Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA PADA MASA AWAL: SEBUAH PERJALANAN SEJARAH Niswah, Choirun; Maharani, Fitria; Amallia, Nuria; Adison, Fahima Ad Dini; Andini, Try
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i2.5684

Abstract

ABSTRACT This article explores the historical development of Islamic education in Indonesia during the early stages of Islam's arrival in the archipelago. The Islamization process occurred peacefully through trade, preaching, politics, marriage, and education. Institutions such as mosques, suraus, prayer houses, and pesantren served as key centers of Islamic learning that blended with local culture. Using a qualitative approach and library research method, this study traces the dynamics of pre-colonial Islamic educational systems and institutions. The researcher began by searching for primary and secondary sources through databases such as Google Scholar, Garuda, DOAJ, and SINTA using specific keywords. Next, 20 of the most relevant sources were selected. The collected data were then analyzed using a descriptive-analytical approach to examine the development of Islamic education in its social and historical context. The findings indicate that Islamic education played a central role in shaping religious and social identity. Despite challenges such as limited infrastructure and colonial pressure, early Islamic education systems endured and adapted, ultimately becoming a foundational pillar of Indonesia’s national education system today. ABSTRAK Artikel ini mengkaji sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia pada masa awal masuknya Islam ke Nusantara. Proses Islamisasi berlangsung secara damai melalui jalur perdagangan, dakwah, politik, pernikahan, dan pendidikan. Lembaga-lembaga seperti masjid, surau, langgar, dan pesantren menjadi pusat utama pendidikan Islam yang menyatu dengan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menelusuri dinamika lembaga dan sistem pendidikan Islam pra-kolonial. Penelitian dimulai dengan menelusuri sumber-sumber primer dan sekunder melalui database seperti Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan SINTA menggunakan kata kunci tertentu. Selanjutnya, dipilih 20 sumber yang paling relevan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengkaji perkembangan pendidikan Islam dalam konteks sosial dan historis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam pembentukan identitas keagamaan dan sosial masyarakat. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan tekanan kolonial, sistem pendidikan Islam awal mampu bertahan dan beradaptasi hingga menjadi fondasi penting dalam sistem pendidikan nasional saat ini.
Pelatihan Guru PAUD dalam Pengembangan Aktivitas Ekoliterasi Berbasis Budaya Sukoharjo Pratiwi, Warih Anggi; Prehatiningsih, Arip; Maharani, Fitria; Sufiati, Vivi; Kusumastuti, Ika Aprilia; Faza, Miladia Wahda
Abdibaraya Vol 4 No 02 (2025): Abdibaraya (In Progress)
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v4i02.1830

Abstract

The increasing environmental degradation demands the integration of eco-literacy education from an early age. Early Childhood Education (ECE) plays a strategic role in instilling environmental conservation values through contextual and relevant learning experiences. This community service activity aims to enhance the understanding and skills of ECE teachers at BA Aisyiyah Rejosari, Sukoharjo Regency, in developing eco-literacy-based learning activities integrated with local culture. The implementation was carried out through two sessions of participatory educational training, which included material delivery, hands-on practice, workshops, and mentoring. The results showed that teachers gained a better understanding of eco-literacy concepts and were able to design learning activities such as making traditional herbal drinks, eco-print batik, and simple waste management practices with children. The children appeared enthusiastic and actively engaged in the learning process. Furthermore, the program fostered early environmental awareness and nurtured an appreciation for local cultural heritage. Therefore, this activity was deemed effective in enhancing teacher capacity and the quality of ECE learning, based on environmental values and local wisdom, in a sustainable manner
Studi Komparasi Kesiapan Belajar dan Kemandirian Anak Kelas 1 Sekolah Dasar dari Alumni TK Program Full Day dengan Half Day Maharani, Fitria
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas 1 SD dari alumni TK program Full-Daydengan half-day di Kecamatan Jebres Surakarta. Jenis penelitian ini adalah studi komparasi. Populasi dari penelitian ini adalah 10.435 siswa kelas I sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jebres dengan sample penelitian adalah 385 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket observasi dan wawancara. Data yang diperoleh adalah hasil dari lembar angket observasi kemandirian, kesiapan belajar dan juga wawancara sebagai data pendukung. Teknik analisis data untuk lembar observasi adalah statistik inferensial non-parametrik dengan model uji maan whitney. sedangkan data wawancara menggunakan teknik analisis data Bogdan & Biklen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas 1 SD dari alumni TK program full day dengan half day di Kecamatan Jebres, Surakarta.
Studi Komparasi Kesiapan Belajar dan Kemandirian Anak Kelas 1 Sekolah Dasar dari Alumni TK Program Full Day dengan Half Day Maharani, Fitria
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas 1 SD dari alumni TK program Full-Daydengan half-day di Kecamatan Jebres Surakarta. Jenis penelitian ini adalah studi komparasi. Populasi dari penelitian ini adalah 10.435 siswa kelas I sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jebres dengan sample penelitian adalah 385 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket observasi dan wawancara. Data yang diperoleh adalah hasil dari lembar angket observasi kemandirian, kesiapan belajar dan juga wawancara sebagai data pendukung. Teknik analisis data untuk lembar observasi adalah statistik inferensial non-parametrik dengan model uji maan whitney. sedangkan data wawancara menggunakan teknik analisis data Bogdan & Biklen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas 1 SD dari alumni TK program full day dengan half day di Kecamatan Jebres, Surakarta.
ANALISIS KELEMBAGAAN USAHATANI JERUK PAMELO DI KABUPATEN MAGETAN Nahraeni, Wini; Rahayu, Arifah; Masithoh, Siti; Maharani, Fitria
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v6i2.3639

Abstract

Magetan mrupakan sentra produksi pamelo di Jawa Timur. Di Magetan, lemahnya posisi tawar petani Jeruk pamelo dicirikan dengan sistem pemasaran yang diijonkan ketika masih di kebun sehingga harga menjadi murah.  Salah satu cara mengembangkan ushatani jeruk pamelo adalah melalui  pemberdayaan kelembagaan petani.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat, pendorong dan strategi penguatan kelembagaan untuk meningkatkan usahatani Jeruk Pamelo. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sukomoro, Bendo, dan Takeran Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur.  Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode simple random sampling berjumlah 37 orang petani, dan pengurus kelompok tani berjumlah 21 orang yang diambil secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif eksplanatori dan analisis  medan kekuatan (Force Field Analysis). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 faktor penghambat dan 12 faktor pendorong faktor penghambat terdiri atas umur petai tua, pendidikan, penerapan teknologi, pemeliharaan, kualitas bibit, sistem tebasan, penentuan harga, sumber pemasaran, akses pasar, manajemen gapoktan, peran serta petani, kualitas buah tidak menentukan harga, rendahnya kerjasama dalam pengadaan saprodi, kurangnya informasi dan akses ke lembaga keuangan, kemarau panjang, tingginya serangan hama dan penyakit, dan pandemi. Faktor pendorong terdiri atas pengalaman petani, keberagaman aksesi, kepemilikan lahan, kemudahan menjual hasil, petani aktif berkomunikasi, aktif mencari informasi budidaya, adanya pedoman teknik budidaya, bantuan bibit, bimbingan, penyuluhan, APM, kios sarana produksi, dan kesuainya materi PPL. Strategi penguatan kelembagaan adalah meningkatkan akses informasi dengan lembaga penunjang, membuat kerjasama penyampaian informasi, bimbingan dan evaluasi, menjaga kelestarian berbagai aksesi, bekerja sama dengan lembaga pemasaran/ asosiasi yang dapat meningkatkan bergaining position petani, akses dan informasi pemasaran.