Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Respon Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kacang Merah Yang Daplikasikan Berbagai Komposisi Pupuk NPK Pada Media Tanah Aluvial Bantasan, Iskandar; Wasi'an, Wasi'an; Basuni, Basuni
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nexus.v1i1.91589

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) adalah sayuran polong kaya protein yang potensial .Penelitian ini bertujuan meneliti pertumbuhan kacang merah dan komposisi pupuk NPK perrtumbuhan hasil kacang merah di lahan alluvial. Sebagai upaya dalam peningkatan produktivitas pada lahan alluvial dengan cara pemupukan yang bermanfaat dengan pemberian pupuk NPK diharapkan menambah unsur hara yang diperlukan tanaman pada masa pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kalimas, Kalimantan Barat dari bulan Agustus sampai Oktober 2024, metode yang digunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan yang digunakan komposisi pupuk NPK Mutiara 16:16:16, Sprinter 20:10:10, Profesional 9:25:25, kemudian ada 4 kombinasi pupuk NPK (16:16:16, 16:16:16, 16:16:16), (16:16:16, 20:10:10, 20:10:10), (16:16:16, 9:25:25, 9:25:25), dan (16:16:16, 20:10:10, 9:25:25). Hasil Penelitian menunjukan bahwa komposisi Pupuk yang terbaik yaitu 16:16:16, 20:10:10, 20:10;10pada pertumbuhan
PENGARUH BOKASHI BATANG PISANG DAN PUPUK POSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH PMK Barbara, Stepanus Kristiadi Dwi; Wasi'an, Wasi'an; Hadijah, Siti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 13 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.65717

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum.) adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki sumber vitamin dan mineral yang tinggi dan termasuk komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanah podsolik merah kuning sebagai media untuk budidaya tanaman tomat dihadapkan pada beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik dan kimia tanah podsolik merah kuning adalah dengan pemberian bokashi batang pisang dikombinasikan dengan pupuk posfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis bokashi batang pisang dan pupuk posfor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanaskan di lokasi yang terletak di Jl.Kurnia Gg.Ilahi, Kota baru. penelitian ini berlangsung dari tanggal 11 oktober sampai 21 desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperiment faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) . Perlakukan terdiri dari faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) dan faktor kedua adalah pupuk posfor (S). Masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali, terdapat 4 sampel setiap unit percobaan sehingga total keseluruhan tanaman sebanyak 108 sampel tanaman. Faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) terdiri dari :P1 = bokashi batang pisang 10 ton/ha ≈ 50 g/polybag, P2 = bokashi batang pisang 20 ton/ha ≈ 100 g/polybag, P3 = bokashi batang pisang 30 ton/ha ≈ 150 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk posfor (S) terdiri dari :S1 = pupuk posfor 100 kg/ha ≈ 0,5 g/polybag, S2 = pupuk posfor 150 kg/ha ≈ 0,75 g/polybag, S3 = pupuk posfor 200 kg/ha ≈ 1 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman,berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi bokashi batang pisang dan pupuk posfor terjadi interaksi pada variabel jumlah buah per tanaman.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DI DUA KEDALAMAN MUKA AIR TANAH Setiawan, Harry Radot; Wasi'an, Wasi'an; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.76191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi antara pupuk kandang dan varietas kubis bunga yang lebih baik, dengan kedalaman muka air tanah yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah aluvial dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai November 2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Petak Berjalur (Split Blok), yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan masing-masing perlakuan. Faktor pertama (main plot) yaitu kedalaman muka air tanah yang terdiri dari 20 dan 30 cm, dan faktor kedua (sub plot) yaitu kombinasi pupuk kandang dan varietas kubis bunga yang terdiri dari pupuk kandang ayam + varietas Larissa, pupuk kandang kambing + varietas Larissa, pupuk kandang + varietas Snow White, dan pupuk kandang kambing + varietas Snow White. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun, luas daun per tanaman, berat segar tanaman, berat kering tanaman, kemunculan bunga, diameter krop, dan berat segar krop. Selain variabel diatas juga dilakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan yang meliputi pH tanah, suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi pupuk kandang dan varietas Larissa menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga yang lebih baik daripada kombinasi pupuk kandang dan varietas Snow White pada media tanam tanah aluvial di polybag dengan sistem budidaya jenuh air dan kedalaman muka air tanah 30 cm menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga yang lebih baik dari 20 cm pada media tanam tanah aluvial di polybag dengan sistem budidaya jenuh air.
Respons Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Akibat Pemberian Arang Tempurung Kelapa dan Pupuk Nitrogen pada Tanah Podsolik Merah Kuning Alifia, Wina Rizky; Wasi'an, Wasi'an; Ramadhan, Tris Haris
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v15i2.91365

