Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Langkah Progresif Peningkatan Akreditasi Sekolah: Studi SMP di Kota Padang Novelia, Ira; Azwar, Azwar; Elfitra, Elfitra
FOKUS Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jf.v4i2.1093

Abstract

Accreditation is the recognition and assessment of the authorities on the quality of education in the educational institution. This recognition or assessment is to provide assurance to the community that the institution is feasible and becomes the main reference for the learning process to occur, so that the output is guaranteed and can be used by the community of graduates of the educational institution. Basically, the school always strives to improve the accreditation of its school with the aim that the school gets an accreditation rating that is better than the accreditation value of the previous five years. Therefore, the school is trying to prepare well all the things needed in school accreditation, starting from the preparation stage to the implementation stage of school accreditation. The purpose of this study was to determine the school's efforts to improve school accreditation. This research uses a double hermeneutic approach which is none other than the qualitative research subtype of Giddens with this type of research being descriptive. This study found that the efforts made by the school accreditation team in both SMP Negeri 9 Padang and SMP Negeri 36 Padang were the same effort. The efforts included: filling the accreditation instrument and the accreditation supporting data and information collection (IPDIP) instrument. prepare all accreditation documents and supporting information (IPDIP) of accreditation, complete school accreditation documents / data, take time before going home or on holidays to prepare school accreditation documents, appoint more professional teachers in PBM to be assessed as accreditation assessors, complete facilities and school infrastructure, decorating the accreditation assessment room as attractive as possible, inviting the school committee on the day of the school accreditation assessment
Perubahan Habitus Orangtua Anak ABK dalam Pendidikan dan Sosialisasi Masa Pandemi Covid-19 di Kota Padang Edwar, Edwar; Damsar, Damsar; Elfitra, Elfitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.196 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan habitus orangtua anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan dan sosialisasi pada saat pandemi Covid-19 di Kota Padang, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa orangtua mengalami perubahan yang berbeda-beda, perubahan perilaku tersebut adalah Pertama, orangtua mampu mengubah habitus dengan alasan kebijakan pemerintah tersebut adalah kesempatan yang harus digunakan untuk secara intens berhubungan dengan anak. Kedua, orangtua hanya melakukan perubahan pada masa kebijakan berlaku saja dengan alasan bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk mendidik anak, perubahan yang dilakukan hanya bertujuan untuk mempertahankan kondisi anak dan Ketiga, orangtua pasrah pada keadaan dengan alasan anak sulit untuk fokus belajar dengan orangtua. Perbedaan perubahan menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi pada struktur sosial tidak secara otomatis dapat membuat mengubah habitus orangtua sebagai individu, perubahan dapat terjadi dikarenakan hubungan timbal balik diantara struktur dan individu
Perubahan Habitus Orangtua Anak ABK dalam Pendidikan dan Sosialisasi Masa Pandemi Covid-19 di Kota Padang Edwar, Edwar; Damsar, Damsar; Elfitra, Elfitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan habitus orangtua anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan dan sosialisasi pada saat pandemi Covid-19 di Kota Padang, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa orangtua mengalami perubahan yang berbeda-beda, perubahan perilaku tersebut adalah Pertama, orangtua mampu mengubah habitus dengan alasan kebijakan pemerintah tersebut adalah kesempatan yang harus digunakan untuk secara intens berhubungan dengan anak. Kedua, orangtua hanya melakukan perubahan pada masa kebijakan berlaku saja dengan alasan bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk mendidik anak, perubahan yang dilakukan hanya bertujuan untuk mempertahankan kondisi anak dan Ketiga, orangtua pasrah pada keadaan dengan alasan anak sulit untuk fokus belajar dengan orangtua. Perbedaan perubahan menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi pada struktur sosial tidak secara otomatis dapat membuat mengubah habitus orangtua sebagai individu, perubahan dapat terjadi dikarenakan hubungan timbal balik diantara struktur dan individu
PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL SEKOLAH MELALUI PENDAMPINGAN LITERASI DATA BAGI GURU DAN PEGAWAI SMKN 14 MEDAN Frisnoiry, Suci; Siregar, Tiur Malasari; Elfitra, Elfitra; Chairad, Muhammad Chairad
MINDA BAHARU Vol 8, No 1 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i1.5878

