Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

KONDUKTIVITAS PANAS DAN LAJU PINDAH PANAS PASIR PADA PROSES PENYANGRAIAN KERUPUK Jamaluddin Jamaluddin; Husain Syam; Kadirman Kadirman
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama proses penyangraian terjadi pindah dan massa secara simultan, panas berpindah dari pasir panas ke pemukaan kerupuk, diikuti dengan penguapan air dari dalam kerupuk. Pindah panas dan massa berkaitan dengan pemberian energi panas yang diterima kerupuk dan berdampak pada kualitas kerupuk, hal ini akan berpengaruh pada penghematan energi dan kualitas produk. Oleh sebab itu tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mempelajari konduktivitas panas pasir sebagai media penghantar panas pada proses penyangraian makanan berbahan dasar pati. Kerupuk dibuat dari bahan kaya karbohidrat (pati) disangrai pada suhu 120, 140, dan 160OC dan lama 10, 15, 20 dan 25 detik dengan putaran silinder penggoreng konstan 35 rpm. Selama penyangraian diamati perubahan suhu kerupuk dan media pemanas pada beberapa tempat di dalam kerupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar diameter pasir maka semakin lambat perambatan panas sehingga nilai konduktivitas termal semakin rendah, semakin kecil diameter pasir maka semakin cepat perambatan panas sehingga nilai konduktivitas termal semakin tinggi. Semakin tinggi suhu dan semakin lama proses penyangraian menggunakan pasir kecil maka perpindahan panas semakin cepat sehingga penguapan kadar air di dalam kerupuk semakin besar. Semakin tinggi nilai konduktivitas termal pasir maka daya hantar panasnya semakin baik. Hasil penelitian yang ditemukan selajutnya digunakan untuk memperkirakan energi panas yang digunakan pada proses penyangraian sehingga konduktivitas panas pasir sebagai media penghantar panas dapat dikendalikan dengan baik untuk menghasilkan produk kerupuk yang berkualitas sesuai selera konsumen. Kata Kunci : Konduktivitas, Laju Pindah Panas, Pasir, Penyangraian, dan Kerupuk
Potensi Panas Terbuang Kondensor AC Sebagai Sumber Pemanas Pada Cabinet Dryer Husain Syam; Jamaluddin P.; Muhammad Rais; Nunik Lestari
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims to examine the potential of AC condenser wasted heat and compare the actual potential possessed by AC condenser wasted heat as a heating source for dryers, with its use in turmeric drying. There are two stages of testing carried out, namely testing on dryers without materials, and testing with turmeric. The no-load drying test aims to see the temperature range of the wasted heat of an AC condenser in filling a cabinet dryer. Whereas the testing with sliced turmeric aims to see the performance of the heating source in drying the material. This research was conducted by measuring the temperature of the AC condenser output in the channel between the condenser and the dryer, the plenum chamber, and the drying racks, as well as the reduction in the mass of the dried material, the moisture content, and the humidity. The results showed that the heat wasted from the AC condenser is very potential to be used to dry herbal ingredients, because drying runs in relatively low temperatures. The heat output from the condenser can reach 42.4oC and 31% of air humidity. For turmeric, drying can last for 6 hours until the material reaches a 5-6% of moisture content in accordance with the SNI standards Keywords: drying, heat, herbs, condenser, air conditioner