Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN NUSANTARA KENDARI Irwan, Muhamad; Nuhun, Ridwansyah; Welendo, La
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.806 KB)

Abstract

ABSTRAKTransportasi merupakan sarana penunjang untuk pencapaian pengembangan ekonomi dari suatu wilayah. Adanya transpotasi dengan kapasitas yang optimal dalam hal ini keseimbangan antara permintaan akan jasa angkutan dengan sarana dan prasarana yang ada maka perwujutan pengembangan ekonomi pada suatu wilayah tersebut dapat tercapai. Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat kurang lebih 200 pulau yang tersebar. Sehingga angkutan laut sangatlah penting dalam menunjang atau sebagai jembatan penghubung perjalanan penumpang (penggunasa jasa) untuk menuju ke pulau-pulau tersebut. Salah satunya Pulau Muna dan Pulau Buton.Penelitian ini menggunakan metode statistik yaitu analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat yang dikaji. Jumlah responden yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini sebesar 81 orang yang terdiri atas 49 orang atau 60,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Raha dan 32 orang atau 39,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Bau-Bau.Pendidikan, pekerjaan, jumlah keluarga, dan maksud perjalanan tidak berpengaruh signifikan terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari. Sedangkan pendapatan dan biaya berpengaruh signifikan atau memiliki hubungan terhadap perjalan angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari dengan nilai sebesar 0,093 dan 0,000. Hal ini diperjelas dengan nilai determinan (R2) sebesar 70,7%, artinya pendapatan dan biaya mampu menjelaskan atau berpengaruh terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari, selebihnya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain.?Kata Kunci : ?Perjalanan Penumpang, Faktor yang Mempengaruhi, Analisis Regresi Linear BergandaABSTRACTTransportation is supporting facilities to achieve the economy development of a region. The presence of transportation with optimal capacity, in this case the balance between demand for transport services with facilities and infrastructure, then economy development of the region can be achieved.The South East of Sulawesi have more than 200 islands dispread. So the ocean freight is very important to support or as the link to the islands. One of them is Muna Island and Buton Island.This Researched was used method is multiple linear regression analysis to determine the correlation of Independent variabels and dependent variabels. Amount of Respondent in this research is 81 people consisting of 49 people or 60,5% for departure to Raha Island and 32 people or 39,5% to Bau-Bau Island.Education, employment, amount of families, and journey destination are not significant influential to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port. Whereas income and cost have significant influential or have correlation to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port withvalues of 0,093 and 0,000, determinant value(R2) is 70,7%, and 29,3% influencedby other variabels.?Keywords : Passengers Journey, Influencing Factors, Analysis Multiple Linear Regression
ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MENUJU TEMPAT KERJA (STUDY KASUS PENDUDUK KOTA KENDARI Nuhun, Ridwansyah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3965.093 KB)

Abstract

Keywords?: AHP Method, Mode of Transportation?Kata Kunci?: Metode AHP, Moda Transportasi
ANALISA PENGGUNAAN MATERIAL LAPISAN TANAH PENUTUP (TOP SOIL) PADA GALIAN TAMBANG NIKEL DI MOROMBO KONAWE UTARA SEBAGAI CAPPING LAYER PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA Nuhun, Ridwansyah; Sarita, Umran; Sanjaya, Rahmat
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.095 KB)