Abstract

Permasalahan mitra tersebut antara lain rendahnya kemampuan Literasi Data Guru dan Pegawai Sekolah, belum adanya sistem infomasi akademik sekolah, dan rendahnya pengalaman guru dan pegawai sekolah dalam melakukan manajemen sekolah. Solusi yang ditawarkan oleh tim dan telah bersepakat dengan mitra antara lain menyelenggarakan sosialisasi pentingnya Literasi Data, menyediakan SIPAT (Sistem Informasi Pelayanan Akademik Terpadu) Digital, menyelenggarakan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan penggunaan SIPAT (Sistem Informasi Pelayanan Akademik Terpadu) Digital. Metodologi pelaksanaan PKM meliputi perencanaan dengan identifikasi kebutuhan dan penyusunan materi pelatihan, diikuti oleh pelaksanaan yang mencakup sesi sosialisasi, pelatihan, pendampingan serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Monitoring dilakukan selama pelatihan melalui observasi langsung dan wawancara, serta analisis data untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai tujuan dan memberikan rekomendasi untuk tindakan lanjutan serta dukungan berkelanjutan bagi peserta untuk memastikan penerapan keterampilan yang diperoleh. Hasil dari program ini ialah tersedianya SIPAT Digital di SMKN 14 Medan dan meningkatnya kemampuan literasi data guru-guru dan staf pegawai SMKN 14 Medan. Hal ini dapat dilihat dari guru-guru dan staf pegawai yang sudah dapat mengoperasikan SIPAT Digital dengan baik
Pembelajaran Aktif bersama Alumni PPG: Implementasi Case Method dan Team-based project di Sekolah Dasar Malasari Siregar, Tiur; Abil Mansyur, Abil; Frisnoiry, Suci; Firdaus, Muliawan; Elfitra, Elfitra; Faisal, Faisal
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.13728

Abstract

Background: Minimnya pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis case method dan team-based project, belum update-nya perangkat pembelajaran interaktif berbasis case method dan team-based project sebagai sumber belajar alternatif mutakhir di Sekolah Mitra saat ini, dan minimnya pelatihan dan pendampingan yang diikuti oleh guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis case method dan team-based project di sekolah mitra. Tujuan kegiatan ini ialah meningkatkan pemahaman dan merubah mindset guru tentang pentingnya pembelajaran berbasis case method dan teambased project di Sekolah Dasar serta melaksanakan pendampingan dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan praktik pembelajaran berbasis case method dan team-based project di Sekolah Dasar. Metode: Mitra: Sekolah Dasar Se-Kecamatan Medan Marelan, dengan jumlah peserta 128 guru yang dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2023. Kegiatan dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut: persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dan tindak lanjut. Hasil: Meningkatkan pemahaman dan merubah mindset guru tentang pentingnya pembelajaran berbasis case method dan team-based project di Sekolah Dasar. Hal tersebut terlihat dari tingkat partisipasi guru dalam kegiatan pelatihan dan workshop yang diselenggarakan, hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan, perubahan mindset guru-guru, hasil evaluasi terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan oleh guru dan observasi langsung saat guru-guru melaksanakan praktik pembelajaran di kelas. Dari pelaksanaan kegiatan ini didapati bahwa pemahaman guru terkait pentingnya pembelajaran berbasis case method dan team-based project di Sekolah Dasar telah berkembang kearah yang lebih baik. Kesimpulan: Kehadiran guru-guru yang menjadi model dalam menerapkan pendekatan berbasis case method dan team-based project di Sekolah Dasar dapat dijadikan agen perubahan di sekolahnya masing-masing.
Assessing Student Characteristics With The Right Instruments: An Important Pathway To Implementing A Merdeka Curriculum In Indonesia Elfitra, Elfitra; Armanto, Dian; Dewi, Izwita
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 4 (2024): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i4.703

