Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENERAPAN STATIC SYNCHRONOUS COMPENSATOR (STATCOM) PADA SALURAN TRANSMISI 150 kV BALI achmad_bashori_kurniawan; I Made Wartana
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabilan tegangan terutama terkait denganketidakseimbangan daya reaktif. Daya tahan bus dalam sistem dayatergantung pada dukungan daya reaktif yang dapat diterima busdari sistem. Karena sistem mendekati titik pembebanan maksimum(TPM) atau titik gangguan tegangan, dan panjang salurantransmisi maka kehilangan daya nyata dan reaktif meningkatdengan cepat. Oleh karena itu, daya dukung reaktif harus lokaldan memadai. Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaansalah satu jenis peralatan pengendali modern, Flexible ACTransmission System (FACTS) yaitu Static SynchronousCompensator (STATCOM), untuk peningkatan margin StabilitasTegangan Static. Representasi STATCOM AC dan DC yangdigunakan dalam proses Continuation Power Flow (CPF) dalamstudi stabilitas tegangan statis. Efektivitas metode yang diusulkantelah disimulasikan secara praktis pada sistem kelistrikan Bali 16-bus untuk menyelidiki peningkatan kapasitas pembebanan sistem.Dari simulasi yang dilakukan dengan memasang pengendalimodern tersebut di lokasi terbaik yaitu pada bus 02 ASARI, makapeningkatan margin daya tahan sistem hampir mencapai 7,8%dibandingkan kondisi base case yaitu sebesar λmax = 2,8185 p.udengan profile tegangan tidak berubah secara signifikan.Kata kunci: CPF, keruntuhan tegangan, titik pembebananmaksimum, STATCOM
Analisis Integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya terhadap Kestabilan Frekuensi pada Sistem Kelistrikan 150 kV Lombok Nusa Tenggara Barat Decky Satrio Pamungkas; I Made Wartana; Irrine Budi Sulistiawati
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis integrasi Pembangkit energi baru terbarukan (EBT) terhadap kondisi kestabilan frekuensi pada sistem, akibat gangguan – gangguan yang terjadi pada sistem kelistrikan. Pembahasannya ditekankan pada permasalahan kestabilan frekuensi akibat penambahan beban, lepasnya generator yang menyebabkan sistem mengalami gangguan sesaat dan kembali pada kondisi steady state serta integrasi Pembangkit EBT ke dalam grid. Salah satu tipe perangkat FACTS, static Synchronous compensator (STATCOM) digunakan pada penelitian ini untuk memperbaiki stabilitas frekuensi karena dapat memasok daya reaktif yang dibutuhkan, untuk memperbaiki perubahan tegangan yang bermasalah. Untuk menguji keberhasilan metode yang diusulkan maka simulasi dilakukan pada sistem uji standard IEEE 39-bus dan sistem kelitrikan 150 kV, Lombok NTB, yang terintegrasi dengan salah satu jenis pembangkitan EBT yaitu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menggunakan software DigSILENT PowerFactory. Integrasi PLTS pada sistem uji standard IEEE 39-bus New England 345 –kV dan sistem kelistrikan 150 kV, Lombok NTB dapat memperburuk respon frekuensi sistem dan dengan pemasangan STATCOM dapat mengurangi penurunan frekuensi pada sistem. Pada sistem kelistrikan 150 kV, Lombok NTB pemasangan STATCOM dapat memperbaiki kestabilan frekuensi yang semula 49.82 Hz menjadi 49.99 Hz, dan pemasangan STATCOM dilakukan pada bus Sengkol dikarenakan pada bus tersebut yang mendekati nilai kritis.