Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI: BAHAYA PERNIKAHAN DINI Mira Eka Puspita; Ade Ramdan Gumelar; Lusi Fitriah Sari; Mamlukah Mamlukah; Rosi Suparman; Susianto Susianto
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK) Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.889 KB) | DOI: 10.34305/jppk.v1i01.398

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja salah satu diantaranya adalah kehamilan di usia muda yang bisa bersumber dari pernikahan usia dini, Pernikahan dini merupakan masalah global yang masih ditemukan di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi pada santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan. Metode: Penelitian praeksperimen dilakukan kepada santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan dengan metode pengambilan sampel denga total sampling sebanyak 39 responden, untuk memperoleh hasil penelitian digunakan analisa uji T pada pretest dan post test dengan P value <0,05. Hasil: Diperoleh hasil perhitungan uji statistik dengan menggunakan komputerisasi, diperoleh nilai t sebesar -10,211 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan santri SMKIT Binaul Ummah Kuningan.
Peningkatan Kapasitas Kader Dan Tokoh Masyarakat Melalui KBIH (Kelompok Bimbingan Ibu Hamil) Tentang Screening Anemia Dan Triple Eliminasi Ibu Hamil Nana Rokhana; Heni Handayani; Nurdewi Anggianti Rahayu; Mamlukah Mamlukah; Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK) Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan (JPPK)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.712 KB) | DOI: 10.34305/jppk.v1i02.439

Abstract

Masa kehamilan akan memberikan perubahan yang besar terhadap tubuh seorang ibu hamil. Salah satu perubahan yang besar yaitu pada sistem hematologi. Ibu hamil sering kali mengalami anemia selama masa kehamilan. Anemia fisiologis merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut penurunan kadar hemoglobin (Hb) yang terjadi selama kehamilan normal. Kader dan tokoh masyarakat merupakan kepanjangan tangan di bidang kesehatan sehingga perlu mengetahui terkait anemia, triple eliminsai dan cara screening anemia pada ibu hamil . Untuk mengetahui pengaruh peningkatan kapasitas kader dan tokoh masyarakat terhadap pengetahuan anemia dan triple eliminasi pada ibu hamil melalui keigatan pelatihan dengan menggunakan media booklet . Penelitian dilakukan dengan pendidikan masayakarakat dengan melakukan pengukuran pretes dan postes kemudian membandingkannya untuk melihat perbedannya. Peserta kegiatan pelatihan adalah masyarakat Desa Batusumur dengan sampel sebanyak 25 responden, untuk memperoleh hasil penelitian digunakan analisa uji T pada pretest dan post test dengan P value <0,05. Berdasarkan hasil pelatihan melalui metode pendidikan masyarakat di dapat skor rata-rata pretes adalah 7,24 dan mengalami peningkatan setelah dilakukan pelatihan dengan hasil postes adalah 16,12. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai signifikansi adalah 0,000 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kader dan tokoh masyarkat Desa Batusumur mengalami peningkatan pengetahuan mengenai screening anemia dan trple elimanasi.
Stress Level of University Students in West Java Indonesia During Early Covid-19 Pandemic Mamlukah Mamlukah; Isti Kumalasari
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11 No 2 June 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v11i2.23887

Abstract

The Covid-19 pandemic forces policy changes to move learning activities from school to home and change the learning model. It is implied students are burdened with homework assignments, both from family and school, which make them experience stress. This study aims to analyze the stress level of university students during the early Covid-19 pandemic in West Java, Indonesia. This study used quantitative with cross-sectional design. The study took place in March-April 2020, 1 to 2 months after the first case of Covid-19 in Indonesia. A total of 330 students were taken as subjects in this study purposively. The instrument used was a questionnaire with the Google form spread by social media. Data were analyzed using the chi-square test. Most of the students had moderate stress levels (78.8%), and 16.7% had severe stress.Keywords: Covid-19, stress level, university student
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KECEMASAN, STRES DAN TEKANAN DARAH PADA PEKERJA (STUDI KASUS : PT. ARTERIA DAYA MULIA (ARIDA) CIREBON Mamlukah Mamlukah; Vemy Tri Apriliany; Isti Kumalasari
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i1.457

