Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Langkah Preventif Melawan Hipertensi: Kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Machfudin, Amanda Afriyani; Kysara, Amanda Ayu Diva; Ardiansyah, Dicko Putra; Ananda, Restu; Juwariyah, Siti; Sulistyaningrum, Danny Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5700

Abstract

Pengabdian ini mengkaji pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Pandanaran, dengan fokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit kronis seperti hipertensi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta dan kemampuan manajemen diri mengenai kesehatan mereka, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan kualitas hidup. Kegiatan prolanis dilakukan secara rutin, pada lansia dengan penyakit kronis seperti hipertensi dengan jumlah 94 lansia yang hadir. Kegiatan ini bertujuan ntuk memfasilitasi deteksi dini dan pengelolaan risiko kesehatan yang terkait dengan penyakit kronis, sehingga diharapkan dapat mengontrol hipertensi dan komplikasinya. Pengabdian ini merupakan kegiatan yang dilakukan bersama petugas puskesmas dan mahasiswa untuk mencapai tujuan melaksanakan prolanis dan mengontrol hipertensi. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan materi mengenai hipertensi serta pembagian leaflet di awal kegiatan, setelah itu dilanjut dengan sesi tanya jawab dengan peserta lansia dan dilanjutkan dengan latihan fisik berupa senam. Setelah dilakukan edukasi kesehatan mengenai hipertensi dan latihan fisik, program ini berhasil meningkatkan pemahaman mengenai hipertensi pada lansia dan meningkatkan kesadaran lansia mengenai kesehatan mereka.
MANFAAT PROGRAM PHYTY DM (PHYSICAL ACTIVITY DIABETES MELITUS) UNTUK PENANGANAN KEGAWATAN PHYSICAL ACTIVITY PADA LANSIA DIABETES MELITUS Juwariyah, Siti; Resa Nirmala Jona; Maya Cobalt Angio Septianingtyas; Vivi Sovianti; Danny Putri Sulistyaningrum
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1907

Abstract

Sebagian besar penderita diabetes pada lansia mengalami kerusakan saraf yaitu dengan gejala neuropati perifer, yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, kelemahan sampai nyeri pada tangan dan kaki. Kegawatan dari gejala neuropati perifer tersebut mengakibatkan efek samping lebih berat pada lansia contohnya resiko jatuh. Pemberian terapi dengan obat-obatan digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, tapi apabila pemberian secara berlebihan akan berdampak pada kondisi kesehatan lansia. Sehingga terapi non farmakologi dapat digunakan untuk mengatasi salah satu gejala neuropati tersebut. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap permasalahan yang terjadi pada lansia dengan diabetes melitus khususnya mengenai kegawatan physical activity dengan program PHYTY DM. Metode pengabdian masyarakat ini melalui bebarapa tahapan untuk memastikan efektifitas program PHYTY DM dalam meningkatkan aktifitas fisik dan mencegah kegawatan padan lansia dengan diabetes melitus, tahapannya adalah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini bahwa nilai pengetahuan lansia dengan diabetes melitus  sebelum dilaksanakan pengetahuan di dapatkan bahwa kategori pengetahuan dengan nilai kurang ada 15 lansia, cukup 45 lansia dan baik 9 lansia. Sedangkan setelah dilaksanakan penyuluhan program PHYTY DM kategori pengetahuan dengan nilai kurang ada 7 lansia, cukup 23 lansia dan baik 13 lansia. Dari hasil tersebut dibuktikan bahwa ada peningkatan pengetahuan lansia dengan diabetes melitus  tentang program PHYTY DM. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan lansia dengan diabetes melitus tentang program PHYTY DM. Rencana tindak lanjut untuk kegiatan ini adalah melaksanakn kerjasama dengan kader kesehatan untuk melakukan pembinaan, bimbingan dan pemantauan kepada lansia dengan diabetes melitus tentang program PHYTY DM
The Influence of Regular Physical Activity on Mental Health among University Students Ns. Hendrik Probo Sasongko; Siti Juwariyah; Umi Solekah
Oshada Vol. 2 No. 2 (2025): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/022ky032

