Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN SEHAT PELANCAR ASI PADA IBU NIFAS DAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Mariati, Nelly; Rosyad, Shelly Rodliah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27803

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang dengan berbagai jenis masalah dan hambatan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Salah satu hambatan yang sering terjadi di masyarakat adalah adanya pantang makanan setelah melahirkan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memahami cara mengolah makanan sehat pelancar ASI pada Ibu Nifas dan Kader. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab serta praktik cara pembuatan makanan pelancar ASI yang bahannya ada disekitar kita.…Evaluasi yang dilakukan melalui pretest dan posttest dengan indicator penilaian apabila terdapat peningkatan pengetahuan peserta lebih dari 80% maka kegiatan dianggap berhasil. Target dari penyuluhan dan pelatihan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman tentang manfaat ASI, Makanan pelancar ASI dan cara mengolah makanan sehat pelancar ASI bagi ibu nifas dan kader posyandu. Hasil penyuluhan dan pelatihan didapatkan dengan persentasi nilai berpengetahuan baik sebanyak 6 orang (30%) meningkat menjadi 14 orang (70%), sehingga adanya peningkatan persentase ibu yang berpengetahuan baik dan terjadi penurunan persentase ibu yang berpengetahuan kurang sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan ibu Nifas dan Kader Posyandu setelah diberikan Penyuluhan dan Pelatihan tentang pembuatan makanan sehat pelancar ASI.Abstract: Indonesia is a developing country with various types of problems and obstacles in the development of public health. One of the obstacles that often occurs in society is abstinence from food after giving birth. This community service aims to understand how to prepare healthy foods that facilitate breastfeeding for postpartum mothers and cadres. The method used is lectures and questions and answers as well as practice on how to make breast milk-stimulating foods using ingredients that are all around us. The evaluation was conducted through pretest and posttest with an assessment indicator if there was an increase in participant knowledge of more than 80% then the activity was considered successful. The target of this counseling and training was an increase in understanding of the benefits of breast milk, breast milk-stimulating foods and how to process healthy breast milk-stimulating foods for postpartum mothers and posyandu cadres. The results of the counseling and training were obtained with a percentage of good knowledge of 6 people (30%) increasing to 14 people (70%), so that there was an increase in the percentage of mothers with good knowledge and a decrease in the percentage of mothers with less knowledge so that it can be concluded that there was an increase in the knowledge of postpartum mothers and Posyandu cadres after being given Counseling and Training on making healthy breast milk-stimulating foods.
PENINGKATAN LITERASI GIZI ANAK SEKOLAH MELALUI EDUKASI ISI PIRINGKU DENGAN MEDIA PUZZLE Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Ulfa, Siti Maria; Mariati, Nelly; Ulfah, Bardiati; Agustina, Yaolanda Rizqi; Afifah, Ramadhana Alya Nuur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37633

Abstract

Abstrak: Karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia jangka panjang dan kondisi kesehatan, masalah gizi di kalangan siswa sekolah dasar terus menjadi perhatian utama. Berdasarkan konsep Isi Piringku, rendahnya literasi gizi menyebabkan keterbatasan pemahaman anak terhadap komposisi makanan seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi siswa sekolah dasar melalui pengajaran Isi Piringku menggunakan media puzzle. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Jingah dan melibatkan 3 tenaga kesehatan yang terdiri dari 2 bidan dan 1 kader kesehatan sebagai mitra pendukung. Sasaran utama kegiatan adalah 16 siswa kelas VI sekolah dasar yang mengikuti edukasi gizi secara interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pra dan pasca. Hasil menunjukkan peningkatan persentase peserta dengan pengetahuan gizi baik dari 0% menjadi 25% serta penurunan pengetahuan kurang menjadi 19%. Selain itu, kemampuan siswa dalam merencanakan makanan seimbang menggunakan puzzle Isi Piringku juga meningkat. Media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada anak sekolah dasar.Abstract: Since they have an impact on long-term human resource quality and health condition, nutritional issues among elementary school students continue to be a major concern. Based on the My Plate concept, low nutrition literacy limits children’s understanding of balanced meal composition. This community service program aimed to improve elementary school students’ nutrition knowledge through My Plate education using puzzle media. The activity was conducted in collaboration with Sungai Jingah Public Health Center and involved 3 health workers, consisting of 2 midwives and 1 health cadre, as supporting partners. The primary target was 16 sixth-grade elementary school students who participated in interactive nutrition education. Evaluation was carried out using pre- and post-tests. The results showed an increase in participants with good nutrition knowledge from 0% to 25%, while those with poor knowledge decreased to 19%. In addition, students demonstrated improved ability to plan balanced meals using the My Plate puzzle. Puzzle-based nutrition education was effective in enhancing children’s understanding of balanced nutrition.