Abstract

Pada umumnya permasalahan yang sering ditemui pada jalan-jalan di wilayah Sulawesi Tenggara dari beberapa laporan perencanaan khususnya di Konawe Utara yakni nilai CBR subgrade yang termasuk dalam kategori rendah (CBR < 6%) terlebih pada kondisi musim penghujan, sehingga kondisi demikian tentunya membutuhkan tebal perkerasan yang cukup besar seperti sub base, base dan surface untuk mengakomodasi ESAL selama umur rencana. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008, Sulawesi Tenggara merupakan salah satu provinsi yang di tetapkan oleh Pemerintah pusat sebagai wilayah tambang nasional, dimana dalam kurun waktu 5 Tahun terakhir Wilayah administratif Konawe Utara terjadi eksplorasi logam mineral seperti nikel yang cukup signifikan. Sedangkan Untuk mendapatkan bahan baku tersebut pada umumnya perusahaan pertambangan melakukan pengerukan/menggali tanah ? 5 - 7 m dari permukaan tanah eksisting, sehingga hasil galian tambang tersebut menjadi limbah yang tidak terpakai.
ANALISIS KAPASITAS BUNDARAN (STUDI KASUS BUNDARAN MANDONGA KOTA KENDARI) Nuhun, Ridwansyah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4090.271 KB)

