Articles
UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL MELALUI TERAPI BERMAIN : PARALLEL PLAY MENGANYAM KERTAS
Siska Christianingsih
Bahasa Indonesia Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47560/kep.v9i2.263
Anak retardasi mental umumnya memiliki kemampuan motorik kasar dan halus yang lebih rendah dibandingkan anak normal, karena kelemahan pada sistem saraf sehingga sulit mencapai perkembangan secara normal. Hal tersebut dapat ditingkatkan dengan memberikan stimulasi yang baik dan berkesinambungan. Terapi bermain: Parallel Play menganyam kertas merupakan permainan aktif mandiri anak retardasi mental untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental. Populasinya adalah anak usia 11-12 tahun di SDLB AKW Kumara II. Sampel terdiri dari 12 responden dengan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney U Test dengan tingkat signifikan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terapi bermain: Parallel Play menganyam kertas dapat meningkatkan motorik halus anak retardasi mental. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok perlakuan didapatkan data nilai p = 0.026 dan kelompok kontrol p = 0.063. Uji statistik menggunakan Mann Whitney U Test menunjukkan motorik halus pada kelompok perlakuan lebih baik daripada kelompok kontrol (nilai p = 0,030). Kesimpulannya, terapi bermain: parallel play menganyam kertas dapat meningkatkan motorik halus anak retardasi mental ringan.
COUNTERPRESSURE FOR DYSMENORRHEA PAIN IN TEENAGERS
Retty Nirmala Santiasari;
Siska Christianingsih
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Institute for Research and Community Service of Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.45 KB)
|
DOI: 10.36720/nhjk.v8i2.122
Background: Teenager is a one of development stages in the life cycle. Female teenagers are often marked by the menstrual phase. Menstruation is often accompanied by pain or what is called dysmenorrhea. Dysmenorrhea is often experienced by female teenagers and it can interfere with the activity and ability of concentration in learning that results in a decrease in performance in school. Counterpressure can be used as a solution to overcome the problem of dysmenorrhea. The counterpressure massage technique is applying strong pressure using the heel of the hand by clenching the lumbar region where there is a uterine sensory nerve that runs with the sympathetic uterus entering the spinal cord through the thoracic nerve 10-11-12 which can increase the endorphin hormone. The purpose of this study was to analyze the effect of counterpressure massage on dysmenorrhea pain in high school students.Objective: The purpose of this study was to analyze the effect of counterpressure massage on dysmenorrhea pain in high school students.Method: The research design used was quasi experiment (one group pre-posttest design). The location of this research was Kartika IV Senior Hight School in Surabaya. The number of respondents was 30 respondents taken by consecutive sampling technique. The instrument was using NRS observation method by Hjermstad (2011). Analysis of the data in this study was using the Wilcoxon Test with a significance level 0.05 with a significance level of 0.05.Result: Wilcoxon test results obtained p value of 0.00 (p <0.05). These results indicate that there are significant differences for dysmenorrhea pain before and after the counterpressure intervention has given.Conclusion: Counterpressure massage techniques can reduce dysmenorrhea pain experienced by female teenagers. Key words: Counterpressure massage, Dysmenorrhea, Female Teenagers.