Abstract

Lingkungan kerja yang tidak sesuai standar menimbulkan dampak yang merugikan bagi pekerja. Terapi murottal Al-Qur’an mampu mendamaikan seseorang secara damai dan tentram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan, stres kerja, dan tekanan darah pekerja di PT. ARIDA Cirebon. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan desain two- group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 36 pekerja yang diambil secara accidental sampling. Subjek dibagi menjadi dua, 18 orang sebagai kelompok intervensi dan sisanya sebagai kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan tensimeter. Data dianalisis secara deskriptif dan dengan uji marginal homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah, tingkat stres dan kecemasan pada kelompok yang mendapat terapi murottal Al-Qur’an. Terdapat perbedaan tingkat kecemasan dengan pengukuran tekanan darah (p= 0,000) dan stres (p= 0,006) antara kedua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat stres, kecemasan dan tekanan darah pekerja di PT. ARIDA. Penanggung jawab ruang produksi dan pekerja dapat mempertimbangkan dan menerapkan terapi murottal Al-Qur’an sebagai terapi alternatif untuk mengurangi gejala stres secara mandiri.
Peningkatan Pengetahuann Sebagai Upaya Penerapan Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Pada Ibu Hamil Di Klinik Dompet Dhuafa Kabupaten Sukabumi Shinta Pratiwi Arianti; Diani Aliansy; Lulu Mamlukah
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.875 KB) | DOI: 10.54350/jkr.v12i1.123

Abstract

Coronavirus Disease (Covid-19) disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Sindrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) adalah kasus yang menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas terus terjadi di Indonesia. Ibu hamil merupakan populasi yang sangat rentan terhadap Covid-19. Jumlah ibu hamil terkofirmasi Covid-19 bertambah banyak setiap hari. Berdasarkan data terakhir Kementerian Kesehatan tercatat 2.179 ibu hamil terpapar Covid-19 dan 18% di antaranya menyebabkan kematian. Berdasarkan data dengan kasus penanganan Covid-19, ibu hamil memiliki resiko lebih tinggi terhadap penyakit dengan terjadinya penyakit berat, morbiditas dan mortalitas dibandingkan dengan populasi umum. Terjadinya perubahan fisiologi pada masa kehamilan mengakibatkan kekebalan parsial menurun sehingga dapat berdampak serius pada ibu hamil, hal inilah penyebab ibu hamil dijadikan kelompok rentan resiko terinfeksi Covid-19. Sampai saat ini pengetahuan dan perilaku tentang infeksi Covid-19 dalam kehamilan masih terbatas, sehingga banyak ibu hamil yang belum mengetahui perilaku pencegahan penularan Covid-19. Hasil studi pendahuluan banyak ibu hamil tidak menghiraukan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan saat datang ke klinik Dompet Dhuafa. Di Klinik Dompet Dhuafa Kabupaten Sukabumi memiliki kasus ibu hamil positif Covid-19. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 terhadap perilaku pencegahan penularan covid-19 di Klinik Dompet Dhuafa Kabupaten Sukabumi. Penelitian desain cross sectional. Populasi ibu hamil trimester II dan III bulan Januari 2022 sebanyak 68 orang ibu hamil. Sample penelitian total populasi. Instrument penelitian kuesioner dan uji korelasi Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan 12,5% ibu hamil memiliki pengetahuan kurang tetapi perilaku pencegahan baik, 24% ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik dan 34,3% ibu hamil yang memiliki pengetahuan cukup memiliki perilaku tidak baik terhadap pencegahan penularan Covid-19. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan terhadap perilaku ibu hamil tentang pencegahan penularan Covid-19 dengan nilai P value 0,005 (< 0,05) INCREASING KNOWLEDGE AS AN EFFORT FOR IMPLEMENTING BEHAVIOR FOR PREVENTING COVID-19 TRANSMISSION IN PREGNANT WOMEN IN DOMPET DHUAFA CLINIC, SUKABUMI REGENCY Coronavirus Disease (Covid-19) caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) is a case that causes morbidity and mortality to continue to occur in Indonesia. Pregnant women are a population that is very vulnerable to Covid-19. The number of pregnant women confirmed to have COVID-19 is increasing every day. Based on the latest data from the Ministry of Health, it was recorded that 2,179 pregnant women were exposed to Covid-19 and 18% of them caused death. Based on data from cases of handling Covid-19, pregnant women have a higher risk of disease with severe disease, morbidity and mortality compared to the general population. The occurrence of physiological changes during pregnancy causes partial immunity to decrease so that it can have a serious impact on pregnant women, this is why pregnant women are made a vulnerable group at risk of being infected with Covid-19. Until now, knowledge and behavior about Covid-19 infection in pregnancy is still limited, so many pregnant women do not know the behavior of preventing Covid-19 transmission. The results of the preliminary study, many pregnant women ignore health protocols such as wearing masks, keeping a distance and avoiding crowds when they come to the Dompet Dhuafa clinic. At the Dompet Dhuafa Clinic, Sukabumi Regency, there was a case of a positive Covid-19 pregnant woman. The purpose of this study was to determine the relationship between the knowledge of pregnant women about Covid-19 and the behavior of preventing the transmission of Covid-19 at the Dompet Dhuafa Clinic, Sukabumi Regency. Cross sectional design research. The population of pregnant women in the second and third trimesters in January 2022 was 68 pregnant women. The research sample is the total population. The research instrument was a questionnaire and a Chi-Square correlation test. The results showed that 12.5% ​​of pregnant women had poor knowledge but good preventive behavior, 24% of pregnant women who had good knowledge and 34.3% of pregnant women who had sufficient knowledge had bad behavior towards preventing Covid-19 transmission. There is a significant relationship between knowledge and behavior of pregnant women about preventing the transmission of Covid-19 with a P value of 0.005 (< 0.05)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Mamlukah Mamlukah; Ilah Siti Harmilah; Esty Febriani
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.1877

