Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERBANDINGAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS VIII SMPN 3 PALOPO Hernila Yanti; Basir, Fahrul
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1, No 2, 2023
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/29872359.172

Abstract

Jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbandingan kemampuan berpikir kreatif dan penalaran matematis siswa yang diajar dengan pendekatan matematika realistik dan pendekatan kontekstual di kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dari sepuluh kelas akan dipilih dua kelas menggunakan teknik acak atau simple random sampling. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan penalaran matematis dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo sebelum diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori cukup kreatif dan penalaran matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo sebelum diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori rendah. 1) Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo setelah diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori kreatif dan penalaran matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo setelah diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori sedang. 2) Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo sebelum diterapkan pendekatan kontekstual berada dikategori kurang kreatif dan penalaran matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo sebelum diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori rendah. 3) Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo setelah diterapkan pendekatan kontekstual berada dikategori cukup kreatif dan penalaran matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo setekah diterapkan pendekatan matematika realistik berada dikategori sedang. 5) Tidak ada perbedaan signifikasi kemampuan berpikir kreatif dan penalaran matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo yang diajar dengan pendekatan matematika realistik dan kemampuan berpikir kreatif dan penalaran matematis yang diajar dengan pendekatan kontekstual.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI PADA SISWA DI SMP NEGERI 5 WALENRANG Pagiling, Eka; Karmila, Karmila; Basir, Fahrul; Taufiq, Taufiq
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/y84wtp42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari pendidikan karakter mandiri pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang siswa yaitu Subjek karakter mandiri siswa tinggi, sedang dan rendah. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu angket karakter kemandirian siswa, tes kemampuan literasi matematika dan pedoman wawancara. Adapun hasil dari penelitian subjek  ST dapat menyelesaikan permasalahan rutin, menyelesaikan masalah dengan konteks umum dengan mengidentifikasi aspek-aspek matematika dalam soal kemudian mengubahnya menjadi model matematika, dapat menginterpretasikan masalah dan menyelesaikannya menggunakan rumus, dapat memilih strategi, merancang dan melaksanakan prosedur matematika dengan baik dalam menyelesaikan soal, dapat bekerja secara efektif dengan model-model matematika. Subjek SD dapat menuliskan informasi dari soal yaitu dimana subjek menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal sehingga subjek dapat menjawab pertanyaan yang konteksnya umum dan melaksanakan prosedur rutin. Subjek SR dapat menjawab pertanyaan yang konteksnya umum dan melaksanakan prosedur rutin dengan menuliskan informasi yang didapatkan dari soal yaitu menuliskan yang diketahui dan ditanyakan sesuai dengan permasalahan pada soal.