Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DENGAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2017 (MDP 2017) (Studi Kasus : Jalan Wisata Kendari - Toronipa) La Ode Nanang; Muhamad Thahir Azikin; Siti Nurjanah Ahmad; Fathur Rahman Rustan
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i2.13681

Abstract

ABSTRAK Pemerintah selalu mendorong sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan ini, sehingga sangat diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai demikian pula Jalan wisata Kendari-Toronipa merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe. Sebagai wilayah yang sektor pertumbuhan ekonominya dipicu oleh kegiatan eksploitasi tambang maka pada ruas jalan tersebut terjadi pembebanan kendaraan berat berulang terus menerus. Jalan ini direncanakan menggunakan tipe perkerasan kaku dengan umur rencana mencapai 40 tahun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tebal perkerasan kaku serta membuat perbandingan terkait lapis tebal perkerasan kaku pada jalan wisata Kendari– Toronipa, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini adalah metode Manual  Desain Perkerasan 2017 (MDP 2017) dengan data pendukung yang berhubungan dengan penentuan tebal perkerasan sebelum dilakukan tinjauan perancangan tebal perkerasan kaku di jalan wisata Kendari-Toronipa.Hasil Penelitian ini menghasilka nilai tebal perkerasan sebesar 28,5 cm dan 26,5 cm untuk kondisi eksisting pada jalan wisata Kendari-Toronipa yang berarti terjadi perbedaan ketebalan sebesar 2 cm. Kata Kunci : MDP 2017, Perkerasan Kaku, Tebal PerkerasanABSTRACT The government always encourages the tourism sector and improves the economy of the people around this area, so it is necessary to have adequate transportation facilities and infrastructure as well as the Kendari-Toronipa tourist road which is a provincial road that connects Kendari City and Konawe Regency. As an area whose economic growth sector is triggered by mining exploitation activities, this road segment is subject to repeated heavy vehicle loading. This road is planned to use a rigid pavement type with a design life of up to 40 years.This study aims to determine the thickness of rigid pavement and to make comparisons related to the thickness of the rigid pavement on the tourist road of Kendari - Toronipa, Southeast Sulawesi Province.This research method is the method of Pavement Design Manual 2017 (MDP 2017) with supporting data related to the determination of pavement thickness before a rigid pavement thickness design review is carried out on the Kendari-Toronipa tourist road.The results of this study resulted in pavement thickness values of 28.5 cm and 26.5 cm for the existing conditions on the Kendari-Toronipa tourist road, which means a thickness difference of 2 cm. Keywords: MDP 2017, Rigid Pavement, Pavement Thickness
APLIKASI METODE PIECES DALAM MENGANALISIS KUALITAS LAYANAN PENGGUNA TRANSPORTASI ONLINE MAXIM Kiky Rizky Amaliah; Siti Nurjanah Ahmad; Fathur Rahman Rustan
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v9i1.16957

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang timbul dari para Pengguna mengenai kualitas layanan  transportasi online berbasis aplikasi Maxim dan mendapatkan beberapa komplain terkait dengan kinerja maupun harapan oleh pengguna Maxim, mulai dari komunikasi yang kurang tanggap dari pihak Maxim, maupun pelayanan yang kurang memuaskan dari pihak Maxim kepada pengguna. Untuk itu maka penelitian di lakukan dengan tujuan untuk menganalisis kualitas layanan dan mengetahui apakah ada perbedaan kepuasan pengguna Transportasi online Maxim menggunakan metode PIECES framework dan uji chi square dalam menganalisis data. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner  kepada  pengguna dengan teknik random sampling dengan jumlah sampel 97 responden dan tambahan data pelengkap berupa tingkat pendidikan, jenis kelamin ,dan umur pengguna.Hasil penelitian dengan menggunakan metode PIECES dan seluruh variabelnya yang terdiri dari Performance, Information, Economics, Control and Security, Efficiency dan Service semua berada pada kategori Puas, artinya Aplikasi Maxim berperan baik dalam meningkatkan kualitas pelayanan sehingga memberikan rasa puas dan respon positif ke pelanggan. Dan berdasarkan hasil analisa chi square diperoleh tidak adanya perbedaan kepuasan pengguna terhadap kualitas layanan transportasi online Maxim berdasarkan jenis kelamin dan ada perbedaan kepuasan pengguna terhadap kualitas layanan transportasi online Maxim pada variabel economycs 1, dan control 5, efficiency 1, service 1 dan service 2 berdasarkan Usia. Kata Kunci : Metode Pieces, Kualitas layanan, Kepuasan penggunaABSTRACTProblems that arise from users regarding the quality of online transportation services based on the Maxim application and getting several complaints related to the performance and expectations of Maxim users, ranging from less responsive communication from Maxim, to unsatisfactory service from Maxim to users. For this reason, research was carried out with the aim of analyzing service quality and knowing whether there were differences in user satisfaction. Maxim online transportation used the PIECES framework method and the chi square test in analyzing data. This research method is carried out by distributing questionnaires to users with a random sampling technique with a sample size of 97 respondents and additional supplementary data in the form of education level, gender, and age of the user.The results of research using the PIECES method and all of its variables consisting of Performance, Information, Economics, Control and Security, Efficiency and Service are all in the Satisfied category, meaning that Maxim application plays a good role in improving service quality so as to provide a sense of satisfaction and positive response to customers. And based on the results of the chi square analysis, it is found that there is no difference in user satisfaction with the quality of Maxim online transportation services based on gender and there are differences in user satisfaction with the quality of Maxim online transportation services on the variables economycs 1, and control 5, efficiency 1, service 1 and service 2 based on Age. Keywords  : Pieces method, Service quality, User satisfaction
KAJIAN TARIF PARKIR BERDASARKAN ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) DI LIPPO PLAZA KOTA KENDARI PADA MASA NEW NORMA Anaj Musakib; Siti Nurjanah Ahmad; La Welendo
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i3.16189

Abstract

ABSTRAKLippo Plaza Kota Kendari  merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar yang ada di Kota Kendari yang menyediakan fasilitas parkir diluar badan jalan berupa lapangan parkir (parking lots). Pengelola parkir Lippo Plaza Kendari menggunakan sisitem parkir progresif artinya, semakin lama parkir maka semakin besar tarif yang harus dibayarkan. Analisis Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) dilakukan untuk mengetahui besarnya kemampuan dan kesediaan pengguna fasilitas parkir untuk membayar tarif parkir yang berlaku.Hasil dan pembahasan yang dilakukan menunjukkan adanya perbedaan karakteristik pengguna fasilitas parkir pada hari kerja dan pada akhir pekan. Untuk motor, Ability to Pay (ATP) tarif parkir untuk jam pertama didapat sebesar Rp. 2.836,21 dan untuk jam selanjutnya sebesar Rp. 1.036,12 sedangkan untuk Willingness to Pay (WTP) tarif parkir untuk jam pertama didapat sebesar Rp. 2.261,86 dan untuk tarif jam berikutnya sebesar Rp. 1.594,61. Untuk kendaraan roda empat, Ability to Pay (ATP)  tarif parkir untuk jam pertama didapat sebesar Rp. 5.826,41 dan untuk jam berikutnya sebesar Rp. 2.091,93 sedangkan untuk Willingness to Pay (WTP) tarif parkir untuk satu jam pertama didapat sebesar Rp. 3.209,24 dan untuk tarif jam selanjutnya sebesar Rp. 2.781,25. Secara keseluruhan, rata-rata baik nilai ATP dan WTP mendekati dengan tarif yang diberlakukan di Lippo Plaza Kendari. ABSTRACTLippo Plaza Kendari City is one of the largest shopping centers in Kendari City which provides off-road parking facilities in the form of parking lots. The parking manager at Lippo Plaza Kendari uses a progressive parking system, meaning that the longer the parking takes, the greater the fee to be paid. Ability to Pay (ATP) and Willingness to Pay (WTP) analyzes were conducted to determine the ability and willingness of parking facility users to pay the applicable parking rates.The results and the discussion conducted show that there are differences in the characteristics of parking facility users on weekdays and on weekends. For motorbikes, the Ability to Pay (ATP) parking fee for the first hour is Rp. 2,836.21 and for the next hour of Rp. 1,036.12 while for Willingness to Pay (WTP) the parking rate for the first hour is Rp. 2,261.86 and for the next hour rates is Rp. 1,594.61. For four-wheeled vehicles, the Ability to Pay (ATP) parking fee for the first hour is Rp. 5,826.41 and for the next hour of Rp. 2,091.93 while for Willingness to Pay (WTP) the parking rate for the first hour is Rp. 3,209.24 and for the next hour rate of Rp. 2,781.25. Overall, the average value of both the ATP and the WTP is close to the rates imposed at Lippo Plaza Kendari.
ANALISA EFEKTIFITAS MARKA JALAN YELLOW BOX JUNCTION TERHADAP SIMPANG JLN. AHMAD YANI – JLN. BALAI KOTA – JLN. H. ABDULAH SILONDAE – JLN. ABUNAWAS Muh. Febriansyah I. Tanasale; Siti Nurjanah Ahmad; Rudi Balaka
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v9i2.21417

Abstract

ABSTRAKBesarnya pertumbuhan kendaraan di kota Kendari mempengaruhi beberapa kinerja simpang di kota Kendari khususnya simpang bersinyal. Salah satu alternative untuk mengatasi masalah transportasi di simpang ini adalah dengan menggunakan marka yellow box junction (YBJ). Pemasangan marka jalan YBJ diharapkan adapat mengatasi kemacetan yang terjadi di beberapa simpang rawan macet di kota kendari. Namun pada kenyataannya masih banyak pengendara yang tidak memahami akan bentuk dan fungsi dari YBJ. Tujuan dari penelitian untuk Efektifitas Marka jalan YBJ untuk mengetahui kesesuaian marka YBJ dengan standar yang berlaku dan mengetahui efektifitas marka jalan YBJ pada simpang Jln.Ahmad Yani – Jln.Balai Kota – Jln.H.Abdulah Silondae – Jln. Abunawas. Penelitian ini dilakukan dengan tiga waktu puncak yaitu pada waktu puncak pagi, siang dan sore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan ketidaksesuaian ukuran marka pada simpang dengan lebar garis lurus 15 cm dan diagonal 15 cm yang tidak sesuai dengan standar standar di Indonesia maupun internasional sedangkan untuk efektifitas marka berdasarkan tandannya mengalami penurunan setelah pemasangan YBJ sebesar 8.12 det/smp namun berdasarkan pemahaman masyarakat berdasarkan wawancara langsung di lapangan masih banyak yang belum mengetahui fungsi dari marka jalan YBJ dan berdasarkan observasi pelanggaran di lapangan masih terdapat banyak pelanggaran pada marka jalan YBJ.Kata Kunci : Yellow box junction, Efektifitas, Tundaan, simpangABSTRACTThe amount of vehicle growth in Kendari affects several performances of the intersection in Kendari, especially the intersection. One alternative to overcome the problem of transportation at this intersection is to use yellow box junction mark (YBJ). The installation of YBJ road markings is expected to overcome the congestion that occurs at several traffic jam-prone intersections in the city of Kendari. But in reality there are still many riders who do not understand the form and function of the YBJ. The purpose of the study for the effectiveness of YBJ road markings was to determine the suitability of YBJ markings with applicable standards and to determine the effectiveness of YBJ road markings at the intersection of Ahmad Yani Street –City Hall Street –H.Abdulah Silondae Street – Abunawas Street. This research was conducted with three peak times, namely at peak times in the morning, afternoon and evening. The method used in this study is a descriptive method using observation and interview data collection techniques. The results showed a discrepancy in the size of the markers at the intersection with a straight line width of 15 cm and a diagonal of 15 cm which is not in accordance with standards in Indonesia and internationally, while the effectiveness of the markings based on delay has decreased after installation YBJ of 8.12 seconds/smp, but based on community understanding based on direct interviews in the field, there are still many who do not know the function of the YBJ road markings and based on observations of violations in the field there are still many violations on the YBJ road markings Keywords  : Yellow box junction, Effectiveness, Delay, intersection
IDENTIFIKASI JENIS KERUSAKAN LAPIS PERKERASAN JALAN RAYA DAN UPAYA PENANGANANNYA MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA (Studi Kasus: Jalan Desa Bumi Indah, Kab. Konawe – Sulawesi Tenggara) Karsata Haafi; Siti Nurjanah Ahmad; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.54 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i2.24146

Abstract

Abstract Road is one of the supporting means of transportation in each region because this infrastructure will accelerate the growth and development of an area as well as open relations of social, economic and cultural between regions. The purpose of this study was to find the types of road damage and the alternatives handling of road damage. The research was located on Desa Bumi Indah Street, Konawe Regency- Southeast Sulawesi, with a road length of 1 km, and a width of 4,5 m, the damage type of bending (asphalt), this study used Bina Marga method.From the research results, the types of road damage that occurred on Desa Bumi Indah Street, Konawe Regency - Southeast Sulawesi, there are 6 types. Damage of aligator crack was 26%, damage of potholes was 23%, damage of polished aggregate was 20%, damage of grade depression was 18%, damage of longutudinal crack was 11%, and damage of slippage crack was 2%. And the most dominant damage is alligator crack.The repair of damage can be done by repairing according to the damage that occurred, suitable repair is patching and for the type of polished aggregate damage, namely covering the layer with sand sheet, sprinkled asphalt and NACAS (Non Aggregated Cold Asbuton Sheet) and then routine maintenance is carried out.  Abstrak Jalan raya merupakan salah satu pendukung sarana transportasi disetiap daerah karena prasarana ini yang akan mempercepat pertumbuhan dan perkembangan suatu daerah serta membuka hubungan sosial, ekonomi dan budaya antar daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dan alternatif penanganan kerusakan jalan. Tempat penelitian pada ruas Jalan Desa Bumi Indah, Kab. Konawe – Sulawesi Tenggara dengan panjang jalan 1 km, dan lebar 4,5 m, jenis kerusakan lentur (aspal), penelitian ini menggunakan metode Bina Marga.Dari hasil penelitian, jenis kerusakan jalan yang terjadi pada ruas Jalan Desa Bumi Indah, Kab. Konawe – Sulawesi Tenggara yaitu ada 6 jenis. Kerusakan retak kulit buaya 26%, jenis kerusakan lubang 23%, jenis kerusakan pengausan agregat 20%, jenis kerusakan amblas 18%, jenis kerusakan retak memanjang 11%, dan jenis kerusakan patah slip 2%. Dan kerusakan yang paling dominan adalah kerusakan retak kulit buaya. Perbaikan kerusakan dapat dilakukan dengan memperbaiki sesuai kerusakan yang terjadi, perbaikan yang sesuai adalah tambalan (patching) dan untuk jenis kerusakan pengausan agregat yaitu menutup lapisan dengan latasir, buras dan latasbum. dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan rutin. 
EVALUASI METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN JALAN RIGID PAVEMENT (Studi Kasus: Jalan Malik Raya I, Kota Kendari) Haris Haris; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.926 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i1.24101