Abstract

The implementation of Indonesia's Merdeka Curriculum necessitates a comprehensive understanding of student characteristics to support personalized learning experiences. This study explores the evaluation of student characteristics, assessment instruments, and their application in improving the learning process within the Merdeka Curriculum framework.To examine the evaluation of student characteristics, various assessment instruments, factors influencing instrument selection and application, and the benefits of evaluations in enhancing the learning process. This qualitative study employs a systematic literature review. The research steps include: 1) Collecting relevant literature from academic databases, focusing on journal articles, books, and government regulations related to the Merdeka Curriculum and student assessment; 2) Analyzing collected materials using content analysis techniques; 3) Synthesizing key themes and findings; 4) Validating results through data source triangulation and peer review. The study identifies key student characteristics for assessment, including cognitive abilities, learning readiness, motivation, learning styles, self-regulation, and social-emotional skills. Various assessment instruments are discussed, such as standardized tests, evaluation scales, performance-based assessments, interviews, and observations. Factors influencing instrument selection include assessment goals, student characteristics, and available resources. The benefits of student characteristic evaluations include informing adaptive instruction, providing targeted support, and monitoring student progress. Effective evaluation of student characteristics is crucial for implementing the Merdeka Curriculum and supporting student-centered learning in Indonesia. The study emphasizes the need for a shift towards process-oriented assessment and highlights the importance of collaboration among educational stakeholders to create an inclusive learning environment.
Kolaborasi Membangun Literasi Lingkungan Sekolah di Daerah Tertinggal Siregar, Tiur Malasari; Frisnoiry, Suci; Elfitra, Elfitra; Lubis, Fitriani; Kartono, Gamal
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.15724

Abstract

Background: Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan literasi lingkungan di sekolah-sekolah di daerah tertinggal melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah pada masalah ketidaktersediaan bahan bacaan yang memadai, rendahnya kesadaran akan pentingnya kegiatan literasi, rendahnya kemampuan literasi guru, dan lingkungan fisik sekolah yang tidak ramah literasi. Metode: Metode yang digunakan meliputi empat tahap utama: persiapan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, dan tindak lanjut. Solusi yang ditawarkan antara lain membangun pojok baca, sosialisasi sumber bacaan, edukasi pentingnya literasi, pelatihan penguatan literasi bagi guru, dan pendampingan pembuatan kelas model literasi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 071010 Fadoroyou, Kecamatan Gunungsitoli Alooa, Nias. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan literasi di kalangan guru dan siswa, serta terciptanya lingkungan sekolah yang lebih mendukung kegiatan literasi. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model kolaboratif untuk meningkatkan literasi di daerah tertinggal, yang dapat diterapkan di daerah-daerah lain yang serupa di Indonesia.
Masyarakat Konsumsi dan Simulasi Pengunjung Coffee Shop Janji Jiwa di Kota Padang Azzara, M. Abdi; Azwar, Azwar; Elfitra, Elfitra
SOCIUS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v8i2.366