Abstract

AbstractMandonga roundabout is one of the important roundabout in Kendari, which serve the traffic flow from different directions, namely the current traffic flow coming from Sam Ratulangi street, Drs. H. Abd. Silondae, and R Soeprapto street. The high volume of traffic that passes through the roundabout causing quite chaotic meetings vehicles from different directions, either from the direction of Sam Ratulangi street. The high volume of traffic that passes through the roundabout causing quite chaotic meetings vehicles from, Drs. H. Abd. Silondae street. The high volume of traffic that passes through the roundabout causing quite chaotic meetings vehicles from, and R. Soeprapto street. The high volume of traffic that passes through the roundabout causing quite chaotic meetings vehicles from. Based on these problems, the authors will try to analyze the performance of the Mandonga roundabout. Hopefully, by the research performance of the roundabout at the roundabout Mandonga constituent can find solutions to conflicts that occur in the flow of the traffic roundabout. The purpose of this research was conducted to analyze the performance levels Mandonga roundabout, on the present and future.Performance analysis method using the method Indonesian Highway Capacity Manual 1997 (MKJI). The results showed that the largest flows occur at the ceiling of 09:00 to 10:00 hours WITA by the degree of saturation ( DS ) is the arm ( AB ) 0.294 , ( BC ) .233 , ( CA ) 0.213 . Roundabout traffic delays mean = 1.6 sec / pcu, Delay roundabout = 5.147 sec / smp. Opportunities Queue roundabout at least 2 % and a maximum of 7 %. From the analysis of the Roundabout Mandonga forecasting traffic flow is only able to serve up to 2021 with the highest DS 0.817, indicating that Roundabout Mandonga require a traffic management , or geometric changes.Recommendations for solving problems using geometric changes are backed and wide meperkecil islands side on each arm. And the results obtained that the performance of the Roundabout Mandonga decreased significantly. Namely the braid ( AB ) value of 0.642 DS , ( BC ) value of 0.522 DS , ( CA ) with the degree of saturation ( DS ) 0.582 . Roundabout traffic delays mean = 2.94 sec / pcu, Delay roundabout = 6.94 sec / smp, Opportunities Queue roundabout at least 6 % and a maximum of 23 %.?Keywords: Roundabout, Performance, Prediction?AbstrakBundaran Mandonga merupakan salah satu bundaran penting di Kota Kendari, yang melayani arus lalulintas dari berbagai arah, yaitu arus arus lalulintas yang berasal dari Jl. Sam Ratulangi, Jl. Drs. H. Abd. Silondae, dan Jl. R Soeprapto. Tingginya volume lalulintas yang melewati bundaran ini menyebabkan terjadinya pertemuan kendaraan yang cukup semrawut dari berbagai arah jalan, baik dari arah Jl. Sam Ratulangi, Jl. Drs. H. Abd. Silondae, dan Jl. R Soeprapto.? Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penyusun mencoba menganalisis kinerja bundaran Mandonga tersebut.? Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat kinerja bundaran Mandonga, pada kondisi sekarang dan yang akan datang.Metode analisis kinerja dengan menggunakan metoda Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus terbesar terjadi pada pagu hari jam 09.00-10.00 WITA dengan nilai Derajat Kejenuhan (DS) yaitu pada lengan (AB) 0,294, (BC) 0,233, (CA) 0,213. Tundaan lalulintas bundaran rata-rata = 1,6 det/smp, Tundaan bundaran = 5,147 det/smp. Peluang Antrian bundaran minimal 2% dan maksimal 7%. Dari hasil analisa peramalan Bundaran Mandonga hanya mampu melayani arus lalulintas sampai tahun 2021 dengan DS tertinggi 0,817, Hal ini mengindikasikan bahwa Bundaran Mandonga memerlukan suatu manajemen lalulintas, ataupun perubahan geometrik.?Rekomendasi pemecahan masalah dengan menggunakan melakukan perubahan geometrik yaitu memundurkan dan meperkecil lebar sisi pulau-pulau pada tiap lengan. Dan hasil yang diperoleh bahwa kinerja Bundaran Mandonga menurun signifikan. Yaitu pada jalinan (AB) nilai DS 0,642, (BC) nilai DS 0,522, (CA) dengan nilai derajat kejenuhan (DS) 0,582. Tundaan lalulintas bundaran rata-rata = 2,94 det/smp, Tundaan bundaran = 6,94 det/smp. Peluang Antrian bundaran minimal 6% dan maksimal 23%.?Kata Kunci: ?Bundaran, Kinerja, Prediksi
