Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

An Optimization Approach Goal Programming to Improve the Academic and Administrative Quality of Postgraduate Programs Azis, Zainal; Al-Khowarizmi, Al-Khowarizmi; Harahap, Tua Halomoan; Firdaus, Muliawan; Irvan, Irvan
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v7i1.28873

Abstract

The main objective of this article is to implement the GP approach to improve academic and administrative performance at UMSU postgraduates. In the context of expected results, this article is intended so that UMSU postgraduates can establish strategies to achieve higher academic standards and create a more conducive educational environment through achieving predetermined targets, which include improving the quality of teaching and learning, effectiveness of program administration, and student and lecturer satisfaction with the academic process. The article can make a significant contribution to the academic literature in the field of educational management and operations by offering a new perspective on the application of GP and AHP in a higher education context. Specifically, this article shows how quantitative approaches can be used to improve decision making in the management of academic programs and administration, thereby providing valuable practical and theoretical insights for the development of educational policy and managerial practice in the higher education sector. It can be seen from the results that the parameters in this paper contribute to the weight of the objective (w_1), target (T_1), and the budget constraint (B), all of which play an important role in determining the optimal solution produced by the model
Pengembangan Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality Berbantuan Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Putra Paulus Glenn Niel Sinurat; Muliawan Firdaus
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.27913

Abstract

Rendahnya kemampuan spasial siswa SMP sebagaimana terlihat dari tes diagnostik yang menunjukkan 56,3% siswa berkategori rendah menjadi kendala utama dalam memahami konsep geometri bangun ruang sisi datar. Sementara media pembelajaran yang tersedia di sekolah masih bersifat konvensional dan belum mampu menjembatani visualisasi objek tiga dimensi secara optimal. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality (AR) berbantuan Assemblr Edu pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa kelas VIII SMP. Pendekatan yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan 32 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 23 Medan sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta soal pretes dan postes kemampuan spasial, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dihasilkan tergolong sangat valid, ditandai dengan skor validasi media 91,11%, validasi materi 85,45%, dan validasi modul ajar 95,23%. Dari dimensi kepraktisan, tanggapan guru mencapai 98% dan siswa sebesar 83,68%, keduanya masuk dalam kategori sangat praktis. Keefektifan media diuji melalui ketuntasan belajar klasikal dan N-Gain; rata-rata skor kemampuan spasial siswa mengalami peningkatan dari 12,25 di tahap pretes menjadi 75,38 di tahap posttes dengan rata-rata N-Gain 0,72 yang terklasifikasi tinggi, meskipun ketuntasan belajar klasikal yang dicapai sebesar 65,62% belum memenuhi standar minimal 85%. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis AR berbantuan Assemblr Edu ini dinyatakan layak dan berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan spasial siswa, meskipun perlu penyempurnaan lebih lanjut untuk mencapai ketuntasan klasikal yang ditetapkan.
Pengembangan Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality Berbantuan Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Putra Paulus Glenn Niel Sinurat; Muliawan Firdaus
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.27913

Abstract

Rendahnya kemampuan spasial siswa SMP sebagaimana terlihat dari tes diagnostik yang menunjukkan 56,3% siswa berkategori rendah menjadi kendala utama dalam memahami konsep geometri bangun ruang sisi datar. Sementara media pembelajaran yang tersedia di sekolah masih bersifat konvensional dan belum mampu menjembatani visualisasi objek tiga dimensi secara optimal. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality (AR) berbantuan Assemblr Edu pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa kelas VIII SMP. Pendekatan yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan 32 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 23 Medan sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta soal pretes dan postes kemampuan spasial, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dihasilkan tergolong sangat valid, ditandai dengan skor validasi media 91,11%, validasi materi 85,45%, dan validasi modul ajar 95,23%. Dari dimensi kepraktisan, tanggapan guru mencapai 98% dan siswa sebesar 83,68%, keduanya masuk dalam kategori sangat praktis. Keefektifan media diuji melalui ketuntasan belajar klasikal dan N-Gain; rata-rata skor kemampuan spasial siswa mengalami peningkatan dari 12,25 di tahap pretes menjadi 75,38 di tahap posttes dengan rata-rata N-Gain 0,72 yang terklasifikasi tinggi, meskipun ketuntasan belajar klasikal yang dicapai sebesar 65,62% belum memenuhi standar minimal 85%. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis AR berbantuan Assemblr Edu ini dinyatakan layak dan berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan spasial siswa, meskipun perlu penyempurnaan lebih lanjut untuk mencapai ketuntasan klasikal yang ditetapkan.
Reconstructing Multivariable Calculus Learning through Mathematical Discourse for Conceptual and Procedural Understanding Muliawan Firdaus; Mukhtar Mukhtar
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 1 (2025): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i1.1327

