Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

METODE PROBLEM BASED SOLVING PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMA Suhendah, Rousilita; Patricia, Ivonne; Sylvia
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32474

Abstract

Accounting lessons for high school students in grades X-XII require high attention and concentration because each chapter in the accounting curriculum is interconnected. The high school accounting material is divided into sections for service companies and trading companies. In service companies, we will cover topics such as journal and ledger creation, trial balances, adjusting entries and adjusted trial balance, worksheets, and the production of financial reports. In the course of community service activities, the team will administer an initial test to assess the abilities of class X-XII students before training. Then, the community service team will provide material related to adjusting journals, using a problem-based solving method to create a trial balance after adjustments. This method is applied because the accounting material in secondary schools typically consists of concise, individual questions, which can present challenges for students to comprehend and work through. Following this, the team will conduct a post-test to evaluate the results of the students' abilities and understanding of the accounting material taught during the training. The average pre-test score was 46.67, and the post-test score was 71.11. This indicates that the accounting material training using the Problem-Based Solving method has led to an improvement in the students' understanding and abilities before and after the training. The Problem-Based Solving method employed by the PKM team demonstrates that the training participants, specifically the students in classes X-XII of Tarsisius 1 Catholic High School, have developed critical thinking skills and problem-solving abilities, thereby enhancing their understanding of the material covered in the training. ABSTRAK Pelajaran akuntansi bagi siswa-siswi SMA kelas X-XII merupakan pelajaran yang membutuhkan perhatian dan konsentrasi yang tinggi, karena di setiap bab materi pelajaran akuntansi saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Pada materi akuntansi yang diajarkan di sekolah menengah ini terbagi menjadi akuntansi Perusahaan jasa dan Perusahaan dagang. Pada Perusahaan jasa akan dipelajari mulai dari pembuatan jurnal, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, neraca saldo setelah disesuaikan, neraca lajur , dan dilanjutkan dengan pembuatan laporan keuangan. Pada saat pelaksanaan PKM, tim akan memulai dengan memberikan tes awal dengan tujuan agar tim PKM dapat mengetahui sejauh mana kemampuan siswa-siswi kelas X-XII sebelum dilakukan pelatihan. Tahap selanjutnya, Tim PKM memberikan materi yang berkaitan dengan jurnal penyesuaian sampai pembuatan neraca saldo setelah disesuaikan dengan metode problem based solving. Metode problem based solving ini diterapkan karena pada umumnya pemberian materi akuntansi di sekolah menengah merupakan materi singkat dan soal-soal yang bersifat individu sehingga siswa-siswi tidak paham dan mengalami kesulitan mengerjakan soal-soal akuntansi. Tahap berikutnya tim akan memberikan post test untuk melihat hasil kemampuan dan pemahaman siswa-siswi terhadap materi akuntansi yang sudah diajarkan oleh tim PKM. Rata-rata nilai pre-test sebesar 46,67 dan post-test sebesar 71,11. Ini berarti bahwa pada pelatihan materi akuntansi dengan metode Problem Based Solving menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan siswa yang mengikuti pelatihan sebelum dan sesudah pelatihan. Metode Problem Based Solving yang diadopsi oleh tim PKM menunjukkan bahwa peserta pelatihan yaitu siswa kelas X-XII SMA Katolik Tarsisius 1 memiliki kemampuan berpikir kritis dan mempunyai keterampilan yang dapat memecahkan masalah serta menambah pemahaman pengetahuan akan materi yang dilatih
Hubungan Anemia pada Remaja Putri dengan Kejadian Anemia Kehamilan dan Risiko Stunting pada Anak Sylvia; Kurniawati, Erna Yovi; Syah Putri, Silvia Rizki
Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences) Vol. 1 No. 4 (2025): Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences)
Publisher : Medico Insight Innovation Initiative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65318/agribiohealth.v1i4.24

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Salah satu faktor risikonya adalah anemia pada ibu hamil, yang sering kali berakar sejak masa remaja. Anemia pada remaja putri, akibat kebutuhan zat besi yang tinggi tanpa asupan gizi memadai, dapat berlanjut menjadi anemia kehamilan dan berdampak pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel terdiri dari 120 ibu yang memiliki anak usia 12–59 bulan, dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, pengukuran antropometri anak, serta verifikasi dari buku KIA atau rekam medis. Analisis dilakukan secara deskriptif dan tabulasi silang. Sebanyak 75% responden memiliki riwayat anemia saat remaja, 60% mengalami anemia selama kehamilan, dan 45% anak teridentifikasi mengalami stunting. Riwayat anemia remaja menunjukkan kecenderungan berhubungan dengan kejadian anemia kehamilan dan stunting anak. Hasil ini mengindikasikan adanya mata rantai biologis dan sosial antara anemia remaja, anemia kehamilan, dan stunting anak. Intervensi gizi pada remaja putri perlu diperkuat sebagai upaya pencegahan stunting jangka panjang. Studi lanjutan dengan pendekatan longitudinal disarankan untuk memperkuat bukti hubungan kausal.
Sustainable Innovation in Everyday Wearable Bag Design: The Case of Oh My Craft! Sylvia; Brylia Sheron Elbiqueen Tumanduk; Danantha Keithlin Halim; Monika Karnadi; Rayhan Pratama Putra
Proceedings of the International Conference on Entrepreneurship (IConEnt) Vol. 5 (2025): Proceedings of the 5th International Conference on Entrepreneurship (IConEnt)
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oh My Craft! is a micro, small, and medium enterprise that specializes in crafting bags made from traditional Indonesian textiles, marketed both online and offline. The company actively engages in sustainability by repurposing fabric and leather waste into other innovative products. This paper explores sustainable practices and innovation in traditional bag product design while focusing on voice of customers. From preliminary surveys to their customers, more than 50% of customers place significant importance on the functionality of bags—such as size, capacity, and features when making a purchase decision. The customers also suggested that Oh My Craft! introduce product variations based on bag functionality. The purpose of this paper is to recommend bag product design innovation that will fulfill sustainability practice and voice of customers with Quality Function Development method. The outcome is an innovative two-ways sling-tote batik bag product design with enhanced functionality that can be used both as small sling bag and shopping tote bag, designed to meet the needs of Oh My Craft!'s market, while minimizing material waste and promoting the reuse of materials.