Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN ERGONOMIC EXERSICE TERHADAP KETRAMPILAN MELAKUKAN ERGONOMIC EXERSICE PADA PEKERJA KAYU GAHARU Sulistyawati, Wiwin; Susmiati, Susmiati; Nurma Etika, Arif; Nurseskasatmata, Satria Eureka; Christianingsih, Siska; Padillah, Beni
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6073

Abstract

Gangguan muskuloskeletal akibat kerja adalah paling umum dari semua penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Pekerja Kayu Gaharu melakukan pekerjaan dengan kondisi berulang-ulang, posisi tubuh tetap dalam jangka waktu yang lama sehingga rentan mengalami gangguan musculoskeletal. Salah satu aktivitas yang bisa mengurangi gangguan musculoskeletal adalah senam ergonomi. Pekerja kayu gaharu belum memiliki pengetahuan tentang senam ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan senam ergonomic terhadap ketrampilan pekerja kayu gaharu. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental one group pre post test design. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pelatihan senam ergonomi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ketrampilan pekerja kayu gaharu dalam melakukan senam ergonomi. Populasi penelitian yaitu pekerja kayu gaharu dengan Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Pvalue (0,000) < alfa (0,05) maka dapat disimpulkan hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak, kondisi ini dapat diinterpretasikan bahwa pengaruh pelatihan  ergonomic exersice ketrampilan melakukan ergonomic exercise pada pekerja kayu gaharu. Saran untuk Manajemen yaitu perlu dilakukan pelatihan senam ergonomi pada pekerja kayu gaharu sehingga ketrampilan pekerja dalam melakukan senam ergonomi meningkat sehingga produktivitas pekerja meningkat.
The Implementation Of 3S (SDKI, SIKI, SLKI) to The Quality Of Nursing Care Documentation In Hospital’s Inpatient Rooms Wiwin Sulistyawati; Susmiati Susmiati
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.468

Abstract

The implementation of 3S (SDKI, SIKI, and SLKI) is a benchmark used as a guideline for the enforcement of nursing diagnosis, nursing intervention, and a nursing outsider to provide safe, effective, and ethical nursing care. This study aims to analyze the implementation of 3S on the quality of documentation in hospital inpatient rooms. Research design correlation analysis with the cross-sectional approach. The research sample of implementing nurses in hospital inpatient rooms who have implemented 3S. Sampling techniques use sampling quotas. Based on Chi-Square test results obtained, p-value = 0.001 < α 0.005 . It means there is a relationship of application of 3S to the quality of nursing care documentation in hospital inpatient rooms. Based on the results of this study, the Head of Nursing is expected to implement 3S to improve the quality of nursing care documentation, which will have an impact on improving the quality of nursing services
Penerapan Terapi Komplementer: Senam Osteoporosis Dalam Penanganan Nyeri Sendi pada Lansia dengan Riwayat Osteoartritis Ramayanti, Eva Dwi; Sulistyawati, Wiwin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.5008

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang mengalami proses degeratif. Penurunan fungsi tubuh salah satunya pada fungsi sistem muskuloskeletal. Seringkali lansia akan mengalami nyeri pada sendi. Salah satu penanganan dengan menerapkan terapi senam osteporosis. Tujuan kegiatan baksos ini bisa melatih lansia untuk melalukan senam osteoporosis sehingga meningkatkan upaya pemeliharaan kesehatan pada muskuloskeltal. Kegiatan pengabdian masayrakat dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian terapi senam osteoporosis pada lansia di Posyandu Dahlia RW1 Desa Bujel Kota Kediri. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan media lembar balik dan leaflet sedangkan pemberian terapi dan pelatihan diberikan secara demontrasi. Hasil baksos diantaranya: Nyeri sendi pada lansia berkurang setelah mengikuti terapi senam osteoporosis. Ketrampilan lansia melakukan senam menjadi lebih baik. Peserta baksos mengikuti pelatihan dengan baik sesuai agenda kegiatan. Baksos berjalan dengan lancar.
SUPERVISI KEPALA RUANG DENGAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN TRIAGE DI INSTALASI GAWAT DARURAT Ayuningtyas, Rahayu; Sulistyawati, Wiwin; haryuni, sri
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2020): MARET 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v1i2.771