ANALISA PEMILIHAN MODA TAKSI DAN GRAB DI KOTA KENDARI Ibrahim, Ibrahim; Nasrul, Nasrul; Nuhun, Ridwansyah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKarakteristik penumpang sangat mempengaruhi penumpang dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probabilitas pemilihan moda antara transportasi Taksi dan Grab di Kota Kendari dan Untuk mengetahui faktor?faktor apa saja yang lebih berpengaruh terhadap pertimbangan pelaku perjalanan dalam memilih moda transportasi antar moda Taksi dan Grab. Pengolahan data menggunakan analisa regresi dengan bantuan program Mikrosoft Excel 2013 dan SPSS.Hasil penyebaran kusioner di Pelabuhan Nusantara Kendari dan Lippo Plaza Kendari pada pelaku perjalanan diperoleh nilai besar (72%) pengguna memilih Grab dan 28% memilih Taksi. Berdasarkan uji korelasi faktor-faktor yang lebih berpengaruh adalah Pertimbangan kemudahan mendapat moda, Pertimbangan kenyamanan, dan Pertimbangan harga (lebih murah) dengan nilai R square = 14,8% dan menghasilkan persamaan regresi Y = 1,119 +0,021 X2 -0,033 X3 +0,183 X5 +0.052 X6+ e.Berdasarkan hasil pemiliahan moda Taksi dan Grab, dapat disimpulkan pilihan pelaku perjalanan lebih mendominasi pada moda Grab yang memiliki tingkat presentase 72%, sedangkan moda Taksi memperoleh nilai presentase 28%. Dimana, pada uraian Pertimbangan Kemudahan Mendapatkan Moda  memperoleh nilai presentase 38%, uraian Pertimbangkan kenyamanan pada moda Grab dengan nilai 28%. Pada uraian Pertimbangan Harga (lebih murah) moda Grab mencapai nilai presentase 20%. Untuk uraian Pertimbangan Kecepatan/waktu, moda Grab memperoleh nilai presentase 9%, serta Pertimbangan Keselamatan/keamanan dengan nilai 5%. Pada moda Taksi didominasi uraian Pertimbangan Keselamatan/keamanan dengan nilai 39% dibandingkan moda Grab, pada Pertimbangan Kemudahan Mendapatkan Moda  memperoleh nilai 20%. Untuk Pertimbangan kenyamanan memperoleh nilai 19% serta Pertimbangan Keselematan/keamanan memperoleh nilai 15%. Pada Pertimbangan harga (lebih murah dibandingkan Grab) memperoleh nilai 7%. Kata Kunci :   Analisa Pemilihan Moda Taksi dan Grab, SPSS.ABSTRACTPassenger characteristics greatly affect passengers in choosing a mode of transportation. This study aims to determine the probability of modal choice between Taxi and Grab transportation in Kendari City and to find out what factors are more influential on travelers' considerations in choosing intermodal taxis and Grab modes of transportation. Processing data using regression analysis with the help of Microsoft Excel 2013 and SPSS programs.The results of the distribution of questionnaires at the Kendari Archipelago and Lippo Plazza Kendari Port on the travel actors obtained a large value (72%) users choose Grab and 28% choose Taxis. Based on the correlation test the factors that are more influential are the consideration of ease of obtaining mode, the consideration of convenience, and the consideration of the price (cheaper) with a value of R square = 14.8% and produce a regression equation Y = 1,119 +0,021 X2 -0,033 X3 +0,183 X5 +0,052 X6 + e.Based on the results of the taxation and Grab modes of selection, it can be concluded that the choice of the traveler is more dominant in the Grab mode which has a 72% percentage rate, while the Taxi mode gets a percentage value of 28%. Where, in the description of Considerations on the Ease of Getting Modes, it gets a percentage value of 38%, the description Consider convenience in Grab mode with a value of 28%. In the description of Price Considerations (cheaper) Grab mode reaches a percentage value of 20%. For the description of Speed / time Considerations, Grab mode gets a percentage value of 9%, and Safety / security Considerations with a value of 5%. The Taxi mode is dominated by the description of Safety / security Considerations with a value of 39% compared to the Grab mode, while in the Consideration of Ease of Getting Mode, the value is 20%. For convenience consideration, the value is 19% and Safety / safety consideration is 15%. At price considerations (cheaper than Grab), a value of 7% is obtained.  Keywords  :    Taxi and Grab Mode Selection Analysis, SPSS.
ANALISIS FAKTOR–FAKTOR PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KE KAMPUS OLEH MAHASISWA JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS HALU OLEO Ilham, Ilmarianti; Ahmad, Siti Nurjanah; Nuhun, Ridwansyah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu hal yang berpengaruh cukup penting dalam perencanaan transportasi adalah aspek pemilihan moda. Pada dasarnya saat kita akan atau sebelum melakukan perjalanan, kita akan mempertimbangkan apakah kita akan menggunakan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum untuk melakukan perjalanan dengan mempertimbangkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pemilihan moda tersebut.Analisis Faktor-Faktor Pemilihan Moda Transportasi ke Kampus oleh Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Halu Oleo bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi prioritas dalam pemilihan moda transportasi yang paling diminati oleh mahasiswa pada saat ke kampus. Studi ini menggunakan metode Proportional Random Sampling dan analisis data menggunakan Analitycal Hierarchi Process (AHP) untuk mencari faktor-faktor dan moda transportasi yang menjadi skala prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menjadi prioritas dalam pemilihan moda berdasarkan hasil perankingan jawaban responden yaitu, Keamanan (37%), kemudian Waktu (23%), Biaya (21%) dan Kenyamanan (18%). Untuk moda transportasi yang menjadi prioritas pilihan mahasiswa yaitu, Kendaraan Pribadi (51%), kemudian di susul Gojek (18%), Grab (16%) dan Angkutan Umum (15%). Penelitian ini memperlihatkan dominasi pilihan moda dari sebagian mahasiswa dalam melakukan perjalanan kekampus. Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process, Pemilihan Moda, MahasiswaABSTRACTOne of the things which is quite important in transportation planning is the modal choice aspect. Basically when we will or before traveling, we will consider whether we will use private vehicles or public transportation to travel by considering several factors that can influence the choice of mode.Analysis of  Factors  for  Choosing Mode  of  Transportation  to  Campus  by Students of  the Department of Civil Engineering at Halu Oleo University aims to find out the factors that are a priority in choosing the mode of transportation that is most sought after by students when they go to campus. This study uses the Proportional Random Sampling method and data analysis using the Analytical Hierarchical Process (AHP) to look for factors and modes of transportation that are the priority scale. The results showed that the priority factors in the choice of mode were based on the results of the respondents' answers namely Safety (37%), then Time (23%), Cost (21%) and Convenience (18%). For modes of transportation that are the priority choices of students namely, Private Vehicles (51%), then followed by Gojek (18%), Grab (16%) and Public Transport (15%). This study shows the dominance of the choice of modes of some students in traveling to campus. Keywords: Analytical Hierarchy Process, Mode Selection, Students
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA KONSTRUKSI PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DAN PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) (Studi Kasus : Jalan Prof. M. Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kota Kendari) Lelepadang, Shania; Nuhun, Ridwansyah; Nasrul, Nasrul; Ahmad, Siti Nurjanah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKajian penelitian tentang perbandingan biaya konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) dan perkerasan lenutr (flexible pavement) bertujuan untuk mengetahui perbandingan biaya perkerasan kaku (rigid pavement) dan perkerasan lentur (flexible pavement) maupun dari unsur pekerjaan pada jalan Prof.M.Yamin dan membandingkan kedua alternatif penggunaan lapisan perkerasan dari segi biaya konstruksi, sehingga didapatkan alternative yang paling  baik dan menguntungkan. Perencanaan tebal perkerasan menggunakan analisis komponen (Metode Bina Marga) untuk lapis pondasi agregat dan metode yang dikembangkan oleh NAASRA (National Association of Australian State Road Authorities) untuk pondasi beton. Data yang diperlukan dalam analisis tersebut menliputi daftar harga satuan, draft penggunaan alat berat, harga satuan barang dan jasa, dan gambar pekerjaan. Hasil penelitian ini diperoleh besaran Perbandingan biaya konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) sebesar Rp. 3.044.749.683,- dan perkerasan lentur (flexible  pavement) sebesar Rp.  2.993.386.135,- dengan selisih perbandingan biaya sebesar Rp. 51.363.548,- dan alternative yang paling menguntungkan adalah perkerasan lentur (flexible pavement) dikarenakan biaya konstruksi untuk perkerasan tersebut lebih murah dibandingkan dari perkerasan kaku (rigid pavement). ABSTRACTThe research study on the comparison of the cost of rigid pavement and flexible pavement construction aims to determine the comparison of the cost of rigid pavement and flexible pavement as well as from the elements of work on Prof.M.Yamin's road and to compare the second alternative is the use of pavement layers in terms of construction costs, so that the best and most profitable alternative is obtained. Pavement thickness planning uses component analysis (Bina Marga Method) for aggregate base layers and a method developed by NAASRA (National Association of Australian State Road Authorities) for concrete foundations. The data required in the analysis includes a list of unit prices, drafts of heavy equipment use, unit prices for goods and services, and work drawings. The results of this study are that the ratio of the cost of rigid pavement construction is Rp. 3,044,749,683, - and flexible pavement of Rp. 2,993,386,135, - with a difference in cost comparison of Rp. 51,363,548, - and the most profitable alternative is flexible pavement because the construction cost for the pavement is cheaper than rigid pavement.
INOVASI TEKNOLOGI CONCRETE PAVING BLOCK UNTUK MENGATASI KERUSAKAN JALAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN ANDUONOHU KOTA KENDARI Muh. Thahir Azikin; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwansyah Nuhun; Sulha Sulha; Muammar Makmur
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10064

