Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effectiveness of infographic video-based health education in promoting diarrhea prevention behaviors among elementary school children Yulianti, Reni; Yuniati, Faiza
Jurnal Cakrawala Promkes Vol. 8 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jcp.v8i1.14940

Abstract

Diarrheal diseases remain a major cause of morbidity and mortality among children worldwide, particularly in developing countries such as Indonesia. Inadequate hygiene practices and limited health education contribute to the high incidence of diarrhea among school-aged children. Innovative and engaging educational approaches are needed to improve children’s preventive behaviors. This study aimed to assess the effectiveness of health education using video infographics in improving knowledge, attitudes, and practices (KAP) related to diarrhea prevention among elementary school children in Palembang, Indonesia. A pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted among 104 students at Negeri 145 elementary school in Palembang. Participants received health education through video infographics covering proper handwashing, healthy eating habits, maintaining clean toilets, and appropriate waste disposal. Data on KAP related to diarrhea prevention were collected using structured questionnaires before and after the intervention. Data were analyzed to compare pretest and posttest scores. The intervention resulted in significant improvements across all measured outcomes. Mean knowledge scores increased from 6.07 to 14.13, attitudes from 28.16 to 61.36, and practices from 31.28 to 64.98 (p < 0.05 for all variables). These findings indicate that video-infographic-based education effectively enhanced children’s awareness and adoption of diarrhea-prevention behaviors. Health education using video infographics is an effective tool for improving knowledge, attitudes, and preventive practices related to diarrhea among elementary school children. However, sustaining healthy behaviors beyond the school environment remains challenging and requires continued support from parents and communities, as well as improvements in sanitation and environmental conditions.
Parameter Kimia Air Limbah RPH Ruminansia Modern Gandus Kota Palembang Akoja, Muhammad Redho; Kamsul, Kamsul; Yuniati, Faiza; Wulanda, Ayu Febri; Sukarjo, Sukarjo
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.3744

Abstract

Latar Belakang: Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Modern Gandus merupakan salah satu fasilitas pemotongan hewan terbesar di Kota Palembang yang menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik tinggi seperti darah, lemak, dan sisa daging yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Hasil uji awal menunjukkan konsentrasi BOD, COD, dan TSS masih tinggi sehingga diperlukan evaluasi kualitas air limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran parameter kimia air limbah di RPH-R Modern Gandus. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan rancangan eksperimen yang dilaksanakan pada Januari–Juni 2025. Sampel diambil pada tiga titik (inlet, pengolahan awal, dan outlet) dengan parameter TSS, pH, BOD, COD, amonia (NH₃-N), serta minyak dan lemak, kemudian dibandingkan dengan Permen LHK No. 5 Tahun 2014. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi sebagian besar parameter setelah pengolahan. Nilai TSS menurun dari 173 mg/L menjadi 38,5 mg/L dan pH meningkat dari 6,72 menjadi 7,95. Konsentrasi BOD menurun dari 384 mg/L menjadi 77,7 mg/L, amonia dari 4,23 mg/L menjadi 4,04 mg/L, serta minyak dan lemak dari 73,1 mg/L menjadi 6,87 mg/L dan telah memenuhi baku mutu. COD masih melebihi ambang batas. Kesimpulan: IPAL di RPH-R Modern Gandus cukup efektif menurunkan sebagian besar parameter, namun belum optimal dalam menurunkan COD sehingga diperlukan pengolahan lanjutan. Kata kunci : Lingkungan, kesehatan, sanitasi, RPH-R, pengolahan air limbah