Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KINERJA TENAGA KESEHATAN BERDASARKAN ACHIEVE MODEL DENGAN CAPAIAN TARGET PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU 2022 Rofiqoh Rofiqoh; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.590

Abstract

Masalah yang sering dialami oleh Puskesmas adalah rendahnya capaian target pelayanan Kesehatan. Berdasarkan data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) UPTD Puskesmas Jatibarang tahun 2021 didapatkan hasil bahwa Penilaian cakupan pelayanan UKM Esensial hanya 87,54% dan cakupan UKM pengembangan hanya 87,62%. Hanya cakupan Pelayanan UKP saja yang sudah mencapai target 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kinerja tenaga kesehatan berdasarkan ACHIEVE Model dengan capaian  target pelayanan kesehatan di Puskesmas Jatibarang Kabupaten Indramayu 2022. Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan desain korelasional.  Populasi penelitian ini berjumlah 50 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat menggunakan uji regresi linier berganda. Terdapat hubungan antara Ability, Clarity, Incentive dan Environtment dengan capaian target pelayanan kesehatan di Puskesmas dan tidak terdapat hubungan antara Help, Evaluation dan Validity dengan capaian target pelayanan kesehatan di Puskesmas. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan capaian target pelayanan kesehatan baik itu cakupan pelayanan UKM Esensial dan cakupan UKM pengembangan  yang mayoritas masih masuk kedalam kategori rendah (capaian < 75%).
HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS HAURGEULIS KABUPATEN INDRAMAYU 2022 Taufik Rohman; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.591

Abstract

Puskesmas di Kabupaten Indramayu yang mengalami penurunan kunjungan pasien dari tahun 2019 hingga tahun 2020 yang mengindikasikan bahwa mutu pelayanan yang belum maksimal dan perlu ditingkatkan lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pengguna layanan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Margadadi tahun 2021. Menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel sebanyak 157 responden dengan tehnik Purposive Sampling. Analisis data univariat menggunakan deskriptif, bivariat menggunakan rank spearman dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil menunjukan sebagian besar responden berada pada distribusi mutu pelayanan reliability baik (50,5%), asurance baik (77,1%), tangible baik (62,9%), empathy baik (57,1%), responsiveness baik (59,4%) dan menyatakan puas (54,7%). Terdapat hubungan antara mutu pelayanan kesehatan reliability, asurance, tangible, empathy, responsiveness dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas Haurgeulis Kabupaten Indramayu 2022 (p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000). Mutu pelayanan assurance menjadi faktor dominan untuk meningkatkan kepuasan pasien BPJS. Adanya peningkatan kualitas layanan secara assurance dan relliability guna meningkatkan tingkat kepercayaan pasien serta memberikan pelayanan sesuai dengan keinginan pasien.
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) YANG TEPAT & AMAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Reni Marlina; Rini Raniati; Risman Aprianto; Dwi Nastiti Iswarawanti; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK) Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v2i01.527

Abstract

Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) bayi tergantung sepenuhnya pada perawatan dan pemberian makanan oleh ibu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Puskesmas Padasuka merupakan Puskesmas dengan kasus stunting yang terus mengalami peningkatan dari tahun 2018 (6,3%) sampai dengan 2020 (16,4%) di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI yang tepat dan aman pada kader posyandu. Tujuan dilaksanakan pemberdayaan ini agar pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengedukasi tentang MP-ASI yang tepat dan aman diharapkan dapat meningkat dan dapat mengedukasi para ibu Baduta dengan baik. Penelitia ini menggunakan pra-eksperimen, dimana penelitian ini dengan melakukan pre test dan post test dengan 15 pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padasuka. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu yaitu pada tanggal 18 Juni 2021 sd 01 juli 2021 dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang yaitu kader posyandu dengan teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 15 item pertanyaan mengenai pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman. Analisis data menggunakan UJi Beda Mean Dependent (Paired Test). Hasil Analisis data diperoleh nilai t sebesar -16.149 dan p = 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh pelatihan MP-ASI yang tepat dan aman terhadap pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman.
HUBUNGAN ANTARA ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS SLIYEG KABUPATEN INDRAMAYU 2022 Iin Wahyuni Adiyanti; Dewi Laelatul Badriah; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.582