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL DAN DATA AKUISISI PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW DAN USB NI-DAQ 6008 I Kadek Rangga Satria Billy; I Made Wartana; Widodo Pudji Muljanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi 3 phasa merupakan salah satu mesin listrik yang banyak digunakan di dunia industri. Sistem proteksi merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu instalasi listrik untuk melindungi peralatan utama bila terjadi gangguan. Diantara gangguan-gangguan yang dapat terjadi yaitu: tegangan lebih (Over Voltage), tegangan kurang (Under Voltage), arus lebih (Over Current), panas lebih (Over Temperature), dan rpm lebih (Over RPM). Sistem kontrol dan monitoring pada penelitian ini dibuat agar dapat mempermudah memonitoring dan mengontrol motor induksi tiga phasa lewat komputer. Perangkat lunak yang digunakan dalam sistem ini menggunakan software Labview. Data dari pengukuran sensor akan diolah oleh USB NI-DAQ 6008 yang memudahkan dalam kendali motor induksi tiga phasa dan mengamankan gangguan-gangguan. Labview sendiri memiliki tampilan yang sangat mudah dipahami oleh orang awam, sehingga memudahkan untuk memonitoring dan mengontrol motor induksi tiga phasa. Dari hasil pengujian setiap sensor memiliki metode kalibrasi yang berbeda, sensor tegangan dan sensor arus memiliki metode kalibrasi regresi linier, sehingga nilai error yang dihasilkan dari pengukuran setiap sensor mendapatkan rata-rata yang relative kecil yaitu kurang dari 5%. Untuk sensor tegangan memiliki rata-rata error sebesar 2.5%, sensor arus sebesar 1.5%, sensor kecepatan sebesar 0.05%, dan sensor suhu sebesar 0.07%. Selain itu pada sistem ini memiliki kelebihan untuk export data excel setiap pembacaan sensor secara otomatis.
ANALISIS PENGARUH INTEGRASI PV TERHADAP KESTABILAN STATIS TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN LOMBOKUDUL SESUAI KEBUTUHAN Alfian Daniel Toding; I Made Wartana; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Photovoltaik (PV) dalam menunjang energi ketersedian dalam konsumsi kebutuhan listrik sehari-hari tentulah sangat diperlukan terlebih lagi PV merupakan pembangkit energi baru terbarukan yang ramah lingkungan dan jumlahnya tidak terbatas yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber utamanya. Stabilitas tegangan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pada kualitas daya sistem saat pembangkit energi baru terbarukan salah satunya PV masuk kedalam sistem. Ketidakstabilan tegangan merupakan permasalahan yang berperan penting untuk jaringan sistem kelistrikan. Kemampuan sistem dalam mempertahankan nilai dari tegangan dalam keadaan terkontrol tentu diharapkan dalam menjaga keandalan sistem sehingga sistem dapat bekerja dalam keadaan normal setelah terjadi gangguan maupun ketika terjadi peningkatan pembebanan. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian yakni sistem kelistrikan lombok, mengenai analisis kestabilan statis tegangan akibat pengaruh dari integrasi PV yang dianalisa sebelum dan sesudah integrasi PV, serta kurva P-V (daya aktif-tegangan) dan kurva Q-V (daya reaktif- tegangan) menjadi metode analaisis konseptual dalam penelitian ini. Apabila sistem berada pada tegangan yang melebihi batas kritis tegangan yang ditetapkan maka sistem dikatakan tidak stabil. Pada grafik kurva P-V terlihat bahwa semakin besar integrasi pembangkit PLTS, hal ini akan meningkatkan batas pembebanan dan setelah melewati batas kritikal tegangan akan terjadi voltage collapse. Pada grafik kurva Q-V Nilai reactif power margin semakin rendah dan kemampuan sistem dalam mempertahankan pembebanan semakin baik, dilihat dengan integrasi PLTS yang semakin besar akan meberikan dampak kepada sistem mempertahankan pembebanan daya reaktif semakin meningkat juga. Dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa penambahan integrasi PLTS dapat meningkatkan profil tegangan.