Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Fisioterapi, Pemandu Wisata Desa Tuapejat Mentawai Syafrianto, Donal; Arifan, Ikhwanul; Denay, Naluri; Chaeroni, Ahmad
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.46

Abstract

Desa Tuapejat merupakan salah satu desa di kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki potensi wisata Bahari yang luar biasa. Bayaknya kunjungan wisata baik lokal maupun internasional yang datang ke Tuapejat memungkinkan untuk dikembangkannya atraksi wisata sport tourism di sepanjang pesisir pantai Tua Pejat. Pemanfaatan sumber daya alam yang ada harus sejalan dengan kemampuan sumber daya manusia dalam memandu, memberikan pertolongan serta memberikan layanan memuaskan bagi wisatawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra dalam memberikan pertolongan dasar Fisioterapi serta memiliki keterampilan kepemanduan atraksi Sport Tourism. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini adalah peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cedera serta Stand Up Paddle Board. Metode yang digunakan adalah pelatihan teori dan praktek dalam memberikan layanan dasar fisioterapi dan kepemanduan atraksi sport tourism dengan stand Up Paddle. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mitra terhadap cedera, keterampilan penanganan dasar fisioterapi terhadap cedera, pengetahuan dan keterampilan olahraga Stand Up Paddle serta teknik kepemanduannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat memberikan dampak terhadap masyarakat mitra, terutama dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Dalam hal ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya alam terutama wisata bahari yang dimiliki Desa Tuapejat.
PELATIHAN PEMANDU OUTBOND PADA POKDARWIS DI KEPULAUAN MENTAWAI PADA POKDARWIS DI KEPULAUAN MENTAWAI Pranoto, Nuridin Widya; Rayendra, Rayendra; Chaeroni, Ahmad; Ilham, Ilham; Susanto, Nugroho
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5817

Abstract

Kepulauan Mentawai terletak di wilayah Sumatera Barat memiliki potensi wisata yang sangat besar dimana wilayah ini memiliki keindahan alam berupa ombak dan kawasan pantai yang indah. Observasi lapangan memperlihatkan belum terkelolanya paket wisata secara optimal dimana beberapa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) belum mampu merancang dan melaksanakan kegiatan menarik seperti outbound sehingga dapat menarik minat pengunjung untuk melakukan berbagai kegiatan wisata seperti family gathering maupun wisata bahari lainya. Pegabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada Pokdarwis Kepulauan Mentawai yang bersifat soft skills dan hard skills terkait kepemanduan dan pengelolaan outbound. Kepemilikan kemampuan kepemanduan outbound dapat dipergunakan sebagai pendukung kegiatan kawasan wisata. Terdapat 100 orang peserta yang terdiri dari beberapa kelompok Pokdarwis yang terlibat dalam pengabdian ini. Metode yang dipergunakan pada kegiatan ini yaitu persentasi, workshop, dan perktek terkait jenis kegatan outbound, manfaat, cara pengelolaan, merancang dan memandu kegiatan outbound. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh peningkatan kemampuan soft skils berupa kemampuan membuat rancangan kegiatan outbound dan hard skils berupa pelaksanaan kegiatan outbound. Pokdarwis juga telah mampu memasukkan kegiatan outbound dalam paket wisata yang mereka tawarkan.
Metode Latihan Interval (Interval Training) sebagai Upaya Meningkatkan Volume Oxigen Maximum (VO2Max) Pemain Futsal Wanita Chaeroni, Ahmad; Rido, Muhamad; Bahtra, Ridho; Gemaini, Andri
Jurnal Sporta Saintika Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2023
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v8i2.334

Abstract

The interval training method is one form of exercise that is expected to increase Volume Oxigen Maximum (VO2Max), especially for female futsal players. The purpose of this study was to determine how much influence the interval training method has on increasing VO2Max for female futsal players. Method The approach in this study used the "Pretest Posttest Design involving 12 female futsal players of Rimbo girl Tebo Regency. Participants were obtained based on certain criteria that were met. The instrument used in obtaining VO2Max data uses the yo-yo test. The data were analyzed using the "t-test" test analysis with a significant level of 0.5 using spss. The results showed an increase in VO2Max of female futsal players when viewed from the results of pretest and posttest data. So that there is an effect of the interval training method on VO2Max futsal players. This is proven significantly, where after the "t" test is carried out the results of tcount = 16.43> ttable = 1.796. Thus it can be concluded that there is an effect of interval training on increasing VO2Max of futsal players Gadis Rimbo Tebo district
Pelatihan Pemandu Wisata Dan Pengelolaan Sampah Pada Pokdarwis Di Kepulauan Mentawai Pranoto, Nuridin Widya; Chaeroni, Ahmad; fauziah, varhatun
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i1.65

