Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya indikasi permasalahan pada kemampuan motorik kasar anak kelainan majemuk (Tunarungu-Autis) di SLB Sehati. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis gangguan apa saja dan adakah hambatan lain yang dialami anak. Metode penelitian pada penelitian ini pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sehati Karimun, dengan subjek satu anak laki-laki berusia 15 tahun, kelas 8 SMPLB. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah wawancara dan obervasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa siswa mengalami permasalahan pada kemampuan motorik yakni motorik kasar yang disebabkan oleh kelainan majemuk yang dialami anak dan disebabkan oleh karakteristik fisik anak. Subjek terdeteksi mengalami gangguan pendengaran sejak berusia balita dan baru terdeteksi mengalami autis saat mulai bersekolah di taman kanak-kanak di SLB.