dan terbaru diperlukan untuk memahami cara pemanfaatan lahan tersebut. Salah satu pendekatan dalam pembuatan peta ini adalah dengan memanfaatkan citra sentinel-2. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peta penggunaan lahan dengan metode object based image analysis (OBIA), yang kemudian divalidasi menggunakan orthophoto dari pesawat udara nir awak (PUNA) di Desa Tulang Bawang. Metode pada penelitian ini berbasis dengan metode OBIA yaitu metode berbasis objek dalam proses segmentasi objek yang ada dengan parameter skala yang telah ditentukan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil klasifikasi dari Sentinel-2 terhadap data orthophoto PUNA, termasuk perhitungan confusion matrix untuk akurasi, ketepatan spasial, dan kemampuan dalam mengidentifikasi penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta penggunaan lahan menggunakan citra Sentinel-2B metode OBIA pada Desa Tulang Bawang didominasi oleh perkebunan seluas 339,6Ha. Pola distribusi lainnya mencakup lahan pertanian seluas 96,5Ha, lahan terbuka seluas 28,3Ha, permukiman seluas 22,8Ha, badan air seluas 3,6Ha, dan jalan seluas 1,2Ha. Validasi menunjukkan nilai akurasi keseluruhan mencapai 90% serta koefisien kappa sebesar 0,875, yang menunjukkan kesepakatan yang hampir sempurna sesuai dengan ketentuan ambang batas nilai Kappa. Secara keseluruhan, hasil klasifikasi penggunaan lahan dari Sentinel-2 konsisten pada citra resolusi tinggi orthophoto PUNA. Kata kunci: Matriks Kesalahan, Metode OBIA, Orthophoto, Penggunaan Lahan, Sentinel-2
PEMETAAN BATAS WILAYAH DALAM RANGKA TERTIB ADMINISTRASI DESA DI DUSUN TALANG BAYUR DESA SUKANEGARA, KECAMATAN TANJUNG BINTANG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TIka Christy Novianti; Fauzan Murdapa; Sumanjaya, Erlan; Rahayu, Safri Yanti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.7046

Abstract

Penegasan batas wilayah merupakan aspek fundamental dalam mewujudkan tertib administrasi dan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel. Dusun Talang Bayur, yang merupakan bagian dari Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, hingga saat ini belum memiliki peta batas wilayah yang sah dan terukur secara teknis. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik batas, ketidaktepatan sasaran pembangunan, serta hambatan dalam pengelolaan aset dan pelayanan publik berbasis wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan batas wilayah Dusun Talang Bayur dengan pendekatan teknis dan partisipatif, menggunakan kombinasi metode survei Global Navigation Satellite System (GNSS), kartometrik, dan survei toponim. Survei GNSS digunakan untuk memperoleh koordinat titik-titik batas secara presisi. Metode kartometrik dilakukan sebagai langkah pengolahan data spasial dari peta dasar sesuai aturan Permendagri No. 45 Tahun 2016., sedangkan survei toponim dilaksanakan guna mengidentifikasi dan memverifikasi nama-nama geografis lokal berdasarkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan ini berupa peta batas dusun yang akurat dan terdokumentasi, lengkap dengan daftar koordinat dan unsur toponim, yang dapat dijadikan dasar legal dan administratif oleh pemerintah desa. Dengan demikian, pemetaan ini menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi desa, mencegah konflik batas, serta memperkuat integrasi data geospasial dalam sistem informasi desa.
Bantuan Teknis Pembuatan Peta Garis Dusun Gunung Besi Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan Desa Anggun Tridawati; Armijon; Fajriyanto; Atika Sari; Erlan Sumanjaya
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 5 Issue 1, June 2026
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0501.05

Abstract

Maps play a crucial role in supporting village governance and spatial-based development planning. This community service activity aimed to develop a line map of Gunung Besi Hamlet, Sukanegara Village, Tanjung Bintang Subdistrict, South Lampung Regency, using Global Navigation Satellite System (GNSS) technology. The data used consisted of primary data from GNSS-based boundary measurements and secondary data, including administrative maps and satellite imagery. The resulting map was produced at a scale of 1:2,500 and includes information on administrative boundaries, road networks, rivers, built-up areas, forests, plantations, stockpiles, water bodies, and open land. The land cover is dominated by forest (27.02 ha) and plantations (25.47 ha), reflecting the ecological and agrarian characteristics of the area. Built-up land (15.57 ha) indicates settlement and infrastructure development, while stockpiles (9.84 ha) suggest industrial activity. This map is expected to serve as a fundamental reference for village development planning, including the preparation of RPJMDes and RKPDes, and to support sustainable resource management and spatial planning at the village level.   Abstrak Peta merupakan instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa dan perencanaan pembangunan berbasis spasial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun peta garis Dusun Gunung Besi, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan dengan memanfaatkan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Data yang digunakan meliputi data primer hasil pengukuran titik batas menggunakan receiver GNSS serta data sekunder berupa peta administrasi dan citra satelit. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa peta garis Dusun Gunung Besi berhasil disusun pada skala 1:2.500 dengan informasi batas administrasi, jaringan jalan, sungai, lahan terbangun, kawasan hutan, kebun, stockpile, badan air, dan lahan terbuka. Tutupan lahan didominasi oleh kawasan hutan seluas 27,02 hektar dan kebun 25,47 hektar, yang menunjukkan karakter dusun dengan fungsi ekologis dan agraris. Sementara itu, lahan terbangun seluas 15,57 hektar mencerminkan perkembangan permukiman dan infrastruktur, sedangkan stockpile 9,84 hektar mengindikasikan aktivitas industri. Lahan terbuka hanya 1,76 hektar dan badan air 0,70 hektar. Keberadaan peta ini diharapkan menjadi dasar penyusunan RPJMDes, RKPDes, serta mendukung pengelolaan sumber daya dan tata ruang desa secara berkelanjutan.