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR HARMONISA PADA SISTEM TEGANGAN 220 VAC MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW Deva Nur Rifdah; I Made Wartana; Widodo Pudji Muljanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kehidupan sehari-hari tidak bisa dipungkiri bahwa orang orang memakai sumber listrik sebagai salah satu sumber untuk menjalani kesehariannya, seperti memakai kulkas, televisi, setrika bahkan mungkin untuk pekerjaan seperti bengkel, atau perkantoran yang membutuhkan laptop untuk semua pekerjaannya. Tetapi jarang sekali orang mengecek apakah terjadi gangguan tengan harmonisa pada setiap barang yang mereka gunakan yaitu beban non linear, walau sedikit harmonisa sangat mempengaruhi kualitas suatu barang, dimana bila semakin tinggi harmonisa maka kualitas alat itu akan semakin berkurang. Alat ukur harmonisa pada penelitian ini dibuat agar ketika melakukan pengukuran hanya menggunakan computer, Perangkat lunak yang digunakan ialah LabView 2019. Data dari pengukuran akan diturunkan oleh trafo kemudian diolah oleh NI- DAQ 6008. Tampilan LabView sendiri sangat mudah dipahami oleh orang awam, sehingga memudahkan untuk mengukur harmonisa yang berada pada beban beban non- linear. Setelah mengukur harmonisapada beban non linear, harmonisa yang terukur dibawah standart, menurut IEE THD tegangan untuk tegangan dibawah 69kV adalah 5%.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING SOLAR CELL MENGGUNAKAN BLYNK Harry Prayogo; I Made Wartana; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah system yang bertujuan untuk memonitoring solar cell. Sistem monitoring ini dapat menampilkan kinerja yang dihasilkan solar cell berupa arus, tegangan, daya dan intensitas cahaya. Dalam pembuatan ini akan terfokus pada dua bagian yaitu perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras itu terdiri dari beberapa komponen elektronika dan untuk perangkat lunak yang akan digunakan adalah ArduinoIDE untuk pemprograman serta Blynk untuk menampilkan data menggunakan internet. Metode yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah membandingkan data hasil dari pembacaan sensor elektronika pada system monitoring dengan alat ukur multimeter, bertujuan agar data yang didapat lebih akurat. Hasil dari sistem monitoring ini adalah pengukuran dari setiap sensor dapat diproses secara langsung dan ditampilkan dalam bentuk grafik pada kondisi real time serta dapat memonitor performa tersebut secara jarak jauh atau melalui internet. Pada sistem monitoring, mampu untuk menampilkan data di blynk setiap 1 detik dengan ping 50-80ms dan tidak terdapat delay.
Penerapan Mesin Pengaduk Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar Eko Yohanes Setyawan; Awan Uji Krismanto; Soeparno Djiwo; Abraham Lomi; I Made Wartana; Choirul Saleh; Ida Soewarni
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v4i2.8163

Abstract

Briket arang kelapa Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar. Salah satu faktornya adalah kualitas briket kelapa Indonesia yang dinilai terbaik oleh pasar Internasional. Briket arang batok kelapa merupakan bahan bakar alternatif yang kerap digunakan untuk memasak terutama untuk memanggang bahan makanan seperti di Eropa, di negara Timur Tengah digunakan untuk keperluan rokok pipa shisha, sedangkan di Asia seperti di Korea Selatan dan Jepang briket arang kelapa digunakan untuk keperluan memasak di restoran, dikarenakan produk briket arang batok kelapa asal Indonesia dapat menghasilkan panas yang lebih besar dibandingkan dengan briket batu bara ataupun arang dari bahan tanaman bakau. Selain itu, briket dari arang batok kelapa juga lebih aman, ramah lingkungan, karena tidak merusak tanaman seperti tanaman bakau serta tidak menimbulkan asap terkait dengan isu pemanasan global. Dari hasil survei yang sudah dilakukan mitra menyampaikan bahwa mesin yang selama ini pakai tidak bekerja secara maksimal sehingga disaat briket yang sudah dicetak masuk kedalam oven setelah kering akan banyak yang pecah, sehingga tidak laku untuk dijual. sehingga tim pengabdian melihat beberapa permasalahan diantaranya perlunya penambahan mesin blending agar menjadi adonan yang bagus.
