Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Ajeng Nuraliyah Azhar; Aep Kusnawan; Sugandi Miharja
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.811 KB)

Abstract

This study aims to determine the implementation, evaluation, and follow-up of group guidance services in improving student learning discipline in SMAN 1 Tambun Utara Bekasi. This research uses descriptive method, because the researcher trying to describe the subject or object of research as it is, the problems and the object of research in class XI SMAN 1 Tambun Utara.Digambarkan plainly and actual, it can be described from the current phenomena status at the time.Teknik data collection used is observation and interview. The findings show that despite the limitations of religious knowledge and some obstacles, the counselor strives to play a role in the effort to tackle students who violate school rules based on group guidance approaches in collaboration with religious teachers and homeroom teachers. And also insert religious approaches any material presented by the tutor can successfully cope with some cases and reduce the case of undisciplined students in SMAN 1 Tambun Utara especially class XI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAN 1 Tambun Utara Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, karna peneliti berusaha menggambarkan subjek atau objek penelitian apa adanya, permasalahan dan objek penelitian di kelas XI SMAN 1 Tambun Utara. Digambarkan secara gamblang dan aktual, hal tersebut dapat kita gambarkan dari status fenomena yang ada pada waktu sekarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan pengetahuan agama dan terdapat beberapa hambatan, namun pembimbing berusaha untuk melakukan perannya dalam upaya menanggulangi siswa yang melanggar aturan sekolah berbasis pendekatan bimbingan kelompok dengan bekerja sama dengan guru agama dan wali kelas. Dan juga menyisipkan pendekatn agama di setiap materi yang di sampaikan oleh pembimbing dapat berhasil menanggulangi beberapa kasus dan mengurangi kasus siswa yang tidak disiplin di SMAN 1 Tambun Utara khususnya kelas XI.
Bimbingan Behavioral dalam Pengembangan Kreativitas Menulis Santri Rina Rachmawati; Dindin Solahudin; Sugandi Miharja
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 9 No 1 (2021): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/irsyad.v9i1.1982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan dinamika kegiatan bimbingan behavioral dalam pengembangan kreativitas menulis santri di Yayasan Pesantren Yatim Al-Kasyaf. Penelitian ini menggunakan teori bimbingan behavioral dari Albert Bandura. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kegiatan proses bimbingan behavioral dalam pengembangan kreativitas menulis santri dilakukan dengan teknik modelling dan untuk mengatasi dinamika yang terjadi selama proses bimbingan ditangani dengan penggunaan teknik terapi aversi (pemberian reward dan punishment) terhadap para santri, di kalangan santri, menulis menjadi suatu kegiatan yang membudaya, setiap santri berhasil menciptakan karya tulis berupa satu buah buku dalam waktu satu bulan. Bimbingan behavioral terbukti efektif dalam mengembangkan dan meningkatkan kreativitas literasi bagi para santri. This study aims to determine the process and dynamics of behavioral guidance activities in developing students' writing creativity at the Al-Kasyaf Yatim Islamic Boarding School Foundation. This study uses the behavioral guidance theory of Albert Bandura. The method used is descriptive with a qualitative approach. The results showed that the behavioral guidance process activities in developing students' writing creativity were carried out using modeling techniques (imitation). To overcome the dynamics that occurred during the guidance process, it was handled by using aversion therapy techniques (giving rewards and punishments) to students; among students, Writing has become a cultured activity, each student succeeds in creating a written work in the form of one book within one month. Behavioral guidance has proven to be effective in developing and increasing literacy creativity for students. Keywords: Behavioral Guidance; Writing Creativity; Students.
PENGARUH BIMBINGAN KARIER PADA KEMATANGAN KARIER DAN EFIKASI DIRI Sugandi Miharja
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini untuk menjawab  format perlakuan bimbingan karier yang sesuai pada perguruan tinggi agama Islam. Penerapan layanan bimbingan karier dapat mengalisis pengaruh bimbingan karier terhadap efikasi diri dan kematangan karier dengan penajaman pada aspek gender dan latar belakang studi. Bentuk Penelitian berupa metode kombinasi  antara metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Penelitian kualitatif untuk mengetahui aspek-aspek kebutuhan bimbingan karier, sedangkan penelitian kuantitatif untuk mengetahui derajat dan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan (1) pelayanan bimbingan karier Islam dapat memberikan hasil yang baik, berkualitas, dan bermanfaat, (2) terdapat respons antusias dari mahasiswa (konseli) atas pelaksanaan bimbingan karier Islam, (3) pengaruh bimbingan karier pada kematangan karier 0,66 (p 0,01), bimbingan karier Islam pada kematangan karier melalui efikasi diri 0,50 (p 0,01), bimbingan karier Islam terhadap keseluruhan aspek karier sebesar 0,72 (sangat kuat). Analisis pengaruh pada aspek gender wanita 0,55 (p 0,01), lelaki 0,14 (p 022). Analisis latar belakang pendidikan, mahasiswa dengan latar belakang pendidikan agama mempunyai pengaruh 0,52 (p 0,01), latar belakang pendidikan umum 0,39 (p 0,01). Program bimbingan karier Islam menunjukkan optimisme pada kematangan karier dan efikasi diri, terlebih pada mahasiswa wanita dan mahasiswa yang berlatar belakang sekolah agama.
Paradigma Teori Bimbingan Religi Islami Sugandi Miharja
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 13, No 1 (2022): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v13i1.3983

Abstract

Studi ini memiliki tiga tujuan penelitian. Pertama, merumuskan kedudukan dan aspek paradigmatik dalam struktur teori keimuan. Kedua, memetakan hubungan paradigma dengan teori keilmuan religi. Ketiga, menegaskan paradigma psikologis islamis yang melandasi teori keilmuan konseling Islam. Metode penelitian menggunakan teknik kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bentangan konsepsi yang abstrak dan realistis tentang paradigma teori keilmuan bimbingan religi. Pertama kedudukan paradigma dalam struktur teori keilmuan mengacu pada paradigma yang terpolakan dengan kerangka, model, sampel yang legitimid dan terdefinitisikan; aspek paradigma mencakup representasi, hasil analisis teori, prosedur analitis, metodologi penelitian, konsep, masalah yang diteliti, model, asumsi dasar, nilai, atau etos. Kedua, hubungan paradigma dengan teori keilmuan religi sebagai landasan menyusun keilmuan yang kontemporer religious yang tidak statis, berkembang dalam perbaikan menuju pemahaman dan pengamalan agama. Ketiga, paradigma psikologis Islamis dalam melandasi teori keilmuan konseling Islam mengikuti jalur epistemologi struktural-filosofis-teologis secara ilahiyah maupun nabawiyah. 
Pengaruh Pembinaan Rohani terhadap Kesehatan Mental Anggota: Pembinaan Rohani dan Mental Polri di Polrestabes Bandung Ghofur Rurohim; Miharja, Sugandi
Assertive: Islamic Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Assertive: Islamic Counseling Journal | Juli-Desember 2024
Publisher : Da'wah Faculty of UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/j.assertive.v3i2.12628

Abstract

Police officers can experience mental health problems due to the pressure and high demands of their work, so spiritual development is needed for police officers. This research aims to measure the influence of spiritual coaching on the mental health of National Police members in spiritual and mental coaching at the Bandung Police. This research was conducted using quantitative descriptive methods. The results of data processing using the SPSS version 29 for Windows application showed that 15 respondents were members of the Bandung Police, represented by Bhabinkamtibmas within the Bandung Police, using a sample of 10% of the total population. The results of the research in the form of a simple linear regression test produce research significance of 0.001 < 0.05, which states that there is a positive influence between spiritual formation and mental health. With an R square or coefficient of determination of 0.750, it shows that there is an influence of spiritual formation on mental health with a percentage level of 75%. So, spiritual formation has an influence on mental health.   Anggota Polri bisa memiliki permasalahan kesehatan mental karena adanya tekanan dan tuntutan pekerjaan yang tinggi, maka diperlukan pembinaan rohani untuk anggota Polisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pembinaan rohani terhadap kesehatan mental anggota Polri dalam pembinaan rohani dan mental di Polrestabes Bandung. Penelitian dilakukan dengan kuantitatif deskriptif. Hasil pengolahan data menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 29 for Windows, sebanyak 15 responden personil anggota Polrestabes Bandung yang diwakilkan kepada Bhabinkamtibmas lingkup Polrestabes Bandung dengan menggunakan sampel dari 10% total populasi. Hasil penelitian adalah uji regresi linier sederhana bahwa hasil signifikansi penelitian 0,001 < 0,05 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif antara pembinaan rohani dan kesehatan mental. Dengan R square atau koefisien determinasi sebesar 0,750, sehingga menunjukkan pengaruh Pembinaan Rohani terhadap kesehatan mental dengan tingkat persentasi 75%. Maka, pembinaan rohani memiliki pengaruh pada kesehatan mental.
Analisis Pelaksanaan Program Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Mentransformasikan Pola Pikir dan Perilaku Ekonomi Keluarga Penerima Manfaat PKH melalui Pendekatan Bimbingan Konseling Islam di Desa Cisempur Oktaviani, Eka Chandra; Miharja, Sugandi; Fajri, Suryadi; Hidayat, Taufiq
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol. 12, No. 1: Mei 2025
Publisher : diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Sriwijaya Jl. Palembang Prabumulih KM 3.2 Palembang-Indonesia Email: jkk@fkip.unsri.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jkk.v12i1.210