Abstract

Regular physical activity has long been recognized for its physical health benefits, but its role in promoting mental well-being is gaining increasing attention, especially among university students. This study aims to examine the influence of regular physical activity on various aspects of mental health, including levels of stress, anxiety, depression, and overall psychological well-being. Utilizing a quantitative approach, data were collected from 250 university students through structured questionnaires that measured frequency of physical activity and mental health indicators using validated psychological scales. The results reveal a significant negative correlation between regular physical activity and symptoms of depression and anxiety, while a positive correlation was found with overall mental well-being. Students who engaged in at least 150 minutes of moderate to vigorous physical activity per week reported lower stress levels and greater emotional stability. The findings highlight the importance of incorporating physical activity into students’ daily routines as a preventive strategy for mental health challenges. Universities are encouraged to promote accessible fitness programs and provide awareness about the mental health benefits of exercise. This study contributes to the growing body of evidence supporting physical activity as an effective, low-cost intervention to improve mental health outcomes among young adults.
Pencegahan dan Penanganan Masalah Fisiologis dan Psikologis pada Lansia dengan Penyakit Kronis melalui Program Rasakasi Sovianti, Vivi; Juwariyah, Siti; Noviyanti, Laura Khattrine; Septianingtyas, Maya Cobalt Angio
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6507

Abstract

Pemberian edukasi pada lansia hanya diberikan melalui program posyandu lansia dan bersifat individual sehingga pengetahuan dan pemahaman kesehatan lansia kurang, keterlibatan keluarga dan kader dalam pemenuhan edukasi lansia sangat penting dalam pencegahan dampak penyakit kronis. Salah satu program pelatihan yang dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah menggunakan program aplikasi digital sebagai ruang konsultasi keluarga lansia dan kader. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku terhadap pencegahan dan penanganan masalah fisiologis dan psikologis pada lansia dengan penyakit kronis. Metode yang digunakan melalui program aplikasi digital yaitu ruang konsultasi lansia dan kader, dalam aplikasi ini terdapat beberapa menu utama yaitu menu edukasasi masalah fisiologis, psikologis, dan skrining penyakit kronis, pengabdian ini dilakukan dengan 2 tahap. Responden pada kegiatan ini adalah lansia berjumlah 55, dan kader berjumlah 14. Hasil pengabdian masyarakat ini bahwa nilai pengetahuan dan pemahaman lansia dengan penyakit kronis sebelum dilakukan pengabdian didapatkan dari 55 lansia didapatkan 46 memiliki nilai pengetahuan dan pemahaman cukup baik, 9 lansia memiliki pengetahuan dan pemahan kurang, 7 kader memiliki pengetahuan dan pemahanan cukup baik, 7 kader memiliki pengetahuan dan pemahan kurang. Setelah pengabdian kepada masayarakat diberikan didapatkan nilai 50 lansia dan 12 kader dengan pengetahuan dan pemahan baik, dan 5 lansia dan 2 kader memiliki pengetahuan dan pemahaman cukup baik.
Implementasi Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN Dukuh Kupang V Surabaya Deviyanti, Mutia Rahma; Yuanta, Friendha; Juwariyah, Siti
Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sains, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/tpd.v6i1.3800

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran project based learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN Dukuh Kupang V Surabaya. Pengajaran ini dilakukan dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui kegiatan-kegiatan antara lain diskusi kelompok, presentasi, dan pembelajaran berbasis proyek yang menghasilkan produk jadi. Hasil observasi menunjukkan bahwa 30% siswa kelas IV IPAS belum mengikuti KKTP. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan menganalisis hasil belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II. Kemudian dilakukan analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil belajar peserta didik. Siklus I terdapat 5% siswa yang hasil belajarnya belum tercapai; 12,5% telah mencapai hasil belajar dengan sangat baik. Kategori tercapai dan tercapai dengan baik berturut-turut diperoleh prosentase sebesar 40% dan 42,5% serta rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 72,5. Pada siklus II hasil kategori hasil belajar siswa yang belum tercapai 0%; kategori hasil belajar siswa yang tercapai terdapat 20%; kategori siswa yang hasil belajarnya tercapai dengan baik terdapat 25%; siswa yang dikategorikan hasil belajanya tercapai dengan sangat baik yaitu sebesar 55% dan rata-rata siklus II yang menunjukkan nilai yang signifikan yaitu sebesar 82,6. Penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan melihat grafik di atas bahwa implementasi model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik Romli, Muhammad; Yuanta, Friendha; Juwariyah, Siti; Sudiartini, Rini
Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sains, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/tpd.v6i2.3790

