Weak faith in children can stem from inadequate faith education within the family, leading to problematic behaviors such as klithih (youth violence involving sharp weapons), school brawls, and early marriages in Yogyakarta, which often result in domestic violence and early divorce. This study focuses on understanding Surah Luqman verses 12–19, which narrate Luqman's guidance to his son on faith. The research aims to: (1) explore the importance of children's faith education within the family, (2) identify effective methods for instilling faith in children, and (3) examine factors influencing faith education. Using a literature review approach, this study analyzes the selected verses through content analysis. The findings conclude: (1) Faith education in the family is crucial, as emphasized in verse 12; (2) verse 13 suggests instilling faith through advice against shirk (associating others with God) and encouraging respect for parents; (3) Factors influencing faith education include parental example, determination in educating children, polite and effective communication, the surrounding environment, and the embodiment of noble character in daily life. This research provides valuable insights for parents to foster a harmonious family through effective faith education.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dan pendekatan dalam tafsir bi al-matsur (tafsir berdasarkan sejarah) dalam tinjauan kronologis sejarah penafsiran Al-Qur'an. Tafsir Al-Qur'an merupakan disiplin ilmu yang sangat penting dalam memahami makna dan pesan yang terkandung dalam teks suci Al-Qur'an. Dalam kajian ini akan melihat perkembangan metode dan pendekatan yang digunakan dalam tafsir bi al-matsur yang mengacu pada penafsiran berdasarkan sejarah dan tradisi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan sejarah dan analisis literatur. Kajian ini melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur sejarah tentang tafsir Al-Qur'an. Data yang terkumpul akan dianalisis secara kronologis untuk melihat evolusi metode dan pendekatan dalam tafsir bi al-matsur dari waktu ke waktu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan dan variasi metode dan pendekatan dalam tafsir bi al-matsur. matsur sepanjang sejarah penafsiran Al-Qur'an. Secara kronologis, penelitian ini akan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai pendekatan yang digunakan para mufasir dari berbagai periode, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Hal ini juga dapat memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut di bidang ini, serta memberikan kontribusi terhadap kajian tentang sejarah penafsiran Al-Qur'an dan pengembangan metode dan pendekatan dalam tafsir bi al-matsur. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap sejarah dan tradisi penafsiran Al-Qur'an, kita dapat memperkaya pemahaman kita terhadap pesan-pesan Al-Qur'an dan menerapkannya secara relevan dalam konteks perkembangan zaman.