Abstract

Puskesmas sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), angka capaian kinerja pegawai Puskesmas di Jawa Barat sebesar 61,8% pada 2021. Angka capaian kinerja pegawai Puskesmas di Indramayu sebesar 64,2% pada 2021. Angka disiplin kerja yang diukur dari indikator persentase kehadiran di Puskesmas Sliyeg pada 2020 sebesar 72,2%, meningkat pada 2021 sebesar 75,3%, lalu meningkat kembali sebesar 80,3% pada bulan Januari - Agustus 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara etos kerja dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Sliyeg Kabupaten Indramayu 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 52 orang dengan teknik total sampling sebanyak 52 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat (Uji Korelasi Rank Spearman). Terdapat hubungan antara etos kerja (p = 0,010) dan disiplin kerja (p = 0,001) dengan kinerja pegawai Puskesmas Sliyeg Kabupaten Indramayu 2022. Terdapat hubungan antara dua variabel bebas dengan kinerja pegawai Puskesmas yang meliputi etos kerja dan disiplin kerja. Diharapkan pegawai Puskesmas Sliyeg meningkatkan motivasi dan semangat dalam bekerja, guna mencapai target pelayanan kesehatan yang optimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DIAGNOSIS TUBERKULOSIS PARU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022 Tarno Tarno; Lely Wahyuniar; Dwi Nastiti Iswarawanti; Mamlukah Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.595

Abstract

Tuberculosis paru merupakan masalah utama yang ada di dunia termasuk Indonesia. Pada situasi pandemi terjadi penurunan kasus TB yaitu kasus TB di tahun 2020 dari total 845.000 kasus yang ditemukan hanya 350.000 kasus. Kecamatan Juntinyuat merupakan kecamatan yang memiliki kasus penyakit TB Paru tertinggi di Kabupaten Indramayu yaitu sebanyak 110 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan diagnosis tuberkulosis paru pada masa pandemi COVID-19 di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengalami kejadian TB paru di wilayah Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Teknik penelitian pengambilan sampel dengan cara total sampling sebanyak 110 responden. Sumber data penelitian ini adalah data primer. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Chi-Square) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pendapatan (p = 0,032), kebiasan merokok (p = 0,001), ventilasi (p = 0,001) dan jenis dinding (p = 0,010) dengan diagnosis kejadian TB Paru. Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan (p = 0,457), pencahayan (p = 0,681) dengan diagnosis kejadian TB Paru. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan diagnosis kejadian TB Paru adalah ventilasi dengan nilai p = 0,005 dan OR 12,109 (95% CI: 2,111 - 69,450). Salah satu pencegahan TB Paru adalah dengan meningkatkan strategi dalam mencapai target program kesehatan lingkungan khususnya cakupan rumah sehat serta program pencegahan penanggulangan penyakit TB Paru di Kabupaten Indramayu.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD LINGGAJATI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022 Tati Yuliani; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.596

Abstract

Kepuasan pasien merupakan hasil dari proses pelayanan yang dirasakan oleh pasien, sehingga kepuasan pasien dapat digunakan untuk menilai kualitas layanan yang diterima oleh pasien. Data pasien rawat jalan di RSUD Linggajati pada tahun 2019 sebanyak 50.769 pasien, tahun 2020 sebanyak 39.537 pasien, lalu pada tahun 2021 menjadi 52.023 pasien. Data kepuasan pasien rawat jalan pada tahun 2019 sebesar (89,6%), tahun 2020 sebesar (87,5%) dan pada tahun 2021 sebesar (90%). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 52.023 orang dan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 267 orang. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara kemampuan (p = 0,001), jaminan (p = 0,001), daya tanggap (p = 0,021), empati (p = 0,011) dan ketersediaan sarana prasarana (p = 0,000) dengan kepuasan pasien rawat jalan. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepusan pasien rawat jalan yaitu jaminan dengan OR 7,904 (95% CI: 1,171 - 9,820). Diharapkan pegawai Rumah Sakit meningkatkan aspek yang mencakup kemampuan, kesopanan dan sifat dapat dipercaya sehingga para pasien rawat jalan merasa terjamin dan bebas dari risiko bahaya atau keragu-raguan ketika melakukan pengobatan.
The Effect of Coffee Consumption on Blood Pressure and Sleep Duration of Baristas in Majalengka Hafidz Hilal Assegaf; Susianto Susianto; Mamlukah Mamlukah
Journal of Applied Food and Nutrition Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.034 KB) | DOI: 10.17509/jafn.v2i2.42721