PENYULUHAN TENTANG COVID -19 DAN DIABETES MELLITUS : KEEP CPMMUNITY SAFE BAGI MASYARAKAT LUCNAB BARANGAY BAGUIO CITY -PHLIPPINES
wijar Prasetyo;
Hendro Djoko Tjahjono;
Siska Christianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STIKes William Booth Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.095 KB)
|
DOI: 10.47560/pengabmas.v2i1.278
Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit gangguan metabolisme yang ditandai peningkatan kadar gula darah oleh karena insufisiensi fungsi insulin. Pada pasien diabetes melitus seringnya mengalami masalah kesehatan lain seperti kegemukan, penyakit jantung dan penyakit ginjal yang semakin memperberat masalah kesehatannya terutama jika terpapar covid 19 yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya kematian. Kebutuhan akan informasi yang menguatkan dan memberikan penyegaran akan pengetahuan yang dimiliki sangat dibutuhkan agar selama menjalani kehidupan di masa pandemic ini agar tetap sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan diskusi. Kegiatan ini dilakukan dengan media zoom dengan jumlah keseluruhan peserta kegiatan yaitu berjumlah 145 orang walaupun pada awalnya ditargetkan sebanyak 175 orang. Hasil dari kegiatan ini masyarakat Lucnab Baranghay, Baguio City, Philipina menyampaikan 80% merasa sangat puas dan 20 % puas dengan kegiatan penyuluhan ini. Hasil ini didapatkan melalui kuesioner setelah kegiatan ini berlangsung. Hal ini dapat diketahui dengan antusiasme dari peserta untuk menanyakan terkait pola hidup yang sehat. Pada pasien dengan diabetes melitus harus memiliki perilaku yang sehat dan rajin berolahraga demi menjaga stamina tubuh dan mengikuti pengobatan yang dilakukan selama ini. Kegiatan penyuluhan pada pasien dengan penyerta tidak hanya diabetes melitus sangat diperlukan untuk memberikan informasi, menguatkan pemahaman dan menginformasikan informasi yang terupdate terkait bagiamana covid 19 dapat mempengaruhi pasien khususnya dengan penyakit penyerta.
BYSTANDER CPR DALAM UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA SISWA SMA
Siska Christianingsih;
Retty Nirmala Santiasari
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1116
Kesiapsiagaan bencana semakin mendapat perhatian dari semua masyarakat, baik bencana alami atau buatan manusia. Bencana teknologi, insiden mengancam jiwa, dan bencana alam menguji kemampuan masyarakat untuk mempersiapkan diri dan merespons keadaan darurat. Keterlibatan bystander yang cepat dan tepat dapat menolong korban. Bystander CPR adalah seseorang di lokasi kejadian yang secara sukarela untuk membantu orang lain, dapat melakukan resusitasi jantung paru pada korban yang mengalami henti jantung untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan pelatihan CPR terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pembentukan bystander CPR pada siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Desain penelitian ini adalah Quasy experimental. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 30 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Paired T Test dan Independent T Test. Hasil analisis data didapatkan perbedaan yang signifikan terhadap variabel pengetahuan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan nilai p = 0,003 (nilai p < 0,05) dan variabel keterampilan tindakan CPR dengan nilai p = 0.011 (nilai p < 0,05). Pelatihan CPR dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan tindakan CPR dalam upaya membentuk bystander CPR di siswa SMA. DOI: 10.5281/zenodo.5225820
PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET DAN VIDEO DALAM MENINGKATKAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR
Siska Christianingsih;
Lilik Eka Puspitasari
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1461
Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara pertolongan pertama pada luka bakar. Luka bakar merupakan luka terbuka yang harus mendapat penanganan yang tepat agar tidak menyebabkan jaringan kulit rusak, infeksi, iritasi, dan memperburuk kondisi luka. Perlu adanya pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama pada luka bakar sehingga masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama secara tepat.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan antara media leaflet dengan media video terhadap tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang pertolongan pertama luka bakar. Desain penelitian menggunakan Pre-Experimental (dengan two group pre test and post test design). Populasi pada penelitian ini adalah ibu rumah tangga. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel sebanyak 52 responden, 26 responden diberikan intervensi menggunakan media leaflet dan 26 responden diberikan intervensi menggunakan media video. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test . Hasil uji statistic Wilcoxon T-Test pada kelompok media leaflet dan media video didapatkan nilai p < 0,000 (p < 0,005). Hasil uji statistik mann whitney test didapatkan nilai p 0,001 (p < 0,005) yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang pertolongan pertama luka bakar sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Media video lebih efektif terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama luka bakar pada ibu rumah tangga dibandingkan media leaflet. DOI: 10.5281/zenodo.6033564
Skrining Tumbuh Kembang sebagai Upaya Deteksi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak di Daycare Sahabat Sinar Alam Kota Kediri
Sulistyawati, Wiwin;
Suharto, Idola Perdana Sulistyoning;
Ramayanti, Eva Dwi;
Nurseskasatmata, Satria Eureka;
Christianingsih, Siska
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3283
Golden Age merupakan masa yang penting untuk membangun karakter anak. Skrining tumbuh kembang sangat diperlukan pada periode ini untuk melihat tumbuh kembang anak, mengidentifikasi keterlambatan atau disabilitas, serta memberikan rekomendasi untuk melakukan rujukan kepada tenaga kesehatan ahli seperti dokter. Daycare merupakan tempat yang menyediakan pelayanan kesehatan anak, dan pemantauan tumbuh kembang serta pengasuhan anak. Permasalahan yang terjadi di daycare Sahabat Sinar Alam adalah belum pernah dilakukan skrining tumbuh kembang anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak di daycare. Skrining tumbuh kembang anak sangat membantu menemukan penyimpangan tumbuh kembang pada anak sehingga anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang segera mendapatkan intervensi yang tepat dan anak bisa mendapatkan stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembangnya. Berdasarkan hasil skrining didapatkan data dari 9 anak terdapat 8 (88,9%) anak memiliki tumbuh kembang baik yang meliputi motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara, sosialisasi dan kemandirian normal . Ada satu anak (11,1%) yang mengalami penyimpangan dalam perkembangan motorik kasar yaitu anak belum bisa duduk dan belum bisa berdiri tanpa bantuan pada umur 12 bulan. Berdasarkan kegiatan ini orang tua anak yang mengalami penyimpangan disarankan membawa anak ke Poli Tumbuh Kembang Rumah Sakit sehingga bisa mendapatkan intervensi lebih lanjut.
Pemanfaatan Permainan Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Motorik pada Siswa Sekolah Dasar Negeri
Nurseskasatmata, Satria Eureka;
Sulistyana, Caturia Sasti;
Sulistyawati, Wiwin;
Christianingsih, Siska;
Fauzi, Abdul;
Wijayanti, Karunia;
Nurvitriana, Nidya Comdeca
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4700
Di seluruh dunia, mayoritas anak-anak menghabiskan lebih dari dua jam per hari menonton TV dan penggunaan laptop dan telepon genggam pada anak-anak meningkat secara substansial serta banyak perilaku sedentary lainnya yang dapat menyebabkan obesitas. Kebiasaan bermain anak mulai bergeser ke arah gadget sehingga permainan tradisional yang lebih menyehatkan sudah ditinggalkan. Permasalahan yang terjadi di SDN Dukuh Kupang I Surabaya adalah siswa-siswi belum banyak mengenal permainan tradisional. Kegiatan permainan tradisional dilakukan dengan mengenalkan secara promotif berbagai permainan tradisional yang mengandung unsur peningkatan aktifitas fisik baik secara individu dan kelompok dengan metode ceramah dan praktik. Hasil dari kegiatan adalah terdapat peningkatan minat dan aktivitas fisik anak dan penurunan waktu screen time dengan permainan tradisional. Sedangkan kejadian overweight dan obesitas belum menunjukkan penurunan secara signifikan karena waktu kegiatan yang singkat dan bersifat promotif. Dengan kegiatan ini setidaknya ada solusi dalam mengatasi kejenuhan anak di tengah rutinitas belajar harian dan upaya membatasi penggunaan gadget tanpa batas waktu.
