Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pena Literasi

ANALISIS KESALAHAN BAHASA PADA SURAT KABAR ONLINE OKEZONENEWS.COM EDISI AGUSTUS-SEPTEMBER 2022 (KAJIAN SEMANTIK) Halid, Elan
Pena Literasi Vol 6, No 1 (2023): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.6.1.78-91

Abstract

ABSTRAKKesalahan dalam berbahasa Indonesia ini terjadi karena kurangnya pengetahuan seseorang terhadap kaidah-kaidah berbahasa Indonesia yang meliputi: penggunaan konjungsi, struktur kata, kata baku dan tidak baku, serta makna kata. Penelitian ini dilakukan untuk mengemukakan berbagai bentuk kesalahan dalam surat kabar online okezonenews.com edisi Agustus-September 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk kesalahan yang terdapat  dalam surat kabar online okezonenews.com edisi Agustus-September 2022, seperti: ambiguitas makna, redundansi, dan kerancuan makna. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya: (1) Analisis kesalahan berbahasa, (2) Penggunaan kata (diksi), (3) Semantik, dan (4) Surat kabar online. Jenis penelitian ini berupa kualitatif serta menggunakan metode deskriptif. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah kesalahan berbahasa dalam pemakaian kata, keambiguitasan makna, redundansi, dan kerancuan makna. Sedangkan sumber datanya adalah surat kabar online okezonenews.com edisi Agustus-September 2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain: (a) mencari surat kabar online dengan situs okezonnews.com edisi Agustus-September 2022, (b) melakukan foto layar pada surat kabar online yang terdapat kesalahan bahasa dalam kajian semantik, dan (c) mencatat hasil foto layar secara keseluruhan. Dari hasil penelitian terdapat beberapa kesalahan yang akan disebutkan dalam penelitian ini yaitu: (1) Ambiguitas makna yang terdapat dalam surat kabar online okezonenews.com edisi Agustus-September 2022 sebanyak 15 data (data 1.a, 2.a, 3.a, 4.a, 5.a, 6.a, 7.a, 8.a, 9.a, 10.a, 11.a, 12.a, 13.a, 14.a, dan 15.a.  (2) Redundansi sebanyak 8 data (data 1.b, 2.b, 3.b., 4.b, 5.b, 6.b, 7.b, 8.b), dan  (3) Kerancuan Makna sebanyak 17 data (1.c, 2.c, 3.c., 4.c, 5.c, 6.c, 7.c, 8.c, 9.c, 10.c, 11.c, 12.c, 13.c, 14.c,  15.c, 16.c, dan 17.c). Jadi, Jumlah keseluruhan data yang didapatkan pada surat kabar online okezonenews.com edisi Agustus-September 2022 sebanyak 40 data.
KESALAHAN GAYA BERBAHASA PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM CAPTION DAN KOMENTAR EDISI OKTOBER-DESEMBER 2023 Halid, Elan
Pena Literasi Vol 7, No 1 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.1.80-93

Abstract

Kesalahan berbahasa Indonesia merupakan tindakan atau kegiatan berbahasa berupa pemakaian bahasa yang kurang benar dan menyimpang dari kaidah-kaidah yang terdapat dalam bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya wawasan masyarakat tentang kaidah penggunaan bahasa yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk kesalahan yang terdapat  dalam caption dan komentar pada media sosial Instagram edisi Oktober-Desember 2023, seperti: redudansi, keambiguitasan makna, dan kerancuan makna. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya: (1) Analisis kesalahan berbahasa, (2) Semantik, (3) Media Sosial, dan (4) Instagram. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah kesalahan dalam pemakaian kata berupa redundansi, keambiguitasan makna, dan kerancuan makna. Sedangkan sumber datanya adalah media sosial Instagram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni: (1) peneliti mengakses caption dan komentar dalam media sosial Instagram, (2) melakukan foto layar pada media sosial Instagram yang terdapat kesalahan bahasa dalam kajian semantik, dan (3) mencatat hasil foto layar secara keseluruhan. Ada beberapa data yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: (a) Redudansi terdapat 6 data (1.a, 2.a, 3.a, 4.a, 5.a, 6.a), (b) Keambiguitasan Makna terdapat 17 data (1.b, 2.b, 3.b, 4.b, 5.b, 6.b, 7.b, 8.b, 9.b, 10.b, 11.b, 12.b, 13.b, 14.b, 15.b, 16.b, 17.b), dan (c) Kerancuan Makna terdapat 13 data (1.c, 2.c, 3.c, 4.c, 5.c, 6.c, 7.c, 8.c, 9.c, 10.c, 11.c, 12.c, 13.c). Jumlah keseluruhan data dalam penelitian ini adalah sebanyak 36 data. 
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 4 TAHUN DALAM KAJIAN MORFOLOGI Halid, Elan
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.8.1.97-111

Abstract

Psikolinguistik menguraikan proses-proses psikologis yang terjadi apabila seseorang menghasilkan kalimat dan memahami kalimat yang didengarnya waktu berkomunikasi dan bagaimana kemampuan berbahasa itu diperoleh oleh manusia. Pemerolehan bahasa kajian morfologi salah satu proses pembelajaran dan penggunaan morfem-morfem bahasa oleh anak-anak dalam perkembangan bahasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengemukakan pemerolehan bahasa anak usia 4 tahun kajian morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 4 tahun dari proses afiksasi, reduplikasi, morfem, dan alomorf. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya: (1) psikolinguistik, (2) pemerolehan bahasa, dan (3) definisi kajian morfologi. Penelitian ini berupa data berbentuk kata dan kalimat. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi serta melakukan video rekaman. Subjek pada penelitian yakni anak usia 4 tahun bernama G.A yang bertempat tinggal di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berwujud kata-kata atau kalimat yang mengandung afiksasi, reduplikasi, morfem, dan alomorf. Dari hasil penelitian terdapat beberapa temuan penelitian yaitu: (1) proses afiksasi yang terdiri dari prefiks (10 data), infiks (1 data), sufiks (6 data), dan konfiks (4 data). Keseluruhan proses afiks ditemukan sebanyak 21 data, (2) reduplikasi ditemukan sebanyak 6 data, serta (3) morfem dan alomorf ditemukan sebanyak 9 data. Jadi, jumlah keseluruhan terdiri dari 36 data.