INDUCTIVE CHARGING PORTABEL DENGAN PANEL SURYA SEBAGAI PENGISIAN BATERAI HANDPHONE YANG MUDAH DAN PRAKTIS Alfarid; Ni Putu Agustini; M. Ibrahim Ashari; Radimas Putra Muhammad Davi Labib; Zulfikar Zauzi; I Made Wartana; Reza Diharja; Sirojul Hadi; Parama Diptya Widayaka
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v5i1.10054

Abstract

Penggunaan teknologi ponsel tidak dapat dilepaskan dari penggunaan charger. Charger umumnya digunakan membutuhkan energi listrik dari PLN dan generator. Panel surya dapat menjadi solusi sebagai alternatif baru untuk menyediakan sumber energi listrik. Induktif charging yang menggunakan elektromagnetik dalam sistemnya tidak memerlukan kabel saat digunakan. Alat ini menggunakan dua lilitan kumparan, yaitu lilitan primer yang terhubung dengan powerbank, dan lilitan sekunder untuk menerima dan mentransfer tegangan ke beban, dalam hal ini handphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya berfungsi sesuai dengan intensitas sinar matahari. Jika panel surya terkena cahaya matahari yang tidak maksimal atau cuaca berawan, tegangan output yang dihasilkan mengalami penurunan drastis. Baterai powerbank dapat menerima daya dari panel surya dengan baik, sehingga powerbank dapat terisi selama 460 menit dengan tegangan output sebesar 4 volt. Baterai handphone dapat menerima daya dari powerbank dengan rata-rata kenaikan setiap 1% baterai memerlukan waktu 8,5 menit. Sistem pengisian induktif dalam penelitian ini menggunakan panel surya 3 WP dengan sistem pembangkit sinyal gelombang sinus frekuensi 90 kHz dan dua kumparan sebagai sistem transmisi energi berbasis inductive charger.
Optimizing Gas Sensing Accuracy: Evaluating and Compensating TGS2602 Sensor Responses in Diverse Environmental Conditions Bima Romadhon; Citra Dewi Megawati; M. Abd Hamid; Ni Putu Agustini; Radimas Putra Muhammad Davi Labib; I Made Wartana
JEEMECS (Journal of Electrical Engineering, Mechatronic and Computer Science) Vol 7, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Merdeka Malang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jeemecs.v7i1.11867

Abstract

This research aims to investigate the TGS2602 gas sensor's response to variations in temperature and humidity, focusing on the analysis of concentration reading offsets influenced by environmental humidity fluctuations. The TGS2602 sensor demonstrates high sensitivity to hydrogen sulfide (H2S), making it relevant for gas monitoring in volcanic environments. However, the sensor's weakness lies in reading offsets triggered by changes in temperature and humidity. Calibration methods and mathematical analysis are employed to evaluate the sensor's performance. Testing is conducted by varying temperature and humidity in enclosed conditions, and the results indicate that temperature and humidity significantly affect gas concentration readings. As a solution, compensation methods, such as using temperature and humidity sensors and developing algorithms, are required to address reading offsets. This study provides insights into the reliability of the TGS2602 sensor in various environmental conditions and proposes compensation strategies to enhance gas measurement accuracy.