Abstract

Purpose of the study: This study aims to evaluate the effectiveness of a mathematical discourse methodology in enhancing conceptual understanding and procedural application in Multivariable Calculus among undergraduate mathematics education students. Methodology: A mixed-methods study design was employed, combining pre-tests, post-tests, classroom recordings, and focus group discussions. Quantitative analysis included paired t-tests and MANOVA, while qualitative data were analyzed using Sfard’s (2008) coding framework. A pilot study validated the instruments with high internal consistency (Cronbach’s alpha: 0.87 for procedural, 0.84 for conceptual understanding). Main Findings: The mathematical discourse methodology significantly improved conceptual understanding (mean increase: 26.2, p < 0.01) and procedural application (mean increase: 28.4, p < 0.01) in the experimental group compared to minimal improvements in the control group. Qualitative findings revealed increased engagement, critical thinking, and connections to real-world applications. Novelty/Originality of this study: This study introduces the application of mathematical discourse specifically to Multivariable Calculus, bridging conceptual and procedural understanding through active, dialogic learning. It provides a scalable framework for integrating structured discourse into higher mathematics education, advancing student-centered and collaborative pedagogical practices.
POTENSI MINYAK ATSIRI CENGKEH DALAM SEDIAAN TOPIKAL UNTUK MENANGANI NYERI PASCA-LATIHAN Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga; Tiur Malasari Siregar; Muliawan Firdaus
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/q25tgp88

Abstract

Nyeri otot tertunda (Delayed-Onset Muscle Soreness/DOMS) merupakan keluhan umum pasca aktivitas fisik intensif yang dapat mengganggu performa dan siklus latihan. Pendekatan topikal dengan bahan alam seperti minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum L.) menawarkan alternatif analgesik yang potensial dengan risiko efek samping sistemik minimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh dalam menurunkan intensitas nyeri DOMS yang diukur dengan Visual Analog Scale (VAS). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan pretest-posttest control group design. Sebanyak 30 atlet pemula dibagi secara acak menjadi tiga kelompok: (1) kelompok intervensi (krim minyak atsiri cengkeh 10%), (2) kelompok kontrol positif (krim diklofenak 1%), dan (3) kelompok kontrol plasebo (basis krim). DOMS diinduksi dengan protokol lari menurun (downhill running) di treadmill (-10%, 30 menit, 70% denyut nadi maksimal). Intensitas nyeri diukur menggunakan VAS (0–10 cm) pada baseline, 24, 48, dan 72 jam pasca-latihan. Data dianalisis dengan ANOVA dua arah pengukuran berulang (Repeated Measures ANOVA) dan uji post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam skor VAS antar kelompok dan antar waktu pengukuran (p < 0,01). Skor VAS memuncak pada 48 jam pasca-latihan di semua kelompok. Kelompok plasebo menunjukkan skor tertinggi (7,2 ± 1,1), sedangkan kelompok minyak atsiri cengkeh (4,7 ± 0,9) dan kelompok diklofenak (4,5 ± 0,8) menunjukkan skor yang secara signifikan lebih rendah (p < 0,01). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok minyak atsiri cengkeh dan kelompok diklofenak pada semua titik pengukuran (p > 0,05). Kesimpulan penelitian adalah sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh 10% efektif menurunkan intensitas nyeri DOMS yang setara dengan diklofenak topikal 1% dan secara signifikan lebih efektif dibandingkan plasebo. Minyak atsiri cengkeh berpotensi sebagai alternatif fitofarmaka topikal yang aman dan efektif untuk penanganan nyeri pasca-latihan. Kata kunci: Krim minyak atsiri cengkeh, DOMS, nyeri otot, analgesik topikal, Visual Analog Scale (VAS)