Abstract

ABSTRAKKegiatan PKM penerapan teknologi concrete paving block dalam memperbaik jalan lingkungan di kelurahan Anduonohu ini merupakan kegiatan inovasi secara swadaya yang dilakukan oleh TIM PKM UHO dengan masyarakat. Permasalahan dalam Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) adalah memperbaiki kondisi kerusakan jalan lingkungan sebagai akses transportasi masyarakat dengan cara bimbingan teknis dan penerapan teknologi concrete paving block. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditrasfer adalah: 1) Pelatihan pembuatan paving block secara sederhana sesuai SNI, 2) Pelatihan cara memasang/mengaplikasi paving block secara benar sesuai standar SNI, 3) Tata cara membuat Gorong-gorong diantara selokan warga dan 4) aplikasi secara langsung di lapangan.Hasil akhir dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) penerapan teknologi concrete paving block adalah tersedianya produk jasa konstruksi berupa jalan lingkungan berbasis Paving Blok dengan ukuran Panjang 30 meter dan Lebar 2,5 meter serta 1 unit gorong-gorong dengan panjang 3,5 meter, tebal 20 cm dan lebar 1 meter. Kata Kunci :   Inovasi teknologi, concrete paving block, jalan lingkungan, gorong-gorong.ABSTRACTPKM activities in the application of concrete paving block technology in improving environmental roads in Anduonohu sub-district are independent innovation activities carried out by UHO PKM TEAM with the community. The problem in the Community Partnership Program (PKM) is to improve the condition of environmental road damage as access to public transportation by means of technical guidance and application of concrete paving block technology. Science and technology that are transferred are: 1) Training in making paving blocks simply according to SNI, 2) Training how to correctly install / apply paving blocks according to SNI standards, 3) Procedures for making Culverts between sewers and 4) application in a manner directly in the field.The final result of the implementation of the Community Partnership Program (PKM) for the application of concrete paving block technology is the availability of construction service products in the form of a Paving Block-based environmental road with a length of 30 meters and a width of 2.5 meters and 1 unit of culverts with a length of 3.5 meters, 20 cm thick and 1 meter wide.  Keywords  :    Technological innovation, concrete paving blocks, environmental roads, culverts.
REKAYASA LALU LINTAS SIMPANG TIDAK BERSINYAL (Studi Kasus Simpang Tiga Jalan Syech Yusuf – Jalan Ir. H. Alala By Pass) Dede Wenas; Ridwansyah Nuhun; Nasrul Nasrul
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.655 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i3.6236

Abstract

Persimpangan Jalan Syech Yusuf – Jalan Ir.H.Alala memiliki arus lalu lintas yang sangat  tinggi sebagaimana Jalan Syech Yusuf berada pada  kawasan bisnis dan Jalan Ir,H.Alala merupakan jalan by pass sehingga  pada persimpangan sering terjadi tundaan dan antrian yang panjang,serta tidak adanya rambu rambu lalu lintas pada persimpangan semakin memperparah kemacetan..Sehingga persimpangan jalan harus terencana dengan baik,yang akan memberikan keuntungan besar untuk kelancaran berlalu lintas.Tujuan Penelitian yaitu menganalisa kinerja simpang Jalan Syech Yusuf – Jalan Ir.H.Alala Pada kondisi eksisting dan melakukan rekayasa lalu lintas yang dapat memberikan alternatif solusi permasalahan simpang pada kondisi eksisting.Pengumpulan data di lapangan dilakukan dengan cara manual,dengan beberapa orang surveyor berdasarkan klasifikasi kendaraan selama 3 hari survey dalam satu minggu.Dalam menganalisa kapasitas dan perilaku lalu lintas di butuhkan data lapangan berupa volume lalu dan geometrik jalan.Metode yang di gunakan dalam penelitian ini mengacu pada manual kapasitas jalan indonesia 1997 ( MKJI 1997 ).Hasil analisa kinerja simpang pada kondisi eksisting di dapatkan nilai derajat kejenuhan (DS)= 0,79.Tundaan simpang (D)= 14,21 detik/smp dan nilai peluang antrian (QP) 25 % - 55 % yang berarti tingkat pelayanan jalan berada pada level C. Hasil analisis dengan rekayasa lalu lintas pada simpang didapat : (1) Alternatif pertama meniadakan pergerakan crossing dan weaving dengan adanya pemasangan median pada jalan utama nilai (DS)= 0,54 smp/jam ,tundaan simpang (D) = 10,47 detik/smp, peluang antrian 12% - 44% yang berarti tingkat pelayanan jalan berada pada level A. (2) Alternatif kedua karena pada kondisi eksisting memungkinkan untuk di lakukan pelebaran geometrik maka dengan adanya pelebaran  geometrik jalan nilai (DS)= 0,31 smp/jam,tundaan simpang (D)= 8,43 detik/smp,peluang antrian (QP) 5% - 41% yang berarti tingkat pelayanan jalan berada pada level A. (3) Alternatif ketiga dengan rekayasa pengalihan arus lalu lintas nilai QTOTAL = 3687,4 smp/jam diperoleh nilai (DS) = 0,44 smp/jam, tundaan simpang 9,48 detik/smp,peluang antrian (QP) 9% - 42% yang berarti tingkat pelayanan jalan berada pada level A.
MODEL ON-STREET PARKING PADA KAWASAN PASAR ANDOUNOHU DI KOTA KENDARI La Welendo; Ridwansyah Nuhun; Muh. Abdul Rajab
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v9i1.16954

