Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE SITESPADA MATERI PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN DI SMK Ahmad Akbar; Muh. Yahya; Darmawang
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/rb5k6443

Abstract

Penelitian kuasi-eksperimen ini menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Google Sites (https://sites.google.com/guru.smk.belajar.id/gearuplearning/home) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemeliharaan kelistrikan otomotif di SMK Negeri Campalagian, Sulawesi Barat. Menggunakan desain nonequivalent pretest-posttest control group, 67 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=33, Google Sites) dan kontrol (n=34, PowerPoint konvensional). Instrumen tes pilihan ganda 25 butir yang mencakup tujuh area kompetensi (kelistrikan dasar otomotif, sistem pengapian, sistem pengisian, sistem starter, sistem penerangan dan sinyal, sistem instrumen dan aksesori, sistem kontrol elektronik) diberikan sebagai pretest dan posttest. Uji independent samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada skor posttest (t=9,294, df=65, p<0,001), dengan kelompok eksperimen mencapai rerata skor jauh lebih tinggi (M=79,39, SD=6,08) dibandingkan kelompok kontrol (M=65,38, SD=8,64). Analisis normalized gain menunjukkan peningkatan sedang pada kelompok eksperimen (N-gain=0,58) versus kelompok kontrol (N-gain=0,51). Evaluasi guru mengindikasikan penerimaan sangat positif pada lima dimensi: manfaat pembelajaran (4,99/5,00), kolaborasi (4,95/5,00), integrasi Google (4,89/5,00), aksesibilitas (4,89/5,00), dan kualitas teknis (4,81/5,00). Temuan ini menunjukkan bahwa Google Sites secara signifikan meningkatkan hasil belajar dalam pendidikan teknik otomotif, mendukung Multimedia Learning Theory (Mayer, 2009) dan Connectivism (Siemens, 2005) melalui presentasi konten multimodal, pembelajaran mandiri, asesmen interaktif, dan integrasi mulus dengan ekosistem Google Workspace. Platform ini mengatasi tantangan kunci dalam pendidikan kejuruan: konsep teknis abstrak, waktu praktik terbatas, dan kebutuhan akan sumber belajar yang aksesibel dan fleksibel.
Connection Knowledge with Application Safety Health Work Automotive Engineering Education Student Makassar State University Rahman Pance; Mohammad Ahsan S. Mandra; Darmawang Darmawang; Muhammad Yahya
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 10 No. 2 (2023): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v10i2.6732

Abstract

Makassar State University Automotive Engineering Education conducts occupational health and safety programs in accordance with legal regulations. However, in fact, even as of 2019, many students did not take labor protection measures when performing welding work in the laboratory, and as a result, many people had eye pain after welding. The purpose of this study was to explain the occupational safety and health knowledge of students in the Automotive Engineering Education Laboratory of Makassar State University, explain the application of occupational safety and health, and explore the relationship between the knowledge of occupational safety and health and the application of occupational safety and health. to find out. This type of study uses observational data collection techniques, and quantitative descriptive methods using questionnaires processed through the SPSS application. The study population consisted of only his 2019 automotive engineering students, and his sample was 39 from Harry King's nomogram formula. As a result, the correlation coefficient, rCount was 0.466 and the obtained significance value was 0.003. The correlation coefficient of rTable with N=39 is 0.466 and the error rate is 5% (0.05). The rCount value of 0.466 is greater than the rTable = 0.316. This means that there is a positive and significant correlation between theoretical knowledge of OSH and the application of OSH.
PENERAPAN METODE DETEKSIĀ  INSULATOR BUSI MENGGUNAKAN APLIKASI COLOR GRAB BERBANTUAN ANALISIS CHAT GPT DALAM PRAKTIK PEMELIHARAAN MESIN Benyamin Batau; Darmawang; Muhammad Yahya
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 3, August (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bc4zqa82

Abstract

Penelitian quasi-eksperimental ini menginvestigasi efektivitas integrasi aplikasi Color Grab dengan analisis kecerdasan buatan ChatGPT dalam meningkatkan keterampilan diagnosis kondisi mesin siswa melalui analisis warna insulator busi pada pendidikan kejuruan. Dilaksanakan di SMKN 1 Sumarorong pada tahun ajaran 2025/2026, penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group dengan 44 siswa kelas XI teknik otomotif (22 eksperimen, 22 kontrol) dari program Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Kelompok eksperimen menerima pembelajaran menggunakan aplikasi Color Grab terintegrasi dengan analisis ChatGPT-4 untuk umpan balik real-time dan penjelasan kontekstual, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional menggunakan observasi visual dan buku manual servis. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar tervalidasi (24 butir, Cronbach's α=0,914) dan instrumen observasi praktik. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar: kelompok eksperimen mencapai rerata posttest 83,14 (SD=6,86) dibandingkan kelompok kontrol 76,70 (SD=8,10), dengan selisih rerata 6,44 poin (t=-2,846, df=42, p=0,007). Kelompok eksperimen juga menunjukkan normalized gain superior (0,74, kategori tinggi) versus kelompok kontrol (0,57, kategori sedang). Analisis distribusi menunjukkan 68,18% siswa eksperimen mencapai kategori Baik atau Sangat Baik, dibandingkan hanya 31,82% pada kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Color Grab dengan ChatGPT secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan analitis siswa dalam diagnosis mesin, mendukung integrasi kecerdasan buatan dalam pendidikan teknik kejuruan. Penelitian ini berkontribusi pada body of evidence yang berkembang tentang pembelajaran berbasis AI dalam pendidikan vokasi, khususnya dalam pedagogi teknik otomotif.