Abstract

Drinking coffee is one of the most popular and loved by the community. The practice of drinking coffee has been associated with many health issues, both positive and negative. In association with their profession, baristas could consume more coffee, which is believed to affect their health. The objective of this study was to study the correlation between coffee consumption and baristas' blood pressure and sleep duration in Majalengka Regency. A cross-sectional design was used in this research. There were 40 baristas' in Majalengka involved in this experiment. A questionnaire and a sphygmomanometer were employed as instruments, and Spearman's instrument was used to examine the data. Respondents drank an average of 4 cups of coffee per day, had a systolic blood pressure of 117 mmHg, a diastolic of 77.75 mmHg. Sleep duration was negatively correlated with coffee consumption (p=0.012; c=-0.395). This study revealed that coffee consumption was not correlated with blood pressure (p=0.168). Coffee consumption has a negative relationship with sleep duration, which is controlled by the blood pressure variable, and it also does not influence blood pressure. In this study, we found the necessity of promoting healthy eating habits for baristas and cafe owners in the Majalengka Regency.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI: BAHAYA PERNIKAHAN DINI Mira Eka Puspita; Ade Ramdan Gumelar; Lusi Fitriah Sari; Mamlukah Mamlukah; Rosi Suparman; Susianto Susianto
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v1i01.398

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja salah satu diantaranya adalah kehamilan di usia muda yang bisa bersumber dari pernikahan usia dini, Pernikahan dini merupakan masalah global yang masih ditemukan di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi pada santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan. Metode: Penelitian praeksperimen dilakukan kepada santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan dengan metode pengambilan sampel denga total sampling sebanyak 39 responden, untuk memperoleh hasil penelitian digunakan analisa uji T pada pretest dan post test dengan P value <0,05. Hasil: Diperoleh hasil perhitungan uji statistik dengan menggunakan komputerisasi, diperoleh nilai t sebesar -10,211 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan.
Peningkatan Kapasitas Kader Dan Tokoh Masyarakat Melalui KBIH (Kelompok Bimbingan Ibu Hamil) Tentang Screening Anemia Dan Triple Eliminasi Ibu Hamil Nana Rokhana; Heni Handayani; Nurdewi Anggianti Rahayu; Mamlukah Mamlukah; Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v1i02.439

Abstract

Masa kehamilan akan memberikan perubahan yang besar terhadap tubuh seorang ibu hamil. Salah satu perubahan yang besar yaitu pada sistem hematologi. Ibu hamil sering kali mengalami anemia selama masa kehamilan. Anemia fisiologis merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut penurunan kadar hemoglobin (Hb) yang terjadi selama kehamilan normal. Kader dan tokoh masyarakat merupakan kepanjangan tangan di bidang kesehatan sehingga perlu mengetahui terkait anemia, triple eliminsai dan cara screening anemia pada ibu hamil . Untuk mengetahui pengaruh peningkatan kapasitas kader dan tokoh masyarakat terhadap pengetahuan anemia dan triple eliminasi pada ibu hamil melalui keigatan pelatihan dengan menggunakan media booklet . Penelitian dilakukan dengan pendidikan masayakarakat dengan melakukan pengukuran pretes dan postes kemudian membandingkannya untuk melihat perbedannya. Peserta kegiatan pelatihan adalah masyarakat Desa Batusumur dengan sampel sebanyak 25 responden, untuk memperoleh hasil penelitian digunakan analisa uji T pada pretest dan post test dengan P value <0,05. Berdasarkan hasil pelatihan melalui metode pendidikan masyarakat di dapat skor rata-rata pretes adalah 7,24 dan mengalami peningkatan setelah dilakukan pelatihan dengan hasil postes adalah 16,12. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai signifikansi adalah 0,000 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kader dan tokoh masyarkat Desa Batusumur mengalami peningkatan pengetahuan mengenai screening anemia dan trple elimanasi.
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) YANG TEPAT & AMAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Reni Marlina; Rini Raniati; Risman Aprianto; Dwi Nastiti Iswarawanti; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v2i01.527

Abstract

Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) bayi tergantung sepenuhnya pada perawatan dan pemberian makanan oleh ibu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Puskesmas Padasuka merupakan Puskesmas dengan kasus stunting yang terus mengalami peningkatan dari tahun 2018 (6,3%) sampai dengan 2020 (16,4%) di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI yang tepat dan aman pada kader posyandu. Tujuan dilaksanakan pemberdayaan ini agar pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengedukasi tentang MP-ASI yang tepat dan aman diharapkan dapat meningkat dan dapat mengedukasi para ibu Baduta dengan baik. Penelitia ini menggunakan pra-eksperimen, dimana penelitian ini dengan melakukan pre test dan post test dengan 15 pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padasuka. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu yaitu pada tanggal 18 Juni 2021 sd 01 juli 2021 dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang yaitu kader posyandu dengan teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 15 item pertanyaan mengenai pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman. Analisis data menggunakan UJi Beda Mean Dependent (Paired Test). Hasil Analisis data diperoleh nilai t sebesar -16.149 dan p = 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh pelatihan MP-ASI yang tepat dan aman terhadap pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman.