Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Syahputra Perdana; Arwansyah Arwansyah; Hasyim Hasyim
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.2.158-164

Abstract

Mengatasi permasalahan hasil belajar siswa yang rendah sangat penting bagi pendidik agar siswa mendapatkan hasil belajar yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakanpenggunaanmedia pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan. (2) keefektivitasan media pembelajaran interaktif berbasis android dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan kelas XI SMK Pariwisata Imelda Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Swasta Pariwisata Imelda Medan yang terdiri atas 2 kelas yaitu kelas XI Tata Boga 1 dan Tata Boga 2 sebanyak 60 siswa. Pada penelitian ini menggunakan teknis sampel jenuh yang berarti keseluruhan populasi dijadikan sampel. Objek dalam penelitian ini adalah media pembelajaraninteraktifberbasis android pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D) dengan menggunakan model Four-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan dan Semmel).Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi dari ahli materi dengan persentase 76.36% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android inilayakuntukdigunakan. Pada penilaian ahli media denganpersentase 79,33% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android inilayakuntukdigunakan. Pada penilaian praktisi guru denganpersentase 93.67% yang berarti media pembelajaraninteraktifberbasis android ini sangat layakuntukdigunakan. Media pembelajaran interaktif berbasis android efektifdigunakan berdasarkan hasil perhitungan uji t, diperoleh data bahwa thitung> ttabel atau 5,868 > 2,00172 atau dengan  kata lain H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapatlah disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis android lebih tinggi daripada hasil belajar siswa tanpa menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis android dengan efektifitas penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis android sebesar 88,56%.
PEMBINAAN TOLERANSI DAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA SMA MELALUI PENDIDIKAN SOSIAL BERBASIS EKSTRAKURIKULER M Khoiri; Zainal Abidin; Arda Torana; Aqshal Arlian Raya; Abdul Rahmad; Rizky Bintang Setiawan; Syahputra Perdana; Tias Sil Romansyah; Iskandar
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Nomor 1 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v4i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan sosial melalui kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Fokus utama adalah internalisasi nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. Penelitian dilakukan di SMAS 5 Muhammadiyah Takengon dengan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, Rohis, dan Pecinta Alam secara efektif berkontribusi dalam membentuk sikap sosial siswa. Kegiatan tersebut memberi ruang pengalaman langsung yang berdampak signifikan terhadap peningkatan kepekaan sosial, keterampilan interpersonal, dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan dan sesama. Meski demikian, ditemukan berbagai tantangan dalam implementasi seperti minimnya perencanaan terintegrasi, rendahnya partisipasi siswa, dan keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang sistematis dan kolaboratif untuk menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wahana utama dalam pendidikan karakter.
Penerapan Critical Pendagogy Dalam Mengembangkan Kesadaran Sosial Dan Politik Peserta Didik Melalui Pendidikan Ilmu Sosial Khoiri, M; Aqshal Arlian Raya; Abdul Rahmad; Syahputra Perdana; Ashari Efendi; Bin Ahmad, Zaid
Jurnal Edukasi Vol 13 No 1 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i1.2955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kesadaran kritis dan pemahaman politik siswa melalui penerapan pedagogi kritis dalam pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, penilaian, dan dokumentasi di SMAN 7 Surakarta. Penelitian ini berfokus pada evaluasi kemampuan siswa dalam mengidentifikasi ketidakadilan sosial, menganalisis struktur kekuasaan, dan terlibat dalam isu-isu politik baik secara lokal maupun global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat pemikiran kritis yang baik dalam mengenali ketidakadilan sosial dan memahami pengaruh keputusan politik terhadap kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa menunjukkan komitmen aktif terhadap perubahan sosial dan politik dengan mengekspresikan pendapat mereka secara etis dan mencari solusi untuk masalah sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan pedagogi kritis ke dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial secara efektif menumbuhkan siswa yang sadar secara sosial dan politik, sejalan dengan tujuan pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan anggota masyarakat yang reflektif, bertanggung jawab, dan aktif.
Parenting Practices on Social Media in The Digital Era: A Systematic Literature Review Matang, Matang; Rahmad, Abdul; Murthada, Murthada; Raya, Aqshal Arlian; Astina, Syahputra Perdana
THUFULA Vol 13, No 2 (2025): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v13i2.34470

Abstract

This study aims to analyse parenting styles and practices on social media in the digital era. The research focuses on how social media influences parent–child interactions, the forms of parenting practices that emerge, and the positive and negative impacts involved. The method used is a systematic literature review, examining 170 articles from Google Scholar published in the last five years. After selection based on thematic relevance, quality, and relation to the research topic, 45 articles were further analysed. The findings show that parenting practices have transformed alongside the widespread use of social media. Social media has become a space for communication and interaction between parents and children, for sharing experiences, receiving support, and engaging with parenting content. However, social media also brings challenges such as sharenting, mom shaming, child privacy violations, digital addiction, and cyberbullying among adolescents. On the other hand, parents’ digital literacy, healthy interpersonal communication, and support for moral, religious, and community values are key factors in optimising parenting practices in the digital era. This study concludes that parenting on social media is ambivalent. Opportunities for strengthening parenting, as well as risks to anticipate through adaptive, wise, and digital-literate parenting.
Gayo Didong Culture as a Foundation for Developing Civic Character in the Younger Generation Matang Matang; Siti Jannatun Aliyah; Aqshal Arlian Raya; Abdul Rahmad; Syahputra Perdana Astina; Nopri Abadi Miko
Indonesian Journal of Civic and Law Studies (IJCL) Vol. 2 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Sains Global Indonesia (SGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Gayo Didong local culture as a foundation for developing the civic character of the younger generation. Didong is an oral art form of the Gayo community that not only serves as entertainment but also conveys moral, religious, and social values while shaping identity and self-concept. This study employed a systematic literature review by analyzing 48 scientific articles published between 2020 and 2025. The findings indicate that most studies utilized qualitative and literature review approaches focusing on the exploration of values, social meanings, and cultural functions in character development. Didong embodies noble values such as honesty, deliberation, mutual cooperation, social responsibility, and religiosity, which align with the principles of civic education. The integration of Didong cultural values into formal and non-formal education is considered effective in enhancing nationalism, social solidarity, and civic awareness among students. In the era of globalization, Didong also functions as a moral shield and cultural identity that helps the younger generation navigate modernization without losing their identity.