Abstract

Abstrak Kepulauan Mentawai merupakan destinasi wisata potensial di Sumatera Barat. Untuk meningkatkan potensi pariwisata perlu ditopang sumber daya manusia yang kompeten. Pada pengabdian ini dilakukan pelatihan yang mencakup dua aspek yaitu pemandu wisata yang professional dan pengelolan sampah di kawasan pantai. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas pokdarwis dalam pemandu wisata dan pengelolaan kebersihan untuk menopang dan mendukung pariwisata di kepulauan mentawai. Melalui pendekatan pelatihan, penelitian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait teknik pemanduan wisata yang ramah lingkungan serta pengelolaan sampah yang efektif, baik di tingkat destinasi wisata maupun di tingkat komunitas lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pelatihan berbasis partisipatif, dengan melibatkan anggota Pokdarwis dalam sesi-sesi pelatihan dan diskusi kelompok. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemanduan wisata dan pengelolaan kebersihan lingkungan di kawasan wisata, serta memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan industri pariwisata di Kepulauan Mentawai. Kata Kunci: Pemandu Wisata, Pengelolaan Sampah, Pokdarwis. Abstract The Mentawai Islands are a potential tourist destination in West Sumatra. To enhance tourism potential, it is necessary to support it with competent human resources. In this community service, training was conducted covering two aspects: professional tour guides and waste management in coastal areas. This service aims to develop the capacity of local tourism awareness groups (pokdarwis) in guiding tourists and managing cleanliness to support and sustain tourism in the Mentawai Islands. Through a training approach, this research provides knowledge and skills related to environmentally friendly tourism guiding techniques and effective waste management, both at the tourist destination level and the local community level. The method used in this research is a participatory training approach, involving Pokdarwis members in training sessions and group discussions. The results of this study are expected to improve the quality of tour guiding and environmental cleanliness management in tourist areas, as well as to have a positive impact on the sustainability of the tourism industry in the Mentawai Islands. Keywords: Tour Guides, Waste Management, Pokdarwis.
DIFFICULTIES ANALYSIS OF LEARNING ARABIC FOR PADANG STATE UNIVERSITY STUDENTS FROM THE LINGUISTIC ASPECT Wiza, Rahmi; Amir, Amri; Chaeroni, Ahmad; Afroo, Fakhriyah Annisa
Thariqah Ilmiah: Jurnal ilmu-ilmu kependidikan & Bahasa Arab Vol 12, No 1 (2024): TARIQAH ILMIAH: JURNAL ILMU-ILMU KEPENDIDIKAN DAN BAHASA ARAB
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/thariqahilmiah.v12i1.11162

Abstract

This research aims to determine students' difficulties when taking Arabic lectures from the linguistic aspect (phonology and morphology). This is useful for improving the material in the modules provided so that the modules are based on the needs of students at Padang State University. The research method used descriptive quantitative, with informants taken by purposive sampling as many as 55 student representatives from each faculty who attended Arabic language lectures. The results of the research stated that from a linguistic aspect in terms of phonology, students felt about 65.5% of the difficulties were found in 19 letters that were difficult to pronounce, 20 letters that were similar in pronunciation and difficulty in determining the intonation of a vocabulary letter. In terms of morphology, 68.4% of the difficulties were found in differentiating the forms of isim/noun and fi'il/verb, differentiating types of words, determining changes in the form of an object and changes in fi'il. This difficulty causes students to not be maximally active in learning Arabic.
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Kaki terhadap Kemampuan Shooting Sepakbola PUPUS FC Kabupaten Kepulauan Mentawai Aldimas Jusinisen Asri; Ridho Bahtra; Andri Gemaini; Ahmad Chaeroni
Mutiara Pendidikan dan Olahraga Vol. 2 No. 5 (2025): September: Mutiara Pendidikan dan Olahraga
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mupeno.v2i5.661