Abstract

ABSTRAKPerkembangan Kota pada kawasan terbagun di Kota Kendari salah satunya adalah kawasan Andounohu yang memiliki pontesi permasalahan transportasi, yaitu munculnya pusat pusat kegitan sehingga pergerakan mobilitas penduduk yang tinggi. Kawasan pasar Andounohu sangat rentan dengan permasalahan parkir dalam hal ini belum tersedianya peruntukan lahan dan penataan parkir sehingga sangat memprihatinkan pengguna transportasi baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternaif penanganan parkir dengan model parkir disisi jalan Kedondong kawasan pasar Andounohu di Kota Kendari. Hasil penelitian ruas jalan Kedondong dengan tanpa hambatan samping mengalami penuruanan koefisien serta mengalami perubahan tingkat pelayanan dengan koefisien sebesar 0,40. Untuk perencanaan penataan parkir di ruas jalan Kedondong dengan kondisi geometrik lebar lajur 3.00 meter dan ditambah dengan lebar penataan parkir di badan jalan sebesar 1,20 meter dan bahu sebesar 1,0 meter, sehingga untuk lebar badan jalan efektif 2 lajur 2 arah yaitu 6,0 meter. Hasil analisis model regresi linier dapat diketahui bahwa hambatan samping yang berpengaruh terhadap kinerja lalulintas yaitu terjadi pada hambatan samping waktu sibuk sore dengan koefisien determinasi (R2) tertinggi sebesar 0,852. Dengan menggunakan persamaan Y = 0,259 + 0,001 X. Kata Kunci : Model, On-street parking, Hambatan sampingABSTRACTUrban of one the developments in the built area in Kendari is the Andounohu area which has the potential for transportation problems, namely the emergence of a center of activity so that the movement of population mobility is high. Andounohu market area is very the vulnerable to parking problems, in this case the unavailability of land allotment and parking arrangement so that it is very concerning for short, medium and long term transportation users. This study aims to provide an alternative parking handling with a parking model on the side of Jalan Kedondong, Andounohu market area in Kendari city. Kedondong road the section without side obstacles experienced a decrease in coefficient and experienced changes in service levels with a coefficient of 0.40. For the parking arrangement planning on Kedondong road with geometric conditions, the lane width is 3.00 meters and the width of the parking arrangement on the road is 1.20 meters and the shoulders are 1.0 meters, so that the effective width of the road is 2 lanes 2 directions, namely 6, 0 meters. From the results of the analysis of the linear regression model, it can be seen that the side friction that affects traffic performance is the side friction during the evening rush with the highest coefficient of determination (R2) of 0.852. By using the equation Y = 0.259 + 0.001 X. Keywords  : Model, On-street parking, Side friction