Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Foot Reflexology Interventions for Blood Pressure Control in Hypertensive Individuals: A Locality-Specific Analysis in Pekauman Ward, RT.15 Agustina, Anita; Putri, fadila Auliya; Kurniati, Titi; Oktiyawati, Emi; Saipurahman, Saipurahman; Wijaya, Wisnu
OMNICODE Journal (Omnicompetence Community Developement Journal) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UrbanGreen Central Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/omnicode.v5i1.196

Abstract

Hypertension is characterized by a systolic blood pressure (SBP) of at least 130 mm Hg and/or a diastolic blood pressure (DBP) exceeding 80 mmHg. Foot reflexology has demonstrated effectiveness in lowering heart rate (HR) among patients with stage 2 hypertension, and it has also been partially effective in reducing blood pressure. This research aimed to examine the impact of foot reflexology massage on decreasing blood pressure in hypertensive individuals. The intervention involved providing reflexology massage to a randomly selected group of 20 participants. Blood pressure readings were collected before and after the intervention. Statistical analysis using the paired sample t-test revealed a significant reduction in blood pressure, with a p-value below 0.001. Based on these findings, it is suggested that people with hypertension practice foot reflexology independently at home, and that healthcare providers at community health centers deliver education about the benefits of this therapy in managing blood pressure.
Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Berdasarkan Metode IRI Dan RCI Menggunakan Aplikasi Roadlab Pro Annisa Septia Wulandari; Titi Kurniati
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.23-32.2026

Abstract

Penilaian kondisi jalan dan rekomendasi penanganan diperlukan dalam mempertahankan umur layan perkerasan jalan. Salah satu metode penilaian kondisi jalan adalah metode  International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi Roadlab Pro. Lokasi studi pada segmen jalan Simpang Lubuk Begalung sampai Simpang Ulu Gadut merupakan jalan arteri perkotaan tipe jalan 4 lajur 2 arah terbagi dengan panjang ± 4,2 km, jenis perkerasan arah ke Solok adalah perkerasan lentur dan perkerasan kaku arah ke pusat Padang. Jalan ini merupakan salah satu jalur lintas menuju Pulau Jawa melalui kabupaten Solok. Sehingga perannya sangat strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi, mengevaluasi kondisi jalan dan rekomendasi penanganan menggunakan metode IRI hasil pengukuran aplikasi Roadlab Pro dan membandingkan dengan hasil pengukuran IRI dengan alat  NAASRA oleh Dinas PU. Hasil pengolahan data Roadlab Prodi peroleh nilai IRI rata-rata 2.87 arah ke Solok dan arah ke Padang 3.20. Hasil IRI pengukuran NAASRA adalah 5.55 arah ke Solok dan 6.55 arah ke Padang. Hasil uji hipotesis t-berpasangan menunjukkan terjadi perbedaan IRI yang signifikan pada α=0.05. Diperlukan validitas terhadap alat ukur presisi untuk menyimpulkan keakuratan pengukuran IRI menggunakan aplikasi Roadlab Pro.
MANAJEMEN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN TIGA LENGAN : (Studi Kasus: Simpang Jalan Thamrin-Ganting-Seberang Palinggam Kota Padang) Febryan Maulana Putra; Hendra Gunawan; Titi Kurniati
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.95-103.2026

Abstract

Persimpangan tiga lengan antara ruas Jalan Thamrin, Jalan Ganting, dan Jalan Seberang Palinggam di Kota Padang beroperasi tanpa dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Karena letaknya berdekatan dengan kawasan pusat bisnis kota, titik ini kerap diwarnai kemacetan. Studi ini disusun untuk menilai tingkat kinerja simpang tersebut sekaligus merumuskan langkah manajemen lalu lintas guna menekan persoalan kinerja yang telah melampaui ambang standar yang berlaku. Data primer dihimpun melalui rekaman video di lapangan selama dua hari, mencakup periode sibuk pagi, siang, dan sore. Seluruh data diolah dan kinerjanya dievaluasi mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil evaluasi menunjukkan Derajat Kejenuhan (DJ) mencapai 0,86 dengan tundaan simpang sebesar 15,78 detik/smp, di mana angka DJ tersebut telah melampaui batas standar 0,8. Sebagai solusi, diterapkan larangan belok kanan bagi kendaraan dari Jalan Seberang Palinggam menuju Jalan Ganting. Setelah penerapan manajemen tersebut, DJ turun menjadi 0,80 dengan tundaan simpang 15,12 detik/smp. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembatasan pergerakan berupa larangan belok kanan cukup efektif dalam meredakan beban kemacetan pada simpang.