Articles
Model Pondok Pesantren di Era Milenial
Shofiyyah, Nilna Azizatus;
Ali, Haidir;
Sastraatmadja, Nurhayati
BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29240/belajea.v4i1.585
Pesantren is an oldest education system and considered as an Indonesian cultural product. Along with the change of era that experienced by Indonesian society, pesantren education also has development. With that background, compiler interested to distinguish various models of pesantren in this millennial era. The research method used study literature with a qualitative approach. From this research, can be concluded that the current globalization in the millennial era made its generation not far from the use of technology, the internet, social media and others. This encourages Islamic boarding schools to modernize by looking at the needs of "markets" that require competent human resources. There were many models of millennial Islamic boarding schools. Various developments are carried out, one of them is mastering language, entrepreneurship, ICT (Information and Communication Technology), and other current competencies. This modernization, not only have a positive impact but also problems like pesantren is harder to be able to fulfill its main function, which is to produce tafaquh fiddin people.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TUNAGRAHITA
Nilna Azizatus Shofiyyah;
Asep Nursobah;
Tarsono Tarsono
Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity Vol 2 No 1 (2020): New Challenges of Psychology within the Social Life
Publisher : Department of Islamic Psychology, The State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (828.775 KB)
|
DOI: 10.32923/psc.v1i2.1157
The purpose of this study to explain the validation, implementation, factors, and effectiveness of animation media products in Islamic Religious Education Learning to improve learning motivation for children with developmental disabilities in SLB Angkasa Lanud Sulaiman. This type of research is a qualitative case study approach, taking place in SLB Angkasa Lanud Sulaiman. The results showed: 1) The validation of animated media products in Islamic learning PAI material was 94.1 and 91.4 If converted into an evaluation table the results of expert trials included in the "very good" criteria. 2) Implementation of PAI learning using animation media follows the steps made in the learning implementation plan. 3) Supporting factors that influence the learning of PAI using animation media are the ease of the animation media themselves to be used and the display of animated media which makes intellectual children easily understand the PAI material delivered, such as the pillars of Islamic principles. The inhibiting factor is the cost to access the animation media. 4) The level of success is shown in the value of mentally disabled students through reports on learning outcomes for mentally retarded students who get an average value of 80 of minimal completeness criteria of 75.
Peran Keluarga Dalam Merawat Lansia
Dewi Rika Juita;
Nilna Azizatus Shofiyyah
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 2 (2022): Islamic Sociology and Culture
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/almada.v5i2.2413
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk supaya mengantisipasi penelantaran para lansia yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri ataupun lingkungan tempat mereka tinggal yang dikarenakan penurunan berbagai fungsi fisik dan mental dari para lansia, dengan cara membantu lansia untuk bisa berdaya sesuai kemampuannya. Penelitian yang akan digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan tahapan pendekatan penelitian dan pemahaman yang bersumber pada metode yang fenomena, yang terjadi pada kehidupan sosial serta permasalahan antar individu. Hasil penelitian ini adalah Keluarga mampu dalam merawat dan memberikan pelayanan terhadap lansia melalui penataan pola hidup yang sehat dan berkualitas sehingga diharapkan dapat membantu lansia menjalankan aktivitas sehari-hari sesuai dengan kemampuannya.
Pola Asuh Orang Tua dalam Tinjauan Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini
Anidah Inayah;
Nilna Azizatus Shofiyyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7435
Penelitian ini mengacu pada konsep perkembangan masa prenatal dalam perspektif Islam dan Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif analitik. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dari sumber tertulis. Sumber data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Sumber primer yaitu hal-hal yang menggambarkan pola asuh orang tua terhadap anak dalam tinjauan psikologi perkembangan anak usia dini. Data sekunder yaitu buku-buku yang relevan, teknik pengumpulan data, uji keabsahan data, analisis data meliputi kontent analisi atau analisis isi. Hasil penelitian yang peneliti amati adalah bahwa. Pola asuh rang tua adalah cara orang tua berinteraksi dengan anak dalam memelihara, mengarahkan dan mendidik anak menuju pada proses pendewasaan. Pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua sangat dominan pengaruhnya dalam membentuk kepribadian anak sejak dari kecil sampai anak tumbuh menjadi dewasa sehingga orang tua harus menerapkan pengasuhan yang tepat dan ideal bagi anaknya. Orang tua yang salah menerapkan pengasuhan akan membawa akibat buruk bagi perkembangan jiwa anak. Tentu saja orang tua diharapkan dapat menerapkan pengasuhan yang bijaksana atau menerapkan pengasuhan yang setidak-tidaknya tidak membawa kehancuran atau merusak jiwa dan watak seorang anak.
Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Mental Spiritual pada Anak Berkebutuhan Khusus
Nilna Azizatus Shofiyyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7500
Tujuan pada penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui metode yang digunakan dalam pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis 2) Untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis 3) Untuk mengetahui hasil pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data (Display data) dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode pembinaan mental spiritual yang dilakukan oleh guru melalui pembelajaran pendidikan agama Islam yaitu menggunakan metode ABA, metode ceramah, metode pemberian tugas, metode tanya jawab dan metode bimbingan; 2) Pelaksanaan pembinaan mental spiritual dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan individual dan bersama, beberapa kegiatan tersebut berupa shalat berjama’ah di Masjid, praktek berwudhu, praktek shalat, hafalan do’a-do’a dan hafalan surat-surat pendek; 3) Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pembinaan mental spiritual pada ABK tunagrahita dan autis yaitu memperlihatkan kemajuan dalam berperilaku yang lebih baik, meningkatkan ibadah kepada Allah dan beradaptasi dengan lingkungan.
Internalisasi Kedisiplinan Guru PAI dalam Mengembangkan Soft Skills Siswa
Ajeng Putri;
Tedy Sutandy Komarudin;
Nilna Azizatus Shofiyyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7606
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui internalisasi kedisiplinan guru PAI dalam mengembangkan soft skill siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena penelitian ini bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dalam perilaku, pola pikir serta tindakan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi yang mana disini mengungkapkan fenomena pengalaman yang diperoleh berdasarkan kesadaran pada beberapa individu. Sedangkan dalam teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara secara mendalam, catatan lapangan, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif serta dalam pemeriksaan keabsahan data menggunakan Triangulasi, membercheck , serta audit trail. Hasil penelitian ini adalah mengetahui tentang internalisasi kedisiplinan guru PAI dalam mengembangkan Soft skill Siswa di SMA Plus Nurul Iman Leles, bahwa sebagian besar siswa-siswi SMA Plus Nurul Iman Leles sangat berpotensi untuk mengembangkan soft skill. Namun ada beberapa siswa yang masih perlu dorongan dari orang tua, teman dan lingkungannya, sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengembangkan soft skill.
Deradikalisasi Pemahaman Agama Islam Melalui Pendidikan Keluarga
Nilna Azizatus Shofiyyah;
Irfan Paturohman
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 6 Nomor 1 April 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pembelajar.v6i1.23777
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran strategis pendidikan keluarga dalam pelaksanaan deradikalisasi pemahaman agama. Radikalisme telah menjadi polemik yang berkembang pesat di masyarakat Indonesia. Keluarga sebagai institusi pendidikan informal, menjadi salah satu elemen sentral dalam membangun berbagai upaya strategis deradikalisasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memegang peran sentral dalam memberikan pendidikan dini dan pengendalian pemahaman anak. Deradikalisasi dalam pendidikan keluarga melalui pola bimbingan intensif dan intim oleh orang tua merupakan landasan paling kokoh yang mendasari pemahaman anak. Upaya deradikalisasi dalam pendekatan pendidikan keluarga diwujudkan melalui (1) pemodelan yang baik, (2) pembiasaan, (3) pengajaran dengan nasehat, (4) motivasi, dan (5) penegakan aturan. Upaya tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan sikap moderat pemuda Islam yang mampu mencerminkan sikap saling menghargai perbedaan dan menumbuhkan rasa toleransi yang tinggi dalam menjalankan kehidupan beragama. Dengan demikian, upaya deradikalisasi pemahaman agama melalui pendidikan keluarga perlahan mampu mendobrak gerakan radikalisme di masyarakat.This study aimed to describe the strategic role of family education in implementing deradicalization of religious understanding. Radicalism has become a polemic that has developed massively in Indonesian society. As an Informal education institution, family becomes one of the central elements in building many strategical efforts to deradicalize. The method in this study used a qualitative approach through literature studies. The results suggest that parents held a central role in providing early education and controlling children's understanding. Deradicalization in family education through intensive and intimate patterns of guidance by parents is the most solid foundation for underlying children's learning. Deradicalization efforts in the family educational approach are actualized through (1) good modeling, (2) habituation, (3) teaching with advice, (4) motivation, and (5) rule enforcement. These efforts are intended to foster moderate attitudes of the Islamic youth that can reflect mutual respect for differences and promote a high sense of tolerance in carrying out religious life. Thus, efforts to deradicalize the understanding of religion through family education are slowly able to break the radicalism movement in society.