Abstract

Tujuan penelitian ini  mengetahui hubungan supervisi  kepala ruang dengan motivasi perawat dalam melaksanakan triage. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Instalasi Gawat Darurat  (IGD). Sampel  sebanyak 51 responden yang diambil secara total populasi . Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik dengan uji korelasi spearmen rho dengan α = 0,05, didapatkan ρ-value < 0,05 yakni 0,000, yang berarti terdapat  hubungan supervisi kepala ruang dengan motivasi perawat dalam melaksanakan triage, dengan koefisiensi korelasi 0,475  yang menujukkan kekuatan hubungan sedang . Hal ini terjadi karena supervisi atasan terhadap bawahan merupakan alat untuk memotivasi kerja bawahan, apabila dilakukan dengan tepat. Kepala ruang  perlu  meningkatkan supervisi keperawatan  sehingga motivasi perawat dalam melaksanakan triage juga meningkat. Kata Kunci : Supervisi Kepala Ruang, Motivasi, Perawat, Instalasi Gawat Darurat. 
Supervisi tentang Komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesmen and Recommendation) Berpengaruh terhadap Kualitas Handover Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sulistyawati, Wiwin; Haryuni, Sri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2019): EDITION MARCH 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.505 KB) | DOI: 10.33366/jc.v7i1.1111

Abstract

Ineffective handovers are often at high risk for patient safety. Other problems caused by improper handovers include delays in medical diagnosis, and increased health care costs and patient dissatisfaction. Supervision of SBAR communication (Situation, Background, Assessment, Recommendation) is an effective way to maintain patient safety and reduce the occurrence of errors caused by communication. This study aimed to identify the effect of supervision on SBAR communication on the quality of patient handovers in the inpatient room. Design research was a pre-experimental design of one group pre post test design, were 34 nurses in two inpatient rooms taken in total sampling. The SBAR supervision was carried out by the Head of the Room to the nurses during the handover. Before the supervision of nurses' handover quality was observed, then the socialization of SBAR communication and supervision by the head of the room were then given post-supervision observation. The instruments used a patient handover observation sheet and supervision manual. The results showed that most of the female respondents had D3 nursing education and half of the respondents had a working period of
PENYULUHAN BAHAYA SEDENTARY LIFESTYLE PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KADIRI Etika , Arif Nurma; Agnes, Yeni Lufiana Novita; Sulistyawati, Wiwin; Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Jayani, Indah; Susmiati, Susmiati; Nurseskasatmata, Satria Eureka; Ramayanti, Eva Dwi; Lutfi, Erik Irham; Yunalia, Endang Mei
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i2.4414

Abstract

A Sedentary lifestyle is a low energy expenditure, which expends calories 1.5 METs or less. It most likely leads to various metabolic diseases, such as Diabetic Mellitus. Some factors influencing a sedentary lifestyle are knowledge, attitudes, gender, convenience, transportation, technological advances, COVID-19 outbreaks, and consequences. A sedentary behavior becomes a typical lifestyle among teenagers, including students. Therefore, counseling about a sedentary lifestyle and its effects is very much needed among students. This counseling aims to increase knowledge about the sedentary lifestyle and its dangers so that students can avoid it and increase physical activity. The implementation method in this counseling consists of 3 stages, these stages are preparation, implementation and evaluation. Sixty-five nursing students attended this counseling activity; most participants (70%) were female. The result shows that some respondents did not know about the sedentary lifestyle and its dangers. After counseling, almost all respondents knew about the sedentary lifestyle and its risks. Moreover, they were committed to reducing sedentary behavior and increasing physical activity. Based on the results, it can be concluded that counseling may increase students’ commitment to physical activity and sports.   Keywords: physical activity, Sedentary lifestyle
Hubungan Motivasi Perawat dengan Kualitas Handover Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sulistyawati, Wiwin; Haryuni, Sri
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 13 No 2 (2018): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v13i2.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan kualitas handover di ruang rawat inap Rumah Sakit. Desain penelitian ini adalah korelasi yang dilakukan secara cross sectional, populasinya seluruh perawat di ruang rawat inap, sampel sebanyak 34  responden,  teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner untuk motivasi perawat dan lembar observasi untuk kualitas handover. Hasil analisa data menggunakan korelasi spearmen rho dengan α = 0,05, didapatkan ρ-value  < 0,05 yakni 0,02, yang berarti ada hubungan antara motivasi perawat dengan kualitas handover dengan koefisiensi korelasi 0,502  yang menujukkan kekuatan hubungan kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan semakin tinggi motivasi perawat maka semakin tinggi kualitas handover pasien.  Kepala ruang  perlu  meningkatkan motivasi perawat dalam melaksanakan handover sehingga kualitas handover akan meningkat. Keywords: Motivasi perawat, Handover, Ruang Rawat Inap
Latihan Fisik Sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah Sulistyana, Caturia Sasti; Fauzi, Abdul; Christianingsih, Siska; Sulistyawati, Wiwin; Saputra, Yudi Dwi; Khuddus, Lutfhi Abdil
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.746