Abstract

The purpose of this study is to examine the contribution of leg muscle explosive power and foot-eye coordination to the shooting ability of PUPUS FC football players in the Mentawai Islands Regency. The type of research used is quantitative descriptive. The population in this study were all PUPUS FC players, while the sampling technique used total sampling of 22 people. The tests used in this study were the standing broad jump test, the foot-eye coordination test, and the soccer shooting test. The sample in this study was 22 people. From the results of the tests conducted on PUPUS FC soccer players, the results obtained were that there was a contribution between leg muscle explosive power to soccer shooting results of 12.40% and the remaining 87.60% was influenced by other factors, there was a contribution between foot-eye coordination to soccer shooting results of 2.70% and the remaining 97.30% was influenced by other factors, and there was a contribution of leg muscle explosive power and foot-eye coordination to soccer shooting results of 73.10% and the remaining 26.90% was influenced by other factors. The tests used in this study included the standing broad jump test to assess leg muscle explosive power, the foot-eye coordination test to evaluate the players' coordination, and the soccer shooting test to measure their shooting accuracy and effectiveness. These tests are commonly used in sports science to evaluate physical attributes that directly impact athletic performance. The results obtained from the tests indicate that leg muscle explosive power contributed 12.40% to the soccer shooting performance of the players, with the remaining 87.60% influenced by other factors such as technical skill, tactical awareness, and mental readiness. Additionally, foot-eye coordination accounted for 2.70% of the variation in shooting ability, suggesting that while important, it is not the dominant factor in determining shooting success. The remaining 97.30% of the variation could be attributed to other physical, technical, or psychological factors.
Advanced Learning Techniques In Badminton At The Cahaya Muda Badminton Association J, Ari Setiawan; Welis, Wilda; Chaeroni, Ahmad; Zulbahri, Zulbahri
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10 (2025): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i2.7770

Abstract

The research problem is the low smashing ability of badminton athletes at PB Cahaya Muda. Low smash accuracy is influenced by several factors, such as leg muscle explosiveness, hand-eye coordination, and arm muscle explosiveness. This study aims to reveal the direct and indirect effects, as well as the simultaneous effects between variables.This study is a quantitative associative study using a path analysis approach. The population in this study was all 55 badminton athletes at PB Cahaya Muda. The sample was taken using purposive sampling of 20 individuals. The data instruments were leg muscle explosiveness, vertical jump, hand-eye coordination using a hand-eye coordination test, arm muscle explosiveness using a one-hand medicine ball, and badminton smash accuracy. The data were analyzed using path analysis through structural model testing at α = 0.05.The results of the hypothesis testing show: (1) there is a direct influence of leg muscle explosive power on the accuracy of badminton smashes (py1 = 0.435 or 18.92%), (2) there is a direct influence of hand eye coordination on the accuracy of badminton smashes (py2 = 0.057 or 0.27%), (3) there is a direct influence of arm muscle explosive power on the accuracy of badminton smashes (py3 = 0.564 or 31.08%), (4) there is an indirect influence of arm muscle explosive power on the accuracy of badminton smashes (p31.py3 = 0.886 or 78.49%), (5) there is an indirect influence of hand eye coordination on the accuracy of badminton smashes (p32.py3 = 0.0345 total influence 3.49%), and (6) there is an influence of leg muscle explosive power, hand eye coordination and arm muscle explosive power simultaneously on the accuracy of badminton smashes (Rsquare = 0.886 or 88.6%)
Pencegahan Kejadian Stunting Anak Balita Melalui Pemberdayaan Wanita Usia Subur dan Remaja Putri Di Kanagarian Sungai Nyalo Welis, Wilda; Bahtra, Ridho; Chaeroni, Ahmad; Widya Pranoto, Nuridin; Fadli Muchlis, Arif; Bafirman; Sazeli Rifki, Muhammad; Gusril; Selviani, Iit; Effendi, Rully
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.119

