Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : jpled

Non-formal Education Practitioners Facing Changes in the Organizational Structure of the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in 2020 Pamungkas, Alim Harun; Ningrum, Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.763 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v1i2.12

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui respon dibalik implementasi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Desain yang digunakan adalah studi kasus. Beberapa data tentang pendapat pengelola pendidikan nonformal di Padang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Beberapa data lain diperoleh melalui wawancara dengan informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktisi pendidikan di Padang belum siap dan tidak mendukung implementasi kebijakan. Alasan di balik tanggapan tersebut adalah ketidakpercayaan praktisi terhadap perubahan yang direncanakan oleh pemerintah. Manajer pesimis tentang keberhasilan implementasi kebijakan ini. Hal ini terjadi karena setiap perubahan kebijakan yang ada selama ini tidak memberikan dampak yang signifikan.
Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Supervisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Marsidi, Sufyarma; Anisah; Tia Ayu Ningrum
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.08 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i3.54

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat dan adanya kebijakan baru tentang merdeka belajar menjadi tantangan baru bagi sekolah. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, pendidik harus memiliki kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebijakan merdeka belajar. Namun hasil uji kompetensi pendidik, untuk Kabupaten Agam masih rendah (59,96). Ditambah lagi masih banyak pendidik yang belum memahami tentang cara mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis kebijakan merdeka belajar. Solusi untuk permasalaha tersebut adalah diperlukan bantuan dan bimbingan dari kepala sekolah.  Hal tersebut karena salah satu tugas wajib kepala sekolah adalah melakukan supervisi kepada pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah pertama untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan membina kompetensi supervise kepala sekolah. Hal tersebut karena supervisi merupakan salah satu tugas wajib kepala sekolah oleh karena itulah menjadi tanggung jawab kepala sekolah agar guru dapat merencanakan, melaksanakan, dan melakukan evalusi pembelajaran sesusi dengan kebijakan merdeka belajar. Metode pelaksanaan kegitaan tersebut adalah dengan melakukan transfer ilmu dan bimbingan kepada kepala sekolah. Transfer ilmu tentang pemahaman pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut dalam supervise serta standarisasi fungsi dan tigas untuk pendidik dan tenaga kependidikan. Kemudian pembimbingan dilakukan untuk pembuatan program supervise. Setelah itu dilakukan evaluasi untuk peningkatan pemahaman kepala tentang kompetensi supervisi dan kebijakan mederka belajar.
Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Guru Melalui Bimtek Pembuatan Media dan Evaluasi Pembelajaran Daring untuk Sekolah Dasar Ningrum, Tia Ayu; Dea Stivani Suherman
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.052 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i3.55

Abstract

Pembelajaran daring merupakan tuntutan di era 4.0 saat ini. Hal ini karena perkembangan teknologi dan informasi sehingga pembelajaran harus dilaksanakan menggunakan teknologi. Selain itu, adanya wabah Covid-19 melahirkan kebijakan pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanaka dirumah dengan metode daring. Untuk itulah guru dituntut untuk memiliki kompetensi digital literasi masa kini agar dapat melakukan pembelajaran daring. Namun, permasalahan yang ada saat ini adalah masih banyak guru belum paham dengan teknologi digital yaitu 97,5% guru. Hal ini seperti yang diketahui dari hasil wawancara dan observasi di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera barat bahwa masih banyak guru yang belum mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan teknologi digital. Dan juga masih banyak guru yang belum mampu melaksanakan pembelajaran daring. Masih banyak guru yang belum bisa melakukan evaluasi pembelajaran secara daring.Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan transfer ilmu melalui bimtek pembelajaran daring untuk guru. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan pengujian kompetensi digital literasi guru melalui angket. Setelah itu memberikan pemahaman kepada guru tentang pembelajaran daring. Kemudian tahap selanjutnya melakukan bimtek tentang pembuatan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk pembelajaran. Selanjutnya dilakukan bimtek tentang pelaksanaan evaluasi pembelajaran daring untuk guru. Tahap terakhir, melakukan evaluasi tentang kompetensi digital literasi guru tentang pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran daring mengunakan angket.
Kompetensi Digital Guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kecamatan Padang Selatan Fira April Liani, Fira April Liani; Ningrum, Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.205

