Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Utilization of Social Media on Income of Fishery Products Distribution Businesses In Cilacap Regency During the Covid-19 Pandemic Putranto, Yogi; Sudarmo, Agnes Puspitasari; Patanda, Mercy
Journal Omni-Akuatika Vol 18 (2022): Omni-Akuatika Special Issue 4th Kripik SCiFiMaS
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.oa.2022.18.S1.982

Abstract

Product marketing during the Covid-19 pandemic has changed. During this pandemic, marketing fishery products through social media is a solution and innovative step towards increasing income. This purposes of this study were to determine the type of social media used and the effect of the use of social media on the income of fishery product distribution business actors in Cilacap Regency. This study used purposive random sampling data collection techniques at Fish Auction Places (Tempat Pelelangan Ikan-TPI) Lengkong and Menganti Kisik Cilacap Regency with a sample of 30 respondents with 15 respondents each TPI. The analytical method used in this research is descriptive, SWOT analysis and scoring system. The results revealed that WhatsApps was the most widely used social media and was considered the most effective by respondents in marketing fishery products both at TPI Lengkong (60%) and TPI Menganti Kisik (66.7%). The study indicated that fishery product distribution business actors in Cilacap Regency consider that social media has an effect on increasing income at TPI Lengkong (46.7%) while at TPI Menganti Kisik (53.3%). This study recommends that stakeholders take an active role in opening up market share for fishery products, so that wider export opportunities for traditional fishery products could penetrate international market.Keywords: social media, distribution of fishery products, Cilacap, Covid 19 pandemic
DEGRADASI DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN TELUK BANTEN, PROVINSI BANTEN Limbong, Mario; Telussa, Riena F.; Patanda, Mercy; Manik, Melani Indah Sari; Amri, Khairul
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 16, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.16.3.2024.136 - 148

Abstract

Perikanan tangkap di Teluk Banten didominasi oleh perikanan skala kecil, dimana intensitas penangkapan dan penggunaan alat penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan diduga menyebabkan degradasi daerah penangkapan ikan. Selain itu, aktivitas daratan memberikan dampak yang negatif terhadap kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas perairan dan intensitas penangkapan, serta menentukan tingkat degradasi daerah penangkapan ikan di perairan Teluk Banten. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dan wawancara. Data kualitas perairan dianalisis secara deskriptif berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004. Data perikanan tangkap yang ramah lingkungan diambil secara langsung dan dianalisis berdasarkan kriteria Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Status degradasi DPI ditentukan melalui pembobotan gabungan kondisi kualitas perairan dan perikanan tangkap yang ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas perairan Teluk Banten masih dalam kondisi baik untuk kehidupan biota, walaupun parameter kecerahan dan salinitas belum sesuai dengan baku mutu air laut. Alat penangkapan ikan yang beroperasi di perairan Teluk Banten didominasi oleh jenis alat tangkap yang bersifat ramah lingkungan, seperti gillnet, pancing ulur, bagan perahu, dan bubu. Perairan Teluk Banten sudah terjadi degradasi daerah penangkapan ikan kategori ringan yaitu sekitar 58% yang diakibatkan oleh intensitas penangkapan dan penggunaan alat tangkap jaring arad. Pemanfaatan ruang laut untuk perikanan tangkap di Teluk Banten cukup tinggi sekitar 0,43 km2 untuk setiap unit penangkapan ikan.