Abstract

Pemberdayaan wanita usia subur dan remaja di lakukan agar para wanita tersebut mampu membawa dirinya dan menempatkan dirinya di masa depan saat mereka dewasa. Remaja putri merupakan kelompok yang rawan kekurangan zat gizi, dan remaja yang kurang gizi dan anemia beresiko melahirkan anak yang stunting dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Adapun daerah binaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah Nagari Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, dengan sasaran mitra adalah remaja putri. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan remaja putri, menambah pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan derajat kesehatan bagi remaja. Kegiatan yang di lakukan adalah dengan memberikan pelatihan pengolahan produk perikanan, dan penyuluhan kebutuhan gizi seimbang untuk remaja. Metode dalam kegiatan ini melalui penyuluhan kebutuhan gizi seimbang remaja dan kesehatan tentang pola hidup sehat, serta di berikan pelatihan pengolahan produk perikanan, memasukkan program penyuluhan kebutuhan gizi seimbang dalam kegiatan Posyandu Remaja yang di laksanakan sekali sebulan dan Pelatihan pengolahan produk perikanan yaitu membuat baso ikan, kaki naga, nugget ikan, dimsum dan sosis ikan. Produk yang dihasilkan dapat menjadi usaha baru untuk meningkatkan pendapatan Masyarakat terutama remaja. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan. Rata-rata skor pengetahuan tentang stunting sebelum kegiatan adalah 6,8 dan rata-rata skor pengetahuan setelah kegiatan 8,5, lebih tinggi dibandingkan sebelum kegiatan dilaksanakan dengan (p<0,05). Kesimpulan pencegahan stunting pada anak balita tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga perlu melibatkan remaja putri sebagai calon ibu masa depan dan kelompok wanita usia subur. Hasil kajian di Kanagarian Sungai Nyalo menunjukkan bahwa pemberdayaan Wanita usia subur dan remaja putri melalui peningkatan pengetahuan gizi, kesehatan reproduksi, serta keterampilan dalam memilih dan mengelola pangan lokal, memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penyebab stunting. Upaya ini mampu menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak, sehingga dapat menekan risiko terjadinya stunting di masa mendatang. Oleh karena itu, program pemberdayaan remaja putri terbukti menjadi strategi preventif yang efektif dalam upaya pencegahan stunting, sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan produktif di Kanagarian Sungai Nyalo.
Sosialisasi Penerapan Aplikasi Physical Literacy (Fit-Lit) Berbasis Android dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDG’s) Nur, Lutfi; Hidayat, Teten; Purwati, Purwati; Kusdinar, Yopi; Hamidi, Ahmad; Guntara, Rangga Gelar; Nugraha, Muhammad Rizki; Friskawati, Gita Febria; Ardha, Muchamad Arif Al; Chaeroni, Ahmad; Nilan, Fariha; Malik, Arief Abdul; Bakhri, Rafdlal Saeful; Arhesa, Sandra; Annamayra, Ajeng
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1228

Abstract

Sosialisasi penerapan aplikasi Physical Literacy (Fit-Lit) berbasis Android dilaksanakan sebagai upaya inovatif dalam mendukung implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) khususnya poin ke-4, yaitu Quality Education. Aplikasi Fit-Lit dirancang untuk membantu guru dalam menilai dan memantau perkembangan literasi fisik peserta didik secara digital, interaktif, dan terukur. Melalui penerapan aplikasi ini, diharapkan guru dapat melaksanakan pembelajaran Penjas yang lebih adaptif terhadap teknologi, kontekstual, serta mampu menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya aktivitas fisik dan gaya hidup sehat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep literasi fisik berbasis teknologi dan memberikan pelatihan teknis kepada guru olahraga Sekolah Dasar agar mampu mengintegrasikan aplikasi Fit-Lit dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi/seminar dan praktek simulasi penggunaan aplikasi. Sasaran kegiatan ini meliputi guru olahraga SD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi fisik serta kemampuan mereka dalam menggunakan aplikasi Fit-Lit sebagai alat bantu dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara UPI Kampus Tasikmalaya dengan IGORNAS Kota Tasikmalaya dalam pengembangan inovasi pembelajaran olahraga berbasis teknologi. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan jasmani yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sesuai semangat SDG’s.
The Relationship between Environment and Physical Fitness on Physical Education Learning Outcomes and Al-Quran Tahfidz Ability of Middle School Students Andica, Ultrio Lipu; Welis, Wilda; Syahrastani, Syahrastani; Chaeroni, Ahmad; Ockta, Yovhandra
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i1.5907

Abstract

The problem in this research is the low ability of learning outcomes (physical education learning outcomes and the ability to recite the Koran) as well as the low fitness of students. The purpose of this research is to determine the relationship between learning environmental factors and physical fitness on physical education learning outcomes and the ability to tahfidz Al-Quran students at Junior High School ICBS Payakumbuh, Harau Putra. The type of research is simple regression correlation with a population of 155 students at Junior High School ICBS Payakumbuh, Harau Putra. The sample in this research was 30 people, the technique used in sampling was the Stratified Proportional Random Sampling technique by taking 20% samples at each class level. The research instrument used used were questionnaire statement sheets, Indonesian student fitness tests (TKSI), and physical education learning outcomes and Al-Quran tahfidz. Data analysis techniques were carried out using normality tests and homogeneity tests with the help of SPSS 22 software. Hypothesis test results used product moment correlation tests with manual calculations at a 95% confidence level α = 0.05. The results of research data analysis show that: (1) There is a correlation between learning environmental factors and students' physical education learning outcomes of 79.8% (2) There is a correlation between learning environmental factors with students' Al-Quran tahfidz ability of 33.1% (3) There is The relationship between physical fitness and students' physical education learning outcomes is 87.8% (4) There is a relationship between physical fitness factors and the ability to recite the Al-Quran by 23% (5) There is a relationship between learning environment factors and physical fitness on physical education learning outcomes amounting to 91.7% (6) There is a relationship between learning environmental factors and physical fitness on the ability to tahfidz Al-Quran amounting to 35.5%.