Abstract

Artikel ini membahas tentang kompetensi digital guru di Sekolah Menengah Atas (SMA). Latar belakang penelitian ini dilakukan karena adanya perkembangan teknologi yang mengarah kepada alat-alat yang semakin terdigitalisasi, dan dorongan peningkatan kualitas guru supaya mampu mengimbangi perubahan yang ada pada saat ini maka diperlukannya kompetensi digital guru untuk menjawab kebutuhan peserta didik. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran ditujukan agar memudahkan dan mengefektifkan kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik diharapkan mendapatkan materi pembelajaran melalui media digital yang telah disediakan, tujuannya adalah agar mendapatkan  gambaran informasi kompetensi digital dan upaya peningkatan kompetensi digital guru. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif, populasi penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di SMA Kecamatan Padang Selatan dengan jumlah 110 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan Teknik Proportional Simple Random Sampling dengan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan model Skala Likert dengan lima pilihan jawaban. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan SPSS versi 21. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen kompetensi digital guru tersebut valid dan reliabel. Data penelitian diolah dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 21. Melakukan analisis deskriptif dihitung terlebih dahulu. Kemudian dilakukan uji normalitas dan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Korelasi Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) konten pembelajaran digital dengan skor rata-rata 4.19 dan nilai capaian 83.77% kategori tinggi. 2) informasi digital dengan skor rata-rata 4.26 dan nilai capaian 85.04% kategori tinggi. 3) komunikasi online dengan skor rata-rata 4.28 dan nilai capaian 85.54% kategori tinggi. 4) pemecahan masalahan dengan skor rata-rata 4.1 dan nilai capaian 81.85% kategori tinggi. 5) keamanan digital dengan skor rata-rata 4.3 dan nilai capaian 86% kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi digital guru di SMA Kecamatan Padang Selatan pada kategori tinggi. Kepada guru agar lebih meningkatkan kompetensi digital guru dalam konten pembelajaran digital, informasi digital, komunikasi online, pemecahan masalah, dan keamanan teknologi digital dengan mau belajar lagi agar lebih baik dalam pemanfaatan media digital yang fleksibel dan memudahkan antara guru dan para murid dengan pembelajaran yang efisien dan efektif
Strategi Humas dalam Membangun Kerjasama dengan DU/DI di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Intan Fadilla Dewi; Ningrum , Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.208

Abstract

Strategi Humas dalam membangun kerjasama dengan DU/DI masih belum maksimal, hal ini terliat dari fenomena yang peneliti temui di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Humas dalam membangun kerjasama dengan DU/DI, hambatan yang terjadi dalam membangun kerjasama dengan DU/DI serta solusi yang dilakukan Humas untuk mengatasi permasalahan/hambatan dalam membangun kerjasama dengan DU/DI. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen atau alat yang digunakan dalam penelitian adalah peneliti sendiri dengan menggunakan panduan observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi informan yaitu Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan stafnya. Peneliti melakukan teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan strategi Humas dalam membangun kerjasama dengan DU/DI yaitu: 1) Menetapkan tujuan, termasuk membentuk relasi siswa dengan industri, mempersiapkan lulusan sesuai kompetensi, dan menciptakan jiwa kewirausahaan. 2) Humas menentukan sasaran mitra industri dengan kriteria yang mempertimbangkan kesesuaian bidang kerja dan kompetensi sekolah, 3) Proses koordinasi program kerja dan media juga ditingkatkan, termasuk pemilihan tim kerja dan pemanfaatan media cetak serta digital, 4) Pengelolaan anggaran kerjasama dijalankan dengan transparan melibatkan berbagai pihak, 5) Proses kerjasama dijalankan sesuai prosedur yang mencakup pembuatan program kerja, pendekatan dan komunikasi dengan mitra industri, pengajuan surat penawaran, dan pembuatan MoU. 6) Monitoring dan pengawasan menjadi langkah penting dalam memastikan pelaksanaan sesuai rencana dan tujuan yang telah ditetapkan, 7) Evaluasi akhir dilakukan untuk mengidentifikasi kedisiplinan siswa, keaktifan siswa selama PKL, serta ketaatan siswa terhadap aturan perusahaan. Hambatan yang terjadi dalam membangun kerjasama Humas dengan DU/DI yaitu tidak semua DU/DI mau MoU, kurangnya kedisiplinan siswa dan alumni kurang respon, dan peraturan DU/DI terhadap target nilai siswa. Solusi dalam mengatasi hambatan yang terjadi dalam membangun kerjasama Humas dengan DU/DI yaitu berusaha mengajukan MoU ke perusahaan lain, meningkatkan kedisiplinan dan rasa ingin tau yang tinggi terhadap siswa, dan meningkatkan cara belajar siswa.
The Students Perceptions About School Climate in Public Vocational High Schools IV Jurai District Painan Yuda, Yuda Maimandre; Syahril; Lusi Susanti; Tia Ayu Ningrum
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.223

