Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Desain Karakter Untuk Media Edukasi Skateboard Di Kota Surabaya Ricko Gohans Putra; Aris Sutejo; Aryo Bayu Wibisono
CITRAKARA Vol. 8 No. 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ctr.v8i2.15947

Abstract

This study aims to design character visuals as a visual medium for an educational skateboarding book for beginners aged 18–21 in Surabaya. The research is motivated by the increasing interest of young people in skateboarding that has not been accompanied by adequate understanding of basic techniques, safety, and playing ethics. Questionnaire data from 264 respondents indicate that most are interested in learning skateboarding and prefer visually based learning media. The method used is Three Dimensional Development, a character development approach that considers physiological, psychological, and sociological aspects to create characters with strong visual and narrative identities. The design results show that the use of illustrative characters can enhance teenagers’ interest in educational books, facilitate material comprehension, and support a more effective and communicative learning process. The design stages include brainstorming, sketching, lining, and coloring toproduce consistent characters aligned with audience preferences. In conclusion, character design is effectively used as an alternative educational medium that is informative, engaging, and relevant to the characteristics of young audiences.
Application of Segmentation, Targeting, Positioning, and Differentiation in CV Slimeday Indonesia’s Slime Advertisements as a Sensory Play Medium for Children Aged 5-6 Years Devina Putri Sholikhah; Bayu Setiawan; Aryo Bayu Wibisono
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 6 No. 3 (2026): May - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v6i3.2222

Abstract

This paper aims to examine the stages involved in developing an advertising strategy for sensory play-based children's toys produced by CV Slimeday Indonesia. Slime, as the company's flagship product, is considered an effective medium for supporting children's motor development, particularly during the golden age of early childhood. The advertisement is designed to communicate the educational benefits of sensory play in a manner that is clear, engaging, and easily understood by consumers. The development process employs the STPD (Segmentation, Targeting, Positioning, and Differentiation) framework to create a targeted and effective promotional strategy. This approach facilitates the analysis of digital marketing strategies by considering demographic, psychographic, geographic, and behavioral consumer characteristics, enabling the identification of appropriate target markets and the articulation of the product's unique selling proposition (USP). As a result, the strategy produces well-directed and effective short-form video advertisements for digital platforms, including TikTok, Instagram, and e-commerce video channels.
Penerapan Metode Film Production Stages pada Pemotretan Fotografi Dokumenter Akulturasi Suku di Karangantu, Banten Saarah Faadhilah Khansa; Aryo Bayu Wibisono; Aninditya Daniar
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 8 No 01 (2026): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v8i01.2258

Abstract

Metode Film Production Stages umumnya digunakan dalam pembuatan film pendek. Akan tetapi metode ini dapat juga digunakan pada pemotretan fotografi dokumenter melalui alur cerita yang disusun secara sistematis. Fotografi Dokumenter Akulturasi Suku di Karangantu, Kota Serang, Banten adalah karya fotografi yang membahas fenomena akulturasi oleh suku Banten, Bugis, dan Cirebon yang belum banyak diketahui oleh publik karena minimnya dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penggunaan metode Film Production Stages dalam pemotretan karya fotografi dokumenter yang disertai dengan narasi visual agar realitas yang disampaikan kepada pembaca lebih terstruktur dan komunikatif. Penelitian ini memberikan kebaruan melalui pendekatan Practice-Led Research dengan mengadaptasi metode Film Production Stages ke dalam fotografi dokumenter, kebaruan ini belum dilakukan pada penelitian sebelumnya yang cenderung bersifat deskriptif, teknis, dan tidak menekankan proses penciptaan sebagai metode penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara teoritis, yaitu untuk menjadi media pengembangan studi Desain Komunikasi Visual dan referensi peneliti lain serta manfaat secara praktis, yaitu menjadi media pemahaman pembaca terhadap metode Film Production Stages sebagai panduan teknis pembuatan fotografi dokumenter.
Perancangan Kampanye Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan HPV DNA Berbasis Urine di Kota Surabaya Kevin Ardinza Irawan; Aditya Rahman Y; Aryo Bayu Wibisono
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2641

