Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : transformasi

ANALISIS POTENSI ANAK USIA DINI DALAM IDENTIFIKASI BIDANG MINAT DENGAN METODE SAW Suryadijaya, Dharyana
TRANSFORMASI Vol 21, No 1 (2025): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v21i1.420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi anak usia dini dalam mengidentifikasi bidang minat menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Anak usia 4-5 tahun dipilih sebagai objek penelitian karena berada dalam tahap eksplorasi, di mana mereka mulai menunjukkan minat pada berbagai aktivitas. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi multikriteria yang mencakup seni, olahraga, kreativitas, kemampuan sosial, kemampuan kognitif, dan teknologi. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner yang melibatkan orang tua dan guru untuk memahami perilaku anak secara objektif. Metode SAW diterapkan dalam empat langkah utama: penentuan bobot kriteria, normalisasi data, perhitungan skor akhir, dan analisis preferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kecenderungan unik terhadap bidang tertentu, seperti seni dan kreativitas, olahraga dan sosial, atau teknologi. Penemuan ini memberikan wawasan bagi orang tua dan pendidik untuk mengarahkan anak secara tepat sesuai dengan bakat dan minat mereka. Kesimpulannya, metode SAW adalah alat yang efektif untuk mendukung pengembangan potensi anak usia dini dengan pendekatan berbasis data. Penelitian ini juga merekomendasikan penggunaan metode serupa untuk mengevaluasi minat anak di kelompok usia lainnya.
ANALISIS POTENSI ANAK USIA DINI DALAM IDENTIFIKASI BIDANG MINAT DENGAN METODE SAW Suryadijaya, Dharyana; Fatimah, Firi; Sebayang, Ayu Nuriana; Chandra, David
TRANSFORMASI Vol 21, No 1 (2025): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v21i1.420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi anak usia dini dalam mengidentifikasi bidang minat menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Anak usia 4-5 tahun dipilih sebagai objek penelitian karena berada dalam tahap eksplorasi, di mana mereka mulai menunjukkan minat pada berbagai aktivitas. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi multikriteria yang mencakup seni, olahraga, kreativitas, kemampuan sosial, kemampuan kognitif, dan teknologi. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner yang melibatkan orang tua dan guru untuk memahami perilaku anak secara objektif. Metode SAW diterapkan dalam empat langkah utama: penentuan bobot kriteria, normalisasi data, perhitungan skor akhir, dan analisis preferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kecenderungan unik terhadap bidang tertentu, seperti seni dan kreativitas, olahraga dan sosial, atau teknologi. Penemuan ini memberikan wawasan bagi orang tua dan pendidik untuk mengarahkan anak secara tepat sesuai dengan bakat dan minat mereka. Kesimpulannya, metode SAW adalah alat yang efektif untuk mendukung pengembangan potensi anak usia dini dengan pendekatan berbasis data. Penelitian ini juga merekomendasikan penggunaan metode serupa untuk mengevaluasi minat anak di kelompok usia lainnya.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN PEMERAN UTAMA DALAM PRODUKSI TEATER BERBASIS SAW Suryadijaya, Dharyana; Fatimah, Fitri; Ramadhani, Sri; Sebayang, Ayu Nuriana
TRANSFORMASI Vol 21, No 2 (2025): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v21i2.443

Abstract

Pemilihan pemeran utama dalam produksi teater merupakan proses strategis yang membutuhkan evaluasi objektif terhadap berbagai dimensi performa. Ketidakhadiran sistem penilaian yang terstruktur dapat menimbulkan bias subjektif dan ketidakjelasan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna menilai dan menentukan pemeran utama secara sistematis. Sepuluh mahasiswa teater mengikuti audisi internal dan dinilai oleh panel menggunakan skala Likert 1–5, yang dikonversi menjadi skala 0–4 untuk menghasilkan nilai kecocokan antara 0,00 hingga 1,00. Lima kriteria utama digunakan: kemampuan akting, penguasaan naskah, ekspresi wajah dan tubuh, pengalaman panggung, serta fleksibilitas karakter. Nilai kecocokan diolah melalui tahapan normalisasi, perkalian bobot, dan penjumlahan skor akhir sesuai prinsip SAW. Hasil menunjukkan bahwa metode SAW mampu menghasilkan peringkat secara transparan dan terukur, serta memberikan dasar kuat bagi keputusan pemilihan pemeran. Pendekatan ini menunjukkan potensi penerapan alat evaluasi berbasis data dalam pendidikan seni pertunjukan.
MODEL PENILAIAN OBJEKTIF KARYA PUISI MAHASISWA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Suryadijaya, Dharyana; Fitri Fatimah; Ayu Nuriana Sebayang
TRANSFORMASI Vol. 22 No. 1 (2026): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/pjznks62

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model penilaian objektif karya puisi mahasiswa dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai upaya pengembangan kreativitas. Selama ini, penilaian puisi cenderung subjektif sehingga menghasilkan hasil yang tidak konsisten. SAW dipilih karena mampu mengakomodasi berbagai kriteria dengan bobot berbeda dan menghasilkan skor akhir yang transparan. Kriteria yang digunakan meliputi diksi, tema, struktur, orisinalitas, dan kaidah kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAW efektif mengubah penilaian subjektif menjadi objektif, sehingga karya puisi dapat dibandingkan secara adil. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan SAW dalam evaluasi karya sastra, memperluas penggunaannya di luar bidang teknis. Secara praktis, model ini memberikan umpan balik yang jelas bagi mahasiswa dan mendukung dosen dalam melakukan penilaian yang transparan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat posisi SAW sebagai metode multikriteria yang fleksibel untuk seni dan sastra. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan literasi, kreativitas, dan apresiasi budaya di pendidikan tinggi.