Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko pada Bisnis UMKM Anom Sari Surabaya Mengunakan ISO 31000 Ramziah, Ramziah; Ilham, Ilham; Izzuddin, Muhammad Andik
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v3i2.111

Abstract

Manajemen risiko digunakan untuk mengidentifikasi risiko yang mungkin ada dalam organisasi atau bisnis tertentu serta untuk memantau dan mengurangi potensi ancaman. Perusahaan besar dan bisnis kecil, seperti UMKM, pasti menghadapi risiko karena perencanaan yang tidak memadai yang tidak dapat diprediksi dapat menyebabkan kegagalan. Oleh karena itu, suatu perusahaan atau UMKM harus mempersiapkan diri untuk menghadapi risiko yang besar dan meminimalkannya dengan menerapkan manajemen risiko. Kualitatif merupakan pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini dan bertujuan untuk menilai risiko apa saja yang dapat muncul, di UMKM Anom Sari Surabaya, sehingga UMKM tersebut dapat melakukan pencegahan sebaik mungkin sehingga kemungkinan risiko-risiko yang mungkin terjadi tidak terjadi dan tidak mengganggu pasar UMKM. Analisis data menggunakan ISO 31000 manajemen risiko, terdapat 4 tahapan yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, penilaian risiko dengan menggunakan tabel matriks evaluasi risiko dan perlakuan risiko. Terdapat 5 risiko yang teridentifikasi dalam bisnis UMKM Anom Sari Surabaya. Terdapat 3 risiko yang termasuk dalam level low yaitu hujan deras, pencurian, dan kerusakan produk saat pengantaran ke konsumen. kemudian terdapat 2 risiko yang termasuk dalam level medium yaitu pembayaran terlambat dan return produk. Diantara 5 risiko yang telah diidentifikasi tidak ada yang termasuk dalam level high.
Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Sequential Model pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam: Studi pada UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Masud, Ali; Izzuddin, Muhammad Andik; Yusuf, M.
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.7972

Abstract

artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sequential model dalam pembelajaran di PTKI, dengan studi kasus di UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta siginifikansi implementasi pelaksanaannya. Untuk menjawab tujuan di atas, metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sequential model telah memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, khususnya dalam hal integrasi teknologi, penguatan kompetensi mahasiswa, dan peningkatan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM. Di kedua UIN, implementasi sequential model dibantu dengan Learning Management system (LMS). Sequential model memiliki signifikansi besar untuk diterapkan secara lebih luas di PTKI sebagai strategi pembelajaran yang relevan di era Revolusi Industri 4.0. Studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pengembangan lebih lanjut dalam pembelajaran berbasis teknologi di PTKI maupun lembaga pendidikan tinggi lainnya.
Analisis Tingkat Pemahaman Pengguna Facebook Dalam Melindungi Data Privasi Berdasarkan Gender Di Kota Surabaya Rohman, Muhammad Kholilur; Izzuddin, Muhammad Andik; Kunaefi, Anang
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/jurasik.v10i1.851

Abstract

Social media users in Indonesia have reached 191.4 million, with Facebook accounting for 81.3% of the total. However, only 50% of users understand the security aspects that Facebook offers, despite the platform reporting 600,000 hacking attempts every day. This study aims to determine the level of understanding of Facebook users in Surabaya City in maintaining data privacy, as well as analyzing differences in user behavior based on gender. The questions in this study were designed based on the Data Detox Kit (DDK). The findings show that the factors “Control Your Smartphone Data” and “Escape The Defaults” influence data privacy concerns. Meanwhile, Surabaya people already tend to utilize Facebook's security features wisely. In the aspect of “Shift Your Settings,” Surabaya respondents showed disagreement that password negligence was the cause of data theft. Results also show that the difference in behavior between male and female users is not significant.
Pendidikan Kecakapan Hidup Berbasis Masjid untuk Mitigasi Kerentanan Sosial di Jembatan Wijaya Kusuma, Kediri Masud, Ali; Izzuddin, Muhammad Andik; Yusuf, M.
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 13 No. 1 (2024): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v13i1.746

Abstract

This study aims to describe the practices, determinants of success, and the significance of implementing mosque-based life skills education at Nurul Huda Mosque in Mojo as a means to mitigate social vulnerability. To address these questions, the author employs a qualitative approach through a case study design. Data were collected using interviews, observation, and documentation techniques, and were then analyzed through a simultaneous cycle of data condensation, presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that the practice of mosque-based life skills education at Nurul Huda Mosque in Mojo is conducted in three stages: planning, implementation, and evaluation. Various life skills activities are organized, encompassing social and personal skills, academic and vocational skills, such as Gerakan Subuh Kubro (early morning congregation movement), Bocah Sarungan (a program for youth engagement), comparative studies with other mosques of similar identity, networking visits (silaturahmi/tabarruk-an) to the Kediri PCNU and East Java PWNU, large-scale religious gatherings (pengajian akbar), as well as training sessions in Quranic recitation, banjari (traditional Islamic music), screen printing, embroidery, tailoring, and mosque-related machinery. These activities are made possible by the innovation of the mosque management at Nurul Huda Mosque in Mojo and demonstrate significant effects on mitigating social vulnerability by adapting to the changing landscape around Wijaya Kusuma Bridge in Mojo, Kediri.
Evaluasi Efektivitas Bot Scraping Google Maps dengan ITIL V3 Domain Service Operation Ramadhany, M Eka Dzaky; Izzuddin, Muhammad Andik; Ilham, Ilham
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10013