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit mematikan yang menduduki peringkat kedua tertinggi di Indonesia, terutama menyerang wanita usia produktif. Rendahnya kesadaran dan minimnya edukasi mengenai pentingnya deteksi dini menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye deteksi dini kanker serviks melalui metode pemeriksaan HPV DNA berbasis urine yang lebih nyaman, cepat, dan praktis, dengan sasaran utama wanita usia 21–35 tahun di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan kuesioner untuk menggali persepsi target audiens serta merancang strategi komunikasi visual yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, sangat potensial sebagai sarana edukasi dan kampanye dengan jangkauan yang luas. Konsep kampanye “SRIKANDI” dirancang dengan gaya visual yang bersahabat, konten motion graphic, dan poster edukatif untuk membangun kesadaran dan menghilangkan stigma negatif terhadap skrining kanker serviks. Selain itu, penggunaan media pendukung seperti gantungan kunci, tumbler, dan totebag turut memperkuat eksposur kampanye. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kampanye visual yang komunikatif mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan deteksi dini, serta memberikan alternatif edukasi yang efektif bagi instansi kesehatan dan masyarakat umum.
Implementasi Konsep The Five Stages of Grief Melalui Film Pendek Terkait Self-Harm Nevlin Cresentia Herwina; Bayu Setiawan; Aryo Bayu Wibisono
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6026

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengulas tahapan The Five Stages Of Grief pada film pendek terkait gangguan psikologi dengan reaksi self-harm karena. Self-harm adalah tindakan melukai diri sendiri tanpa adanya tujuan bunuh diri. Penyitas self-harm adalah hal yang harus diberikan perhatian dan dipedulikan keberadaannya karena dapat meregang nyawa. Bentuk representasi untuk penyitas self-harm agar masyarakat aware terhadap isu tersebut, media film dapat menjadi jembatan awareness pada masyarakat ataupun penyitas. Dari analisis terungkap bahwaThe Five Stages of Grief : Denial, Anger, Bargaining, Depression, Acceptance sejalan dengan siklus self-harm : Shame/ Grave, emotional suffering, emotional overload, panic, self-harm, temporary relief . Implementasi menggunakan The Five Stages Of Grief juga mempermudah dalam penceritaan dalam sebuah film karena konsep tersebut akan dimunculkan dalam sebuah tahapan skenario atau tahap penceritaan yaitu: Orientasi, Konflik,Komplikasi, Klimaks, Resolusi, Akhir.
Perancangan Logo Sebagai Identitas Visual Kampanye “Cegah Diabetes Balita” dalam Meningkatkan Kesadaran Bagi Orang Tua Anita Firdaus; Aditya Rahman Yani; Aryo Bayu Wibisono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16778

Abstract

Tahapan balita menjadi penentu dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Namun, masalah kesehatan seperti diabetes tipe-2 mulai mengarah pada usia balita dan menjadi perhatian akibat mudahnya akses makanan dan minuman manis di era modern. Kondisi ini berkaitan dengan gaya hidup yang kurang sehat, yaitu konsumsi gula berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik. Solusi yang dilakukan salah satunya melalui kampanye sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap dampak gaya hidup balita yang kurang sehat dapat menimbulkan resiko diabetes tipe-2, serta mengedukasi cara pencegahan diabetes dengan cara mengajak orang tua mengatur pola makan dan minum anak serta aktivitas fisik nya. Tujuan kampanye ini, untuk menyediakan informasi melalui cara kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh orang tua. Untuk itu dibutuhkan identitas visual sebagai tanda pengenal kampanye, perancangan logo menggunakan metode design thinking agar konsep yang dirancang sesuai tujuan kampanye dan target audiens. Logo yang dihasilkan memvisualisasikan perlindungan dengan kombinasi simbol tetesan darah, figur balita, figur orang dewasa representasi orang tua dan pelukan simbol perlindungan. Kemudian pengujian melalui diskusi sederhana dengan beberapa target audiens untuk mengetahui pemahaman logo yang telah dirancang, dan hasil menunjukkan logo telah mampu dipahami dengan baik. Logo ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam memperoleh informasi terkait diabetes balita.
Perancangan Cover Buku Fotografi Tugu Pahlawan Surabaya Sebagai Media Dokumentasi Visual Sejarah Muchammad Zidane Albarra Yusma; Sri Wulandari; Aryo Bayu Wibisono
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 15, No 2 (2025): inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v15i2.133572