Abstract

Masalah utama dari diabetes mellitus adalah tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Salah satu cara kontrol kadar glukosa darah sekaligus sebagai pencegahan DM yaitu dengan latihan fisik. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah latihan fisik sebagai kontrol kadar glukosa darah. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya. Pelaksanaan dimulai dengan peserta melakukan registrasi dan dilanjut dengan lari sejauh 1600meter. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dilakukan setelah mngikuti lari 1600 meter. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan hasil kadar glukosa darah yaitu dalam rentang 80-139mg/dL yaitu sebanyak 57,8%, kadar glukosa darah 140-199mg/dL sebanyak 24,4% dan kadar glukosa diatas 200 mg/dL sebanyak 17,8%. Latihan fisik memberikan manfaat mengontrol dan menurunkan kadar glukosa darah. Pelaksanaan latihan fisik yang dikombinasikan dengan program pengendalian kadar glukosa yang lain akan memberikan manfaat yang optimal.
OPTIMALISASI KUALITAS TIDUR DAN KEBUGARAN LANSIA MELALUI SENAM YOGA Wiwin Sulistyawati; Risyda Zakiyah Hanim; Satria Eureka Nurseskasatmata; Aby Nugrah Septanto; Caturia Sasti Sulistyana; Novianti Lailiah; Dessy Rindiyanti Harista
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6947

Abstract

Peningkatan ansia di Indonesia berdampak pada timbulnya berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan tidur dan penurunan kebugaran. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan senam yoga sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur dan kebugaran lansia di UPT PSLU Jombang. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: persiapan, sosialisasi, implementasi, evaluasi, dan keberlanjutan. Senam yoga dilaksanakan 1 kali per minggu selama 4 minggu dengan durasi 20–30 menit per sesi, mencakup pemanasan, gerakan inti yoga, pernapasan, dan relaksasi. Evaluasi menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan tes langkah 2 menit. Hasil menunjukkan peningkatan lansia dengan kategori bugar dari 8 orang (33%) menjadi 14 orang (58%), serta peningkatan kualitas tidur baik dari 14 orang (58%) menjadi 18 orang (75%). Senam yoga terbukti bisa untuk meningkatkan kebugaran fungsional dan kualitas tidur lansia. Kata kunci: senam yoga, lansia, kualitas tidur, kebugaran fungsional
EDUKASI SEKS REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DAN PERILAKU SAKS MENYIMPANG PADA REMAJA SANTRI Christianingsih, Siska; Abdul Fauzi; Satria Eureka Nurseskasatmata; Caturia Sasti Sulistyana; Wiwin Sulistyawati; Yudi Dwi Saputra
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6916

Abstract

Adolescence is a vulnerable period in which curiosity about sexuality often arises but is not always accompanied by accurate information, especially among students in Islamic boarding schools. This community service focused on providing son for students at Pondok Pesantren Nurul Islam Kencong Jember as an effort to prevent sexual violence and deviant sexual behavior. The objectives were to improve knowledge and awareness of reproductive health, strengthen skills in refusing unhealthy sexual behavior, and foster the courage to report incidents within a safe pesantren environment. The program employed a participatory approach through interactive lectures, educational videos, group discussions, and pre–posttests. The results showed a significant increase in knowledge, with participants in the “Good” category rising from 4% to 77%, while those in the “Poor” category decreased from 65% to 8%. These findings indicate that contextual and value-based sexuality education is effective and can be replicated in similar pesantren settings