Abstract

The Family Hope Program (FHP) is a conditional social assistance initiative aimed at improving the welfare of underprivileged families, particularly through Family Capacity Enhancement Meetings (FCEM). In Cisempur Village, FCEM faces significant challenges in transforming the mindset and economic behavior of Beneficiary Families (BF). This study analyzes the implementation of FCEM in changing BF’s mindset and economic behavior, focusing on mentoring strategies through the Islamic Counseling Guidance (ICG) approach. The research uses a mini-ethnography method with participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings show that integrating ICG values, such as effort (ikhtiar), trust in God (tawakal), and social responsibility, enhances the spiritual awareness and economic skills of BF. However, sustaining the program’s impact remains a challenge, and it is recommended to develop educational methods based on Islamic values to reinforce long-term outcomes.
MEMBANGUN KEPEKAAN BUDAYA: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM KONSELING MULTIKULTURAL Nursyamsiah, Inayah; Miharja, Sugandi; Asro, Muhammad
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.43414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya kepekaan budaya serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam proses konseling multikultural. Menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan dengan menganalisis literatur yang relevan dengan triangulasi sumber untuk mengidentifikasi definisi, komponen, tantangan dan peluang terkait kepekaan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepekaan budaya merupakan aspek yang krusial dalam konseling multikultural namun konselor menghadapi tantangan seperti bias dan stereotip serta hambatan komunikasi mempengaruhi hubungan terapeutik antara konselor dan konseli selain itu memberikan peluang untuk dapat mengembangkan profesionalitas konselor melalui pelatihan dan pemakaian teknologi diera digital, kolaborasi dan pengembangan konseling yang responsive budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun kepekaan budaya sangat penting untuk meningkatkan efektivitas konseling multikultural. Dengan demikian, rekomendasi untuk praktik konseling yang lebih inklusif dan responsif terhadap keragaman budaya disarankan, sehingga konselor dapat memberikan layanan yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan klien dari berbagai latar belakang.
Penerapan Eco-Art Therapy dalam Pengambilan Keputusan Karir Siswa MAN 2 Kab Bandung Dewi, Rusiani; Miharja, Sugandi
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 9 No 1 (2015): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Career decision-making is one of the major challenges faced by students as they stand on the threshold of transitioning from school education to the workforce or higher education. At MAN 2 Bandung, like in many other schools, eleventh-grade students are confronted with various complex educational and career choices that require deep thinking and a mature understanding of their interests, talents, and aspirations. To address this issue, this research aims to evaluate the implementation of Eco-Art Therapy in assisting MAN 2 Bandung students with their career decision-making. The results of the research indicate that prior to participating in eco-art therapy career counseling, eleventh-grade students at MAN 2 Kabupaten Bandung experienced difficulties in making career decisions due to economic factors and a lack of career information. The process of eco-art therapy career counseling is carried out through structured stages that include initiation, transition, main stages, and conclusion. The outcome is an improvement in students' ability to make career decisions and a better understanding of themselves.
BIMBINGAN TERAPI SYUKUR PADA JEMAAH UMRAH UNTUKMENINGKATKAN ADVERSITY QUOTIENT PADA PT KARYA IMTAQ TOUR & TRAVEL Firmansyah, Irfan; Solahudin, Dindin; Miharja, Sugandi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v8i3.1031

Abstract

This study aims to explore the experiences of umrah pilgrims participating in a guidance program that integrates gratitude therapy and to examine its impact on the Adversity Quotient (AQ). Using a qualitative approach with a phenomenological method (Creswell, 2014), data were collected through in-depth interviews with pilgrims who attended the umrah guidance program at PT Karya Imtaq. The analysis focused on participants’ narratives to uncover meanings, behavioral changes, and post-umrah strategies for maintaining gratitude. The findings reveal three main meanings of gratitude therapy: (1) a shift from reactive gratitude to proactive gratitude, (2) transformation in decision-making and attitudes toward trials, and (3) enhanced perseverance and mental resilience. Gratitude therapy positively influenced the four dimensions of AQ: control, ownership, reach, and endurance. Pilgrims reported greater emotional self-control, a stronger sense of responsibility, the ability to limit the negative impact of problems, and the belief that difficulties are temporary. The study affirms a correlation between gratitude therapy and AQ within the Islamic spiritual framework, suggesting that gratitude-based guidance strengthens spiritual, mental, and emotional resilience in facing life’s challenges.
Optimalisasi Peran Bimbingan Konseling Islam Dalam Edukasi Hukum Keluarga Untuk Mengatasi Kekerasan Seksual, Kawin Paksa, Eksploitasi Ekonomi, Dan Menjamin Hak Anak Rahmadhania, Chantika; Ghifari, Royhan; Kusnawan, Aep; Miharja, Sugandi
Khazanah Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2025): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v6i2.47663

Abstract

Sexual violence, forced marriage, and economic exploitation against women and children are forms of rights violations that have multidimensional impacts. This article examines the strategic role of Islamic Counseling Guidance (BKI) in family law education to address these issues and ensure the protection of children's rights. This study employs a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and documentation of legal education workshop activities at MTT Al-Barakah Garut. Findings indicate that legal and religious literacy within families remains low, exacerbating risks of violence and structural injustice. BKI is deemed capable of integrating Islamic values and family law principles through a holistic approach—psychological, social, and spiritual. By targeting premarital counseling, family counseling, and fiqh education on child and women’s protection, BKI serves as an effective preventive and curative tool. This article suggests optimizing the BKI program as a sustainable educational strategy in efforts to create legally aware and violence-free families.