Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Perancangan Kampanye Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan HPV DNA Berbasis Urine di Kota Surabaya Irawan, Kevin Ardinza; Rahman Y, Aditya; Wibisono, Aryo Bayu
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2641

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit mematikan yang menduduki peringkat kedua tertinggi di Indonesia, terutama menyerang wanita usia produktif. Rendahnya kesadaran dan minimnya edukasi mengenai pentingnya deteksi dini menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye deteksi dini kanker serviks melalui metode pemeriksaan HPV DNA berbasis urine yang lebih nyaman, cepat, dan praktis, dengan sasaran utama wanita usia 21–35 tahun di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan kuesioner untuk menggali persepsi target audiens serta merancang strategi komunikasi visual yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, sangat potensial sebagai sarana edukasi dan kampanye dengan jangkauan yang luas. Konsep kampanye “SRIKANDI” dirancang dengan gaya visual yang bersahabat, konten motion graphic, dan poster edukatif untuk membangun kesadaran dan menghilangkan stigma negatif terhadap skrining kanker serviks. Selain itu, penggunaan media pendukung seperti gantungan kunci, tumbler, dan totebag turut memperkuat eksposur kampanye. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kampanye visual yang komunikatif mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan deteksi dini, serta memberikan alternatif edukasi yang efektif bagi instansi kesehatan dan masyarakat umum.
Desain Cover Buku Ilustrasi “The History Of Loyalty: Green Nord & Persebaya Struggle” Setyawan, Adi; Ayuswantana, Alfian; Aryo Bayu Wibisono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12965

Abstract

Perancangan cover buku ilustrasi “The History of Loyalty: Green Nord & Persebaya Struggle” bertujuan menciptakan identitas visual yang merepresentasikan semangat loyalitas, solidaritas, dan perjuangan Bonek sebagai suporter Persebaya Surabaya. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi di Stadion Gelora Bung Tomo, wawancara dengan tokoh Bonek dan ilustrator dari Bumi Langit serta penyebaran kuesioner kepada 105 responden kepada target audient. Kemudian dianalisis dengan metode 5W+1H. Tahapan perancangan mencakup sketsa, desain komprehensif, dan validasi bersama dosen pembimbing. Hasil akhir dari perancangan ini berupa desain cover yang memiliki kekuatan visual dan emosional, mampu merepresentasikan nilai loyalitas, kebanggaan, serta semangat perjuangan yang menjadi karakter suporter Persebaya. Desain ini diharapkan dapat menjadi media visual yang efektif dalam memperkuat identitas dan solidaritas antar suporter.
Analisis Kebutuhan Kampanye Edukasi pada Siswi SMA Mengenai Opsi Menstrual Cup sebagai Alternatif Produk Sanitasi Menstruasi di SMA N 1 KRIAN Hartanto, Salsabilla Auliazaki; Ayuswantana, Alfian Candra; Wibisono, Aryo Bayu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1796

Abstract

Menstruasi masih menjadi topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan secara gamblang, terutama di kalangan remaja perempuan. Kurangnya pemahaman mengenai manajemen kebersihan menstruasi berdampak pada rendahnya kesadaran remaja terhadap opsi alat sanitasi menstruasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan kampanye edukasi mengenai penggunaan menstrual cup sebagai alternatif produk sanitasi menstruasi di kalangan siswi SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan focus group discussion (FGD) untuk menggali pengetahuan, persepsi, dan sikap siswi terhadap menstrual cup. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) rendahnya pengetahuan tentang menstrual cup, (2) adanya persepsi tabu dan rasa takut, (3) keterbatasan akses terhadap informasi yang mudah dipahami, dan (4) ketertarikan terhadap edukasi melalui media visual yang ringan dan interaktif. Temuan tersebut menegaskan pentingnya kampanye edukasi berbasis desain komunikasi visual yang mampu menyampaikan pesan kesehatan reproduksi secara empatik, terbuka, dan inklusif. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi perancangan kampanye edukasi visual yang efektif untuk meningkatkan literasi menstruasi serta menumbuhkan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi remaja perempuan.
Filosofi Motif Batik Madura Sebagai Metafora Visual Dalam Fashion Fotografi Priyambada, Aldo Ajisaka; Wibisono, Aryo Bayu; Setiawan, Bayu
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i1.1286

