Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Membangun kesadaran sosial dan empati siswa melalui pembelajaran cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari Melawati, Melawati; Putri, Silvi Aulia Wahida; Oktaviani, Rizka Zaen; Kawiryan, Azis Ismail; Endang Mascita, Dede; Pujiatna, Tri
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.13729

Abstract

Penurunan kesadaran sosial dan empati di kalangan siswa merupakan tantangan serius dalam dunia pendidikan saat ini, terutama akibat pengaruh media sosial dan kurangnya pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan empati siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan humanistik. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI di salah satu SMK Kota Cirebon. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan guru, observasi kelas, dan kuesioner kepada siswa. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Senyum Karyamin secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami nilai-nilai sosial, merasakan penderitaan tokoh, dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Sebagian besar siswa (lebih dari 90%) menunjukkan pemahaman tinggi terhadap nilai empati, solidaritas, dan keberanian dalam menghadapi keterbatasan. Selain itu, siswa mampu menunjukkan sikap empatik dalam diskusi, serta tergerak untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa cerpen sebagai media pembelajaran efektif dalam mengembangkan kesadaran sosial dan empati, serta relevan untuk diterapkan dalam pendidikan karakter di sekolah menengah. Simpulan dari penelitian ini adalah Cerpen mempunyai peran besar dalam pembelajaran karakter karena mampu menyentuh sisi emosional siswa dan menumbuhkan kepekaan sosial mereka. Dari temuan ini, terlihat bahwa guru perlu lebih cermat dan bijak dalam memilih karya sastra yang relevan dengan kehidupan siswa, serta menerapkan metode pembelajaran yang bisa membangkitkan empati dan kesadaran sosial. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi landasan untuk merancang kurikulum yang lebih peduli pada nilai-nilai kemanusiaan, dengan memanfaatkan sastra sebagai sarana utama dalam menanamkan dan membentuk karakter siswa.
BENTUK TINDAK PERLOKUSI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI BERBAHASA INDONESIA DI PASAR KUE WERU CIREBON Romansyah, Khalimi; Pujiatna, Tri
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 1 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i1.6848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bentuk tindak perlokusi yang terdapat dalam transaksi jual beli berbahasa Indonesia di pasar kue Weru Cirebon. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini meliputi penggalan tuturan transaksi jual beli berbahasa Indonesia antara pedagang dan pembeli di pasar kue Weru Kabupaten Cirebon yang diduga merupakan ragam tindak perlokusi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Penerapan metode simak ini dengan menggunakan teknik dasar sadap serta teknik lanjutan teknik simak bebas libat cakap. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan teori. Analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 peristiwa tutur yang mengandung tindak perlokusidalam transaksi jual beli berbahasa Indonesia di pasar kue Weru Cirebon, terdapat 3 macam bentuk tindak perlokusi , yaitu tindak perlokusi berbentukmeyakinkan, tindak perlokusi berbentuk membujuk atau memikat, dan tindak perlokusi berbentuk menganjurkan. 
NILAI KEARIFAN LOKAL EMPAT CERPEN DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMINKARYA AHMAD TOHARI Mascita, Dede Endang; Romansyah, Khalimi; Pujiatna, Tri
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 2 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i2.7676

