Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Jurnalisme Sastrawi Pada Klub Jurnalistik di SMA Negeri 1 Telaga Biru: Pengabdian Ode Gusman Nasiru, La; Salam; Sartika, Eka; Juniarti, Gita; Bumbungan, Apriadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3168

Abstract

Penulisan jurnalisme sastrawi tentu saja bukan hal yang baru dalam standar penulisan berita di media massa. Pun demikian, hal ini tetap menjadi barang asing bagi segenap siswa SMA 1 Telaga Biru yang tergabung dalam klub jurnalistik sekolah. Pelatihan kepenulisan yang diadakan oleh tim pengabdi menjawab kurangnya informasi demikian yang diterima para siswa. Hal ini penting untuk memberikan dimensi yang lebih beragam mengenai cara membuat berita agar lebih bernas dan berwarna. Metode yang digunakan ialah dengan tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pengabdian akan melakukan persiapan outline pelatihan yang berisi durasi pelatihan, tujuan pelatihan, dan topik yang dibahas. Selanjutnya, tim pengabdian menyiapkan materi presentasi. Materi itu berupa slide presentasi (PowerPoint/Google Slides) yang menarik dan mudah dipahami, serta karya visual yang relevan untuk mendukung proses pembahasan tersebut. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan setelah pelatihan diadakan.
Indonesia’s public vulnerability to ethnic and religious information Nikolaus Prathama; Lenny Bernadeta; Gita Juniarti; Yowan Tamu; Retno Irianto
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2025): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v10i2.1648

Abstract

This study aims to determine the extent to which ethnic and religious information is believed to be fake news or facts and is spread to people close to them. This type of research is qualitative using a phenomenological approach, namely collecting experience data and testing individual assessments through an experimental stage from a sample of 30 non-expert millennials and gen z in the city of Semarang, Indonesia. The findings of this study reveal several attitudes formed by participants. First, participants believe that fake news still exists and is spread predominantly online. Second, participants believe that they will not be trapped by fake news and have credibility. Third, respondents discuss suspicious information with reference groups. Fourth, dissonance is still prominent in the assessment of information status (fake or fact) and the culture of collectivism appears prominent in this study.