Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA ANAK (STUDI PADA KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA) Sry Mayunita; Junaid Gazalin; Feramita Hasani Boby
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.479

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan perkawinan usia anak dengan mengambil studi kasus di Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional study dengan sampel penelitian sebanyak 33 infroman yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan terdiri dari informan pemerintah dan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumnetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan perkawinan usia anak secara keseluruhan berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari ketercapaian variabel dalam menganalisis implementasi menggunakan teori Edward III, yaitu (1) variabel komunikasi menunjukkan bahwa transmisi, kejelasan, dan konsistensi program telah berjalan secara optimal, meskipun pada transimis kebijakan perlu juga memperhatikan koordinasi dan sosialisasi hingga ke tingkat lapisan masyarakat paling rendah, (2) variabel sumber menunjukkan bahwa sumber daya manusia, informasi dan kewenangan telah terpenuhi, (3) variabel sikap dan disposisi pelaksana menunjukkan bahwa kognisi, arahan, dan respons menunjukkan hasil yang optimal, dan (4) variabel struktur birokrasi juga menunjukkan hasil optimal, karena adanya teknis pelaksaan kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Usia Anak sebagai wujud pedoman pelaksanaan kebijakan.
Analisis Peran Gerakan KeMuhammadiyahan Dalam Membentuk Identitas Islam di Buton Nofianti Nofianti; Rahmatia Rahmatia; Adefitri Amalia; Nurfiyani Nurfiyani; Fina Astuti; Syahru Ramadhan; Junaid Gazalin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4472

Abstract

Identitas Islam dibentuk oleh Gerakan Muhammadiyah di banyak tempat, termasuk di Buton. Gerakan ini mengubah dunia keagamaan dengan kehadiran dan tindakan. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Muhammadiyah membentuk Islam di Buton. Studi ini dilakukan dalam Penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Data dianalisis melalui analisis tematik setelah wawancara menyeluruh dengan sejumlah informan penting, observasi dari mereka yang berpartisipasi, dan pengumpulan dokumen. Gerakan ini telah memainkan peran penting dalam mengkatalisasi pemahaman Islam yang lebih kontekstual dan kontemporer di Buton. Muhammadiyah telah meningkatkan praktik keagamaan dan nilai-nilai masyarakat Buton melalui metode pendidikan, layanan kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Gerakan ini di Buton dimulai dengan misionaris yang ingin menyebarkan ajaran Islam sesuai dengan keinginan untuk kebangkitan dan kemajuan umat. Muhammadiyah membantu mengubah pola pikir masyarakat Buton tentang Islam dari sudut pandang yang lebih tradisional menjadi lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman dengan menekankan pada pendidikan dan kemandirian.Namun, peran Gerakan Muhammadiyah juga dikritik dan diperdebatkan. Beberapa orang berpendapat bahwa gerakan ini terlalu modernis dan menghilangkan tradisi dan prinsip lokal. Namun, banyak orang yang mengakui bahwa Muhammadiyah telah meningkatkan kehidupan Buton dan pemahaman Islam. Oleh karena itu, melihat bagaimana Gerakan Muhammadiyah berkontribusi pada pembentukan identitas Islam di Buton menunjukkan betapa kompleksnya dinamika antara modernitas dan tradisi, serta betapa sulitnya membuat identitas keagamaan yang inklusif dan relevan dengan konteks lokal.
Strategi Pemerintah dalam Menanggulangi Pencemaran Sampah di Kecamatan Betoambari Kota Baubau Mawar Melati; Aulia Meiliyana Saddiah; La Hardin; L.M. Fakhry Mizan Rabbani; La Ode Zizi Zaidirabba; Junaid Gazalin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4543

