Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

RELEVANSI NILAI-NILAI DAKWAH NABI MUHAMMAD DALAM MEMBANGUN PERADABAN MODERN Mastori Mastori
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 18, No 1 (2024): DA'WAH AND COMMUNICATION TRANSFORMATION
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v18i1.3133

Abstract

Abstract, Normatively, the Qur'an labels Muslims as the best people compared to other people. However, in fact, the condition of Muslims today is experiencing a downturn in various aspects of life. The reality of the gap that exists between Islam and its followers is the driving factor for conducting this research. To obtain in-depth results, the method used in this research is a qualitative method which is based on library data, in the form of books, journals and other library sources related to the research object. After the data is collected it is then analyzed descriptively to understand phenomena in depth and contextually. This research found several important findings: first, the Prophet Muhammad was the founding father of Islamic civilization so that Muslims throughout their long history have had a very strategic role in making contributions to world civilization. Second, during its development, Islamic civilization gradually experienced decline. This happened when Muslims began to be separated from their teaching system. Third, da'wah to raise Muslims from their downturn must be done as the Prophet Muhammad built Islam as the foundation of civilization. 
Konstruksi Pemikiran Khawarij dalam Perspektif Ilmu Dakwah: dari Fanatisme Keagamaan Menuju Eksklusivisme: DARI FANATISME KEAGAMAAN MENUJU EKSKLUSIVISME Mastori
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 03 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i03.12557

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konstruksi pemikiran Khawarij secara objektif dalam kajian Ilmu Dakwah, terutama karena karakter keagamaan yang eksklusif, klaim kebenaran yang absolut, dan praktik takfīr memiliki implikasi terhadap pola relasi sosial dan aktivitas dakwah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pemikiran Khawarij serta menjelaskan proses terbentuknya fanatisme keagamaan yang berkembang menuju eksklusivisme dalam perspektif Ilmu Dakwah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an, hadis, literatur sejarah pemikiran Islam, karya ulama klasik mengenai sekte-sekte teologis, serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi konsep-konsep utama dalam pemikiran Khawarij dan menginterpretasikannya melalui prinsip-prinsip dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pemikiran Khawarij dibentuk oleh pemahaman keagamaan yang literal, absolutisme dalam menentukan kebenaran, dan kecenderungan melakukan takfīr terhadap pihak yang berbeda. Dalam perspektif Ilmu Dakwah, konstruksi tersebut menunjukkan distorsi terhadap prinsip dakwah yang menekankan hikmah, keadilan, dialog, dan kemaslahatan. Penelitian menyimpulkan bahwa pemahaman kritis terhadap Khawarij penting sebagai basis penguatan manhaj dakwah yang inklusif, ilmiah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.