Abstract

A conducive school climate is very important because this will support the teaching and learning process in accordance with expectations and will benefit all parties. Increasing teacher enthusiasm in teaching and learning enthusiasm of students is an important hope in achieving a good and conducive climate. School climate is an atmosphere that plays an active role in supporting the creation of a good school environment, which will affect student learning outcomes and achievements. This study aims to look at the climate of schools in the IV Jurai sub-district in terms of the dimensions of relationships, system changes and improvements, the physical environment and personal development. The research method used is descriptive research. The population in this study is SMKN in IV Jurai Painan district. The results of research on aspects of the relationship dimension with an average score of 4.11 with a conducive category, dimensions of change and improvement of the system with an average score of 3.70 with a conducive category, dimensions of the physical environment with an average score of 4.02 conducive category and dimensions of personal development with an average score of 3.73 in the conducive category.
Iklim Organisasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat Susanti, Lusi; Lara maisiska; Sabandi, Ahmad; Ningrum, Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 4 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i4.243

Abstract

This study aims to obtain information about the organisational climate in the education office and West Pasaman district seen from indicators of warmth, innovation, cooperation, openness, support and responsibility in the West Pasaman District Education and Culture Office. This type of research is descriptive research. The research population was all employees at the West Pasaman Regency Education and Culture Office, totaling 72 people. Determination of the magnitude is determined by the Slovin formula, withdrawal using saturated sampling technique. The instrument used was a questionnaire with a Likert scale and tested its validity and reliability. Furthermore, the data collected is analysed by finding the average and categorising the level of achievement. The results showed that organisational climate was seen 1) warmth 4.3, 2) innovation 4.3, 3) collaboration 4.4, 4) openness 4.4 5) support 4.3 and 6) responsibility 4.3. So the organisational climate in the Pasaman Barat district education office is included in the conducive category with an average score of 4.4.
Pengelolaan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Kota Solok: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Kurikulum Merdeka Wulandari, Cut Reza; Ningrum, Tia Ayu; Syahril
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v4i1.250

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman sekolah terutama guru terkait pengelolaan kurikulum merdeka yang terlihat dari beberapa fenomena yang muncul diantaranya: sekolah kurang memahami pengelolaan kurikulum merdeka sesuai dengan peraturan yang diedarkan oleh kemendikbudristek. Selain itu, beberapa guru menyatakan belum memahami tentang pengelolaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Adapun fenomena lainnya, Guru sulit menyesuaikan perubahan kurikulum dengan kurikulum yang ada saat ini (merdeka) dan belum menguasai materi sesuai alur tujuan pembelajaran. Selain itu, terdapat sebagian guru yang mengeluh dalam membuat perencanaan pembelajara serta melakukan evaluasi pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka, pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka, dan evaluasi pembelajaran dengan kurikulum merdeka dalam pengelolaan kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Kota Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik snowball sampling dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi untuk mendapatkan jawaban yang lebih efektif serta akurat. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Waka Kurikulum dan guru. Hasil yang diperoleh dalam penelitian terkait pengelolaan kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Kota Solok diantaranya: 1) perencanaan kurikulum merdeka dilakukan oleh semua unsur di sekolah yang dengan mengikuti pedoman KOSP, 2) pelaksanaan kurikulum merdeka dilakukan melalui penyusunan RPP dan P5, 3) Evaluasi kurikulum merdeka mencakup penilaian formatif dan sumatif serta pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan guru dapat meningkatkan pemahaman kurikulum merdeka melalui pelatihan workshop atau pelatihan berbasis mandiri yang dapat diakses melalui aplikasi PMM (Platform Merdeka Mengajar) dan mampu mengaplikasikan berbagai perangkat pembelajaran pada minat dan kebutuhan dari peserta didik. Selain itu, diharapkan usaha kepala sekolah dalam rangka meningkatkan pemahaman kurikulum merdeka kepada guru dan peserta didik dan juga Diharapkan usaha dinas Pendidikan untuk mendukung dan mensukseskan sekolah-sekolah yang mulai menyelenggarakan program kurikulum merdeka.
Analisis Kompetensi Pegawai Bidang Perencanaan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Putri, Suci Kurnia; Ningrum , Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v4i1.277

