Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Melalui Pembagian Takjil Ramadan di Desa Pabean Kecamatan Sedati Ayun Triska Yahesa; Najwa Dhakiro Rochmah; Mas Adelia Najibah; Fauzan Fitra Ramadhan; Saidah Fiddaroini Harun; Durrotul Mumtazah; Ajeng Putri Wulandari; Riska Auliatus Solichah; Rahayu Mardikaningsih; Rafadi Khan Khayru
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan daya beli masyarakat, terutama pada kelompok pekerja sektor informal, menjadi salah satu permasalahan yang semakin dirasakan selama bulan Ramadan akibat meningkatnya kebutuhan konsumsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Pabean, Kecamatan Sedati ini bertujuan mendorong pemberdayaan warga secara partisipatif melalui program berbagi takjil Ramadan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan warga setempat sebagai mitra aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan distribusi takjil, hingga evaluasi program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mengoordinasikan alur logistik dan penguatan sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berbagi takjil mampu membantu memenuhi kebutuhan berbuka puasa warga sekaligus memperkuat partisipasi, kepedulian, dan solidaritas sosial di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan berbasis kearifan lokal ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat solidaritas sosial secara berkelanjutan.
IMPLICATIONS OF PRENUPTIAL AGREEMENTS IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC FAMILY LAW IN INDONESIA: A NORMATIVE AND SOCIAL STUDY Suwito Suwito; Didit Darmawan; Saidah Fiddaroini Harun; Risma A'limathus Zuriah
JURNAL HAKAM Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jhi.v9i2.13291

Abstract

Perjanjian pra-nikah dari sudut pandang hukum keluarga Islam dan hukum positif Indonesia, serta meninjau dampak hukum dan sosial dari pelaksanaannya, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban pasangan dan pengelolaan harta. Secara normatif, kaidah “al-muslimūn 'alā syurūṭihim illā syarṭan aḥalla ḥarāman aw ḥarrama ḥalālan” mengizinkan untuk dilakukan selama tidak bertentangan dengan syariat. Sedangkan analisis bahan hukum dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Yuridis normatif. Menggunakan bahan hukum Undang-Undang Perkawinan jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 memperkuat ketentuan yang ditetapkan dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hasil analisis menunjukkan bahwa perjanjian pra-nikah secara hukum memberikan kepastian tentang status harta, tanggung jawab nafkah, dan perlindungan pihak ketiga. Secara sosial, perjanjian ini digunakan untuk mempromosikan transparansi, kesetaraan, dan akuntabilitas dalam rumah tangga. Namun, mereka masih menstigma negatif sebagai tanda ketidakpercayaan pasangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi hukum masyarakat dan standarisasi redaksi dan pencatatan perjanjian di lembaga resmi sangatlah penting. Oleh karena itu, dari sudut pandang hukum Islam dan hukum nasional Indonesia, perjanjian pra-nikah dapat dianggap bukan hanya kontrak hukum, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan nilai keadilan, kemaslahatan, dan kekuatan keluarga.Kata Kunci: Perjanjian Pra-Nikah, Hukum Keluarga Islam, Yuridis Normatif, Kompilasi Hukum Islam, Implikasi Hukum dan Sosial 
PERAWATAN LINGKUNGAN: KOLABORASI WARGA DAN RELAWAN DALAM PENGELOLAAN HUNIAN BARU DI KELURAHAN WONOREJO KECAMATAN RUNGKUT Rommy Hardyansah; Arif Rachman Putra; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Abidhatul Khoiroh; Lailul Fuadah Firdaus; Saidah Fiddaroini Harun; Aditya Hidayatus Sofyan; Mujia Arrizhma
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2228

Abstract

The development of Wonorejo Village, Rungkut District, has not been fully followed by the provision of basic infrastructure and adequate environmental management, resulting in various problems, such as declining roads, clogged drainage channels, wild vegetation growth, and low community participation in environmental maintenance activities. This community service activity aims to increase community participation through collaboration with volunteers in an effort to improve the quality of the residential environment. The method used is Participatory Action Research (PAR) combined with SWOT analysis through the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of the activity show an increase in environmental quality as indicated by the reopening of road access, improved drainage function, and increased cleanliness of the residential area.   Perkembangan Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut belum sepenuhnya diikuti oleh penyediaan infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan yang memadai sehingga memunculkan berbagai permasalahan, seperti jalan yang mengalami penurunan, saluran drainase yang tersumbat, pertumbuhan vegetasi liar, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan perawatan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga melalui kolaborasi dengan relawan dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan analisis SWOT melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan yang ditandai dengan terbukanya kembali akses jalan, membaiknya fungsi drainase, serta meningkatnya kebersihan kawasan permukiman.