Abstract

Penelitian ini membahas motif batik Madura sebagai metafora visual melalui eksperimen fotografi fashion yang menekankan hubungan antara busana, tubuh model, dan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana filosofi yang terkandung dalam motif batik Madura dapat direpresentasikan secara visual melalui fotografi fashion. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis penciptaan karya dengan pendekatan eksperimen visual. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengrajin batik di Desa Paseseh, Tanjung Bumi, serta studi pustaka mengenai filosofi batik, metafora visual, dan fotografi fashion. Proses eksperimen dilakukan melalui eksplorasi styling, pose, komposisi, warna, pencahayaan, serta interaksi antara kain batik dan tubuh model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif batik Madura mampu merepresentasikan nilai keberanian, keteguhan, spiritualitas, kerinduan, serta identitas budaya. Melalui eksplorasi visual tersebut, fotografi fashion dapat berfungsi sebagai media visual storytelling budaya yang menghubungkan nilai tradisi dengan pendekatan visual kontemporer.
Meninjau Perubahan Sosial Kultur Masyarakat Terdampak Lumpur Sidoarjo Setelah 2 Dekade dengan Wawancara Elisitasi Foto Dwi Oktavian Widyatama; Aryo Bayu Wibisono; Masnuna Masnuna
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 5 No. 1 (2026): April : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrsendem.v5i1.8867

Abstract

The Sidoarjo mudflow eruption in Porong, Sidoarjo, that have been flowing since 2006 has caused long-term impacts on the affected communities. the impact in question are people losing their job, change in social interaction and culture that are applied everyday by the communities. This study aims to examine the socio-cultural changes that are experienced by the community two decades after the disaster. The research employs a qualitative approach using photo elicitation through five photographs that are taken in the affected area map as prompts for resource person to reflect and recount their experience that they undergo, then will be conducted semi-structured interviews. The findings indicate a transformation of the physical landscape, which has led to shifts in social structures, the weakening of communal bonds, and changes in collective identity. Memories of the former homeland and the continuation of annual commemorative practices demonstrate that the disaster remains embedded in the community’s social life. These findings affirm that the impacts of the disaster are not merely physical, but also social and cultural in between communities in the long term and continuosly happening.
Bahasa Visual Film Pendek Vertikal dalam Membangun Narasi Intim pada Media Sosial Pijar Bintang Tutuko; Aryo Bayu Wibisono; Alfian Candra A
Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Kajian dan Penelitian Umum
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jkpu-nalanda.v4i2.2153

Abstract

The development of social media and smartphone usage has driven changes in the production and consumption of audiovisual content, particularly through vertical video formats. This study aims to analyze how visual language in vertical short films is used to construct intimate narratives. The focus of this research includes cinematographic elements such as framing, composition, shot size, and spatial arrangement within the 9:16 format. A qualitative approach is employed through visual observation and documentation of vertical short films by Roman Adolfo and Mesh Virwani published on social media. The data are analyzed descriptively to identify the role of visual elements in narrative delivery. The results indicate that vertical orientation influences visual strategies, with centered compositions and the dominance of medium shots to close-ups. Limited lateral space encourages vertical spatial use and the application of color and framing to enhance emotional expression. Vertical short films provide a more personal and intimate viewing experience and represent an adaptation of cinematic visual language within the digital media ecosystem.
Pemanfaatan Pompa Hidram Bekas Air Wudhu Masjid (Studi Kasus: Masjid Istiqomah UPN “Veteran” Jawa Timur) Aryo Bayu Wibisono; Arie Maulana Pujito; Jericho Waliudin Raffif; Rizka Novembrianto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.2087

Abstract

Penggunaan air untuk wudhu di Masjid Istiqomah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur setiap harinya cukup tinggi, namun air bekas wudhu tersebut selama ini langsung terbuang ke saluran pembuangan tanpa dimanfaatkan kembali. Kondisi ini mendorong perlunya upaya pemanfaatan ulang air dengan teknologi sederhana yang efisien dan ramah lingkungan. Tujuan utama kegiatan adalah merancang sistem pemanfaatan air bekas wudhu menggunakan pompa hidram agar dapat digunakan kembali untuk kebutuhan non-konsumsi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pompa listrik dan biaya operasional masjid. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran volume air, pengambilan data elevasi, perancangan sistem, serta uji coba kinerja pompa hidram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pompa hidram mampu menaikkan air dengan capaian aktual setinggi ±5 m dari elevasi sumber 2 m, dengan jarak distribusi hingga 25 m dan efisiensi sekitar 62%. Sistem yang dirancang mampu menyediakan suplai air berkelanjutan untuk flushing toilet dan penyiraman tanaman tanpa menggunakan listrik maupun bahan bakar, sehingga dapat menekan biaya pemeliharaan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan air. Kesimpulannya, penerapan pompa hidram pada lingkungan masjid tidak hanya menjadi solusi hemat energi dan ramah lingkungan, tetapi juga menghadirkan inovasi penting dalam keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan.
Desain Karakter Webcomic "Jejak Semanggi" untuk Pengenalan Kuliner Pecel Semanggi Dian Wardha Alkatiri; Alfian Candra Ayuswantana; Aryo Bayu Wibisono
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v1i1.83416

