Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Praktik Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Organisasi Dengan Mempertimbangkan Faktor Intrinsik Karyawan dan Performa Karyawan Sebagai Variabel Perantara Nofri, Tania Rama; Henmaidi, Henmaidi; Adi, Alexie Herryandie Bronto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62220

Abstract

Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja organisasi. PT PLN (Persero) Unit Induk Sumatera Barat menghadapi tantangan keterbatasan rekrutmen karyawan baru sejak tahun 2020, sehingga optimalisasi karyawan existing menjadi strategi prioritas untuk mencapai target kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak praktik pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja organisasi dengan memperhatikan dan mempertimbangkan faktor intrinsik karyawan dan performa karyawan sebagai variabel mediasi di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Sumatera Barat. Populasi pada penelitian ini meliputi seluruh karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Sumatera Barat yang berjumlah 767 orang. Adapun jumlah responden penelitian sebanyak 155 responden yang tersebar dari Unit Layanan Pelanggan, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan dan Unit Induk Distribusi. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis deskripsi faktor menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik Pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, Praktik Pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa karyawan, human resource development berpengaruh positif dan signifikan terhadap faktor intrinsik karyawan, faktor intrinsik karyawan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja organisasi, performa karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi, Faktor intrinsik karyawan tidak memediasi hubungan antara variabel praktik pengembangan SDM dan kinerja organisasi serta performa karyawan dapat memediasi hubungan antara variabel praktik pengembangan SDM dan kinerja organisasi.
Pengenalan Lean Manufacturing untuk Meningkatkan Daya Saing UKM Rendang Gadih di Payakumbuh Fahlevi, Fidruzal; Amrina, Elita; Hasan, Alizar; Putri, Nilda Tri; Zadry, Hilma Raimona; Indrapriyatna, Ahmad Syafruddin; Taufik; Wirdianto, Eri; Kamil, Insannul; Fithri, Prima; Wisnel; Rahmayanti, Dina; Jumeno, Desto; Patrisina, Reinny; Adi, Alexie Herryandie Bronto; Huda, Ashila Nurul; Liperda, Rahmad Inca; Fandeli, Hary; Maulana, Ghufran; Febriano, Raihan
Warta Pengabdian Andalas Vol 33 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.33.1.19-27.2026

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) are the backbone of Indonesia's economy, contributing over 60% to the national GDP and employing more than 97% of the workforce. In Payakumbuh, culinary SMEs have significant potential due to the abundance of local raw materials and high demand for traditional foods such as rendang. Rendang Gadih is one such SME focusing on rendang production for both local and regional markets. However, inefficiencies in production, inconsistent quality, and manual management processes limit its competitiveness. This community service activity introduced the concept of Lean Manufacturing to improve efficiency and reduce waste. The main tools socialized were Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM), and identification of the eight types of waste, along with the application of Kaizen principles for continuous improvement. Implementation was carried out through preparation, socialization, and evaluation stages. The results of this activity are expected to help Randang Gadih enhance production efficiency, minimize waste, and strengthen competitiveness, serving as a model for other culinary SMEs in West Sumatra.