Abstract

Abstract Roads are infrastructure that connects one area to another which is very important in the community service system. (Wirahadikusumah, 2007). The pavement layer functions to receive traffic loads and spread it to the layer below it, then forward it to the subgrade.As we all know that to build a means of transportation requires a correct and precise method. Therefore it is necessary to plan road construction and planning road works that are optimal and meet the technical requirements according to the function, volume and nature of traffic so that the construction of these constructions can be of immoral use for the development of the surrounding area.The observations made on Malik Raya I Street Kota Kendari with a length of 550 meters aim to evaluate the implementation of the road using the 2018 Bina Marga method to find out the results in the field and the specifications of Bina Marga 2018 whether it is in accordance with the implementation.From the results of field observations on Malk Raya I Street Kendari City, there are several work items that have not met specifications in the form of field compaction and sand cone testing processes  Abstrak Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan satu daerah dengan daerah yang lain yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. (Wirahadikusumah, 2007). Lapis perkerasan jalan berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkan ke lapis dibawahnya kemudian diteruskan ke tanah dasar.Seperti kita ketahui bersama bahwa untuk membangun suatu sarana transportasi memerlukan metode yang benar dan tepat. Oleh sebab itu diperlukan perencanaan kontruksi jalan dan perencanaan pekerjaan jalan yang optimal dan memenuhi syarat teknis menurut fungsi, volume maupun sifat lalu lintas sehingga pembangunan kontruksi tersebut dapat berguna maksiat bagi perkembangan daerah sekitarnya. Pengamatan yang dilakukan pada jalan Malik Raya I Kota Kendari dengan panjang 550 meter bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan jalan menggunakan metode Bina Marga 2018 untuk mengetahui hasil dilapangan dan di Spesifikasi Bina Marga 2018 apakah sudah sesuai pelaksanaannya.Dari hasil pengamatan dilapangan di jalan Malik Raya I Kota Kendari terdapat beberapa item pekerjaan yang belum sesuai spesifikasi berupa proses pemadatan dilapangan dan proses pengujian sand cone. 
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA (Studi Kasus: Jalan Bukit Kendari Indah, Kecamatan Baruga, Kota Kendari) Wa Ode Rezkaleonita Dawayanti; Siti Nurjanah Ahmad; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.667 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i2.22481

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis kerusakan dan penyebab kerusakan jalan Bukit Kendari Indah berdasarkan Metode Bina Marga dan mengetahui prosedural penanganan kerusakan jalan yang terjadi pada Jalan Bukit Kendari Indah Berdasarkan Metode Bina Marga. Ruas jalan dalam penelitian ini yakni pada ruas jalan Bukit Kendari Indah, pada ruas jalan tersebut terdapat berbagai macam kerusakan, jenis pengambilan data yaitu berupa data primer seperti bentuk kerusakan jalan, dimensi kerusakan jalan dan volume lalulintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metode Bina Marga didasarkan urutan prioritas penanganan dari rentang nilai 0 sampai lebih dari 7 untuk mendapatkan penanganan jalan yang tepat. Berdasarkan hasil analisis tingkat kerusakan perkerasan jalan Bukit Kendari Indah diperoleh 3 jenis kerusakan yakni lubang dengan luas kerusakan sebesar 5,02 m2 (1,2 %), retak 7,18 m2 (2 %), Amblas 1,51 m2 (0,38 %). Kerusakan jalan yang paling dominan pada ruas jalan Bukit Kendari Indah yaitu kerusakan retak yang disebabkan oleh buruknya sistem drainase jalan dan prosedur penanganan kerusakan jalan retak yakni dengan cara menambal retakan-retakan yang ada dan pembangunan sistem drainase yang baik.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN PAELANGKUTA KOTA RAHA KABUPATEN MUNA Wa Ode Ifantri; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwansyah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i3.28213