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bot scraping Google Maps dalam mendukung layanan statistik pada sebuah lembaga penyedia data publik di Indonesia menggunakan kerangka ITIL V3 Service Operation. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima domain utama ITIL V3, yaitu event management, incident management, problem management, request fulfillment, dan access management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bot scraping berfungsi secara efektif dengan skor rata-rata 3,5. Domain Request Fulfillment memiliki skor tertinggi, menunjukkan kemampuan bot dalam memenuhi kebutuhan pengguna, sedangkan Problem Management memiliki skor terendah yang mengindikasikan perlunya peningkatan pada identifikasi akar penyebab masalah. Penerapan ITIL V3 terbukti membantu organisasi publik dalam mengoptimalkan kinerja layanan berbasis otomasi dan menjaga keandalan operasionalnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan standar manajemen layanan TI untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan digital di sektor publik.Kata kunci : ITIL V3; Service Operation; Bot Scraping; Google Maps; Manajemen Layanan TI; Abstract - This study aims to analyze the effectiveness of a Google Maps scraping bot in supporting statistical services at a public data provider in Indonesia using the ITIL V3 Service Operation framework. The method used is descriptive quantitative with data obtained through observation and interviews. The research instrument is structured based on the five main domains of ITIL V3, namely event management, incident management, problem management, request fulfillment, and access management. The results show that the scraping bot functions effectively with an average score of 3.5. The Request Fulfillment domain has the highest score, indicating the bot's ability to meet user needs, while Problem Management has the lowest score, indicating the need for improvement in identifying root causes of problems. The implementation of ITIL V3 has been proven to help public organizations optimize the performance of automation-based services and maintain operational reliability. These findings demonstrate the importance of implementing IT service management standards to improve the quality and sustainability of digital services in the public sector.Keywords: ITIL V3; Service Operation; Scraping Bot; Google Maps; IT Service Management;
Evaluasi Kualitas SIPP Berdasarkan ISO/IEC 25010:2023 pada Instansi Jaminan Sosial Dany, Reyhan; Izzuddin, Muhammad Andik; Ilham, Ilham
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10140

Abstract

Abstrak - Sistem Informasi Pengelolaan Pelayanan (SIPP) berperan dalam mendukung digitalisasi layanan publik pada sektor jaminan sosial, sehingga kualitas sistem perlu dievaluasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar perangkat lunak terkini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas SIPP berdasarkan standar ISO/IEC 25010:2023 menggunakan empat karakteristik utama, yaitu functional suitability, performance efficiency, interaction capability, dan flexibility. Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan melalui kombinasi pengujian black box pada 20 fungsi inti, audit Google Lighthouse, kuesioner USE dengan 42 butir pernyataan, serta uji multi-browser. Sebanyak 30 pengguna aktif SIPP dilibatkan sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa functional suitability memperoleh nilai 100% (sangat berkualitas), performance efficiency 89,35% dengan waktu respons rata-rata 1,53 detik (sangat berkualitas), interaction capability 75,3% (berkualitas), dan flexibility 100% (sangat berkualitas). Secara keseluruhan, SIPP dapat dikategorikan berkualitas baik, namun masih memerlukan peningkatan pada dokumentasi pengguna, pesan kesalahan, dan dukungan bantuan interaktif untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara berkelanjutan.Kata kunci : ISO/IEC 25010:2023; SIPP; Sistem Informasi; Evaluasi Kualitas; Instansi Jaminan Sosial; Abstract - The Service Management Information System (SIPP) plays a key role in supporting the digitalization of public services in the social security sector; therefore, its quality must be evaluated to ensure compliance with current software standards. This study aims to evaluate the quality of SIPP based on the ISO/IEC 25010:2023 standard using four main characteristics: functional suitability, performance efficiency, interaction capability, and flexibility. A quantitative descriptive approach was employed through a combination of black box testing on 20 core functions, Google Lighthouse audits, the 42-item USE questionnaire, and multi-browser testing. A total of 30 active SIPP users participated as respondents. The findings indicate that functional suitability achieved 100% (excellent), performance efficiency scored 89.35% with an average response time of 1.53 seconds (excellent), interaction capability reached 75.3% (good), and flexibility achieved 100% (excellent). Overall, SIPP is classified as a high-quality information system; however, improvements are still required regarding user documentation, error messages, and interactive assistance to enhance user experience sustainably.Keywords: ISO/IEC 25010:2023; SIPP; Information System; Quality Evaluation; Social Security Agency;