Claim Missing Document
Check
Articles

Pengendali Suhu Fermentasi Tempe Berbasis NodeMCU Dan Sensor DHT 22 Setiawan, Arief; Apriani, Yosi; Saleh, Zulkifli; Ardianto, Feby
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2566

Abstract

Implementasi Strategi Load Shedding Berbasis Under Frequency Relay untuk Meningkatkan Kestabilan Sistem Distribusi Listrik di PT Pertamina Pendopo Field Alfaresi, Bengawan; Saputra, Heri; Ardianto, Feby
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disturbances in the stability of the electric power system due to frequency drops caused by disturbances at power plants often occur in the community. This causes damage to electrical equipment, especially those sensitive to frequency. This study discusses the application of the Under Frequency Load Shedding (UFLS) method as a solution to overcome this problem. The study was conducted at PT. Pertamina Pendopo Field, which uses an independent electrical system with several gas-fueled generator units. The method used in this study is a case study with a simulation based on ETAP 19.0.1 software to analyze the system response to disturbances. Calculations were made on the rate of frequency drop and the amount of load that must be shed to maintain system stability. The simulation showed that gradual load shedding of 720 kW with shedding stages at 58.4 Hz and 58.1 Hz frequencies successfully returned the system frequency to normal conditions without shedding critical loads such as production loads. The results of the study indicate that the gradual and selective application of UFLS is effective in maintaining the stability of the electric power system and preventing total blackouts. This scheme also supports the operational continuity of industrial facilities by prioritizing the continuity of power supply to critical loads.
Simulation Study of Propylene Glycol Formation from Propylene Oxide and Water: Effect of Reactor Type, Reactant Ratio, Temperature, and Reactor Configuration Eko Ariyanto; Eka Sri Yusmartini; Robiah Robiah; Feby Ardianto
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 9, No 1 (2024): February 2024
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v9.i1.26

Abstract

This study investigates the influence of reactor type, reactor configuration, reactor temperature, and reactant ratio on the formation of propylene glycol from propylene oxide and water using HYSYS simulation software. The examined reactor types include Continuous Stirred Tank Reactors (CSTR) and Plug Flow Reactors (PFR). The impact of reactant ratio is explored by varying the mole ratio of propylene oxide to water. The effect of temperature is studied by altering the reaction temperature from 24 to 40 °C. HYSYS simulation results reveal that PFR yields the highest conversion compared to CSTR. Furthermore, consecutive CSTR configuration produces higher conversion than parallel CSTR configuration. Additionally, an increase in reaction temperature from 24 to 40 °C enhances the conversion of propylene oxide to propylene glycol. The reactant ratio 1:1 (propylene oxide to water) yields the highest conversion compared to other reactant ratios. The implications of these findings are to provide insights into more efficient and economical propylene glycol processes. The study suggests that PFR configuration, consecutive CSTR configuration, elevated reactor temperatures, and optimal reactant ratios can significantly improve the efficiency of propylene glycol formation.Keywords: Propylene Glycol, CSTR, PFR, Conversion, HYSYS Simulation
Evaluasi Kinerja Automatic Transfer Switch Berdasarkan Waktu Switching Dan Stabilitas Tegangan Pada Sistem PLTS 24 Volt Rika Noverianty; Erri Prawono; Taufik Taufik; Feby Ardianto
Jurnal Teknologi Elektro Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2026.v17i2.008

Abstract

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 24 volt merupakan salah satu solusi penerapan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, terutama untuk kebutuhan listrik skala rumah tangga maupun beban kecil. Namun pasokan daya dari PLTS sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari dan kondisi cuaca, sehingga sering mengalami gangguan yang dapat mengganggu kontinuitas pasokan listrik. Untuk menjaga ketersediaan energi agar tetap stabil, diperlukan perangkat pengalih daya otomatis yang mampu bekerja secara cepat dan andal. Automatic Transfer Switch (ATS) digunakan dalam sistem ini karena berfungsi memindahkan beban dari sumber utama ke sumber cadangan, atau sebaliknya, secara otomatis tanpa menimbulkan gangguan berarti pada beban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ATS pada PLTS 24 volt dengan meninjau tiga aspek utama, yaitu kecepatan waktu pelestarian, kestabilan tegangan, serta streaming arus selama proses perpindahan sumber. Pengujian dilakukan dengan menggunakan osiloskop dan multimeter digital untuk merekam parameter listrik, meliputi tegangan, arus, serta bentuk gelombang sebelum dan sesudah perpindahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ATS mampu bekerja dengan time switching 8 hingga 15 milidetik, menjaga kestabilan tegangan dan arus, serta mengembalikan bentuk gelombang ke kondisi normal dalam waktu singkat. Temuan ini membuktikan bahwa ATS memiliki tingkat responsivitas dan kecerahan yang tinggi sehingga mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik pada sistem PLTS 24 volt tanpa terjadi gangguan yang signifikan.
Pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) Pada Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus Nidya Wisudawati; Adellia Gustianda; Bayu Wahyudi; Feby Ardianto
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 1 (2024): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v9i1.7946

Abstract

PT. Astra International, Tbk Sumatera Selatan bergerak di bidang penjualan sepeda motor, service sepeda motor dan penjualan sparepart. Kepuasan pelanggan merupakan prioritas yang hendak ditingkatkan karena kepuasan pelanggan dapat meningkatkan loyalitas. Namun, kesenjangan antara harapan pelanggan dan kenyataan layanan yang diterima sering menjadi sebuah permasalahan. Ketidaksesuaian ini dapat mengakibatkan ketidakpuasan, perpindahan pelanggan, dan hilangnya loyalitas. Disini penulis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk melakukan analisis pada pelayanan dan kepuasan serta loyalitas pelanggan yang mana tujuan dari analisis tersebut untuk menguji dan mengestimasi hubungan kausal dengan mengintegrasikan analisa faktor dan analisis jalur. Software AMOS 20.0 digunakan untuk membantu menyelesaikan analisa. Kualitas layanan mempengaruhi kepuasan pelanggan dengan nilai loading factor tertinggi sebesar 0,842 merupakan indikator yang paling berpengaruh pada model kepuasan pelanggan. Kualitas Layanan mempengaruhi loyalitas pelanggan dengan nilai loading factor tertinggi sebesar 0,953 merupakan indikator yang paling berpengaruh pada model kualitas layanan. Kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan.
Evaluasi Efektivitas Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Surya Hibrida–Generator Set dengan Menggunakan Automatic Transfer Switch Wirawan Adipradana; Armin Sofijan; Khalif Wisnutama; Feby Ardianto; Cekmas Cekdin; Baginda Oloan Siregar
Jurnal Surya Energy Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v9i2.526

Abstract

Indonesia telah meningkatkan kebutuhan akan energi listrik, tetapi masih ada banyak area yang belum mencapai jaringan daya PLN. Studi ini menunjukkan penggunaan solar hybrid system  sebagai solusi alternatif untuk pembangkit listrik jarak jauh. Sistem ini menggabungkan kolektor surya di kotak panel, laju generator, dan sumber energi dari  jaringan daya PLN  dengan mekanisme otomatis sakelar transfer otomatis (ATS) untuk memastikan sumber daya yang stabil. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengurangi ketergantungan pada tingkat generator  dan jaringan daya PLN dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi terbarukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan generator hybrid-PLTS dapat mengurangi waktu operasi generator menjadi 1,5 jam. Dengan desain yang tepat, sistem ini tidak hanya mengurangi penggunaan set generator, tetapi juga dapat berfungsi sebagai alternatif penting untuk sumber daya di daerah yang sulit diliputi.