Model Pengembangan Sekolah Unggul
Tedy Sutandy Komarudin;
Nilna Azizatus Shofiyyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.584
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menggambarkan ciri dari karakteristik sekolah unggul dalam konteks manajemen pengembangan sekolah unggul yang lebih menekankan pada iklim atau dan budaya sekolah, seperti hubungan interpersonal antar individu seluruh warga sekolah, lingkungan belajar, model pembelajaran, lingkungan yang menyenangkan, kepemimpinan kepala sekolah, kecakapan guru, moral dan spirit sekolah berkorelasi secara positif dan signifikan dengan kepribadian dan prestasi akademik lulusan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi yang mana disini mengungkapkan fenomena pengalaman yang diperoleh berdasarkan kesadaran pada beberapa individu. Hasil dari penelitian mengetahui tentang integrasi yang padu antara kurikulum nasional, lokal dan kurikulum khas dengan dasar islami terbukti bisa berjalan di Sekolah Unggulan dengan menghasilkan lulusan yang baik, manajemen pengelolaan kelembagaan yang diterapkan ditingkat sekolah juga manajemen pembelajaran diharapkan menjadi model atau kerangka dasar untuk menjadi sekolah masa depan.
Modal Pernikahan di Era Milenial
Dewi Rika Juita;
Nilna Azizatus Shofiyyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.926
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan yang diperlukan dalam memasuki pernikahan, tidak hanya bermodalkan cinta dan perkerjaan saja tapi berbagai hal yang harus dipahami dan dipersiapkan sebagai modal untuk menjalani kehidupan perkawinan. Di era millennium ini dimana perkawinan lebih banyak dilandaskan pada pertimbangan dari kedua calon pengantin yang lebih mengutamakan rasa cinta, suka, kenyamanan dan tanpa mempertimbangkan campur tangan orang tua atau keluarga besar dalam menentukan calon pasangan pengantin, atau pertimbangan latar belakang turunan, ekonomi, dan kualitas dari calon pasangan yang baik secara pribadi dan pendidikan. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian secara kualitatif dengan metode penelitian berdasarkan studi kepustakaan. Studi kasus yang dikaji pada penelitian ini menyimpulkan diperlukan berbagai macam pengetahuan dan pemahaman keilmuan sebagai landasan untuk menata pernikahan sesuai yang diharapkan. Bukan pernikahan ideal seperti di negeri dongeng atau pernikahan yang terbebas dari masalah, tetapi kesiapan dari masing-masing pasangan untuk membina dan menata pernikahan yang sesuai dengan harapan, sehingga dapat siap untuk mengantisipasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam pernikahan serta mengabaikan keinginan untuk bercerai sebagai satu-satu solusi dalam mengatasi rumah tangga. Kata Kunci: Modal keilmuan; pernikahan; era milenial
The Meaningful Role of Affection in Education: The Emotional Perspective in Pedagogy
Nilna Azizatus Shofiyyah;
Tedy Sutandy Komarudin;
Dewi Rika Juita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1271
This study explores the significance of love within the realm of education and examines the utilization of an emotional approach in the teaching and learning process. This research aims to comprehend the importance of love in education and explore the practical application of the emotional approach to enhance learning outcomes. Through an extensive review of existing literature, this study highlights the factors that influence the successful implementation of the emotional approach and its implications for improving teacher-student relationships and fostering student motivation. The findings of this research provide valuable insights for educators and educational practitioners seeking to understand the role of love in education and the practical integration of the emotional approach. Keywords: Love, education, emotional approach, significance, learning motivation