Abstract

Agriculture in Indonesia has various types of crop commodities that can be cultivated and developed for food, clothing, and medicinal needs. One such crop is pagoda mustard (Brassica narinosa L.). This study aims to determine the effect of the interaction and optimal dosages of coconut shell charcoal and nitrogen fertilizer on the growth and yield of pagoda mustard in yellow-red podzolic soil. The research was conducted in the Greenhouse of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak, from July, 2024, to September, 2024. This study employed a factorial completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor being coconut shell charcoal (K) with two levels, and the second factor being nitrogen fertilizer (N) with three levels, each replicated four times. The first treatment factor consisted of coconut shell charcoal at two levels: 40 g/polybag and 80 g/polybag. The second treatment factor involved nitrogen application at three levels: 2.25 g/plant, 2.8 g/plant, and 3.3 g/plant. In total, there were six treatment combinations, each replicated four times, resulting in 24 experimental units. Each experimental unit contained five sample plants, leading to a total of 120 plants. The observed variables included leaf count, root volume, dry weight of the plants, and fresh weight of the plants. The results indicated an interaction between the application of coconut shell charcoal and nitrogen fertilizer on the dry weight and root volume variables. The use of 80 g/plant coconut shell charcoal combined with 3.30 g/plant nitrogen fertilizer produced the best growth and yield for pagoda mustard in yellow-red podsolic soil.
PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ORGANIK TERHADAP HASIL PADA BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR PADA TANAH ALLUVIAL andrayani, ketti; wasi'an, wasi'an; purwaningsih, purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan organik terhadap hasil empat varietas ubi jalar lokal serta interaksinya antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2014 sampai tanggal 2 Mei 2014 di kebun percobaan yang terletak di Desa Parit Lintang Kecamatan Salatiga. Waktu penelitian selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor 1 yaitu jenis varietas ubi jalar lokal yang ditempatkan sebagai mainplot terdiri dari ubi jalar oranye ( v1), ubi jalar kuning ( v2), ubi jalar putih ( v3), ubi jalar ungu ( v4). Faktor 2 sebagai subplot yaitu jenis bahan organik terdiri dari pupuk kotoran ayam (b1), pupuk kotoran sapi (b2), pupuk kotoran kambing (b3). Dosis penggunaan bahan organik yaitu pupuk kotoran ayam 30,30 kg/petak, pupuk kotoran sapi 15,31 kg/ petak, pupuk kotoran kambing 14 kg/petak. Setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah umbi pertanaman, jumlah umbi perpetak, berat umbi pertanaman (g), berat umbi perpetak (g), diameter umbi pertanaman (cm). Hasil penelitian menunjukan pemberian bahan organik dan penggunan varietas ubi jalar dapat meningkatkan hasil tanaman ubi jalar pada tanah alluvial. Pemberian bahan organik pupuk kotoran ayam dengan dosis 30,30 kg/petak merupakan perlakuan terbaik yang memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap berat umbi perpetak, diameter umbi pertanaman, sedangkan perlakuan penggunaan varietas ubi jalar ungu dan putih merupakan varietas yang terbaik terhadap variabel jumlah umbi pertanaman. Kata kunci : Bahan Organik, Tanah Alluvial ,Varietas,
PENGARUH PANJANG ENTRIS DAN WAKTU PENYAMBUNGAN TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK PADA TANAMAN MANGGIS Pratama, Didiek; Wasi'an, Wasi'an; Budi, Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panjang entris yang ideal dan waktu sambung pucuk yang tepat terhadap tingkat keberhasilan sambungan yang terbaik pada perbanyakan bibit manggis. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan bibit buah tanaman di Jalan Tanjung Raya 2, Gg.H.Gani. Penelitian dilaksanakan mulai 11 Januari sampai 11 Maret 2014. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), adapun faktor yang diteliti terdiri dari, panjang entris dengan kode (P), p1 dengan panjang entris 7.5cm, p2 dengan panjang entris 10cm, p3 dengan panjang entris 12.5cm, dan waktu penyambungan dengan kode (W), w1 pagi hari (07.00 "“ 09.00), w2 (11.00 "“ 13.00), w3 (15.00 "“ 17.00). Dari kedua perlakuan tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan, yaitu, p1w1, p1w2, p1w3, p2w1, p2w2, p2w3, p3w1, p3w2, p3w3. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi persentase tanaman hidup (%), jumlah daun terbentuk (helai), pertambahan panjang tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang entris dan waktu penyambungan tidak berpengaruh nyata terhadap variabel persentase tanaman hidup dan variabel jumlah daun terbentuk, sedangkan perlakuan panjang entris berpengaruh nyata terhadap variabel pertambahan panjang tunas, sedangkan perlakuan waktu penyambungan dan interaksi antara panajng tunas dan waktu penyambungan tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pertambahan panjang tunas.
UJI BEBERAPA VARIETAS MENTIMUN HIBRIDA PADA MEDIA TANAH GAMBUT LITASARI, AYU; WARGANDA, WARGANDA; WASI'AN, WASI'AN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19780