Abstract

Pecel semanggi merupakan kuliner khas Surabaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya, namun masih banyak anak muda yang belum mengenalnya. Penelitian ini bertujuan merancang desain karakter untuk webcomic Jejak Semanggi sebagai media pengenalan kuliner pecel semanggi kepada audiens muda. Metode yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner kepada audiens berusia 18-25 tahun. Data dianalisis menggunakan pendekatan 5W+1H dan disintesis untuk merumuskan konsep desain. Hasil perancangan menunjukkan bahwa karakter utama bergaya semi-realis dengan pendekatan kepribadian yang relateable serta lata belakang blasteran yang mampu menarik perhatian audiens. Implementasi dalam webcomic menunjukkan bahwa pendekatan visual dan naratif ini efektif dalam membantu mengenalkan pecel semanggi secara lebih menarik kepada generasi muda.
Optimasi Penggalian Data Jejak Kolonial di Benteng Fort Rotterdam Sebagai Upaya Perancangan Film Dokumenter Abi Kunilawansa; Aryo Bayu Wibisono; Diana Aqidatun Nisa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1960

Abstract

Makassar, sebagai kota pesisir dengan sejarah maritim yang kaya, menyimpan warisan kolonial yang signifikan, ditandai oleh perlawanan Kerajaan Gowa-Tallo dan pendirian Benteng Fort Rotterdam pasca Perjanjian Bongaya tahun 1667. Peninggalan ini bukan sekadar artefak, tetapi simbol hegemoni kolonial dan memori kolektif perlawanan. Namun, minimnya akses informasi yang menarik dan relevan bagi generasi digital, di mana narasi sejarah masih didominasi oleh format teks, mengakibatkan rendahnya pemahaman kritis masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kesenjangan ini menimbulkan tantangan serius dalam pelestarian warisan kolonial. Oleh karena itu, penelitian perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah film dokumenter yang berfungsi sebagai media komunikasi visual alternatif. Film dokumenter ini dirancang menggunakan metode production stages (praproduksi, produksi, pascaproduksi) untuk menyajikan narasi sejarah Kerajaan Gowa-Tallo dan Benteng Fort Rotterdam secara naratif, visual, dan emosional. Fokus perancangan ini adalah menguraikan jejak kolonialisme di Makassar secara komprehensif. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah Film dokumenter berdurasi 15-30 menit yang diharapkan mampu menjadi sarana edukasi yang komunikatif, mudah dipahami, serta menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap sejarah kolonial dan identitas budaya lokal, sekaligus mengisi kesenjangan penelitian dalam bidang komunikasi visual untuk edukasi sejarah.
Visual Identity Design of the “Berbagi Buahagia” Campaign on the Benefits of Fruit Consumption Mochammad Sulthan Rajwa Atthariq; Pungky Febi Arifianto; Aryo Bayu Wibisono
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 15 No. 1 (2026): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v15i1.72948

Abstract

Low fruit consumption among young adults in Indonesia remains a significant issue, with most individuals aged 18-25 not meeting recommended intake levels. This problem is influenced not only by limited awareness but also by ineffective health campaigns that lack engaging and relevant visual communication. This study aims to design the visual identity of the “Berbagi Buahagia” educational campaign to create a more effective and audience-centered communication strategy. The urgency of this research lies in addressing the gap between health campaign strategies and the application of visual communication design in influencing behavior among young adults in Indonesia today. This research uses a descriptive qualitative method with a field research approach. Data were collected through interviews, Focus Group Discussions (FGD), observations, and questionnaires involving selected participants. The design process applies the Design Thinking method, including empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The results indicate that a well-designed visual identity with appealing visuals, consistent branding, and appropriate media can enhance audience engagement and message effectiveness. The campaign outputs include logo, digital media, posters, and supporting materials tailored specifically to young adults, encouraging healthier daily habits.