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan. Salah satu penyebab tidak langsung diantaranya adalah ibu hamil tersebut tidak mengikuti kegiatan kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil di Indonesia sudah terbentuk 89,9% kelas ibu hamil dari 9.993 Puskesmas dan rata-rata tingkat partisipasi kelas ibu hamil masih di bawah 75%. Tingkat partisipasi kelas ibu hamil di Puskesmas Sumedang Selatan masih rendah baru mencapai 50%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor predisposisi dan faktor penguat yang berhubungan dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sumedang Selatan pada masa pandemi Covid-19. Rancangan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 90 responden. Analisis dilakukan dengan unvaried, bivariate dan multivariate. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis bivariate dari 4 variabel yang diteliti didapatkan hasil hubungan pekerjaan dengan keikutsertaan kelas ibu hamil nilai p:0,011, pengetahuan dengan nilai p: 0,019, sikap dengan nilai p : 0,007 dan dukungan suami dengan nilai p : 0,026. Terdapat hubungan antara variabel pekerjaan, pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sumedang Selatan pada masa pandemi covid-19. Perlu adanya evaluasi secara berkala dalam pelaksanaan kelas ibu hamil di puskesmas, untuk perbaikan dan tindak lanjut ke depan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SANGKALI KOTA TASIKMALAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Suryaningsih Suryaningsih; Mamlukah Mamlukah; Dwi Nastiti Iswarawanti; Rossi Suparman
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.556

Abstract

Kejadian stunting pada balita merupakan masalah yang dialami hampir di setiap negara. Prevalensi stunting di Indonesia belum mengalami banyak perubahan, pada tahun 2018 masih berada pada 36,8%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sangkali Kota Tasikmalaya Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sebanyak 297 responden diambil dengan teknik probability sampling. Analisis data univariat menggunakan deskriptif, bivariat menggunakan chi square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak (62.3%), Usia Ibu tidak berisiko sebanyak (68%), tingkat pendidikan rendah pada ibu sebanyak (78.8%), kategori ibu bekerja sebanyak (95.6%), kategori pendapatan rendah sebanyak (73.7%), hampir seluruh balita mengalami stunting sebanyak (79.1%.) Terdapat hubungan antara usia ibu, tingkat pendidikan ibu, dan pendapatan rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita (p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000, p= 0.004). Usia ibu menjadi faktor dominan untuk memiliki balita dengan kejadian stunting, dimana dukungan usia ibu berpeluang 9 kali lebih besar berpeluang untuk mengalami kejadian stunting pada balita, setelah dikontrol dengan variabel pendidikan. Faktor dominan yang paling mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sangkali Kota Tasikmalaya Pada Masa Pandemi Covid-19 adalah variabel usia ibu dan pendidikan. Oleh karena itu, edukasi mengenai usia dalam merencanakan kehamilan dianggap penting guna menurunkan risiko kejadian stunting.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 CIDAHU KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022 Muhamad Wildan Khaerudin; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar; Rossi Suparman
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.578