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Peran penting pegawai di suatu organisasi atau kantor mengharuskan pegawai untuk memiliki tugas, kompetensi dan sikap dalam melaksanakan pekerjaannya. Tugas kompetensi dan sikap pegawai harus sesuai dengan tupoksi dari setiap organisasi tempat pegawai bekerja. Salah satu tahap yang ditempuh yaitu mempelajari dasar-dasar dan teori menjadi pegawai pada bangku perkuliahan, contohnya pada Departemen Administrasi Pendidikan yang mana salah satu pekerjaan untuk lulusannya yaitu menjadi pegawai pada suatu kantor atau organisasi. adanya keluhan mitra yaitu dinas Pendidikan provinsi sumatera barat khususnya bidang perencanaan tentang keterampilan yang dimiliki oleh mahasiswa magang belum sesuai dengan tugas pokok sebagai pegawai. Adapun, fenomena lainnya, tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis tugas pokok dan kompetensi pegawai bidang perencanaan di dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dapat mencakup beberapa aspek yang mempengaruhi kinerja dan efektivitas mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik snowball sampling dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunkan Teknik triangulasi untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dan akurat. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sug perencanaan dan pegawai. Hasil yang diperoleh dalam penelitian terkait dengan kompetensi pegawai bidang perencanaan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat diantaranya : 1) menganalisis tupoksi pegawai bidang perencanaan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat 2) menganalisis kompetensi pegawai bidang perencanaan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Adpun saran terkait penelitian ini diharapkan ada nya Program Pelatihan dan Workshop Berkala Menyelenggarakan program pelatihan dan workshop berkala yang fokus pada pengembangan Dengan menerapkan saran-saran ini, Dinas Pendidikan dapat membantu pegawai di bidang perencanaan untuk terus meningkatkan kompetensi pegawai dan berkontribusi secara lebih efektif dalam upaya perencanaan pendidikan yang berkualitas.
Persepsi Guru Terhadap Implementasi Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri sekecamatan Koto XI Tarusan Utari, Shielvy Permata; Jasrial; Rifma; Ningrum, Tia Ayu
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v4i3.306

