Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SENTIMEN PENGAMBILALIHAN ASET PASCA DEMO DENGAN METODE NAÏVE BAYES Abba Shalom Radja; Karina Auliasari; Febriana Santi Wahyuni
Jurnal Informatika Vol 10 No 1 (2026): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jika.v10i1.15548

Abstract

Penelitian ini membahas isu sentimen publik terhadap pengambilalihan aset milik pejabat publik setelah gelombang protes tahun 2025 di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengenali serta mengelompokkan opini masyarakat yang diunggah di media sosial X (Twitter) ke kategori positif, negatif, netral menggunakan algoritma Naïve Bayes. Dataset dikumpulkan melalui kata kunci terkait isu penjarahan dan pengambilalihan aset, kemudian diproses melalui tahapan tokenisasi, normalisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Pembobotan TF-IDF diterapkan sebelum dilakukan klasifikasi sentimen. Hasil pengujian dievaluasi melalui ukuran kinerja menggunakan akurasi, presisi, recall, F1-score menunjukkan algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan opini dengan baik dan mengidentifikasi sentimen dominan. Analisis menunjukkan bahwa sentimen negatif lebih mendominasi, mencerminkan ketidaksetujuan masyarakat terhadap pengambilalihan aset pasca protes. Temuan ini terbukti bahwa  metode Naïve Bayes efektif digunakan untuk memahami persepsi publik terhadap isu sosial dan politik di Indonesia
Co-Authors Abba Shalom Radja Abdul Wahid Adi Pratama, Sena Adtya Baskara, Galih Agung Panji Sasmito Ahmad Fahrudi Setiawan AHMAD FAISOL Ahmad Ridwan Akbar Setiawan, Farhan Ali Mahmudi Ali Mashudi, Rafiu Andrianto, Erfanda Ari Ramadhan, Muhammad Ariobimo Wijaya, Dhiemas Ariwibisono, F.X Arniyanto, Muhammad Dwi Arya Lutfi, Muhammad Asyam Naufal, Kasih Benjamin Maahury, David Budi Fathony Deddy Rudhistiar Desmile, Janico Dhori Novanda Azza Diouf Ghiffary, Fiqih Dwi Yulianto, Afri Dzulfikar, Ahmad Eksanti Saragih, Dewi Fathur Satya Nugroho Firstiano, Ivo Furqon, Moch Nurul Ghani Muttaqin, Abdul Ghozy, Ahmad Hani Zulfia Zahro Hani Zulfia Zahro Hannes Tigor Hamonangan Sinaga Hasfa, Firmansyah Hidayati, Nofia Holifah, Musdholi Ibnu Bantan Auliah Amartha Putra Ilham Maulana Prasetyo Indriastuti, Ira Inzanul Huda, Muhammad Irmalia Suryani Faradisa Jalu Kinayun, Surya Janeananto Sanjaya, Andrew Karina Auliasari Kevin Merico Setiawan Kurniawan, Moch. Rizal Lakzmi, Prita Patricia Like Titi Sanjaya, Jecky Mega Aliesa WP, Pramesty Mira Orisa Moch Arif Rochmanullah Mohammad Harifin Muhamad Rafi Faddilani Muhammad Rizal Pahlawan, Rifki Mukhammad Zainul Musyafa' Nayottama, Nayaka Apta Nugroho Syahputro, Fadhil Nurlaily Vendyansyah Prismaswara Prasetya , Renaldi Pristiani, Tenti Purwanti, Prasiska Dwi Ra'uf, Abdur Rafi, Mochammad Rega Firmansyah, Dicky Renaldi Primaswara Prasetya Revano Budiansyah, Moch Rizki, Fakhrizal Rizky Aditya Juniantoro, Mochammad rosada, uyun Roudhotul Rohmah, Iva Sabilur Rosyad, Hilal Sakrani, Fikriadi Sandy Nataly Mantja Sandy Nataly Mantja, Sandy Nataly Saputra, Dwi Adi Satrio, Imam Sentot Achmadi Sidik Noertjahjono Suryo Adi Wibowo Taralandu, Deriatno Vendiansyah, Nurlaily Wibowo, Nungki Widhi Nugraha, Brilliananda Willyam Saputra, Leonardo Xaverius Ariwibisono, Franciscus Xaverius Ariwibisono, Fransiskus Yosep Agus Pranoto Zidan Rusminto, Muhammad Zufar Ardana, Fadel Zulfia Zahro’, Hani Zulfia, Hani