Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Janti Kota Malang Delu, Rivandro Umbu; Susanto, Beni Hari; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ABJ dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Angka bebas jentik (ABJ) merupakan indikator penting dalam upaya pencegahan DBD karena mencerminkan tingkat keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan program SPSS versi 25. Sampel dalam penelitian ini adalah rumah-rumah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Janti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka bebas jentik memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian DBD dengan nilai signifikansi p = 0,000. Rendahnya nilai ABJ menunjukkan tingginya populasi jentik, yang berdampak langsung terhadap meningkatnya kasus DBD. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan program pemberantasan sarang nyamuk dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk meningkatkan nilai ABJ dan menurunkan risiko DBD. Dengan demikian, pengendalian jentik nyamuk melalui peningkatan ABJ  perlu menjadi prioritas dalam strategi pencegahan DBD di tingkat masyarakat
Analisis Spasial Kejadian Penyakit ISPA Ditinjau Dari Lingkungan Fisik Daerah Permukiman Wilayah Desa Prambontergayang Kabupaten Tuban Herning Setiyani; Tiwi Yuniastuti; Beni Hari Susanto
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6250

Abstract

The distribution of Acute Respiratory Infections (ARI) varies across regions, highlighting the need to consider spatial factors and the physical environment of residential areas, including housing density, ventilation size, and waste management, which critically affect community quality of life. This study aimed to conduct a spatial analysis of ARI incidence in relation to the physical residential environment in Prambontergayang Village, Tuban Regency. A quantitative descriptive design with cross-sectional observation was applied, utilizing spatial modeling through geoprocessing techniques such as buffering, overlay, and Nearest Neighbor Analysis (NNA). The study included all 150 houses in the village, selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Contingency Coefficient C test and geoprocessing. Findings indicated a clustered pattern of ARI cases, with 34.0% occurring among adolescents and 58.0% among females. Housing density met health standards in 63.3% of cases, ventilation size in 67.3%, and environmentally friendly household waste management in 56.7%. Significant associations were found between ARI incidence and housing density (p = 0.002), ventilation size (p = 0.000), and waste management (p = 0.000). The study concludes that environmental vulnerabilities related to housing density, ventilation, and waste management contribute to ARI incidence. Promoting clean and healthy living practices, adequate nutrition, environmental hygiene, and indoor air quality is essential for ARI prevention and control.