Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peran Peningkatan Jumlah Pembawa Pesan Terhadap Persuasi Iklan Produk Low Involment dengan Merek Tidak Dikenal pada Media Audio Umar, Setiadi; Pura, Agus Hasan
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 8, No 3 2009
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.034 KB)

Abstract

Dalam dunia periklanan, ada teknik periklanan yang berdasarkan kesaksian orang yang telah memakai produk tersebut. Untuk penyampaian kesaksian ini, perusahaan dapat menggunakan beberapa orang atau hanya satu orang saja untuk menyampaikan kesaksian mengenai produk. Fokus dari penelitian ini adalah, sampai seberapa jauh kognitif, sikap responden terhadap iklan dan produk serta keinginan mereka untuk membeli dapat dipengaruhi oleh penambahan jumlah pembawa pesan dan oleh pembedaan kualitas pesan dalam iklan radio (audio). Iklan Audio berarti responden hanya dapat mengandalkan indra pendengarannya dalam menerima pesan yang dibawakan oleh pembawa pesan tanpa dapat melihat produk ataupun tampang dari pembawa pesan.Kata kunci: pemasaran, pembawa pesan, persuasi iklan, media audio
PELATIHAN DAN PEMAHAMAN UNTUK MENEMBUS PASAR MODERN BAGI KELOMPOK USAHA JAMUR DI PARONGPONG CIMAHI Catharina Tan Lian Soei; Sandra Sunanto; Agus Hasan Pura; Rizka Nugraha Praktikna
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.829 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan Pelatihan dan Pemahaman untuk Menembus Pasar Modern bagi Kelompok Usaha Jamur di Parongpong Cimahi adalah peningkatan pengetahuan para petani jamur dan pengolah jamur tentang tuntutan dan mekanisme untuk memenuhi kualifikasi dari pasar modern khususnya di Yogya group, termasuk peningkatan pengetahuan sortir produk, kemasan produk untuk pengiriman, informasi mengenai kebutuhan pasar mengenai jamur dan produk olahan jamur, dan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan keuangan secara sederhana.Pada bulan Mei 2014 bekerjasama dengan Yogya Supermarket diselenggarakan pertemuan dan diskusi mengenai syarat, mekanisme, dan kriteria agar dapat menjadi pemasok, harga , syarat pembayaran serta kualitas produk serta dilakukan pula peragaan bagaimana caranya mengemas jamur merang untuk dapat diterima di supermarket. Pada bulan Juli 2014 diselenggarakan pelatihan manajemen keuangan sederhana untuk para petani dan pengusaha produk olahan jamur, namun ternyata peserta yang datang ke pelatihan merupakan pengusaha dari berbagai jenis usaha. Karena itu ada permintaan dari Koperasi Mitra Sejahtera untuk memberikan pelatihan lebih lanjut mengenai pengelolaan keuangan untuk berbagai pengusaha , bukan hanya untuk petani jamur dan perusahaan pengolah jamur. Selain itu ada pula permintaan untuk dibantu dalam proses pembudidayaan bibit jamur.Pelaksanaan kegiatan tersebut dinilai berhasil dengan hadirnya peserta sesuai target serta besarnya antusias peserta. Bagi para peserta, kegiatan yang dilakukan memberikan manfaat yang besar karena mereka menjadi memahami tuntutan pasar modern mengenai kualitas produk jamur merang maupun kripik jamur. Kesempatan terbuka namun hambatannya adalah masalah tingginya kualitas yang diminta pasar modern serta pemasok harus dapat menjual secara kredit. Harga jual ke supermarket Yogya adalah Rp 15.000/kg dengan syarat bahwa jamur merang yang sesuai standar sudah dikemas rapih, diterima di tempat dan pemasok bersedia dibayar 2 minggu kemudian. Kendala yang tidak mudah diatasi adalah bahwa produk jamur merang yang dihasilkan besarnya tidak sama, sehingga akan banyak produk yang tidak dapat dijual, sehingga sementara ini masih lebih baik untuk dijual secara borongan kepada pengumpul dengan harga Rp 8.500-Rp 10.000/kg dibayar tunai atau 1-3 hari kemudian. Para peserta pelatihan manajemen keuangan juga berpendapat bahwa mereka mendapatkan pencerahan bahwa apa yang telah mereka lakukan selama ini keliru dan bila tidak diperbaiki maka usaha mereka tidak dapat berkembang dengan efisien dan efektif serta sulit mendapatkan kredit. Namun untuk melakukan manajemen keuangan sederhana perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.Pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan baik karena adanya dukungan yang baik dari Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Paroki St. Ignatius Cimahi dan Koperasi Kredit Mitra Sejahtera (KKMS) yang telah menyediakan tempat pelatihan dan mensosialisasikan kegiatan pengabdian ini.  
KEUNGGULAN BERSAING DAN PENDIDIKAN Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 1 No. 2 (1997)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.878 KB) | DOI: 10.26593/be.v1i2.481.%p