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemerintah Menanggulangi Pencemaran Sampah di kecamatan Betoambari. Jenis penelitian yang digunakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara,dan Studi Kepustakaan. Teknik Analisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Yang diperoleh kajian rencana penanggulangan pencemaran di kawasan Betoambari adalah: 1). Strategi SO adalah mengubah kendaraan dan pengelolaan sampah (TPA) saat ini menjadi sumber energi, Meningkatkan pengelolaan sampah di pabrik dan toko untuk pendapatan pengguna, Menambah pemasaran dan penjualan pengelolaan sampah misalnya plastik. 2). Proses WO dalam hubungan sosial dan pengelolaan sampah serta manfaat ekonomi, menganalisis di pasar dan industri untuk meningkatkan pendapatan karyawan, mengajak masyarakat untuk program 3R sebelum membuang sampah ke rumah. 3) Rencana ST adalah membentuk masyarakat yang mendukung pengelolaan sampah dan mendirikan bank sampah serta mengadakan pelatihan mendaur ulang sampah plastik dan manfaat ekonomi, mengadakan TPS di semua tingkatan dan memberikan komunikasi pembangunan infrastruktur yang baik, memberikan pelayanan sampah . di setiap negara dengan menciptakan mobil yang sudah tidak terpakai. 4) Strategi WT yaitu menambah TPS dan menempatkan TPS di rumah dengan bekerja keras membangunnya bersama TPS, Mendekatkan masyarakat agar tidak rugi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menangani sampah organik dan biologis.
the The Role of Family Planning Counselor in Preventing Families At Risk of Stunting (Case Study in Saragi Village, Pasarwajo District, Buton Regency) Wa Ode Nurmin; Nastia Nastia; Herman Lawelai; Junaid Gazalin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52192

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has long-term impacts on children's physical growth, cognitive development, quality of life, and future productivity. Efforts to prevent stunting require multi-sectoral interventions, one of which is through optimizing the role of Family Planning (KB) counselors and Posyandu (Integrated Service Post) cadres as key actors at the community level. This study aims to analyze the role of KB counselors in preventing stunting in at-risk families in Saragi Village, Buton Regency, by reviewing the dimensions of education and counseling, family assistance, cross-sector coordination, and program monitoring. The research approach used a qualitative method with in-depth interviews with KB counselors, Posyandu cadres, pregnant women, families of toddlers, and community leaders. The results showed that KB counselors have a significant contribution in increasing family knowledge and awareness regarding the definition of stunting, its causative factors, and its impact on child health. Education was provided through group counseling, IEC, and home visits, which have proven effective in influencing nutritional behavior, parenting patterns, and utilization of health services. In terms of mentoring, extension workers conduct regular visits to monitor the condition of pregnant women and toddlers, detect stunting risks, and provide nutritional and health recommendations tailored to the family's circumstances. Coordination with health workers, village officials, and Posyandu (Integrated Service Post) cadres strengthens the program's effectiveness, although challenges remain, including limited facilities and cross-sectoral workloads. Furthermore, a family's economic situation significantly impacts the ability to provide nutritious food, so extension workers play a role in providing adaptive nutrition management strategies tailored to household capacity. This study concludes that the success of stunting prevention is influenced by the synergy between the active role of family planning extension workers, the support of Posyandu cadres, and the behavior and well-being of families.
PERAN PEMERINTAH KELURAHAN KADOLOMOKO DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM DI KOTA BAUBAU Mawar Melati; Farid Yusuf Nur Achmad; Junaid Gazalin
Journal Publicuho Vol. 8 No. 3 (2025): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v8i3.808

Abstract

This study aims to analyse the role of the Kadolomoko Village Government in the effort to eradicate extreme poverty in Baubau City. Extreme poverty remains a major issue despite the implementation of various policies. The research method used is a qualitative approach with a case study, involving interviews with village government officials, community leaders, and beneficiaries of poverty alleviation programs. The results of the study show that although there are positive impacts from economic empowerment programs and social assistance distribution, significant challenges remain, such as data inaccuracy, limited resources, and poor coordination between related institutions. The study concludes that to improve policy effectiveness, improvements in the data system, more comprehensive entrepreneurship training, and better coordination between institutions are needed. Strengthening the budget and village officials' capacity also plays a key role in accelerating extreme poverty alleviation.