Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Religius Remaja melalui Kegiatan Rutin Pembacaan Kitab Maulid Diba’ di Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung Widyaningrum, Widyaningrum; Utomo, Sigit Tri; Azizah, Ana Sofiyatul
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 2 November 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.408 KB) | DOI: 10.59944/jipsi.v1i2.34

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam menghadapi segala tantangan kehidupan termasuk dalam hal kecerdasan sekaligus membangun kepribadian manusia supaya dapat menjadi sosok yang berkarakter mulia. Namun fakta menunjukkan terdapat kegagalan dalam menumbuhkan masyarakat Indonesia yang berkarakter kuat dan mulia terlebih pada generasi muda. Maka dari itu pendidikan karakter religius urgen diimplementasikan lebih maksimal guna mengatasi degradasi moral salah satunya melalui pendekatan kegiatan keagamaan. Terkait dengan hal tersebut Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung menerapkan kegiatan rutin pembacaan kitab Maulid Diba’. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter religius remaja melalui kegiatan rutin pembacaan kitab Maulid Diba’ di Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung (2) untuk mengetahui nilai-nilai religius pada kegiatan rutin pembacaan kitab Maulid Diba’ di Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian fenomenologi dengan jenis penelitian lapangan. Sumber data menggunakan data primer serta data sekunder. Data primer meliputi hasil wawancara dan observasi. Sementara data sekunder dari hasil dokumentasi. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan metode wawancara berupa jenis wawancara terstruktur, observasi dengan jenis observasi berperan, serta dokumentasi. Sementara teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi pendidikan karakter religius remaja melalui kegiatan rutin pembacaan kitab Maulid Diba’ di Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung dilakukan dengan menggunakan strategi keteladanan, kedisiplinan, seta pembiasaan (2) nilai-nilai religius pada kegiatan rutin pembacaan kitab Maulid Diba’ di Desa Dangkel Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung yaitu tawadhu’, iman, munfikun/ tolong-menolong, serta silaturrahim
Reduplikasi Dialektika Pagelaran Wayang Kulit di Masyarakat Jawa; Kajian Dakwah Antropologis Utomo, Sigit Tri; Azizah, Ana Sofiyatul; Nida, Dzikrina Khoirun
Dakwah Vol 10 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v10i1.2904

Abstract

Wayang merupakan salah satu kebudayaan tanah Jawa yang meberikan pengaruh besar terhadap Islamisasi masyarakat Nusantara, sebagai media ampuh pagelaran wayang mampu mengikat hati para penonton dengan antusiasme tinggi. Terlebih, sang maestro Dhalang mampu berperan secara atraktif dan sensasional dalam memberi nilai edukasi dan humanis. Penelitian ini termasuk jenis field research dengan metode kualitatif, pendekatan penelitian dengan antropologis yaitu bercorak deskriptif, lokal praktis praktik konkrit/ nyata, keterkaitan domain kehidupan lebih holistik/ utuh, dan komparatif. Analisis data dengan reduksi dan triangulasi data pada konten pertunjukkan wayang didemonstrasikan sang maestro dalang dalam hal ini berkaitan dengan Reduplikasi Dialektika Pagelaran Wayang Kulit di Masyarakat Jawa; Kajian Dakwah Antropologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jawa menghayati fenomena reduplikasi dalam pertunjukkan wayang kulit sebagai sarana penyampaian ajaran dakwah. Pagelaran wayang kulit di Temanggung saat ini dilakukan dalam kegiatan sadranan dan saparan, sebagai upaya penghayatan batiniah dan rasa syukur kepada pencipta. Nilai-nilai antropologis dalam reduplikasi dialektika pagelaran wayang kulit mencerminkan kejujuran, kepemimpinan yang baik, dan tatanan masyarakat yang seimbang. Wayang kulit dianggap sebagai sarana dakwah yang menyampaikan pesan moral dan pendidikan kepada masyarakat. Faktor pendukung dalam penyampaian nilai-nilai antropologis melibatkan sarana prasarana (sarpras) seperti tata panggung, alat musik tradisional, dan SDM yang berkualitas. Namun, faktor penghambat meliputi perubahan zaman, kurangnya perhatian generasi muda terhadap pagelaran wayang, dan kesulitan dalam memenuhi sarana prasarana hingga biaya yang tinggi dalam pagelaran wayang.