Abstract

Monumen Tugu Pahlawan Surabaya merupakan simbol penting dari perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya peristiwa 10 November 1945. Meskipun memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, data kuesioner yang disebarkan menunjukkan rendahnya frekuensi kunjungan masyarakat, terutama generasi muda, ke monumen ini. Beberapa faktor yang menjadi alasan kurangnya minat terhadap kunjungan ke Tugu Pahlawan antara lain kurangnya pengetahuan tentang sejarah yang terkandung di dalamnya, jarak yang cukup jauh, dan kurang menariknya monumen tersebut bagi sebagian orang.               Dokumentasi visual, khususnya dalam bentuk buku fotografi, dapat berperan sebagai media edukasi yang efektif dalam memperkenalkan dan melestarikan nilai sejarah yang terkandung di dalam Tugu Pahlawan dan Museum 10 November. Buku fotografi dapat menjadi sarana yang tidak hanya mendokumentasikan monumen dan benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai objek yang dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sejarah. Dan perancangan cover buku tentu memiliki peran penting dalma membangun kesan pertama dan menarik minat pembaca. Dengan mempertimbangkan aspek warna otentik dan rasa kebanggaan dapat menjadi gerbang visual yang kuat untuk mengajak masyarakat untuk lebih mengapresiasi sejarah bangsa, khususnya peristiwa 10 November 1945.               Penelitian ini bertujuan untuk merancang cover buku fotografi yang mampu menampilkan keotentikan Monumen Tugu Pahlawan dengan pendekatan visual yang membangkitkan rasa bangga terhadap perjuangan bangsa. Desain cover dieksplorasi melalui komposisi visual, pemilihan warna yang merepresentasikan semangat era perjuangan, serta elemen grafis yang mencerminkan identitas lokal Surabaya. Diharapkan, perancangan ini tidak hanya membuat buku lebih menarik secara visual, tetapi juga membangun koneksi emosional dengan pembaca. Dengan mengedepankan nilai sejarah dan kebanggaan nasional, cover buku ini menjadi media yang menggugah semangat generasi muda untuk lebih menghargai warisan perjuangan bangsa.
Perancangan Ulang Brand Identity Olive Mart sebagai Usaha Berkembang di Bidang Ritel Timo Reyhan Iskandar; Pungky Febi Arifianto; Aryo Bayu Wibisono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.13036

Abstract

Minimarket merupakan salah satu bentuk usaha di bidang ritel yang berfokus pada penyediaan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat luas. Salah satu bisnis yang bergerak dalam bidang tersebut adalah Olive Mart. Dalam perkembangan pasar ritel saat ini, minimarket tidak hanya berfungsi sebagai tempat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menghadirkan nilai tambah seperti area duduk, serta penyediaan makanan dan minuman cepat saji. Oleh karena itu, Olive Mart perlu memperkuat brand awareness agar mampu menonjolkan keunggulan dan karakteristik yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan metode design thinking dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual lama Olive Mart masih kurang konsisten dan belum mampu merepresentasikan citra merek secara optimal. Melalui pengembangan elemen identitas visual seperti logo baru, tipografi, dan palet warna yang lebih profesional serta relevan dengan target pasar, Olive Mart diharapkan dapat memperkuat persepsi positif konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa proses rebranding berbasis riset merupakan langkah strategis bagi pelaku usaha untuk beradaptasi dengan pasar di era digital serta meningkatkan keberlanjutan bisnis.
Realitas Cerita Rakyat Dewi Sri Sebagai Falsafah Kesenian, Pertanian dan Kehidupan di Desa Tutup Ngisor Aryo Bayu Wibisono
ARDVIS Vol. 1 No. 2 (2025): Ardvis: Jurnal Artistik Riset Desain Komunikasi Visual
Publisher : oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tutup Ngisor adalah Desa diantara gunung Merbabu dan gunung Merapi. Desa ini memiliki kebudayaan dan tradisi yang kuat dan dilestarikan secara baik salah satunya adalah cerita rakyat. Konsepsi cerita rakyat dengan kebudayaan dan tradisi pada desa ini menarik untuk diuraikan, yakni bagaimanakah keterkaitan cerita rakyat Dewi Sri dan realitas masyarakatnya. Penekanan yang menarik untuk dikaji pada penelitian ini adalah poin-poin dan faktor yang dapat diambil untuk dikembangkan ke dalam aspek seni visual. Metode penelitian menggunakan pendekatan participant observation yang menekankan studi ke lapangan secara langsung. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan observasi dan wawancara ke masyarakat dan anggota Padepokan Tjipta Budaya selaku praktisi kesenian yang terlibat dalam berbagai kegiatan. Jangkauan dan batasan penelitian ini hanya pada tradisi lisan cerita rakyat Dewi Sri yang terkait dengan masyarakat Desa Tutup Ngisor.