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pencapaian belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada topik puisi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan pola siklus modifikasi dan refleksi diri secara spiral. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Dukuh Kupang V Surabaya pada semester II tahun ajaran 2024/2025 dengan partisipasi 30 siswa kelas IV B. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes; observasi dilakukan untuk memantau implementasi PBL pada materi puisi, sementara tes digunakan setelah siklus 1 dan siklus 2 untuk mengevaluasi peningkatan hasil belajar siswa. Nilai sebelum intervensi, setelah siklus 1, dan setelah siklus 2 dibandingkan untuk mengukur perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui model PBL pada setiap siklus. Pada siklus I, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada kategori baik mencapai 70,96% pada pertemuan pertama dan meningkat menjadi 76,98% pada pertemuan kedua. Peningkatan lebih signifikan terjadi pada siklus II, di mana aktivitas keaktifan siswa meningkat dengan persentase rata-rata 81,02% pada pertemuan pertama dan mencapai 86,20% pada pertemuan kedua, yang dikategorikan sebagai baik dan sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga memperkuat keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia
Pemberdayaan Kader Sebagai Upaya Pencegahan Kegawatan Risiko Jatuh Lansia Melalui Program DePePe Juwariyah, Siti; Septianingtyas, Maya Cobalt Angio; Sutejo, Mianti Nurrizky; Sovianti, Vivi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.116

Abstract

Populasi lansia menyatakan antara tahun 2015–2050 diperkirakan meningkat menjadi dua kali lipat dari 12% menjadi 22% atau sekitar 900 juta menjadi 2 milyar pada usia diatas 60 tahun. Risiko jatuh merupakan kejadian yang dilaporkan penderita atau keluarga yang melihat kejadian, mengakibatkan seseorang mendadak terbaring, terduduk di lantai maupun tempat yang rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran dan luka. Tingginya risiko jatuh yang terjadi pada lansia terjadi akibat dari gangguan keseimbangan postural. Penurunan kemampuan berbagai organ, fungsi dan sistem tubuh bersifat fisiologis. Diperlukan upaya terpadu untuk mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pelatihan kepada kader kesehatan dalam mengelola lansia yang dengan kegawatan risiko jatuh. Manfaat yang akan diselesaikan bersama adalah kader kesehatan mampu mendeteksi, pemeriksaan dasar dan memberikan penyuluhan kepada lansia dan keluarga yang belum tahu tentang kegawatan kasus risiko jatuh pada lansia. Metode pelaksanaan program ini adalah dengan Program DEPEPE yaitu Deteksi, Pemeriksaan dan Penyuluhan. Kader di ajarkan cara mendeteksi, memeriksa risiko jatuh dan memberikan penyuluhan dan juga mengajarakan gerakan untuk mengatasi risiko jatuh pada lansia.  Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini seluruh peserta dapat menyerap informasi dengan baik yaitu 87% dapat mempraktekkan kembali cara mendeteksi dan senam tai chi
Analysis of Factors Associated with Endemicity of Dengue Hemorrhagic Fever in Two Villages of Baranti District Anurogo, Dito; Maran, Albertus Ata; Telan, Albina Bare; B, Muslimin; Juwariyah, Siti; Sulfiani, Sulfiani
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 3 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v1i3.148

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever cases in Indonesia reported from 2000 to 2004 fluctuated, in 2000 there were 45,710 cases with a total of 472 deaths, in 2001 it increased to 46,790 cases with a total of 493 deaths, in 2002 there were 40,377 cases, and in 2003 the number of dengue cases there were 50,131 cases, the number of deaths was 289 cases, most recently in March 2004 the number of dengue fever cases was 26,015 cases with the number of deaths being 389 cases. The aim of the research is to analyze factors related to the endemicity of Dengue Hemorrhagic Fever in two sub-districts of Baranti District. This research method is Observational research with a Cross Sectional Study design looking at the relationship between endemic and non-endemic factors causing the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in two sub-districts of Baranti District. The population and sample in this study are houses and heads of families who are located or domiciled in endemic and non-endemic sub-district areas. Data collection was carried out by interviewing residents' activities using questionnaires. Observations were carried out to obtain data on larval density, number of containers, waste management using observation sheets. How to check for larvae in water. The container was shaken after a few minutes. The presence of larvae was checked using a flashlight and Calculation of larval density for House index, Container Index and Breteau index. The results of the research showed that in endemic areas the percentage of larvae found in containers in houses was 42 houses (68.9%), and no larvae were found in 205 houses (46.9%), in non-endemic areas the number of larvae found in containers in houses was 19 houses (31, 1 %) and containers were not found in 232 houses (53.1 %). Probability (p) < 0.05 indicates a relationship between containers in the house and larval density in dengue endemic and non-endemic areas.
Determinan Pengetahuan Ibu Terhadap Ketepatan Pemilihan KB Suntik 3 Bulan (Depo Progestin) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pringapus Qoni Maharani, Nabilla; Maharani, Kristina; Juwariyah, Siti
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v4i1.681