PENGARUH PELATIHAN ERGONOMIC EXERSICE TERHADAP KETRAMPILAN MELAKUKAN ERGONOMIC EXERSICE PADA PEKERJA KAYU GAHARU
Sulistyawati, Wiwin;
Susmiati, Susmiati;
Nurma Etika, Arif;
Nurseskasatmata, Satria Eureka;
Christianingsih, Siska;
Padillah, Beni
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6073
Gangguan muskuloskeletal akibat kerja adalah paling umum dari semua penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Pekerja Kayu Gaharu melakukan pekerjaan dengan kondisi berulang-ulang, posisi tubuh tetap dalam jangka waktu yang lama sehingga rentan mengalami gangguan musculoskeletal. Salah satu aktivitas yang bisa mengurangi gangguan musculoskeletal adalah senam ergonomi. Pekerja kayu gaharu belum memiliki pengetahuan tentang senam ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan senam ergonomic terhadap ketrampilan pekerja kayu gaharu. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental one group pre post test design. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pelatihan senam ergonomi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ketrampilan pekerja kayu gaharu dalam melakukan senam ergonomi. Populasi penelitian yaitu pekerja kayu gaharu dengan Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Pvalue (0,000) < alfa (0,05) maka dapat disimpulkan hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak, kondisi ini dapat diinterpretasikan bahwa pengaruh pelatihan ergonomic exersice ketrampilan melakukan ergonomic exercise pada pekerja kayu gaharu. Saran untuk Manajemen yaitu perlu dilakukan pelatihan senam ergonomi pada pekerja kayu gaharu sehingga ketrampilan pekerja dalam melakukan senam ergonomi meningkat sehingga produktivitas pekerja meningkat.
BYSTANDER CPR DALAM UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA SISWA SMA
Christianingsih, Siska;
Santiasari, Retty Nirmala
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1116
Kesiapsiagaan bencana semakin mendapat perhatian dari semua masyarakat, baik bencana alami atau buatan manusia. Bencana teknologi, insiden mengancam jiwa, dan bencana alam menguji kemampuan masyarakat untuk mempersiapkan diri dan merespons keadaan darurat. Keterlibatan bystander yang cepat dan tepat dapat menolong korban. Bystander CPR adalah seseorang di lokasi kejadian yang secara sukarela untuk membantu orang lain, dapat melakukan resusitasi jantung paru pada korban yang mengalami henti jantung untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan pelatihan CPR terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pembentukan bystander CPR pada siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Desain penelitian ini adalah Quasy experimental. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 30 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Paired T Test dan Independent T Test. Hasil analisis data didapatkan perbedaan yang signifikan terhadap variabel pengetahuan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan nilai p = 0,003 (nilai p < 0,05) dan variabel keterampilan tindakan CPR dengan nilai p = 0.011 (nilai p < 0,05). Pelatihan CPR dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan tindakan CPR dalam upaya membentuk bystander CPR di siswa SMA. DOI: 10.5281/zenodo.5225820
PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET DAN VIDEO DALAM MENINGKATKAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR
Christianingsih, Siska;
Puspitasari, Lilik Eka
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1461
Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara pertolongan pertama pada luka bakar. Luka bakar merupakan luka terbuka yang harus mendapat penanganan yang tepat agar tidak menyebabkan jaringan kulit rusak, infeksi, iritasi, dan memperburuk kondisi luka. Perlu adanya pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama pada luka bakar sehingga masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama secara tepat.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan antara media leaflet dengan media video terhadap tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang pertolongan pertama luka bakar. Desain penelitian menggunakan Pre-Experimental (dengan two group pre test and post test design). Populasi pada penelitian ini adalah ibu rumah tangga. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel sebanyak 52 responden, 26 responden diberikan intervensi menggunakan media leaflet dan 26 responden diberikan intervensi menggunakan media video. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test . Hasil uji statistic Wilcoxon T-Test pada kelompok media leaflet dan media video didapatkan nilai p < 0,000 (p < 0,005). Hasil uji statistik mann whitney test didapatkan nilai p 0,001 (p < 0,005) yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang pertolongan pertama luka bakar sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Media video lebih efektif terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama luka bakar pada ibu rumah tangga dibandingkan media leaflet. DOI: 10.5281/zenodo.6033564