Penggunaan Unified Power Flow Controller (UPFC) Untuk Meningkatkan Profil Tegangan Pada Sistem Kelistrikan 150 KV Bali I Gusti Agung Rai Yuda Wardana; Wartana, I Made
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 5 No. 1 (2024): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/alinier.v5i1.5102

Abstract

Abstract—Sistem tenaga listrik pasti akan mengalami rugi-rugi sistem dan ketidakstabilan tegangan yang menyebabkan ketidakmampuan dalam mempertahankan tegangan yang diterima sehingga Daya Aktif (MW) dan Daya Reaktif (MVar) yang dihubungkan ke sistem mengalami penurunan. salah suatu peralatan kendali yang memiliki kualitas, efektivitas, dan efisiensi tinggi untuk memaksimalkan kinerja sistem yang baik, berkualitas dan ekonomis dengan menggunakan peralatan Flexible Alternating Current Transmission system (FACTS) salah satu peralatan FACTS yang dapat merancang, mengendalikan dan mengoperasikan sistem dengan komponen solid state dengan melakukan pengendalian sistem transmisi secara akurat dan fleksibel. Unified Power Flow Controller (UPFC) merupakan gabungan dari Static Synchronous Compensator (STATCOM) dan Static Synchronous Series Compensator (SSSC), tujuan pemasangan UPFC yaitu meningkatkan profil tegangan dan mengurangi rugi-rugi pada sistem tenaga listrik Representasi UPFC AC dan DC yang digunakan dalam proses Continuation Power Flow (CPF) Efektivitas metode yang diusulkan telah disimulasikan secara praktis pada sistem kelistrikan Bali 16-bus untuk menyelidiki peningkatan kapasitas pembebanan sistem. Dari simulasi yang dilakukan dengan memasang pengendali modern tersebut di lokasi terbaik yaitu pada bus 02 ASARI dan 07 NGARA maka peningkatan margin daya tahan sistem hampir mencapai 8,30% dibandingkan kondisi base case yaitu sebesar λmax = 3.0526 p.u dengan profile tegangan tidak berubah secara signifikan.
Co-Authors Abdelfatah, Magdy S. Abidin, Dimas Zainal Abraham Lomi achmad_bashori_kurniawan Ahmad Fauzan Akbar, Fajar Maulana Alfarid Alfarid Hendro Yuwono Alfian Daniel Toding Anang Tri Wibowo Awan Uji Krismanto Bernadus Halik Bima Romadhon Parada Dian Palevi Choirul Saleh Choirul Saleh Choirul Saleh Cholis Setiawan Citra Dewi Megawati Decky Satrio Pamungkas Deva Nur Rifdah Efendi, Khorul Fahmi EKO NURCAHYO Eko Yohanes Setyawan Fransiscus R B N Kabosu Harry Prayogo Herbasuki, Teguh Hidayat, Rian Arby Hidayat Huda, Muhamad Tri Agus Latifatul Huda I Gusti Agung Rai Yuda Wardana I Kadek Rangga Satria Billy I Komang Somawirata Ida Soewarni Ignatius Iktinus Widiantoro Irrine B Sulistiawati Irrine Budi Sulistiawati Jai Govind Singh Lauhil Mahfudz Hayusman Lauhil Mahfudz Hayusman Lauhil Mahfudz Hayusman, Lauhil Mahfudz M. Abd Hamid M. Ibrahim Ashari M. Ibrahim Ashari M. Nurjansyah Dwi Laksono Mahindra Tegar Mimien Mustikawati Mochamad Yajit Albustomi Mohammad Rizal Wijayanto Muljanto, Widodo Pudji Nafi Isbadrianingtyas, Nafi Ni Putu Agustini Ni Putu Agustini Ni Putu Agustini Ni Putu Agustini Palevi, Bima Romadhon Parada Dian Parada Dian Palevi, Bima Romadhon Parama Diptya Widayaka Putu Rachmadi Setiawan Radimas Putra Muhammad Davi Labib Reza Diharja Reza Diharja risky.a.f, Risky Sasidharan Sreedharan Sasidharan Sreedharan Sirojul Hadi Soeparno Djiwo Solanki, Parmal Singh Soleh, Choirul Sreedharan, Sasidharan Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Teguh Herbasuki Widodo Pudji Muljanto Willy Armando Wabes WIYOGA, BELDA ROSALIE PUTRI Zulfikar Zauzi Zulfikar Zauzi