Abstract

Berdasarkan data Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, angka kejadian perkawinan di bawah usia 19 tahun atau perkawinan anak tercatat tahun 2020 terdapat 36 kasus, kemudian naik pada tahun 2021 menjadi 74 kasus. Sebesar 24% dari total kasus perkawinan anak di Kabupaten Kuningan terdapat di Kecamatan Cidahu yang merupakan kecamatan dengan penyumbang terbesar kejadian perkawinan anak sebanyak 18 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja di SMA Negeri 1 Cidahu Kabupaten Kuningan tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 283 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling sebanyak 166 responden. Instrumen penelitian mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan agama (p = 0,004), pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,001), pengawasan orang tua (p = 0,001), kegiatan pengisi waktu luang (p = 0,026), tempat tinggal (p = 0,019) dan peran guru konseling (p = 0,012) dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Tidak terdapat hubungan antara pendidikan terakhir ibu (p = 0,198) dan pendapatan orang tua (p = 0,373) dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Diharapkan remaja dapat meningkatkan pengetahuan tentang dampak seks pranikah dan pemahaman tentang agama serta guru dan orang tua sudah sewajarnya memberikan pengawasan kepadanya agar terhindar dari perilaku seksual pranikah.
ANALISIS DETERMINAN KEMATIAN IBU DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2020 Sri Anugraeni Supardi; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar; Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i01.587

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu sebesar 305/100.000 KH. Jumlah kematian ibu di Provinsi Jawa Barat tahun 2020 sebesar 745 kasus. Penyebab kematian ibu masih didominasi oleh perdarahan 28% dan hipertensi 29%. Kabupaten Indramayu dilaporkan pada tahun 2018 sebanyak 61 kasus, tahun 2019 sebanyak 40 kasus dan tahun 2020 sebanyak 38 kasus. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan dekat, determinan antara dan determinan jauh kematian ibu di Kabupaten Indramayu Tahun 2020. Jenis penelitian ini analitik observasional dengan rancangan atau desain case control study. Sampel sebanyak 38 kelompok kasus dan kelompok kontrol berjumlah 76 ibu bersalin. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Chi-Square) dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil menunjukan terdapat hubungan antara determinan dekat komplikasi kehamilan (p value 0,000), komplikasi persalinan (p value 0,000) komplikasi nifas (p value 0,000) dengan kematian ibu. Terdapat hubungan determinan antara kualitas pelayanan (p value 0,000) dengan kematian ibu. Terdapat hubungan determinan jauh pendidikan (p value 0,017) dengan kematian ibu. Tidak terdapat hubungan determinan antara status anemia (p value 0,399), pemeriksaan antenatal (p value 0,276) dengan kematian ibu, Tidak terdapat hubungan determinan jauh pekerjaan (p value 0,331), status ekonomi (p value 0,789) dengan kematian ibu. Faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan kematian ibu adalah komplikasi kehamilan dengan (p value 0,000).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN TENAGA KEFARMASIAN DALAM MELAKSANAKAN PROSEDUR PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022 Hayuningsih Siskayani; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i01.600

Abstract

Apoteker Puskesmas dituntut untuk merealisasikan perluasan paradigma Pelayanan Kefarmasian dari orientasi produk menjadi orientasi pasien. Untuk itu kompetensi Apoteker perlu ditingkatkan secara terus menerus agar perubahan paradigma tersebut dapat diimplementasikan. Data Tenaga Kefarmasian yang didayagunakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Indonesia sebanyak 77.492 orang. Tenaga Kefarmasian di Provinsi Jawa Barat sebanyak 10.937 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kefarmasian dalam melaksanakan prosedur pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kabupaten Indramayu tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 36 orang dan pengambilan sampel dengan Teknik total sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Hasil penelitian meunjukan terdapat hubungan antara pendidikan (p = 0,009), status kepegawaian (p = 0,014) dan kepemilikan SIP (p = 0,036) dengan kepatuhan tenaga kefarmasian. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p = 0,658), masa kerja (p = 0,422) dengan kepatuhan tenaga kefarmasian. Variabel kepemilikan SIP menjadi variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kefarmasian dengan nilai p = 0,036 dan OR 1,312 (95% CI : 0,177 – 2,784). Diharapkan tenaga kefarmasian dapat mematuhi setiap prosedur pelayanan kefarmasian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.