Abstract

Pengembangan produksi dan produktivitas mentimun di Kalimantan Barat perlumendapat perhatian yang serius, untuk mencukupi kebutuhan dan permintaanpasar, maka salah satu usaha yang bisa dilakukan yaitu peningkatan produktivitaslahan dan penggunaan varietas unggul. Penelitian ini dilaksanakan di kebun petaniJalan Panca Bakti, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, KotaPontianak. Jenis tanah yang digunakan adalah gambut lama penelitian ± 3 bulandari April hingga Juni 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipertumbuhan dan hasil beberapa varietas mentimun hibrida pada media tanahgambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) denganempat perlakuan dan enam ulangan. Total dari seluruh penelitian adalah 24 petak.Perlakuan yang dimaksud adalah v1 = varietas Baby, v2 = varietas Hercules, v3varietas Mercy, v4 = varietas Monza f1. Variabel pengamatan yaitu berat keringtanaman, jumlah buah per petak, bobot buah per tanaman, bobot buah per petak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa varietas mentimun hibrida yangditanam pada media tanah gambut berpengaruh nyata pada variabel pengamatanjumlah buah per petak dan bobot buah per tanaman. Varietas mentimun yang diujiberpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan berat kering tanaman, danbobot buah per petak.Kata Kunci : Gambut, Mentimun, Varietas Hibrida,
VEGETATIVE PHASE CHARACTERISTIC OF TABAH VARIETY OF BLACK RICE GROWN IN RED-YELLOW PODSOLIC SOIL COMBINE WITH ORGANIC MATERIALS YUNIARTI, RAHMA; Wasi'an, Wasi'an; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20743

Abstract

The rice plant (Oryza sativa L.) is a rice-producing crop which is very important for the people of Indonesia, because most of the Indonesian population consuming rice as main food. Black rice contain a higher iron than white and brown rice. Black rice could increased body resistance to disease, improves liver cell damage, prevents kidney dysfunction, prevents cancer, slows aging, as antioxidants, cleans cholesterol in the blood and prevents anemia. The objective of this research was to obtain information on vegetative stage characteristics of black rice which treated with organic material on Red-Yellow Podsolic (RYP) soil. It also to understand the effect of organic material addition to the phenotypic phenotype phases of vegetative rice of black rice of Tabah variety. This study used a Completly Randomized Design (CRD) consisting of 6 levels i.e A = 0% (without inorganic), B = 100% cow compost, C = 75% cow compost + 25% Chicken manure, D = 50% cow compost + 50% Chicken manure, E = 25% cow compost + 75% chicken manure, F = 100% chicken manure. Each treatment consisted of 4 replications and each replication consisted of 4 samples. The study was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This research obtained 13 character of Vegetative phases of black rice of Tabah. Qualititative characters of black rice at vegetative phase of of Tabah rice was not signivicantly different in all treatments. Various combinations of organic materials significantly affect the high character of seedlings, vegetative phase height, leaf length, leaf width and angle rods in black rice Stout.
PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL SYAHRUDIN, SYAHRUDIN; NURJANI, NURJANI; WASI'AN, WASI'AN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22771

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis pupuk kandang bebek yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas , Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung 12 November 2016 sampai dengan 18 April 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 4 tanaman sampel. Pemberian dosis pupuk kandang bebek sebagai berikut P0 (tanpa perlakuan), P1(500 g/polybag), P2 (1000 g/polybag), P3(1500 g/polybag), dan P4 (2000 g/polybag). Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, cabang produktif, volume akar, berat kering, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Pemberian pupuk kandang bebek berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati.Kata kunci : Pupuk Kandang Bebek, Cabai Rawit, Aluvial
CHARACTERIZATION OF SOME GENERATIVE PHASES OF BLACK RICE ORIGIN OF WEST KALIMANTAN ON RED YELLOW PODZOLIC SOIL Napitupulu, Hearnes; Wasi'an, Wasi'an; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.041 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24308

Abstract

Characterization of black rice is needed to know the character information of the plant. This study aims to determine the generative phase morphology characteristic and the level of similarity of some black rice from West Kalimantan on RYP soil. This research was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture of Tanjungpura University. The study used Completely Randomized Design (CRD), consisting of 4 treatments A = Nanga Taman, B = Sanggau, C = Senakin and D = Ensalang. Each treatment were replicated 6 times and each replication consisted of 3 plant samples. The observed measurement were stem strength, plant height, leaf maturity (yellowing), panicle emergence, grain fertility, plant age, leaf color, number of productive tillers, stem color, number of grain per panicle, pannicle type, secondary panicle, males, lemma and palea, hair on lemma and palea, color of grain tip, grain tip, grain end, long grain, diameter of stem segment, length of panicle, seed width and weight of 100 grains. Character observation data were analyzed using MVSP program to obtain dendogram. Based on the analysis of generative phase character, the plant was divided into 3 groups. The first group consists of Senakin black rice. The second group consisted of the black rice species of Ensalang and Sanggau. The third group consists of Nanga Taman black rice.