Abstract

-
PENGARUH DISTRIBUSI PENDAPATAN TIDAK MERATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA 1980 - 1993. Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 1 No. 2 (1997)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.495 KB) | DOI: 10.26593/be.v1i2.487.%p

Abstract

-
NILAI-NILAI PRIBADI Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2000)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.773 KB) | DOI: 10.26593/be.v4i1.572.%p

Abstract

Values are changes. Values guide people on behave, so it must be good values. Family’s values and religion’s values are diminishing, personal values are the substitute. This is the problem for marketers but more dangerous for the nation in the future. So, government, family, religion and education institutes have to find out the solutions.
CONSUMER BEHAVIOR DAN MARKETING MIX Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2005)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.977 KB) | DOI: 10.26593/be.v9i1.636.%p

Abstract

Marketing concept emerged since business philosophy shifted to a customer-centered, the job is to find the right products for your choosen target markets. The reason for customer orientation in which all functions work together to respond to, Serve, and satisfy customer. To satisfy consumer (end user) the marketing concept use integrated marketing, that is segmenting, Targeting, positioning, and marketing mix (4p/7p). And to.be success, marketer have to understand the behavior of consumers of her or his target market. The understanding of consumer's behavior helps to formulate the right and the effective marketing mix to satisfy consumers better than competitors.
PENGARUH REVOLUSI DIGITAL TERHADAP PROGRAM PEMASARAN Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2006)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.754 KB) | DOI: 10.26593/be.v10i1.653.%p

Abstract

The digital revolution of the marketplace allows much greater customization of products, services, and promotional messages than older marketing tools. By doing so, it enables marketers to build and maintain relationship with customers but on much greater and more efficient scale.
SERVQUAL DAN IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS UNTUK PERGURUAN TINGGI Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2006)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.94 KB) | DOI: 10.26593/be.v10i2.668.%p

Abstract

When student do not focus solely on academic quality but focus on service quality too. It is essential for student perception of service quality to be evaluated and managed by the university. We can employ SERVQUAI and Important Performance Analysis methods to know the quality of service of the university. The information that result from application of these methods are very important for the university to improve the quality of service and what attribute should be concentrate to improve .
PENGARUH PENINGKATAN JUMLAH PEMBAWA PESAN TERHADAP TINGKAT KOGNITIF RESPONDEN PADA MEDIA AUDIO Setiadi Umar; Agus Hasan Pura P.A
Bina Ekonomi Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.712 KB) | DOI: 10.26593/be.v13i1.708.%p

Abstract

In the advertising, a certain style of executing messages can be encountered based on testimonial evidence. As regards testimonial evidence, the marketing party involved can employ several endorsers or make use of only one in advertisements to deliver the message.  The focus of study  is on the extent  to which people's  cognitive response are affected by an increase  in the number of endorsers  and by the differentiation  in the perceived quality of the commercials  presented  in audio-based  commercials,  a type of commercial  that can only be heard by  the respondents  who cannot  see  the actual  speaker's face.
PRODUCT POSITIONING AND BRANDING Agus Hasan Pura A
Bina Ekonomi Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.455 KB) | DOI: 10.26593/be.v13i1.711.%p

Abstract

The goal of a positioning strategy is to create a product-price position attractive to target customers and good source of cash  flow  for the business.  Product Positioning is at the core of every strong brand. A distinct and well - understood association exists between such a brand and its primary customer  benefit. How it will create differentiated value for targeted segments and what position it want to occupy  in those segments. Product positioning strategies are based on product differentiation, service differentiation and brand differentiation.  Total benefits derived from this positioning must be larger  than total cost of obtaining  these benefits. Customers are influence by the status of a brand name or by the assurance of a well-known company (Lexus & Mercedes have strong brand association with prestige or status). A strong brand enhances positive evaluation; maintain a high of product awareness & provides a consistent image or brand personality;