Abstract

Ruas jalan  Paelangkuta Kota Raha Kabupaten Muna. Panjang jalannya ± 1 km, lebar perkerasan 7,8 m, dengan curah hujan di daerah tersebut cukup tinggi. Kerusakan yang terjadi di jalan ini mulai dari retak-retak, kerusakan pada permukaan perkerasan, dan berlubang.. Tujuan dari penelitian Jalan Paelangkuta adalah untuk menganalisis jenis tingkat kerusakan lapis permukaan dan  memberikan solusi penanggulangannya. Metode analisis yang digunakan adalah metode Surface Distress Indeks (SDI). Hasil penelitian dari perhitungan adalah persentase tingkat kerusakan yang terdapat pada jalan tersebut.hasil dari penelitian ini adalah tingkat kerusakan dimana Jalan Paelangkuta persentase kerusakan dengan nilai SDI beberapa segmen 0% dengan kondisi baik dan di beberapa segmen lainnya 30% dengan kondisi baik dan di beberapa segmen lainnya 75% dengan kondisi sedang. Dengan cara penangannya untuk retak buaya yaitu lapisan tambahan, retak memanjang, yaitu perbaikan retakan didasarkan pada ukuran dan tingkat kerusakan dan lubang yaitu penaambalan diseluruh kedalaman.
DAMPAK KERUSAKAN JALAN PADA MASYARAKAT SEKITAR DAN PENGGUNA JALAN LAINNYA (STUDI KASUS : JALAN LUMBA - LUMBA KABUPATEN MUNA) itna eka Febriastuti anta; siti nurjanah ahmad; munansar munansar; Baso Mursidi
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.29987

Abstract

Metode penelitian ini dengan melakukan studi lapangan berupa pengisian kuesioner dan wawancara pada pengguna jalan serta dilakukan studi literatur yang diperoleh dari buku-buku, brosur dan literatur lainnya, yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Dampak terhadap masyarakat yang paling berpengaru akibat kerusakan ruas jalan lumba - lumba dari beberapa aspek yaitu kerusakan ruas jalan lumba – lumba berpengaruh pada kondisi pernapasan masyarakat, kerusakan ruas jalan lumba – lumba menyebabkan ban kendaraan mudah pecah, dan kondisi kerusakan ruas jalan lumba – lumba mempengaruhi perekonomian masyarakat. Sedangkan dampak - dampak terhadap pengguna jalan yaitu kerusakan akibat kerusakan ruas jalan lumba – lumba badan para pengendara menjadi pegal – pegal setelah melintasi jalan tersebut, kerusakan ruas jalan lumba – lumba menyebabkan ban kendaraan mudah pecah, kerusakan ruas jalan lumba – lumba mempengaruhi pendapatan masyarakat yang bekerja dalam bidang transportasi.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan dengan Metode PCI pada Ruas Jalan Tondasi-Wamengkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat) Wa Ode Oga; Siti Nurjanah Ahmad; Mappa Nashrun; Try Sugiyarto Soeparyanto; Sulha Sulha; Anafi Minmahddun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.28216

Abstract

Kerusakan jalan yang terjadi di berbagai daerah merupakan permasalahan yang sangat kompleks. Kerusakan tersebut mengakibatkan kerugian, seperti waktu tempuh semakin lama, kemacetan, kecelakaan lalu-lintas dan lain-lain. Nilai kondisi jalan ini nantinya dijadikan acuan untuk menentukan jenis program evaluasi yang harus dilakukan, apakah itu program peningkatan pemeliharaan berkala atau pemeliharaan rutin.  Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui kondisi dan jenis-jenis kerusakan apa saja yang terjadi pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat),Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan permukaan jalan pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli khususnya di desa Lakanaha Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat, Untuk mengetahui cara menanggulangi kerusakan permukaan jalan yang terjadi.  Dari data yang diperoleh melalui penelitan dilapangan dan dianalisa menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index) sehingga diperoleh kondisi kerusakan jalan dalam kondisi baik (good) dengan nilai PCI adalah 63,6. Jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Tondasi-Wamemgkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat) yaitu lubang, tambalan, retak pinggir, retak kulit buaya, pelepasan butir, benjol dan bahu turun. Pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli yang mendominasi jenis kerusakan terbanyak adalah jenis kerusakan lubang, dimana dari hasil penelitian terdapat sebanyak 39 kerusakan lubang.Faktor penyebab utama kerusakan jalan adalah tidak berfungsi atau tidak adanya drainase.Untuk menanggulangi kerusakan jalan dapat di lakukan dengan cara penambalan lubang (patch), melapis retakan (crack sealing), penutupan permukaan, lapisan tambahan, recycle, dan rekostruksi. Karena penyebab utama kerusakan adalah tidak adanya drainase maka perlu adanya pembangunan drainase agar mengurangi adanya kerusakan jalan.