Abstract

Pendidikan dihadapkan pada perkembangan yang begitu pesat, sehingganya membutuhkan perubahan. Program kampus mengajar hadir sebagai upaya perubahan dalam dunia pendidikan. Program kampus mengajar membantu mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan sehingganya bisa direalisasikan kepada instansi pendidikan, baik itu kepada siswa maupun guru. Namun masih banyak hal yang ditemui dilapangan bahwa implementasi program kampus mengajar belum baik. Oleh sebab itu, permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah seberapa baik implementasi program kampus mengajar dilihat dari peningkatan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi? Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi penelitian adalah guru di SDN sekecamatan Koto XI Tarusan yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu 39 orang karena menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket model skala likert dengan pilihan jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu-ragu (R), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS). Angekt penelitian ini telah diuji validasi dan realibilitasnya, selanjutnya data diolah dengan rumus rata-rata (mean). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi program kampus mengajar di SDN sekecamatan Koto XI Tarusan pada aspek 1) peningkatan literasi dengan skor rata-rata 4,35 berada pada kategori baik, 2) peningkatan numerasi dengan skor rata-rata 4,28 berada pada kategori baik, 3) adaptasi teknologi dengan skor rata-rata 4,32 berada pada kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa implementasi program kampus mengajar di SDN sekecamatan Koto XI Tarusan berada pada kategori Baik dengan skor rata-rata 4,32.berada kategori baik.
Co-Authors Achyar, Novriyanti Afrianti, Sonia Ahmad Sabandi Akram Maulana Yamin Alfikri Pratama Alim Harun Pamungkas Ananta, Dea Andreki Ariesta Anggellyca Desdila Hamndani Anisah ANISAH Anisah Anisah Anisah Anisah Anugrah, Septriyan Arif Budi Prasetya Aulia Nisa, Anifa Ayudhia, Elga Az-Zahra, Afifah Azizah Pratiwi Budi Utama, Hendri Cania, Nina Putri Davin Malik Alfaruqi Dea Stivani Suherman Dhea Amanda Putri Dinda Amanda Saqira Dinda Ariyani dinda, dindasyahfitri Diva, Mutiara Divia Putri Elizar Ramli Elsha Destria Metta Enceria Damanik Ermita Ermita ERNA SURYANI Fajria , Azizah Femia Rizky Fifin Wildana Fira April Liani, Fira April Liani Fitri, Anju Rizka Ginanjar, Singgih Gistituati, Nurhijrah Gistituati, Nurhizrah Gistituati Hade Afriansyah Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto, Hadiyanto Hayati, Nikmah Intan Fadilla Dewi Intan Nurainia Intan Olivia Intan Purnama Sari Irsyad Irsyad, Irsyad irsyad, irsyad Irsyad, Irsyad Jasrial Jasrial Jasrial Jasrial Jasrial, Jasrial Jihan Salsabilla Hendri Johandri Taufan Kadri, Hanif Al Karmijah, Popi Karnila Karnila, Karnila Keysha Ardian Fatika Kurnia Putri, Suci Kusman, Yuskal Lara maisiska Lida Yati Lisa Nilhuda Lusi Susanti Lusi Susanti, Lusi Lutfiani, Lutfiani Luthfiani, Luthfiani Marhayani Marsidi, Sufyarma Mawarni Safitri Merika Setiawati Muhamad Abdul Aziz Murni Safitri Mutia Maharani Mutya Ayu Henirwan Nadila Desmiati Nadya Putri Aidil Nasyanda Indah Joelia Natasya Saputri Nelfia Adi Nelitawati, Nelitawati Nellitawati Nellitawati Nellitawati Nikmah Hayati Nina Puspita Nofriansyah, Rifki Nur Hazizah Nurhizrah Gistituati Nurmina Nurmina, Nurmina Nurvianto, Haryati Oksyaviani, Ardita Oktaviani Safitri Pardilla, Putri Permata Sari, Dewi Pri SisiliaWindy Puja, Sahara Putri Anggraini Putri Utami Putri, Suci Kurnia Putri, Vilda Yulia Rahma, Ghina Azelia Rahmawati, Nadia Ramadhan, Fitrah Rana Adiza Putri Rante, Baret Ratih Elvikha Yulasri Renggo Geni, Reni Rezi Salsabila Rifma Rifma Rifma Ritika, Yunia Rizki Rahmad Alvaro Rusdinal Rusdinal Rusdinal, Rusdinal Sabandi, Ahmad Santoso, Yulianto Sari Febrianti Sentia Devi Septia Rahmalita, Aini Serli Kurnia Ilahi Silvia, Firly Sri Wardah Utami Sri Wulanjuni Sufyarma Marsidin SULASTRI Sulastri Sulastri Susanti , Lusi Susilawati Syabrina Yunera Syahril Syahril Syahril Syahril Syahril Tahany Nabila Putri Tiara Aulia Tiara Tri Fitri Utama, Rizky Indra Utari, Shielvy Permata Vonlihana Putri, Ginta Wahyu Pratama Wildanah, Fifin Winanda Amelia Wulandari, Cut Reza Yahya Yahya Yeza Putri Zahri Yuda, Yuda Maimandre Yulianto Santoso Zahra, Nurul Musthofia Zahratul Azizah