Abstract

Cerpen merupakan karya sastra yang memiliki berbagai nilai kehidupan berupa norma-norma sosial dan perilaku sebagai sumber kearifan lokal. Kearifan lokal berkaitan dengan sebuah budaya yang tidak lepas dari suatu kelompok masyarakat dan tumbuh dari pemikiran nenekmoyang yang telah diwariskan pada generasi berikutnya. Cerpen-cerpen dalam Senyum Karyamin mayoritas berlatar belakang perdesaan yang diwarnai dengan segela bentuk kesederhanaan hidup serta penuh dengan ironi. Data penelitian ini berpusat pada empat teks cerpen dari buku kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahamd Tohari, yaitu : (1) Si Minem Beranak Bayi; (2) Syukuran Sutabawor; (3) Wangon Jatilawang; dan (4) Pengemis dan Sholawat Badar. Adapun pendekatannya melalui antropologi sastra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal yang terdapat dalam empat cerpen Senyum Karyamin, meliputi: (a) Nilai kepercayaan yaitu seperangkat kepercayaan, ajaran-ajaran, keyakinan yang mengarah pada tingkah laku manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (b) Kesenian yaitu nilai estetika yang dapat ditangkap oleh pancaindera. (c) Adat istiadat  yaitu kebiasaan yang dianggap baik oleh masyarakat.
Pembinaan Tata Bahasa Indonesia Pada Administrasi Surat-Menyurat Dan Ruang Publik Pujiatna, Tri; Mascita, Dede Endang; Gloriani, Yusida
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i2.2851

Abstract

The language of use, mostly Indonesian, in the general public (lay on the subject of Indonesian grammar) is not optimal. This happens because the rules of Indonesian language are not yet good and effective. These discrepancies are often found in all fields, such as public spaces and administrative institutions (correspondence). This needs to be understood. Therefore, efforts are needed to improve it. One way of coaching and socializing about the use of Indonesian. Efforts to foster and develop Indonesian language, both in their position as national languages and languages, need to be increased, before the global era and free trade era as it is today. This replaces the position and function of the Indonesian language to become more stable so that the Indonesian language can become a means of modern communication and be able to place itself parallel with other modern languages in the world. Through the Tri Dharma program of Higher Education, Community Service, the fostering and dissemination of Indonesian language aims to provide insight and understanding of the use of Indonesian language that is good and right. In addition, a language development and assistance program is provided by the Language Board of the Ministry of Education and Culture. This needs to be done so that people can prioritize the use of Indonesian
Instructional Design of Problem-Based Learning Models: A Strategy for Improving Students' Critical Thinking Abilities in Learning News Texts Fitriyah, Ayu; Ayatin, Rika; Sugiarti, Rya; Rozak, Abdul; Pujiatna, Tri
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.11675

Abstract

This research addresses the need to enhance critical thinking skills in junior high school students through effective instructional design, particularly in the context of learning news texts. The study is based on the premise that problem-based learning (PBL) can significantly improve students' critical thinking by engaging them in real-world problem-solving scenarios. Given the growing emphasis on critical thinking as a core educational objective, it is essential to develop instructional models that not only teach content but also foster higher-order thinking skills. The primary aim of this research is to design an instructional model for teaching news texts in junior high school and to assess its validity and effectiveness. The study employed a Research and Development (R&D) approach, utilizing the ADDIE model, which involves five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Following the development of the instructional design, it underwent validation by both learning experts and practitioners. The validation process yielded high scores, with learning experts rating it at 95.83% and practitioners at 88.89%, resulting in an overall average validity score of 92.36%, categorizing the design as highly valid. In practice, the problem-based learning model was implemented in classrooms, and its impact on students' learning outcomes was evaluated. The students achieved an average learning score of 86%, indicating the instructional design's effectiveness in delivering content. Furthermore, the assessment of students' critical thinking skills showed an average score of 79%, placing it in the "good" category. These findings suggest that the PBL-based instructional design is effective in not only teaching news texts but also in enhancing students' critical thinking skills, making it a valuable approach for junior high school education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SEKOLAH DASAR Nahdiyah, Aqidatun; Pujiatna, Tri
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i4.4527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project based laerning pada hasil belajar peserta didik pada materi niai tempat. Penelitian ini dilakukan di SD Negri Samadikun. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest posttest design. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui instrumen tes hasil belajar sebanyak 10 butir soal essai yang kemudian dianalisis menggunakan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain untuk kelas eksperimen adalah sebesar 63, 25% termasuk dalam kategori cukup efektif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran project based learning cukup efektif untuk mempengaruhi peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi nilai tempat.