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan (Depo Progestin) merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan dengan efektivtas dan daya kerja yang baik pada ibu, penggunaan KB suntik 3 bulan bertujuan untuk menunda atau mencegah kehamilan, menjarangkan kehamilan dan mengakhiri kehamilan. Pengetahuan ibu berperan penting dalam pemilihan metode kontrasepsi, semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki ibu maka akan berpengaruh dalam pemilihan alat kontrasepsi suntik. Berdasarkan data profil Indonesia pada tahun 2019, terdapat peningkatan penggunaan kontrasepsi pada Wanita yaitu 50% menjadi 64% pada periode 1991-2017. Namun pada tahun 2019 mengalami penurunan pengguna kontrasepsi mejadi 62,5%. Metode kontrasepsi yang paling dominan digunakan pada tahun 2019 yaitu metode kontrasepsi KB suntik sebanyak 63,7% (Data badan pusat statisti) dan berdasarkan data profil kesehatan provinsi Jawa Tengah tahun 2021, terdapat peningkatan penggunaan kontrasepsi KB suntik pada Wanita kawin usia 15-49 tahun yaitu sebesar 57,68% (profil kesehatan 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pengetahuan ibu terhadap ketepatan pemilihan KB suntik 3 bulan (Depo Progestin) di Wilayah Kerja Puskesmas Pringapus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross-sectional dan menggunakan pendekatan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 92 responden dan lokasi penelitian ini bertempat di Wilayah Kerja Puskesmas Pringapus. Berdasarkan analisis data diperoleh pengetahuan baik sebanyak 53 (57.7%) responden dan ketepatan pemilihan Ya (tepat) sebanyak 83 (90,2%) responden. Maka didapatkan hasil nilai p-value=0.002<0.05 sehingga dapat di simpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu terhadap ketepatan pemilihan KB suntik 3 bulan (Depo Progestin ) di Wilayah Kerja Puskesmas Pringapus.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKOLILO I Utari, Utari; Maharani, Kristina; Juwariyah, Siti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.191

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan dengan efektivitas hingga bertahun-tahun. Penggunaan MKJP di Kabupaten Pati pada 2021 berada diperingkat ke dua terendah se-Jawa Tengah. Program keluarga berencana mengalami penurunan penggunaan kontrasepsi modern disebabkan rendahnya pengetahuan pasangan muda dan kurangnya akses informasi mengenai alat kontrasepsi. Sebagian besar suami tidak memiliki pengetahuan cukup tentang kontrasepsi. Pemahaman kontrasepsi yang baik sangat dibutuhkan sebagai komponen yang merujuk pada dukungan diberikan oleh suami sebagai Pasangan Usia Subur (PUS). Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan hubungan dukungan suami terhadap pemilihan MKJP di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I. Jenis penelitian Deskriptif Analitik menggunakan metode survey melalui kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh PUS akseptor KB aktif MKJP sebanyak 907 PUS, setelah dilakukan perhitungan dengan rumus didapatkan hasil sampel sebesar 90 yang diambil dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengambilan dengan menggunakan tabel bilangan acak. Hasil uji statistik Spearman Rho diperoleh p=0,015 (α≤0,05) dan keeratan korelasi didapatkan r=0,256. Hasil tersebut berarti ada hubungan antara dukungan suami terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Uji Spearman’s Rho juga menganalisis tingkat keeratan hubungan dan arah hubungan, didapatkan bahwa antar variabel memiliki keeratan hubungan yang cukup dan arah hubungan yang positif.