Abstract

Janji Jiwa merupakan coffee shop paling popular, dan Sumatera Barat sebagai salah satu Provinsi dengan jumlah peminum serta kunjungan coffee shop tertinggi secara nasional. Sesuai dengan tujuan penelitian maka tulisan ini akan membahas mengenai motif-motif konsumsi serta konstruksi gaya hidup konsumerisme di kalangan pengunjung coffee shop Janji Jiwa di Kota Padang. Untuk menganalisis data yang terkumpul peneliti menggunakan perspektif Jean P Baudrillard terkait masyarakat konsumsi. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus (single case study). Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan 9 orang yang terdiri dari informan pelaku dan informan pengamat. Untuk analisis data, peneliti menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman, untuk menjamin validitas dan reliabilitas data maka peneliti melakukan uji triangulasi data. Hasil dari penelitian menunjukan adanya pergeseran motif konsumsi dimana konsumsi yang terjadi bukan didasari pada motif-motif pemenuhan kebutuhan biologis, melainkan sebagai bentuk aktualisasi diri dalam rangka signifikansi dan klasifikasi sosial. Terbentuknya pandangan imajiner dan konstruksi gaya hidup konsumerisme tidak terlepas dari hukum kausalitas yang kompleks dan beragam, ditinjau dari aspek nilai tanda, logika sosial konsumsi, ruang sosial, dan media tontonan. Keseluruhan aspek tersebut sarat akan simulasi dan simulasi tersebut diproduksi ulang baik dalam bentuk abstrak maupun konkrit. Fakta ini merupakan bukti irasionalitas masyarakat kontemporer kedalam bentuk perilaku konsumtif.
APPLICATION OF THE THREE ROTHMAN EMPOWERMENT MODELS IN COMMUNITY EMPOWERMENT ACTIVITIES BY THREE NGOs IN WEST SUMATERA Azhima, Miftah Nurul; Elfitra, Elfitra; Indraddin, Indraddin
Jurnal Mamangan Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.886 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.v11i2.6152

Abstract

The NGO certainly has its own way of carrying out community empowerment activities. When asked what model of empowerment was used by the three NGOs in West Sumatra, they basically built all the empowerment models, including the Rothman Empowerment model. After further investigation, the application of the Rothman empowerment model to the empowerment program carried out by NGOs was not fully implemented by the NGOs Jemari Sakato, YCM-M and LP2M. The three NGOs only used several indicators of the Rothman empowerment model in the empowerment program carried out by the NGO. For this reason, it is necessary to explain how the application of the Rothman empowerment model was carried out by the three NGOs considered that not all indicators of the empowerment model could be realized by NGOs. The purposes of this research were to describe the implementation of Rothman’s Model on every empowerment program which held by the NGOs. To describe the data collected, the researcher uses the perspective “Rothman's Three Models of Community Organizing”. This Researched used qualitative approach. The selection of informants was done by using purposive sampling technique and data collected techniques with in-depth interviews, observations, and document studies. The results from this research are the NGO of Jemari Sakato used Locality Development as its model of Rothman, YCM-M used Social Planning model of Rothman, and LP2M used Social Action Model of Rothman with nine indicators. This research has never been done before by other authors
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI NELAYAN DI DESA GOISOOINAN, KECAMATAN SIPORA UTARA, KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Rosadi Sinaga, Duddy Agus; Indraddin, Indraddin; Elfitra, Elfitra
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2019): JISPO Vol 9 No 1 2019
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v9i1.4054

Abstract

The Mentawai Islands District Government seeks to develop capture fisheries by implementing fisheries motorization policies to make fishermen change from fishermen peasants (oriented to meeting their daily needs) to become fishermen post-peasants (using fishing technology in the form of outboard motors or motor boats). This research tries to answer the problems faced in the implementation of capture fisheries development programs in Goisooinan Village, North Sipora District, Mentawai Islands Regency. This study uses a qualitative approach. The researcher used structuration theory from Anthony Giddens which focused on fishermen as agents who had knowledge and awareness of practical awareness, discursive awareness and unconscious motivation caused by the existence of rules and resources that could empower and curb fishermen in taking action. From the results of the study, it was found that the issue of the capture fisheries program was the distribution and utilization of fisheries fishing equipment in the form of 5 pk motorcycles which were not targeted, most fishermen not only used the machine to catch fish but also for other activities such as transporting sand from the sea and going to the fields, the economic structure of an agrarian society, the limitations of fishing gear, the high price of fuel, the limited human resources of fishermen, no assistance and supervision of fishermen, and bad weather conditions.